BAGIAN 19 : TERBANG

Gelard mulai mendekatkan wajahnya pada wajah Fiona, membuat Fiona berhasil menahan nafasnya beberapa detik. Saat bibir mereka akan beradu, Fiona memalingkan wajahnya, "kita belum menikah". ucapnya sembari mengatur nafasnya.

Gerald tersenyum, "tenanglah Queen, setelah kerajaan sudah kembali ke tanganku, kita akan menikah". Jelas Gerald kemudian membebaskan Fiona dari kurungannya.

Fiona mengangguk kemudian berlari menjauh dari Gerald, takut-takut kalau saja Gerald berubah pikiran.

"ayo Queen, kita harus bertamu kekerajaan ku". Ajak Gerald yang kemudian dibalas anggukan oleh Fiona.

Fiona berjalan menuju pintu ruangan, namun baru saja akan membukanya, Gerald lebih dulu bersuara. "kita keluar dari balkon". Ucapnya membuat Fiona mengernyit bingung.

"kau ingin kita mati? itu sangat tinggi". Ucap Fiona.

Gerald mengangkat Fiona, menggendongnya ala bridal style membuat Fiona terkejut. "apa yang kau lakukan?" tanyanya, "kau ingin melemparkan ku dari balkon?" tanya Fiona kebingungan.

Gerald berdiri dibalkon dengan Fiona di gendongannya, kemudian memejamkan matanya dan mengeluarkan sayap hitam raksasa dari punggungnya.

Fiona yang melihat itu menganga seketika, "apa? Apa itu? Makhluk apa kau?" tanya Fiona terkejut.

"aku adalah makhluk terkuat di immorland, kaum ku adalah Demon namun aku memiliki darah dari seluruh kaum immorland" jelas Gerald membuat Fiona semakin dibuat bingung.

"jadi, kau bukan manusia?" tanya Fiona hati-hati. "indah sekali sayap mu".

"aku Gerald, kaisar kerajaan Dracania di Immorland". ucap Gerald dengan tatapan teduhnya. "pegangan Queen, kita akan segera terbang".

"terbang?"

"aaaaaaaaa aaaaaaa". Fiona berteriak histeris refleks mengalungkan lengannya pada leher Gerald saat ia mulai membawanya ke udara.

"Gerald, kita akan mati!" teriak fiona

Gerald tertawa lepas, "tentu saja tidak, buka matamu Queen, kau akan takjub melihat pemandangan dari atas" jelas Gerald.

Fiona menggeleng keras, "tidak! Aku takut!"

"tidak apa-apa, Queen". Ucap Gerald meyakinkan.

Fiona membuka matanya dengan hati-hati, "jangan lepaskan aku, aku mohon!" ucap Fiona memohon pada Gerald.

Gerald mengangguk, "tidak akan".

setelah beberapa saat mereka mengudara, Gerald dapat melihat keberadaan kerajaan Dracania, ia mulai terbang turun kebawah untuk mendarat ke kerajaan Dracania.

"buka mata mu Queen, kita sudah sampai". Ucap Gerald.

Fiona membuka matanya, dihadapannya kini terdapat sebuah kerajaan yang sangat megah lebih megah dari istana kaum Anggel. Kerajaan yang di dominasi dengan warna hitam itu sangat luas. terdapat bangunan yang sangat besar ditengah sepertinya itu ajalah tempat tinggal raja dan terdapat bangunan-bangunan mewah namun lebih kecil di sekitarnya sepertinya mencapai dua puluh lebih bangunan. Halamannya sangat luas namun sangat gersang seperti tidak terawat.

"jadi, ini adalah kerajaan mu yang diambil alih oleh Glean dan Elena?" tanya Fiona yang dibalas anggukan oleh Gerald.

Gerald memasukkan kembali sayapnya, membuat dedaunan kering kembali berterbangan terkena hembusan angin sayap milik Gerald.

"ayo, kita harus segera menyapa".

