BAGIAN 10 : PERI HIJAU

''lalu?" tanya Fiona dengan hati-hati.

"pamanmu membunuh ayah mu"

Kenyataan itu berhasil membuat jantung Fiona seakan mati, bagaimana bisa paman yang ia anggap seperti ayah sendiri itu ternyata adalah dalang dari kematian ayahnya. Air matanya menggenang di pelupuk mata, siap akan turun membasahi pipi ranumnya.

"jadi, siapa sebenarnya kau?" tanya Fiona sembari menyeka air matanya nya yang berhasil lolos.

"Seperti yang Deril ucap tadi". sahutnya santai.

"Ayo, kita harus segera pergi ke telaga suci". Ucap Noir yang mulai berjalan mendahului Fiona.

Gadis dengan rambut hitam sebatas pinggang itu mengikuti Noir dari belakang. Kenyataan mengejutkan yang baru saja ia dengar membuat kaki nya seakan tidak sanggup untuk berjalan.

"Andai kau manusia, aku pasti sudah naik ke punggung mu" kesel Fiona namun tetap mengikuti langkah Noir.

Noir terkekeh, "tunggu saja sampai keinginan mu itu terwujud, Queen".

Hutan yang sangat terawat dan bebas dari polusi udara ini membuatnya menjadi lebih tenang. rumput dan pepohonan hijau memanjakan matanya. bunga-bunga liat yang tumbuh subur itupun seakan bernyanyi bersama.

"apa itu?" tanya Fiona yang tengah sibuk melihat-lihat sekitarnya dan tak sengaja menemukan sesuatu di dekat pohon besar itu.

"ada apa, Queen?" tanya Noir mendekat ada Fiona.

"aku seperti melihat bung ungu itu melambai pada ku". Ucap Fiona kemudian mulai mendekati bunga yang ia maksud.

Noir hanya mengikuti Fiona, tidak berniat berkomentar.

"lihat Noir". Tunjuk Fiona ada bunga ungu di balik pohon itu, "bunga itu melambai pada ku". Ucap Fiona yang semakin mendekat dengan berlari kecil.

"putri Lyana" bunga itu berbicara.

Fiona refleks menutup mulutnya terkejut, "Noir! Bunga itu berbicara!" ucapnya setengah terkejut setengah takjub.

"aku tidak mendengarnya" sahut Noir enteng.

Fiona refleks melihat kearah Noir, "benarkah? Tapi, dia sungguh berbicara! Sungguh!!" ucapnya seakan ingin Noir percaya.

"aku mengerti Fiona, di tubuhmu memang mengalir darah peri hijau. Karena itu lah kau bisa mendengarnya". Ucap Noir membuat Fiona takjub.

"benarkah??" tanya Fiona dengan senyuman yang terbit dibibirnya.

Noir hanya mengangguk setuju.

"putri Lyana"

Fiona menoleh, "kau memanggilku?" tanyanya kepada bunga ungu dengan kelopak yang terbentuk indah seperti bunga sepatu.

"Benar kah kamu putri Lyana?" tanya bunga itu.

Fiona menggeleng, "putri Lyana? Bukan, aku Fiona". Jelasnya.

"aku tahu, kau adalah putri Lyana". Ucapnya lagi

"bukan-"

"kami sudah lama menunggu mu putri, segeralah ke istana, keadaan sedang sangat kacau". Jelasnya membuat Fiona mengernyit tidak mengerti.

"tapi-" kalimat Fiona kembali terjeda karena kini bunga itu sudah kembali seperti bunga biasa, ia tidak berbicara lagi.

Noir hanya memperhatikan interaksi Fiona dengan bunga itu, meski ia tidak dapat mendengar, namun melihat Queen nya mulai memahami siapa dirinya dann dunia Dracania membuatnya sedikit lega.

"ayo Queen, kita harus segera melanjutkan perjalanan". ucap Noir kembali melangkahkan kaki-kaki mungil nya.

Fiona kembali membuntuti Noir, "jadi, aku adalah peri hijau" tanya Fiona di tengah-tengah perjalanan mereka.

"benar". Sahut Noir tanpa menoleh.

"sulit sekali diterima, tapi aku senang" ucapnya dengan mengayun-ayunkan kedua tangannya,

Noir yang berjalan mendahuluinya hanya tersenyum melihat Fiona kegirangan. Queen nya itu memang sangat menggemaskan. tunggu saja saat aku sudah kembali ketubuhku yang sebenarnya.

krrrruuukkkk

Noir menoleh ke arah sumber suara, "kau lapar, Queen?" Tanya Noir.

Fiona memegangi perutnya, kemudian tersenyum malu.

"ayo, disekitar sini biasanya ada pohon apel yang buahnya tidak pernah habis". Ucap Noir.

Noir melangkahkan kakinya menuju selatan, mencari-cari dimana pohon itu berasal.

Beberapa langkah mereka berjalan, lahirnya mereka menemukan pohon yang mereka cari. "petik sesuka mu, Queen" ucap Noir

Fiona berlari kearah pohon kemudian mulai memetik beberapa buahnya dan mulai melahapnya untuk mengisi perutnya yang sudah meminta diberi asupan.

"kau tidak mau, Noir?" tanya Fiona, namun belum sempat Noir menjawab Fiona Sudan kembali menambahkan, "ah benar juga, kucing tidak makan buah".

Saat tengah asik menikmati buah apel itu, tiba-tiba saja dari arah berlawanan muncul sesuatu yang berterbangan dilangit.

"Noir, Lihat itu!"

