BAGIAN 2 : RUMAH TUA PENINGGALAN NENEK

Hai, perkenalkan nama ku Fiona Cassandra Alexa. Aku merupakan anak tunggal. Ibuku bernama Namira dan ayahku bernama Lemos, namun sayangnya ayahku sudah meninggal tiga tahun silam karena serangan jantung. Kini ibu menjadi orang tua tunggal untuk ku. beberapa kali aku menyuruhnya untuk mencari pengganti ayah, namun ia menolak keras akan hal itu, alasannya karena ia ingin fokus membesarkan ku katanya.

Usia ku baru 22 tahun. Usia yang sangat ideal untuk para gadis. Aku sedang menjalani study di perguruan tinggi yang jaraknya tidak terlalu jauh dari tempatku tinggal, mengambil jurusan manajemen dan sedang menjalani semester 6.

Saat ini kampus ku sedang libur semester genap, sehingga membuatku memilih untuk berlibur ke desa tempat ibu ku berasal. Bukan tanpa alasan, karena kata paman ku rumah itu akan segera di bongkar karena tanahnya sudah dibeli oleh orang lain. Tadinya ibu ku tidak mengizinkan rumah itu dihancurkan, namun dari pada tidak ditempati lagian keadaan rumah nenek ku itu sudah terbilang parah, penyangga nya sudah tidak kokoh sehingga membuat rumah terlihat miring sebelah.

awalnya ibu ku yang akan pergi ke desa, namun karena beliau sedang tidak enak badan jadi aku lah yang menggantikannya. ibu bilang ada sebuah buku rahasia di rumah itu yang harus di ambil. Entah buku apa, tapi ibu melarang ku untuk membukanya.

tidak terasa akhirnya aku sampai di tempat tujuan. Ah, aku melihat paman ku melambai didepan rumahnya.

"kau sudah sampai?" tanya paman sembari membantuku mengangkat koper.

Aku mengangguk kegirangan, "bukankah aku terlihat sudah dewasa karena berani berpergian tanpa ibu, paman?" kekeh ku.

Paman mengelus rambutku, "tentu saja!" sahut paman yang ikut terkekeh juga.

"Dimana Elena?" tanyaku. Elena adalah anak perempuan paman. Usianya sama dengan ku.

"didalam kamarnya, panggil saja. Dia pasti terkejut melihat mu datang". Jelas paman yang kemudian berlalu ke dapur, "apa kau sudah makan, Fiona?" tanya paman.

"sudah, ibu membawakan ku bekal." sahutku berlalu masuk kekamar Elena.

Aku membuka pintu kamarnya, ku lihat Elena sedang membaca buku, sepertinya buku novel. Dia terlihat tidak menyadari keberadaan ku. ah, dasar anak ini.

"tidak mau menyapaku, huh?" tanyaku berpura-pura kesal.

Elena terkejut dan refleks duduk. "FIONA!!!" jeritnya kegirangan. Ia memelukku erat sekali, seperti akan membunuhku.

"k-kau ing-in mem-bunuh ku?" tanyaku terbata karena kehabisan oksigen.

Elena melepaskan rangkulannya, "kenapa tidak memberitahu ku jika kau akan kemari? Dimana bibi?" tanya nya.

"pertama, ayahmu yang tidak memberitahu mu. Tentu saja aku telah memberitahu paman saat ingin kesini" jelas ku.

"lalu, dimana bibi?" tanya nya lagi.

Aku menggeleng, "aku sendirian".

Elena membulatkan matanya, "kau berani?"

"tentu saja! Aku sudah dewasa, Elena".

Kami terus bercerita tentang banyak hal, hingga waktu menunjukkan pukul tiga sore. Aku menjelaskan padanya alasan mengapa aku kesini, ia hanya mengangguk dan bersedia menemani ku.

Setelah selesai makan siang, kami memutuskan untuk kerumah tua nenek ku yang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah Elena, namun tempatnya yang jauh dari pemukiman warga.

"kau berani?" tanyaku sebelum Elena berhasil membuka pintu rumah ini. Karena sudah lama kosong, jadi aku sedikit takut.

"tenang lah, tidak akan ada apapun". Sahutnya santai.

Aku mengangguk percaya, Elena berhasil membuka pintu itu kemudian kami masuk kedalam dan disambut oleh debu yang sangat sesak menutupi lantai.

tidak ada barang apapun dirumah ini, elena bilang sebagian barangnya ada yang dijual ada juga yang mereka bawa pulang. Hany tersisa satu almari besar disudut ruang tengah.

"apa ibu mau memberi tahu dimana letak buku itu?" tanya Elena sembari berjalan kearah lemari.

Aku mengikuti langkah Elena dari belakang, Elena ini memang sangat pemberani. "ibu ku bilang buku itu ada di dalam lemari, mungkin ini almari yang dimaksud ibu ku" tunjuk ku pada lemari berukuran besar yang sudah hampir sepenuhnya tertutup sawang laba-laba.

Elena mengangguk kemudian mulai mencoba membuka almari itu, "dikunci". ucap Elena.

"bagaimana?" tanyaku.

Elena meraih sebuah besi panjang yang tergeletak dilantai kemudian bersiap menghantam lemari itu dengan besi yang ia genggam. "minggir, Fiona". Intruksinya, refleks aku mundur beberapa langkah.

BUUGHH!

BUUGHH!

PRANGG!

Terbuka!!

Aku mendekat, "uhuk uhuk" aku terbatuk-batuk karena debu-debu yang berterbangan.

