Chapter 11 : Pelatihan Ksatria Bagian III

"Sistem tampilkan panel Statistik." Perintah Arthur.

[ Ding ~ ]

[ Nama : Mac Arthur

Umur : 11

Hp     :  100/100

Aura   :  Ksatria Bintang 2 (0/100)

Koin.   : 112.850 (emas)

Wilayah : None

Poin    : 2500

[ Misi >>

Membangun pabrik peleburan besi dengan teknologi Tanur sembur ]

[ Toko >> ]

[ Inventory >> cetak biru pembuatan Tanur sembur, cetak biru pembuatan Gelas, Buku panduan pertanian, Cetak biru pembuatan pulpen & tinta, Buku panduan belajar membaca & menulis ]

*

*

Waktu pelatihan meditasi tak terasa mengalir seperti panah yang menembus cakrawala, tak terasa sudah memasuki tahun 2457 kalender cahaya.

Teman-teman Arthur yang berlatih bersama baru merasakan aura setelah pelatihan meditasi selama hampir 3 bulan penuh.

"Arthur bantu yang lainnya, beri arahan setelah mereka berhasil merasakan aura dalam proses meditasi." Kata kapten Sebast yang sedang mengawasi dari pinggir lapangan.

Arthur mengangguk, mengikuti perintah pamannya.

Arthur berkeliling sambil mengamati siapa saja yang perlu di beri masukan dan arahan dalam proses mensirkulasikan aliran energi aura ke meridian seluruh tubuh dengan mengulangi proses tersebut.

"Hei Bush, konsentrasikan aura yang ada di dantian bawah pusarmu dan sebarkan perlahan." Kata Arthur.

Bush mengangguk, sambil berkosentrasi menyebarkan energi aura secara merata ke seluruh jalur meridian tubuh.

Arthur juga memperhatikan teman di sebelah Bush yang juga sulit berkonsentrasi menyebarkan energi aura.

"Hirup nafasmu perlahan-lahan, lalu rasakan konsentrasikan aura yang ada di batinmu."

Kata Arthur kepada Joseph.

Arthur membantu menyalurkan energi batinnya ke Joseph, sambil terus memberi arahan.

Selain Arthur, ada seniornya William yang sudah menjadi ksatria Bintang 2. William juga memberi arahan kepada teman-temannya.

Sekarang William berusia 16 tahun sementara Arthur berusia 11 tahun. Arthur sendiri sudah menunjukkan bakatnya sebulan yang lalu, kepada pamannya.

Makanya, sejak sebulan yang lalu Arthur sudah berganti dari proses meditasi kembali ke penempaan fisik untuk mengeluarkan potensi terbaik dari dalam batin manusia, karena energi aura dapat di hasilkan dari potensi manusia yang melebihi batasnya.

Perlahan lahan energi aura di olah kemudian dikumpulkan ke dalam pusat aura menggunakan teknik meditasi lanjutan.

"Arthur, William, untuk sekarang tinggalkan mereka, biar mereka berkosentrasi sendiri. Sekarang biar aku tunjukan penggunaaan aura pada sebuah senjata. Kalian sudah bisa mengalirkan aura ke seluruh tubuh, tinggal bagaimana memusatkan aura pada sebuah senjata yang kalian gunakan." Kata kapten Sebast.

Wusss!

Angin sejuk disekitar kapten Sebast berputar menuju pedang panjang yang dipegangnya. Energi transparan berwarna biru mulai terlihat mengalir di sekitar pedang yang terlihat mengkilap.

"Alirkan energi aura mu ke dalam pedang yang kalian pegang."

"Lepaskan teknik berpedang yang kalian kuasai, sekaligus menggunakan energi aura." Kata kapten Sebast, yang saat ini bermain dengan teknik pedang yang terlihat memukau.

Sword Break!

Sambil melepaskan gelombang kejut, daun daun bertebaran ke segala arah. Di ikuti oleh ekor energi berwarna biru seperti ekor komet.

