BAGIAN 13 : IMMORLAND MERAH

"Hormat Hamba kepada Yang Mulia Lord Gerald". Jean berlutut dengan satu kaki ditekuk dihadapan Noir.

Noir menepuk bahu Jean, "ku kira kau tidak akan mengenaliku, pangeran Jean". Ucap Noir sembari terkekeh. "bangun lah, dan jamu aku dengan hidangan lezat mu". Ucap Noir ber gurau.

Jean ikut tertawa kemudian bangkit dari posisinya, "ayo masuk lah, kami sudah mempersiapkan hari ini akan tiba". ajak Jean masuk kedalam istananya yang bernuansa putih. kaum Anggel (malaikat) adalah kaum paling suci dan paling disegani di dunia Dracania, meskipun kekuatan mereka yang sangat kecil namun doa dan kutukan mereka yangs selalu menjadi kenyataan sehingga seluruh makhluk immorland takut pada kaum Anggel.

Jean membawa Noir menuju tempat yang biasa digunakan untuk menjamu tamu-tamu kerajaan. ruangan dengan nuansa putih bersih dengan dihiasi lampu Kristal di setiap sudut ruangan memperindah ruangan ini. terdapat meja yanga amat menjulang panjang dilengkapi dengan kursi-kursi berbahan berwarna serupa pula yang sudah di siapkan Jean untuk seekor kucing yang sangat dihormati.

Noir duduk disalah satu kursi, sedangkan Jean hanya berdiri dibelakang Noir. "Dimana raja Edward?" tanya Noir sembari menyantap hidangan.

Jean membungkukkan tubuhnya, "raja Edward bersembunyi di istana langit, Yang Mulia Lord Gerald". sahut Jean membuat Noir mengangguk.

"Apa Glean alasannya?" tanya Noir menebak-nebak.

Jean mengangguk, "benar, Yang Mulia". Sahut Jean.

"Jelaskan!" intruksi Noir yang masih menyantap makanan.

"seluruh raja kerajaan Immorland di paksa untuk menjadi bawahan Glean, mereka semua dijemput satu persatu ke istana mereka dan di bawa paksa oleh Glean dengan prajuritnya". Jelas Jean.

Noir mengangguk-anggukkan kepalanya, "kalau begitu cepat pecahkan kutukan ini, ku sudah tidak sabar untuk mematahkan lehernya".

Jen mengangguk, "nanti malam adalah malam bulan purnama Yang Mulia, masuk lah saat tepat di tengah malam ke dalam telaga suci kemudian rendam seluruh tubuhmu hingga kepala dan gunakan ramuan ini," Jean menyerahkan botol seukuran jari kelingking kepada Noir, "-kemudian minumlah air ramuan itu saat Yang Mulia Lord Gerald membenamkan kepala kedalam air". Jelas Jean dengan hati-hati.

Noir meraih ramuan itu kemudian bergegas turun dari kursi, "terima kasih jamuan nya pangeran Jean." ucap Noir berlalu keluar dari istana.

........

"ahhhh, segarnya" ucap Fiona yang telah berendam didalam telaga suci dengan sesekali meminum air itu.

karena sudah beberapa hari tidak mandi membuat tubuhnya berhasil segar kembali seakan diberi kekuatan lagi. Tubuhnya kembali bugar dan siap melanjutkan pembelajaran dengan dunia Dracania ini.

lima belas menit berlalu, lahirnya Fiona memutuskan untuk naik kepermukaan, memakai pakaiannya kemudian kembali memakan apel yang ia petik kemarin. entah mengapa Noir lama sekali kembali, apa dia tersesat? Fiona mengedarkan pandangannya kesana dan kesini namun tidak menemukan tanda-tanda Noir akan kembali. Setelah menghabiskan satu buah apel membuat matanya kian mengantuk karena kekenyangan.

"sepertinya aku harus tidur" ucapnya kepada diri sendiri. Fiona pun membaringkan tubuh nya dan mulai memejamkan matanya.