"Kosong"

Episodes
1 BAGIAN 1: PERGI
2 BAGIAN 2 : RUMAH TUA PENINGGALAN NENEK
3 BAGIAN 3 : KUCING PUTIH
4 BAGIAN 4 : NOIR
5 VISUAL
6 BAGIAN 5 : ELENA
7 BAGIAN 6 : MENEMUKAN BUKU
8 BAGIAN 7 : DRACANIA
9 BAGIAN 8 : DRACANIA
10 BAGIAN 9 : KAUM IMMORTAL
11 BAGIAN 10 : PERI HIJAU
12 BAGIN 11 : KUTUKAN NOIR
13 BAGIAN 12 : TELAGA SUCI
14 BAGIAN 13 : IMMORLAND MERAH
15 BAGIAN 14 : LELAKI TAMPAN
16 BAGIAN 15 : GERALD
17 BAGIAN 16 : ISTANA LANGIT
18 BAGIAN 17 : SAYAP HITAM
19 BAGIAN 18 : GERALD-
20 BAGIAN 19 : TERBANG
21 BAGIAN 20 : BRICE
22 BAGIAN 21 : FIONA SYOK
23 BAGIAN 22 : JEAN
24 BAGIAN 23 : KEBENARAN
25 BAGIAN 24 : SLEBEW
26 BAGIAN 25 : MENANTANG GERALD
27 BAGIAN 26 : SURAT DARI KERAJAAN DRACANIA
28 BAGIAN 27 : KAISAR KENDRICK
29 DraftBAGIAN 28: KAISAR DAN LORD
30 BAGIAN 29 : TENTANG RAMALAN
31 BAGIAN 30 : NETRA HIJAU FIONA
32 BERTAMU
33 DUEL
34 BOLA PETIR RAKSASA
35 PEDANG HITAM
36 RAJA BRAMA
37 GERALD KEMBALI
38 MENIKAH?
39 ERLANGGA
40 DONGENG
41 SURAT UNTUK JEAN
42 TANDU
43 KAISAR DAN FIONA
44 DERIL
45 BUAH BERACUN
46 GERAL MEMBUNUH JEAN?
47 SUMPAH JEAN KEPADA IMMORLAND
48 HARI PERTUKARAN DARAH
49 SHOPIE
50 ELF
51 PERTUKARAN DARAH
52 MURKA KENDRICK
53 JIWA ELF MURKA
54 ALAM MIMPI FIONA
55 MEMBEKU
56 BUNGA LYLY
57 PERBEDAAN WAKTU
58 PEPERANGAN KAUM VAMPIRE DENGAN KAUM WEREWOLF
59 MAKANAN DRAG
60 GERALD FIONA
61 HARI FIONA DAN GERALD
62 MENERIMA
63 GUGUP
64 FIONA KEMBALI KE BUMI
Episodes

Updated 64 Episodes

1
BAGIAN 1: PERGI
2
BAGIAN 2 : RUMAH TUA PENINGGALAN NENEK
3
BAGIAN 3 : KUCING PUTIH
4
BAGIAN 4 : NOIR
5
VISUAL
6
BAGIAN 5 : ELENA
7
BAGIAN 6 : MENEMUKAN BUKU
8
BAGIAN 7 : DRACANIA
9
BAGIAN 8 : DRACANIA
10
BAGIAN 9 : KAUM IMMORTAL
11
BAGIAN 10 : PERI HIJAU
12
BAGIN 11 : KUTUKAN NOIR
13
BAGIAN 12 : TELAGA SUCI
14
BAGIAN 13 : IMMORLAND MERAH
15
BAGIAN 14 : LELAKI TAMPAN
16
BAGIAN 15 : GERALD
17
BAGIAN 16 : ISTANA LANGIT
18
BAGIAN 17 : SAYAP HITAM
19
BAGIAN 18 : GERALD-
20
BAGIAN 19 : TERBANG
21
BAGIAN 20 : BRICE
22
BAGIAN 21 : FIONA SYOK
23
BAGIAN 22 : JEAN
24
BAGIAN 23 : KEBENARAN
25
BAGIAN 24 : SLEBEW
26
BAGIAN 25 : MENANTANG GERALD
27
BAGIAN 26 : SURAT DARI KERAJAAN DRACANIA
28
BAGIAN 27 : KAISAR KENDRICK
29
DraftBAGIAN 28: KAISAR DAN LORD
30
BAGIAN 29 : TENTANG RAMALAN
31
BAGIAN 30 : NETRA HIJAU FIONA
32
BERTAMU
33
DUEL
34
BOLA PETIR RAKSASA
35
PEDANG HITAM
36
RAJA BRAMA
37
GERALD KEMBALI
38
MENIKAH?
39
ERLANGGA
40
DONGENG
41
SURAT UNTUK JEAN
42
TANDU
43
KAISAR DAN FIONA
44
DERIL
45
BUAH BERACUN
46
GERAL MEMBUNUH JEAN?
47
SUMPAH JEAN KEPADA IMMORLAND
48
HARI PERTUKARAN DARAH
49
SHOPIE
50
ELF
51
PERTUKARAN DARAH
52
MURKA KENDRICK
53
JIWA ELF MURKA
54
ALAM MIMPI FIONA
55
MEMBEKU
56
BUNGA LYLY
57
PERBEDAAN WAKTU
58
PEPERANGAN KAUM VAMPIRE DENGAN KAUM WEREWOLF
59
MAKANAN DRAG
60
GERALD FIONA
61
HARI FIONA DAN GERALD
62
MENERIMA
63
GUGUP
64
FIONA KEMBALI KE BUMI

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!