Gelan berjalan mendekat pada gerbang kerajaan, terdapat beberapa prajurit yang sedang berjaga lengkap dengan tombak dan perisai yang mereka genggam.

'sepertinya mereka tidak mengenali gerald, tentu saja, itu pasti karena ia terlalu lama di bumi'

prajurit yang menyadari keberadaan mereka mulai mendekat sembari menodongkan tombak nya. "ada perlu apa kalian?" tanya salah satu prajurit dengan goresan diwajahnya, seertinya itu ada karena perang.

"aku ingin bertemu Glean". ucap Gerald santai.

"Lancang sekali kau menyebut kaisar Glean dengan namanya saja!!" salah satu prajurit murka dan ingin menancapkan tombaknya ada Gerald.

Gerald tertawa, "panggil saja dia, katakan bahwa ada tamu yang sangat merindukannya". Ucap Gerald sembari menjentikkan jari nya membuat gerbang kerajaan yang sangat besar itu terjatuh mengenai seluruh penjaga yang berjaga di sekitar gerbang.

GLEAN! KELUARLAH! KAU TIDAK MERINDUKAN KU?" tanya Gerald mulai berjalan memasuki istana, para prajurit berlari mendekat ingin menyerang Gerald namun Gerald tetap santai.

Gerald mengepalkan sebelah tangannya membuat seluruh prajurit yang ingin menyerangnya terpental ke jarak yang cukup jauh.

Fiona mengeratkan rangkulannya pada lengan kiri Gerald dan sedikit menyembunyikan wajahnya dibalik lengan Gerald yang kekar.

"GLEAN! Ah, kau susah sekali di panggil!" kekeh Gerald dengan nada mengejek.

dari dalam istana, terlihat Glean berjalan bersama para orang-orang nya. beberapa ada yang Gerald kenali yaitu Elena, raja Adrian dari kaum Dwarf, raja Ditson dari kaum Deep one, raja Ranjandra dari kaum Vampire dan raja artur dari kaum werewolf selebihnya ia tidak mengenalinya. Ah mungkin lelaki bertubuh kekar dengan sebelah wajah yang rusak itu adalah anak hasil percobaannya Glean. Lihatlah expresi Glean itu seperti sudah menang.

"wahh," Glean bertepuk tangan, "kau sudah memecahkan kutukan mu kucing putih menggemaskan?"

.

.

.

.

.

.

Episodes
1 BAGIAN 1: PERGI
2 BAGIAN 2 : RUMAH TUA PENINGGALAN NENEK
3 BAGIAN 3 : KUCING PUTIH
4 BAGIAN 4 : NOIR
5 VISUAL
6 BAGIAN 5 : ELENA
7 BAGIAN 6 : MENEMUKAN BUKU
8 BAGIAN 7 : DRACANIA
9 BAGIAN 8 : DRACANIA
10 BAGIAN 9 : KAUM IMMORTAL
11 BAGIAN 10 : PERI HIJAU
12 BAGIN 11 : KUTUKAN NOIR
13 BAGIAN 12 : TELAGA SUCI
14 BAGIAN 13 : IMMORLAND MERAH
15 BAGIAN 14 : LELAKI TAMPAN
16 BAGIAN 15 : GERALD
17 BAGIAN 16 : ISTANA LANGIT
18 BAGIAN 17 : SAYAP HITAM
19 BAGIAN 18 : GERALD-
20 BAGIAN 19 : TERBANG
21 BAGIAN 20 : BRICE
22 BAGIAN 21 : FIONA SYOK
23 BAGIAN 22 : JEAN
24 BAGIAN 23 : KEBENARAN
25 BAGIAN 24 : SLEBEW
26 BAGIAN 25 : MENANTANG GERALD
27 BAGIAN 26 : SURAT DARI KERAJAAN DRACANIA
28 BAGIAN 27 : KAISAR KENDRICK
29 DraftBAGIAN 28: KAISAR DAN LORD
30 BAGIAN 29 : TENTANG RAMALAN
31 BAGIAN 30 : NETRA HIJAU FIONA
32 BERTAMU
33 DUEL
34 BOLA PETIR RAKSASA
35 PEDANG HITAM
36 RAJA BRAMA
37 GERALD KEMBALI
38 MENIKAH?
39 ERLANGGA
40 DONGENG
41 SURAT UNTUK JEAN
42 TANDU
43 KAISAR DAN FIONA
44 DERIL
45 BUAH BERACUN
46 GERAL MEMBUNUH JEAN?
47 SUMPAH JEAN KEPADA IMMORLAND
48 HARI PERTUKARAN DARAH
49 SHOPIE
50 ELF
51 PERTUKARAN DARAH
52 MURKA KENDRICK
53 JIWA ELF MURKA
54 ALAM MIMPI FIONA
55 MEMBEKU
56 BUNGA LYLY
57 PERBEDAAN WAKTU
58 PEPERANGAN KAUM VAMPIRE DENGAN KAUM WEREWOLF
59 MAKANAN DRAG
60 GERALD FIONA
61 HARI FIONA DAN GERALD
62 MENERIMA
63 GUGUP
64 FIONA KEMBALI KE BUMI
Episodes