..........

dari kejauhan Noir bisa melihat bahwa Queen nya sedang tertidur pulas di bawah pohon rindang dekat dengan telaga suci.

Ia tersenyum melihat pemandangan itu, kasian sekali Queen nya harus tidur di tempat seperti ini.

Karena sebentar lagi gelap, Noir merebahkan tubuhnya di samping Fiona kemudian ikut terlelap mengingat ia akan melakukan aksinya tengah malam nanti.

00.00

Noir membuka matanya, ia melihat ke sampingnya, ternyata Queen nya masih tertidur pulas.

Noir mulai berjalan ke arah telaga suci kemudian mulai membenamkan tubuhnya sebatas leher. Ia memanfaatkan kekuatan kaum Deep one yang ia miliki. Kekuatan ini bertujuan agar ia bisa bertahan lama didalam air.

Noir memejamkan kedua matanya beberapa saat, netra yang awalnya berwarna biru laut yang memudahkan itu kini berubah menjadi hijau pekat, pertanda bahwa kekuatan deep one sudah berhasil menguasai jiwanya. Aura cahaya hijau pekat menguasai tubuhnya.

Noir menenggelamkan seluruh tubuhnya, bersila didalam air dengan mata yang tetap terbuka.

Immorland pun seakan mendukung Noir, bulan purnama bergerak untuk tapat berada diatas kepalanya, cahaya bulan purnama pun seketika menjadi terang benderang seakan siang kembali datang,di dunia immorland. Cahaya putih menyelubungi tubuh Noir didalam air, berputar seperti pusaran air. Seketika itu juga Noir menenggak habis ramuan itu.

tiba-tiba saja telaga suci berubah menjadi lautan merah pekat. langit berubah menjadi Semerah darah. Pusaran air yang mengitari Noir naik terus semakin tinggi sekarang ingin menjuntai ke langit.

Beberapa detik kemudian pusaran air itu jatuh ke dalam telaga suci kemudian langit yang Semerah darah berubah kembali menjadi sedia kala, telaga suci yang diselimuti merah pekat kembali seperti semula.

Senyap, tidak ada yang terjadi. Telaga suci tampak tenang.

Dimana Noi? Apakah tidak berhasil?

Episodes
1 BAGIAN 1: PERGI
2 BAGIAN 2 : RUMAH TUA PENINGGALAN NENEK
3 BAGIAN 3 : KUCING PUTIH
4 BAGIAN 4 : NOIR
5 VISUAL
6 BAGIAN 5 : ELENA
7 BAGIAN 6 : MENEMUKAN BUKU
8 BAGIAN 7 : DRACANIA
9 BAGIAN 8 : DRACANIA
10 BAGIAN 9 : KAUM IMMORTAL
11 BAGIAN 10 : PERI HIJAU
12 BAGIN 11 : KUTUKAN NOIR
13 BAGIAN 12 : TELAGA SUCI
14 BAGIAN 13 : IMMORLAND MERAH
15 BAGIAN 14 : LELAKI TAMPAN
16 BAGIAN 15 : GERALD
17 BAGIAN 16 : ISTANA LANGIT
18 BAGIAN 17 : SAYAP HITAM
19 BAGIAN 18 : GERALD-
20 BAGIAN 19 : TERBANG
21 BAGIAN 20 : BRICE
22 BAGIAN 21 : FIONA SYOK
23 BAGIAN 22 : JEAN
24 BAGIAN 23 : KEBENARAN
25 BAGIAN 24 : SLEBEW
26 BAGIAN 25 : MENANTANG GERALD
27 BAGIAN 26 : SURAT DARI KERAJAAN DRACANIA
28 BAGIAN 27 : KAISAR KENDRICK
29 DraftBAGIAN 28: KAISAR DAN LORD
30 BAGIAN 29 : TENTANG RAMALAN
31 BAGIAN 30 : NETRA HIJAU FIONA
32 BERTAMU
33 DUEL
34 BOLA PETIR RAKSASA
35 PEDANG HITAM
36 RAJA BRAMA
37 GERALD KEMBALI
38 MENIKAH?
39 ERLANGGA
40 DONGENG
41 SURAT UNTUK JEAN
42 TANDU
43 KAISAR DAN FIONA
44 DERIL
45 BUAH BERACUN
46 GERAL MEMBUNUH JEAN?
47 SUMPAH JEAN KEPADA IMMORLAND
48 HARI PERTUKARAN DARAH
49 SHOPIE
50 ELF
51 PERTUKARAN DARAH
52 MURKA KENDRICK
53 JIWA ELF MURKA
54 ALAM MIMPI FIONA
55 MEMBEKU
56 BUNGA LYLY
57 PERBEDAAN WAKTU
58 PEPERANGAN KAUM VAMPIRE DENGAN KAUM WEREWOLF
59 MAKANAN DRAG
60 GERALD FIONA
61 HARI FIONA DAN GERALD
62 MENERIMA
63 GUGUP
64 FIONA KEMBALI KE BUMI
Episodes

