Bobok bareng.

"What the hell!!!" pekik Troy karena di bangunkan dengan kepalan tinju dari Tia.

Dia membelalakan matanya sambil memegangi pipinya yang lebam karena tinju Tia mendarat di sana.

"Berani-beraninya kamu tidur di sebelahku! dasar orang mesum! mata keranjang!" Tia mengambil bantal sofa dan mulai memukuli Troy secara membabi buta.

"Wait! tunggu! apa yang aku lakukan?" Troy berusaha menghindar dari amukan Tia, dia pun memilih beranjak dari sofa dan menjauhi Tia.

"Dasar orang mesum!!! sial*n!!" Tia kembali melayangkan tinjunya, karena merasa bantal sofa terlalu empuk untuk memukul Troy. Namun dengan cepat, Troy menangkap tangan Tia yang hendak menyentuh wajahnya. Dia mencengkram dengan kencang hingga membuat Tia sedikit merintih. Bagaimanapun Troy bertubuh lebih besar dari Tia, sehingga kekuatannya pun lebih besar.

"Dasar cewek bodoh!" geram Troy.

"Kamu ingat tidak posisi tidurmu semalam di mana? di sana, kan?" Troy menunjuk sudut sofa yang lain.

"Dari semalam aku tidur di sebelah sini, kamu yang pindah ke tempatku dan sekarang malah marah-marah?!" Troy mendorong tangan Tia dengan sedikit kasar. Dia benar-benar merasa kesal pada perempuan kampungan ini.

Tia terdiam dan berpikir, "benar juga..." gumamnya.

"Lalu bagaimana aku bisa tidur di sini, bersamamu?" tanyanya bingung.

"Mana ku tahu, tubuhmu yang bergerak kenapa aku yang di tanya?!" kesal Troy sambil mengelus pipinya yang terasa nyeri.

"Mungkin tubuhmu itu minta di belai lelaki, dasar jablay!" tambah Troy.

"Apa kau bilang!" Tia semakin marah, dia sudah bersiap melancarkan kembali tinjunya, namun sayang kakinya malah tersandung kaki meja sofa sehingga membuatnya oleng dan hampir terjatuh. Untung Troy dengan cepat menariknya hingga dada mereka saling bertubrukan dengan keras.

Tentu saja Troy tidak merasa sakit, karena ada dua bantalan empuk di dada Tia.

Karena tubrukan yang keras itu, Tia kembali terdorong ke belakang, dan Troy kembali memeganginya. Kali ini dia melingkarkan tangannya di pinggang Tia hingga pinggang mereka bersentuhan. Sekarang Tia lah yang merasakan sesuatu yang keras di bawah sana. Keras dan sangat panjang.

"Hik!" karena saking terkejutnya, Tia langsung cegukkan, lalu buru-buru menuju mini pantry untuk mengambil minum.

"Hix! Hix!"

"Sial*n!!! kenapa aku cegukan!" gerutu Tia di dalam hati.

"Minumlah sambil menutup hidungmu," ucap Troy dari tempatnya berdiri. Dia pun tak menoleh ke arah Tia karena dia pun sedang berusaha menahan dirinya dan juniornya yang tiba-tiba terbangun.

"Sh***t" geramnya lirih.

Saat sedang berusaha tenang, agar si junior juga tenang, Troy malah melihat bra berwarna pink yang tergeletak begitu saja di dekat kaki sofa.

"Ya Lord!" geramnya putus asa. "Pantas saja tadi terasa sekali..." gumamnya.

"Kenapa?" tanya Tia dengan wajah juteknya.

"Singkirkan itu! cepat! pemandangan pagi ini jadi terkontaminasi gara-gara barang itu!" Troy menunjuk-nunjuk bra yang teronggok di bawah.

"Astaga!" dengan setengah berlari Tia berusaha mengambil pakaian dalamnya itu.

"A-aku punya kebiasaan tak memakai dalaman sewaktu tidur... maaf, sepertinya tubuhku bergerak sendiri tanpa aku sadari saat aku tidur..." racau Tia sambil tersenyum garing.