Blarr!

Terdapat bekas hasil tabrakan yang dihasilkan oleh gesekan udara dan energi aura yang melapisi bilah pedang. Hasil dampaknya terlihat membekas sepanjang lima meter diatas permukaan dan sedalam hampir 1 meter di dalam tanah.

"Mungkin bagi kalian yang tidak terbiasa untuk menfokuskan aura pada senjata dan memperkuat tubuhmu sekaligus, mungkin terasa agak sulit tetapi jika kalian terbiasa menggunakan aura itu terasa seperti perpanjangan tangan dan kaki kalian."

"Giliran kalian konsentrasikan aura dan fokuskan ke senjata kalian masing-masing!" Kata Kapten Sebast memberi perintah dan arahan kepada William dan Arthur.

Arthur mulai fokus berkosentrasi mengalirkan energi aura ke pedang yang ia pegang. Aura biru transparan terpancar dari pedang milik Arthur memancar ke seluruh bagian pedang tanpa terkecuali.

Wusss!

Langkah demi langkah gerakan dan teknik berpedang yang di tampilkan Arthur cukup halus. Setelah beberapa saat menggunakan teknik yang ia kuasai.

Swort Art Light!

Sinar panjang bergesekan dengan udara dan menghantam tanah. Retakan tercipta dari hasil tumbukan energi aura dan gesekan udara yang menghantam tanah.

Retakan selebar 3 meter dan kedalaman setengah meter tercipta dengan beberapa area sedikit hangus.

Sementara Will juga berhasil terlambat beberapa detik dari Arthur. Tetapi efek yang di hasilkan kurang dari efek yang di hasilkan Arthur.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan perbedaan dampak damage yang di hasilkan salah satunya teknik meditasi dan juga kemurnian energi.

Teknik meditasi yang di gunakan William merupakan teknik meditasi standar sehingga aura yang di hasilkan kurang murni dan padat. Sebaliknya teknik meditasi yang di gunakan Arthur merupakan teknik meditasi tingkat menengah puncak yang berhasil di carikan oleh ayah Arthur dengan susah payah.

"Ulangi dan terus fokus untuk mengasah penggunaan aura, ketika terjadi perkelahian yang sebenarnya itu akan sangat terasa. Perbedaan ksatria yang sudah punya pengalaman dengan yang masih pemula. Jangan istirahat sampai Aura ditubuh kalian habis dan hingga batasnya." Perintah kapten Sebast.

Sambil melihat-lihat yang lainnya, kapten Sebast cukup puas dengan hasil rekrutan tahun ini sedikit lebih baik dari kemaren. Dan ada dua jenius tahun ini, salah satunya bakat monster dari tuan muda Arthur usia 11 tahun sudah menjadi ksatria Bintang 2.

Kapten Sebast jadi teringat kejadian masa lalu, waktu muda dia dulu. Apalagi waktu pertama kali merasakan energi aura dan memegang pedang asli untuk pertama kalinya.

Flashback On

"Sebastian kamu salah satu anak berbakat yang pernah saya latih. Semoga kamu bisa menjadi salah satu ksatria Bintang 6 di daratan. Jangan pernah putus asa teruslah berjuang untuk mimpimu." Nasehat guru Sebastian.

Setelah Sebastian memasuki jajaran Ksatria Bintang 3, guru Sebastian tiba-tiba hilang entah kemana dan tidak meninggalkan surat pemberitahuan.

Setelah mencari dan berkelana selama beberapa tahun untuk mencari gurunya, Sebastian tetap terjebak di ksatria Level 3 tanpa membuat kemajuan berarti.

Akhirnya Sebastian tetap memutuskan untuk mencari gurunya, sebelum bertemu bapaknya Arthur, yaitu Tuan Agris.

