"Shaqueena... "
"Akhirnya kamu kembali... "
"Shaqueena... "
"Bangun nak.... "
Suara itu terus menerus berdengung !!, dimana ini? , aku tidak bisa membuka mata ku!?, apakah aku masih hidup?.
Tapi suara itu?, kenapa terus menerus berdengung di telinga ku?, ini di mana? , seseorang tolong aku!! .
"Shaqueena ~ bukalah perlahan mata mu nak~"
Suara itu begitu halus mengalun di telinga ku, bagai terhipnotis, aku membuka perlahan kedua mataku.
Gelap! Di mana ini? , apa yang terjadi sebenarnya?!, tolong jelas kan!!.
"Dimana ini. " suara ku begitu lirih.
"Tolong!! " aku berteriak sekuat tenaga.
Tapi suara ku sendiri berdengung di sini, apa ini, apakah ini sebuah ruangan.
Nginggggggg
"Ahk sakittt hentikann!! " aku berteriak kesakitan.
Suara apa ini? , aku tidak bisa mendengar apa2 kecuali suara dengingan yang memekakkan telinga ku.
Tring~
Tiba-tiba semua nya berkilau, aku tidak bisa membuka mata ku, dengingan itu perlahan mulai berhenti, namun samar ku mendengar suara tangisan.
Berusaha memfokuskan pandang, Aku melihat sebuah layar besar di depan ku, terlihat di sana keluarga, para sahabat serta rekan kerja ku yang sedang menangis.
"Apa ini~" suara ku mulai bergetar.
"Huwaa kakak kenapa ninggalin anggel sendiri huhu~" itu suara adiku, terlihat ia menangis di depan sebuah nisan.
"Nak kamu istirahat yang tenang di sana hiks" itu mommy ia menangis sambil berada di pelukan daddy yang berusaha menenangkan sang mommy, terlihat air mata mengalir di wajah sang daddy.
"Hiks mommy, daddy, Anggel kakak di sini~" teriakan ku hanya bagaikan angin lalu.
Terlihat juga manager nya sang menangis tersedu, beserta rekan2 di dunia entertainment nya mereka menatap sendu nisan itu.
Lalu kak raka ia menatap sendu, sesekali mengusap air mata nya yang keluar,namun ia tidak melihat sang pujaan hati, Aarav menana dia?.
"Aku di sini hiks~" ucap ku tak bisa membendung tangisan ku.
Orang orang yang ku sayang, mereka semua menangis, bagaimana aku tidak ikut sedih melihat itu.
Lalu layar itu bergulir pada batu nisan di sana, aku penasaran siapa itu, apakah itu pemakaman nya, dan BOOM itu benar, batu nisan itu terdapat ukiran nama nya, BELLA ROSEWOOD BAGASKARA, *** .
"apa ini semua hiks, jika aku telah tiada kenapa aku di sini, " ucap ku putus asa.
Lalu tiba-tiba ruangan itu menjadi gelap kembali, hanya terdengar suara tangis lirih ku di sana.
"Tidak perlu terlarut dalam kesedihan sayang... "
"Itu bukan lah dunia mu... "
"Takdir mu ada di sini... "
"Mereka menunggu mu sayang... "
"Kembalilah shaqueena... "
"Kembali lah... "
Suara itu lagi terdengar di telinga ku, dunia apa yang ia maksud, siapa yang menunggu ku, aku sendiri di sini.
"Apa maksud mu? siapa dirimu? perlihatkan wujudmu?" pinta ku pada suara itu.
"Belum waktu nya,.. Saat tiba waktu nya nanti kita akan segera bertemu.. Aku selalu menjaga mu.. Pergilah.... " ucap lirih suara itu.
Belum aku menjawab nya, tiba-tiba jiwa ku tersedot dengan kuat, aku tidak bisa menahan pada apapun, semua nya terasa seperti mimpi dan aku hanya pasrah.
AAAAAAAA~~
****
Hah~
Hah~
Hah~
Suara nafas Bella menderu di sebuah ruangan, ah tidak itu sebuah ruangan yang cukup nyaman dan mewah , perlahan bella mengedarkan matanya dan melihat sekeliling.
"Di mana ini, apakah itu bukan mimpi, sial aku masih tidak percaya. " keluh Bella.
Bella melihat sebuah jendela besar di sisi ruang yang bella yakini adalah sebuah kamar, pelahan ia turun dari kasur itu dan melangkah menuju jendela besar itu.