"Jangan... jelaskan apapun padaku! aku tak ingin tau!" sela Troy.

"K-kau! kau juga.. kenapa memakai celana ketat itu.. i-itu pakaian dalam juga, kan?"

"Ini boxer!" ketus Troy.

"I.. iya, i-itu juga..." Tia menelan salivanya, "pakaian dalam, kan? dan nggak menutupi apapun..." ucapnya lirih.

"Kenapa? kau penasaran dengan isinya?" tanya Troy sambil tersenyum smirk.

"Mau ku tunjukkan, supaya hilang rasa penasaranmu?" Troy berjalan pelan mendekati Tia dengan kepercayaan diri yang sangat tinggi, walau sebenarnya jantungnya bertalu-talu brutal.

"A! apa... tu-tunggu..." Tia pucat pasi. Lalu segera berlari menuju kamar mandi dan meninggalkan Troy.

Saat Tia menutup pintu kamar mandi, Troy mendesah lega.

"Gila! kenapa aku berdebar-debar.. dia itu kan cuma cewek kampungan!" gumamnya sambil mengurut dadanya yang masih berdebar-debar.

"Mungkin ini karena sudah lama aku tidak melakukannya..." gumamnya lagi sambil memandangi si junior di bawah sana.

"Huft..." masih dengan terus menghela napas, Troy memakai celana panjang katun warna hitamnya. Dia harus segera berpakaian sebelum Tia keluar dari kamar mandi.

"Troy!" tanpa peringatan, tiba-tiba Okta muncul hingga membuat Troy terkejut dan hampir terjatuh.

"Damn! lu bisa nggak sih, punya attitude! ketuk pintu dulu sebelum masuk!" kesal Troy sambil buru-buru mengancing celananya.

"Siapa yang datang?" Tia yang mendengar suara Okta pun, segera keluar dari kamar mandi. Dia sudah mengenakan pakaian dalamnya, walaupun kaos oblong dan legging hitam selutut masih menempel di tubuhnya.

Okta terdiam sambil memandangi Troy dan Tia bergantian. Saat masuk tadi, dia melihat Troy yang terburu-buru mengenakan celana, dan sekarang Tia pun baru keluar dari kamar mandi, Jangan-jangan...

"Kalian... nggak melakukan hal yang tidak-tidak, kan?" tanyanya penasaran.

"Nggak!" ucap Troy dan Tia berbarengan.

Okta hanya mencibir lalu tersenyum.

"Ngapain Lu pagi-pagi udah muncul di sini?" Troy melepaskan kaos nya lalu mengenakan kemeja Sage berbahan katun yang tersampir di sandaran sofa.

Melihat Troy melepas bajunya, Tia langsung berbalik dan menuju mini pantry.

Tia benar-benar salah tingkah jika melihat Troy memakai baju yang sangat minim, jantungnya jumpalitan tak karuan. Apalagi tubuh Troy sangat kekar dan atletis. Ya ampun, Tia yang tak pernah dekat dengan lelaki, tiba-tiba di suguhi pemandangan seperti ini, tentu saja jantungnya langsung jumpalitan.

"Hmmm... bau kopi..." gumam Okta saat menjelaskan beberapa dokumen pada Troy. Mereka berdua langsung tenggelam dalam pekerjaan padahal waktu masih menunjukkan pukul 6.30 pagi.

"A-aku buatkan kopi..." ucap Tia kikuk, sambil meletakkan dua cangkir kopi hitam yang masih mengepul di depan Troy dan Okta.

"Wah, Terima kasih," ucap Okta.

Sedang Troy, dia hanya memandang Tia sekejap lalu kembali memfokuskan dirinya ke dalam timbunan pekerjaan.

Tia tersenyum, lalu pergi meninggalkan mereka berdua, menuju ranjang Bintang. Ranjang Bintang terletak di pojokan ruangan, sehingga dia bisa beristirahat dengan tenang, walaupun ada beberapa orang berada di ruang istirahat bersofa.