"Sebastian, kenapa kamu tidak menjadi kapten ksatria keluargaku. Masalah kamu terjebak di ksatria Bintang 3, akan saya coba bantu semaksimal mungkin." Tawar pak Agris.

"Tuan, saya belum bisa memutuskan. Yang bisa saya janjikan selama setahun saya akan mengabdi pada keluarga tuan." Jawab Sebastian.

"Baiklah," kata pak Agris.

Setelah memutuskan untuk sementara mengikuti keluarga pak Agris.

Sebastian mengalami berbagai petualangan dari menjaga karavan dagang dan bertemu bandit dan perampok. Sebastian di bantu tanpa pamrih mulai dari referensi teknik meditasi, herbal dan bantuan lainnya. Akhirnya tepat satu tahun berakhirnya kontrak, Sebastian berhasil menerobos ksatria Bintang 4.

"Tuan, saya memutuskan mulai sekarang akan menjadi ksatria keluarga anda." Kata Sebastian dengan rasa terimakasih.

"Kamu selalu di terima keluargaku Sebastian." Kata pak Agris sambil tersenyum.

Flashback Off

Aihhh.

Jadi teringat masa lalu, kapten Sebast menggelengkan kepalanya.

"Hari sudah mulai gelap, latihan bisa di lanjutkan besok pagi." Perintah kapten Sebast.

"Iya kapten," ucap lantang.

Selama perjalanan pulang, banyak yang berbicara dan tertawa dapat di lihat raut wajah mereka yang tersenyum bahagia karena berhasil merasakan Aura dan mensirkulasikan aura ke seluruh tubuh.

Kerja keras mereka selama 3 bulan ini akhirnya terbayar, tidak ada teman yang tertinggal karena tidak dapat merasakan aura.

Arthur juga ikut senang karena menganggap mereka yang nantinya akan menjadi prajurit elit yang di rencanakan di masa depan nanti.

Terpopuler

Comments

👑Queen of tears👑

👑Queen of tears👑

bersinergi👏👏

2024-06-12

1

‎❣️⃝⃟ᷞᶠ➻🍾⃝ ͩ ᷞHͧSᷡ ͣ🍒⃞⃟🦅

‎❣️⃝⃟ᷞᶠ➻🍾⃝ ͩ ᷞHͧSᷡ ͣ🍒⃞⃟🦅

Teman teman ❌
Teman-teman ✅

2024-06-11

1

Nino Ndut

Nino Ndut

masih menunggu apakah ditoko sistem ada manual kultivasi legendaris buat ksatria n jurus2 legendaris jg??..

2024-06-03

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01 : Perjalanan Bisnis
2 Chapter 02 : Aktivasi Sistem Revolusi industri
3 Chapter 03 : Kesepakatan Bisnis
4 Chapter 04 : Perkamen & Kertas
5 Chapter 05 : Perjalanan pulang ke kota Wales
6 Chapter 06 : Persiapan pendirian Pabrik Kertas
7 Chapter 07 : Peresmian Pabrik Kertas
8 Chapter 08 : Sekolah Umum Kota Wales
9 Chapter 09 : Pelatihan Ksatria Bagian I
10 Chapter 10 : Pelatihan Ksatria Bagian II
11 Chapter 11 : Pelatihan Ksatria Bagian III
12 Chapter 12 : Masalah Pengiriman & penjualan Kertas
13 Chapter 13 : Proyek Pabrik Peleburan Besi Tanur Sembur Bagian I
14 Chapter 14 : Proyek Pabrik Peleburan Besi Tanur Sembur Bagian II
15 Chapter 15 : Proyek Pabrik Peleburan Besi Tanur Sembur Bagian III
16 Chapter 16 : Isu Perang Perbatasan
17 Chapter 17 : Perang Perbatasan Front Timur-Utara bagian I
18 Chapter 18 : Pembangunan Benteng dan Pos Pemeriksaan Kota Wales.
19 Chapter 19 : Perang perbatasan front Timur Utara Bagian II
20 Chapter 20 : Pertempuran Pertama dan Sabotase Musuh
21 Chapter 21 : Menara Pengepungan & Mesin Pertempuran
22 Chapter 22 : Pengepungan Benteng SkyWolf
23 Chapter 23 : Setelah Pertempuran & Senjata Baru
24 Chapter 24 : Perang Pengepungan Benteng SkyWolf Bagian II
25 Chapter 25 : Sabotase & Pencegahan
26 Chapter 26 : Sabotase & Pencegatan II
27 Chapter 27 : Sabotase & Pencegatan III
28 Chapter 28 : Pengepungan Kota West Mercy
29 Chapter 29 : Pemusnahan Pasukan Kavaleri Musuh
30 Chapter 30 : Mengepung Pasukan Earl Almond
31 Chapter 31 : Earl Almond Menyerah
32 Chapter 32 : Situasi terkini front Timur Selatan
33 Chapter 33 : Kabar terbaru dari pusat Benua
34 Chapter 34 : Perjanjian & Rencana Pulang
35 Chapter 35 : Singgah di Kota Trivia
36 Chapter 36 : kembali & Reuni Keluarga
37 Chapter 37 : Pembuatan alat perata jalan.
Episodes