Episodes
1 BAGIAN 1: PERGI
2 BAGIAN 2 : RUMAH TUA PENINGGALAN NENEK
3 BAGIAN 3 : KUCING PUTIH
4 BAGIAN 4 : NOIR
5 VISUAL
6 BAGIAN 5 : ELENA
7 BAGIAN 6 : MENEMUKAN BUKU
8 BAGIAN 7 : DRACANIA
9 BAGIAN 8 : DRACANIA
10 BAGIAN 9 : KAUM IMMORTAL
11 BAGIAN 10 : PERI HIJAU
12 BAGIN 11 : KUTUKAN NOIR
13 BAGIAN 12 : TELAGA SUCI
14 BAGIAN 13 : IMMORLAND MERAH
15 BAGIAN 14 : LELAKI TAMPAN
16 BAGIAN 15 : GERALD
17 BAGIAN 16 : ISTANA LANGIT
18 BAGIAN 17 : SAYAP HITAM
19 BAGIAN 18 : GERALD-
20 BAGIAN 19 : TERBANG
21 BAGIAN 20 : BRICE
22 BAGIAN 21 : FIONA SYOK
23 BAGIAN 22 : JEAN
24 BAGIAN 23 : KEBENARAN
25 BAGIAN 24 : SLEBEW
26 BAGIAN 25 : MENANTANG GERALD
27 BAGIAN 26 : SURAT DARI KERAJAAN DRACANIA
28 BAGIAN 27 : KAISAR KENDRICK
29 DraftBAGIAN 28: KAISAR DAN LORD
30 BAGIAN 29 : TENTANG RAMALAN
31 BAGIAN 30 : NETRA HIJAU FIONA
32 BERTAMU
33 DUEL
34 BOLA PETIR RAKSASA
35 PEDANG HITAM
36 RAJA BRAMA
37 GERALD KEMBALI
38 MENIKAH?
39 ERLANGGA
40 DONGENG
41 SURAT UNTUK JEAN
42 TANDU
43 KAISAR DAN FIONA
44 DERIL
45 BUAH BERACUN
46 GERAL MEMBUNUH JEAN?
47 SUMPAH JEAN KEPADA IMMORLAND
48 HARI PERTUKARAN DARAH
49 SHOPIE
50 ELF
51 PERTUKARAN DARAH
52 MURKA KENDRICK
53 JIWA ELF MURKA
54 ALAM MIMPI FIONA
55 MEMBEKU
56 BUNGA LYLY
57 PERBEDAAN WAKTU
58 PEPERANGAN KAUM VAMPIRE DENGAN KAUM WEREWOLF
59 MAKANAN DRAG
60 GERALD FIONA
61 HARI FIONA DAN GERALD
62 MENERIMA
63 GUGUP
64 FIONA KEMBALI KE BUMI
Episodes

Updated 64 Episodes

1
BAGIAN 1: PERGI
2
BAGIAN 2 : RUMAH TUA PENINGGALAN NENEK
3
BAGIAN 3 : KUCING PUTIH
4
BAGIAN 4 : NOIR
5
VISUAL
6
BAGIAN 5 : ELENA
7
BAGIAN 6 : MENEMUKAN BUKU
8
BAGIAN 7 : DRACANIA
9
BAGIAN 8 : DRACANIA
10
BAGIAN 9 : KAUM IMMORTAL
11
BAGIAN 10 : PERI HIJAU
12
BAGIN 11 : KUTUKAN NOIR
13
BAGIAN 12 : TELAGA SUCI
14
BAGIAN 13 : IMMORLAND MERAH
15
BAGIAN 14 : LELAKI TAMPAN
16
BAGIAN 15 : GERALD
17
BAGIAN 16 : ISTANA LANGIT
18
BAGIAN 17 : SAYAP HITAM
19
BAGIAN 18 : GERALD-
20
BAGIAN 19 : TERBANG
21
BAGIAN 20 : BRICE
22
BAGIAN 21 : FIONA SYOK
23
BAGIAN 22 : JEAN
24
BAGIAN 23 : KEBENARAN
25
BAGIAN 24 : SLEBEW
26
BAGIAN 25 : MENANTANG GERALD
27
BAGIAN 26 : SURAT DARI KERAJAAN DRACANIA
28
BAGIAN 27 : KAISAR KENDRICK
29
DraftBAGIAN 28: KAISAR DAN LORD
30
BAGIAN 29 : TENTANG RAMALAN
31
BAGIAN 30 : NETRA HIJAU FIONA
32
BERTAMU
33
DUEL
34
BOLA PETIR RAKSASA
35
PEDANG HITAM
36
RAJA BRAMA
37
GERALD KEMBALI
38
MENIKAH?
39
ERLANGGA
40
DONGENG
41
SURAT UNTUK JEAN
42
TANDU
43
KAISAR DAN FIONA
44
DERIL
45
BUAH BERACUN
46
GERAL MEMBUNUH JEAN?
47
SUMPAH JEAN KEPADA IMMORLAND
48
HARI PERTUKARAN DARAH
49
SHOPIE
50
ELF
51
PERTUKARAN DARAH
52
MURKA KENDRICK
53
JIWA ELF MURKA
54
ALAM MIMPI FIONA
55
MEMBEKU
56
BUNGA LYLY
57
PERBEDAAN WAKTU
58
PEPERANGAN KAUM VAMPIRE DENGAN KAUM WEREWOLF
59
MAKANAN DRAG
60
GERALD FIONA
61
HARI FIONA DAN GERALD
62
MENERIMA
63
GUGUP
64
FIONA KEMBALI KE BUMI

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!