"Bintang? Bintang sudah bangun?" tanya Tia.

"Baaa!" teriak Bintang mengejutkan Tia, Tia melonjak kaget lalu tertawa dan mendekati Bintang untuk menggelitiki badan mungilnya.

Mereka berdua pun tertawa terbahak-bahak, sangat bahagia.

Troy bahkan sempat tersenyum sekejap, mendengar gelak tawa Bintang.

"Permisi, ada yang mau roti?" Tiba-tiba Prita muncul sambil membawa beberapa bungkus roti manis.

"Wah, kebetulan sekali. Kopi ini belum ada temannya," ucap Okta.

Prita tersenyum lalu berjalan menuju mini pantry dan mengambil dua piring besar dan meletakkan roti roti tadi di atasnya.

Satu piring dia letakkan di meja yang berada di depan Troy dan Okta, "silahkan," ucapnya.

Lalu yang satu lagi, dia bawa ke dekat Bintang.

"Tante Prita..." ucap Bintang.

"Ya sayang?"

"Aku seneng, semalam Mama sama Papa bobok bareng, besok kalau aku sudah sembuh, aku mau bobok bareng mereka..."

"Uhuk! uhuk! uhuk!!!" seketika Troy dan Tia tersedak ludahnya sendiri.

#like dan komentar jangan sampai lolos 🤭

Terpopuler

Comments

ELy Purwanti Elf

ELy Purwanti Elf

pintar sekaliiii bintang ahahahahha

2024-09-13

5

sunshine wings

sunshine wings

😲😲😲😲😲
🤣🤣🤣🤣🤣

2024-09-12

3

lihat semua
Episodes
1 Lelaki satu Milyar
2 Kabar mengejutkan.
3 Tiara Putri
4 Upaya Tia
5 Kekuatan Orang Dalam
6 Kedatangan orang yang tak di kenal.
7 Tuan 'Troy'ble maker.
8 Hoax
9 Perkara uang lima puluh ribu
10 Surga dunia
11 Tertipu
12 New Sitter
13 Asyiknya menggoda Tia.
14 Kisah yang terkuak
15 Bintang sakit.
16 Pertolongan dari Okta.
17 Amukan Tia.
18 Pembalasan.
19 Bobok bareng.
20 Kebencian Tia.
21 Rencana Okta dan Prita.
22 Bukan Istri Troy!
23 Aku akan membantu menjaga Bintang.
24 Malam pertama di rumah Troy.
25 Kegilaan Mommy.
26 Keturunan Timur Tengah.
27 kemunculan uget uget.
28 Orang mencurigakan.
29 Mau kerja atau kencan?
30 Kalut.
31 Pernyataan yang mengejutkan.
32 Ide Gila.
33 Perhatian Troy.
34 Petuah Tia.
35 Lina berulah.
36 Pergolakan batin.
37 Tau diri.
38 Pede tingkat Dewa.
39 curhatan para pria
40 Troy si usil.
41 Nikmat Tuhan mana lagikah yang kau dustakan.
42 persyaratan tersembunyi.
43 Terciduk.
44 Butuh Healing.
45 Pria Tua?
46 Pembalasan Okta.
47 Jatuh cinta?
48 Rencana Troy, gagal?
49 Mommy murka.
50 Okta sakit.
51 Kerokan maut Prita.
52 Penyamaran Tia.
53 Reuni.
54 Lelaki lurus.
55 Calon Pengantin sempurna.
56 Ajaran sesat Troy.
57 Sarang Burung.
58 Rencana Mommy.
59 Hari H.
60 Kembali bekerja.
61 Area Baru.
62 Lelaki sejati harus memimpin!
63 Troy si Arogan.
64 Perlawanan Tia.
65 Troy marah.
66 Perasaan aneh.
67 Tia menang.
68 Troy menang.
69 Ketahuan.
70 Tanda Bahaya.
71 Troy mulai waspada.
72 Gosip.
73 Bantuan Daddy.
74 Hasutan Lina.