Ia mengamati kamar dengan teliti, ini semua mengagumkan, interior jaman kuno yang sangat mewah, semua nya telihat indah dan keren di saat bersamaan.
Saat sudah sampai di depan jendela itu, ia melihat pemandangan luar, mengagumkan, semua nya di luar nalar pemikiran nya.
'Ini luar biasa', decak kagum Bella di dalam hati.
Dapat ia lihat pemandangan hutan yang sangat indah, seperti nya ia berada di lantai atas sebuah bangunan kuno, Bella menduga ini sebuah kastil.
Dapat ia lihat pohon-pohon yang aneh di depan sana, pohon yang belum pernah ia lihat selama ia hidup, terlihat pepohonan lebat di bawah sana, dengan rumput hijau yang berkilau, apa itu terdapat banyak bunga bertebaran di sekitar nya, Bella dapat melihat pohon itu membentuk sebuah jalan seperti lorong yang tertutup rambaian dedaunan dan bunga indah.
Bella baru menyadari ternyata kastil nya di kelilingi pepohonan di sebelah kanan dan depan nya, sedang kan bagian kiri ia melihat tebing tinggi yang di penuhi pepohonan dan rerumputan liar.
Ia tidak dapat mendeskripsikan nya semua ini bagaikan di dalam lukisan, langit biru dengan sedikit awan dan pemandangan indah ini, ia tidak ingin beranjak rasanya, apalagi semilir angin sejuk yang menerbangkan rambutnya.
"Apa itu ?" tanya Bella penasaran.
Di bawah sana, di bawah kastil ini, apa itu seekor kuda? , ya itu kuda! Tapi seperti memiliki sayap? Ia harus memeriksa nya sendiri.
Perlahan ia berbalik dari jendela besar itu hendak melangkah kan kaki nya menuju ke bawah, tapi ia di kejutan kan saat melewati sebuah cermin.
Penampilan nya berubah, wajahnya masih sama, tapi lebih persi kecil, berapa umur nya sekarang? Tinggi badan nya juga agak pendek, rambut panjang nya masih berwarna hitam namun sangat berkilau,Pakaian nya juga berbeda,tapi ah nanti saja! Ia harus memeriksa sesuatu.
Perlahan ia membuka sebuah pintu dengan ornamen rumit berwarna coklat kayu, lumayan besar tapi masih bisa bella buka, wah!! Lagi lagi bella terkesima dengan keindahan, dalam kastil ini sungguh megah.
Seperti nya kamar ia tiduri terdapat di lantai paling atas, hingga ia dapat melihat dengan jelas lantai bagian bawah, tinggi sekali !! seperti nya kastil ini memiliki sekitar 5 tingkat lantai.
Terdapat banyak pintu yang menghubungkan ruang2 di sana, ia perlahan menuruni tangga yang berbentuk memutar menuju bawah, lantai tangga ini terlihat mengkilap, dengan polesan keramik antik berwarna biru laut.
Ia melihat sekeliling dingin kastil ini sungguh mewah, terdapat beberapa bagian yang sangat berkilau di sana juga ada banyak lukisan2 aneh menurut bella, sebuah lukisan yang menggambarkan sebuah kilasan kejadian 'aneh' batin Bella.
Bella terus melangkah hingga ia tiba di lantai dasar, keramik lantai ini sangat indah perpaduan warna hitam dan biru sangat cantik, Bella terus menatap sekeliling hingga ia menemukan sebuah pintu besar yang setengah terbuka, terlihat sinar matahari malu malu muncul di sana.
Bella mendekati pintu itu dan membuka nya, dan wushh angin lembut berhembus lemah pada tubuhnya, sungguh sejuk , melangkah kan kakinya yang tanpa alas menuju luar kastil.
Kaki mungil nya melangkah pelan, bersentuhan dengan rerumputan yang terlihat berkilau itu, terasa menggelitik kakinya,bella mendongak ke atas terlihat sinar matahari yang memancarkan dengan hangat nya, menerpa wajah cantik Bella.
Para hewan di sana memandang pesona kepada bella, sinar matahari itu membuat wajah bella bersinar, ia seperti seorang dewi yang turun dari kayangan !!
...
***
Next
Tanda in jika ada typo
Mau bilang apa nih sama bella
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 52 Episodes
Comments
Tiara Bella
lanjut Thor....up-nya yg banyak KK author.....
2024-09-03
3
Yusrina Ina
Lagi upnya author dan terima kasih 🥰🥰🥰
2024-09-03
1