Updated 64 Episodes

1
BAGIAN 1: PERGI
2
BAGIAN 2 : RUMAH TUA PENINGGALAN NENEK
3
BAGIAN 3 : KUCING PUTIH
4
BAGIAN 4 : NOIR
5
VISUAL
6
BAGIAN 5 : ELENA
7
BAGIAN 6 : MENEMUKAN BUKU
8
BAGIAN 7 : DRACANIA
9
BAGIAN 8 : DRACANIA
10
BAGIAN 9 : KAUM IMMORTAL
11
BAGIAN 10 : PERI HIJAU
12
BAGIN 11 : KUTUKAN NOIR
13
BAGIAN 12 : TELAGA SUCI
14
BAGIAN 13 : IMMORLAND MERAH
15
BAGIAN 14 : LELAKI TAMPAN
16
BAGIAN 15 : GERALD
17
BAGIAN 16 : ISTANA LANGIT
18
BAGIAN 17 : SAYAP HITAM
19
BAGIAN 18 : GERALD-
20
BAGIAN 19 : TERBANG
21
BAGIAN 20 : BRICE
22
BAGIAN 21 : FIONA SYOK
23
BAGIAN 22 : JEAN
24
BAGIAN 23 : KEBENARAN
25
BAGIAN 24 : SLEBEW
26
BAGIAN 25 : MENANTANG GERALD
27
BAGIAN 26 : SURAT DARI KERAJAAN DRACANIA
28
BAGIAN 27 : KAISAR KENDRICK
29
DraftBAGIAN 28: KAISAR DAN LORD
30
BAGIAN 29 : TENTANG RAMALAN
31
BAGIAN 30 : NETRA HIJAU FIONA
32
BERTAMU
33
DUEL
34
BOLA PETIR RAKSASA
35
PEDANG HITAM
36
RAJA BRAMA
37
GERALD KEMBALI
38
MENIKAH?
39
ERLANGGA
40
DONGENG
41
SURAT UNTUK JEAN
42
TANDU
43
KAISAR DAN FIONA
44
DERIL
45
BUAH BERACUN
46
GERAL MEMBUNUH JEAN?
47
SUMPAH JEAN KEPADA IMMORLAND
48
HARI PERTUKARAN DARAH
49
SHOPIE
50
ELF
51
PERTUKARAN DARAH
52
MURKA KENDRICK
53
JIWA ELF MURKA
54
ALAM MIMPI FIONA
55
MEMBEKU
56
BUNGA LYLY
57
PERBEDAAN WAKTU
58
PEPERANGAN KAUM VAMPIRE DENGAN KAUM WEREWOLF
59
MAKANAN DRAG
60
GERALD FIONA
61
HARI FIONA DAN GERALD
62
MENERIMA
63
GUGUP
64
FIONA KEMBALI KE BUMI

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!