75 Akal bulus Lina.
76 Duel maut.
77 Akal bulus Prita.
78 Bodyguard.
79 Rahasia umum.
80 bodyguard part 2
81 Penyerangan.
82 Penyerangan part 2
83 Kisah Hendra.
84 Gagal maning.
85 Troy ngambek.
86 Troy keceplosan.
87 Gagal maning bagian 2
88 Kemarahan emak Tia
89 Troy selalu salah.
90 Kemunculan uget-uget Internasional.
91 Ross yang tak tahu malu.
92 Rindu... siapa?
93 Curiga.
94 Keceplosan.
95 Kamu di mana, Tia?
96 Pertolongan datang tepat waktu.
97 Terjebak masalah Hendra.
98 Tia, ayo pulang...
99 Minta Cerai.
100 the end.
101 promo karya baru.
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Lelaki satu Milyar
2
Kabar mengejutkan.
3
Tiara Putri
4
Upaya Tia
5
Kekuatan Orang Dalam
6
Kedatangan orang yang tak di kenal.
7
Tuan 'Troy'ble maker.
8
Hoax
9
Perkara uang lima puluh ribu
10
Surga dunia
11
Tertipu
12
New Sitter
13
Asyiknya menggoda Tia.
14
Kisah yang terkuak
15
Bintang sakit.
16
Pertolongan dari Okta.
17
Amukan Tia.
18
Pembalasan.
19
Bobok bareng.
20
Kebencian Tia.
21
Rencana Okta dan Prita.
22
Bukan Istri Troy!
23
Aku akan membantu menjaga Bintang.
24
Malam pertama di rumah Troy.
25
Kegilaan Mommy.
26
Keturunan Timur Tengah.
27
kemunculan uget uget.
28
Orang mencurigakan.
29
Mau kerja atau kencan?
30
Kalut.
31
Pernyataan yang mengejutkan.
32
Ide Gila.
33
Perhatian Troy.
34
Petuah Tia.
35
Lina berulah.
36
Pergolakan batin.
37
Tau diri.
38
Pede tingkat Dewa.
39
curhatan para pria
40
Troy si usil.
41
Nikmat Tuhan mana lagikah yang kau dustakan.
42
persyaratan tersembunyi.
43
Terciduk.
44
Butuh Healing.
45
Pria Tua?
46
Pembalasan Okta.
47
Jatuh cinta?
48
Rencana Troy, gagal?
49
Mommy murka.
50
Okta sakit.
51
Kerokan maut Prita.
52
Penyamaran Tia.
53
Reuni.
54
Lelaki lurus.
55
Calon Pengantin sempurna.
56
Ajaran sesat Troy.
57
Sarang Burung.
58
Rencana Mommy.
59
Hari H.
60
Kembali bekerja.
61
Area Baru.
62
Lelaki sejati harus memimpin!
63
Troy si Arogan.
64
Perlawanan Tia.
65
Troy marah.
66
Perasaan aneh.
67
Tia menang.
68
Troy menang.
69
Ketahuan.
70
Tanda Bahaya.
71
Troy mulai waspada.
72
Gosip.
73
Bantuan Daddy.
74
Hasutan Lina.
75
Akal bulus Lina.
76
Duel maut.
77
Akal bulus Prita.
78
Bodyguard.
79
Rahasia umum.
80
bodyguard part 2
81
Penyerangan.
82
Penyerangan part 2
83
Kisah Hendra.
84
Gagal maning.
85
Troy ngambek.
86
Troy keceplosan.
87
Gagal maning bagian 2
88
Kemarahan emak Tia
89
Troy selalu salah.
90
Kemunculan uget-uget Internasional.
91
Ross yang tak tahu malu.
92
Rindu... siapa?
93
Curiga.
94
Keceplosan.
95
Kamu di mana, Tia?
96
Pertolongan datang tepat waktu.
97
Terjebak masalah Hendra.
98
Tia, ayo pulang...
99
Minta Cerai.
100
the end.
101
promo karya baru.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!