Updated 37 Episodes

1
Chapter 01 : Perjalanan Bisnis
2
Chapter 02 : Aktivasi Sistem Revolusi industri
3
Chapter 03 : Kesepakatan Bisnis
4
Chapter 04 : Perkamen & Kertas
5
Chapter 05 : Perjalanan pulang ke kota Wales
6
Chapter 06 : Persiapan pendirian Pabrik Kertas
7
Chapter 07 : Peresmian Pabrik Kertas
8
Chapter 08 : Sekolah Umum Kota Wales
9
Chapter 09 : Pelatihan Ksatria Bagian I
10
Chapter 10 : Pelatihan Ksatria Bagian II
11
Chapter 11 : Pelatihan Ksatria Bagian III
12
Chapter 12 : Masalah Pengiriman & penjualan Kertas
13
Chapter 13 : Proyek Pabrik Peleburan Besi Tanur Sembur Bagian I
14
Chapter 14 : Proyek Pabrik Peleburan Besi Tanur Sembur Bagian II
15
Chapter 15 : Proyek Pabrik Peleburan Besi Tanur Sembur Bagian III
16
Chapter 16 : Isu Perang Perbatasan
17
Chapter 17 : Perang Perbatasan Front Timur-Utara bagian I
18
Chapter 18 : Pembangunan Benteng dan Pos Pemeriksaan Kota Wales.
19
Chapter 19 : Perang perbatasan front Timur Utara Bagian II
20
Chapter 20 : Pertempuran Pertama dan Sabotase Musuh
21
Chapter 21 : Menara Pengepungan & Mesin Pertempuran
22
Chapter 22 : Pengepungan Benteng SkyWolf
23
Chapter 23 : Setelah Pertempuran & Senjata Baru
24
Chapter 24 : Perang Pengepungan Benteng SkyWolf Bagian II
25
Chapter 25 : Sabotase & Pencegahan
26
Chapter 26 : Sabotase & Pencegatan II
27
Chapter 27 : Sabotase & Pencegatan III
28
Chapter 28 : Pengepungan Kota West Mercy
29
Chapter 29 : Pemusnahan Pasukan Kavaleri Musuh
30
Chapter 30 : Mengepung Pasukan Earl Almond
31
Chapter 31 : Earl Almond Menyerah
32
Chapter 32 : Situasi terkini front Timur Selatan
33
Chapter 33 : Kabar terbaru dari pusat Benua
34
Chapter 34 : Perjanjian & Rencana Pulang
35
Chapter 35 : Singgah di Kota Trivia
36
Chapter 36 : kembali & Reuni Keluarga
37
Chapter 37 : Pembuatan alat perata jalan.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!