Updated 64 Episodes

1
BAGIAN 1: PERGI
2
BAGIAN 2 : RUMAH TUA PENINGGALAN NENEK
3
BAGIAN 3 : KUCING PUTIH
4
BAGIAN 4 : NOIR
5
VISUAL
6
BAGIAN 5 : ELENA
7
BAGIAN 6 : MENEMUKAN BUKU
8
BAGIAN 7 : DRACANIA
9
BAGIAN 8 : DRACANIA
10
BAGIAN 9 : KAUM IMMORTAL
11
BAGIAN 10 : PERI HIJAU
12
BAGIN 11 : KUTUKAN NOIR
13
BAGIAN 12 : TELAGA SUCI
14
BAGIAN 13 : IMMORLAND MERAH
15
BAGIAN 14 : LELAKI TAMPAN
16
BAGIAN 15 : GERALD
17
BAGIAN 16 : ISTANA LANGIT
18
BAGIAN 17 : SAYAP HITAM
19
BAGIAN 18 : GERALD-
20
BAGIAN 19 : TERBANG
21
BAGIAN 20 : BRICE
22
BAGIAN 21 : FIONA SYOK
23
BAGIAN 22 : JEAN
24
BAGIAN 23 : KEBENARAN
25
BAGIAN 24 : SLEBEW
26
BAGIAN 25 : MENANTANG GERALD
27
BAGIAN 26 : SURAT DARI KERAJAAN DRACANIA
28
BAGIAN 27 : KAISAR KENDRICK
29
DraftBAGIAN 28: KAISAR DAN LORD
30
BAGIAN 29 : TENTANG RAMALAN
31
BAGIAN 30 : NETRA HIJAU FIONA
32
BERTAMU
33
DUEL
34
BOLA PETIR RAKSASA
35
PEDANG HITAM
36
RAJA BRAMA
37
GERALD KEMBALI
38
MENIKAH?
39
ERLANGGA
40
DONGENG
41
SURAT UNTUK JEAN
42
TANDU
43
KAISAR DAN FIONA
44
DERIL
45
BUAH BERACUN
46
GERAL MEMBUNUH JEAN?
47
SUMPAH JEAN KEPADA IMMORLAND
48
HARI PERTUKARAN DARAH
49
SHOPIE
50
ELF
51
PERTUKARAN DARAH
52
MURKA KENDRICK
53
JIWA ELF MURKA
54
ALAM MIMPI FIONA
55
MEMBEKU
56
BUNGA LYLY
57
PERBEDAAN WAKTU
58
PEPERANGAN KAUM VAMPIRE DENGAN KAUM WEREWOLF
59
MAKANAN DRAG
60
GERALD FIONA
61
HARI FIONA DAN GERALD
62
MENERIMA
63
GUGUP
64
FIONA KEMBALI KE BUMI

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!