Chapter 06 : Persiapan pendirian Pabrik Kertas

Matahari bersinar menunjukkan cahaya oranye keemasan di ufuk timur, berarti waktu sudah menunjukan pukul 07.00. Jika menggunakan satuan pengukuran waktu yang ada di Bumi.

Saat ini terdengar suara langkah kaki Arthur menuju lokasi kantor walikota ayahnya bekerja.

Tak! Tak!

Arthur berjalan dengan tergesa-gesa, menuju arah kantor walikota Wales yang ada di distrik pusat. Sesampainya di kantor walikota, Arthur menuju ruangan paling atas, kemudian Arthur masuk ke dalam ruangan kerja walikota.

C krek!

//Suara pintu kantor kerja terbuka//

"Ayah, ada hal penting yang ingin aku sampaikan!" Kata Arthur yang masih berdiri di depan meja kerja ayahnya.

"Silahkan Masuk, ada apa Arthur?" Jawab Ayahnya yang tidak mendengarkan ucapan Arthur, karena sedang mengurus berkas kantor.

Kemudian Arthur duduk di bangku depan meja kerja ayahnya, sambil menjelaskan maksud kedatangannya.

"Ayah, aku ingin mendiskusikan sesuatu yang penting!" Sambil mengeluarkan cetak biru teknologi pembuatan pabrik kertas.

"Apa ini Arthur?" Tanya ayahnya, sambil mengambil cetak biru pembuatan pabrik kertas.

"Itu adalah cetak biru pembuatan perkamen versi murah, yang bisa di buat secara masal. Di situ di jelaskan bahan dan desain yang digunakan untuk membuat perkamen secara masal." Jelas Arthur.

"Hem, sangat menarik. Jika kamu butuh bantuan ayahmu, bicara saja?" Kata ayah Arthur.

"Ayah aku butuh dana pembiayaan sekitar 100 koin emas. Sebagai dana pembangunan pabrik kertas tahap awal, serta memerlukan surat rekomendasi perekrutan para pengrajin dan teknisi." Jelas Arthur.

"Ayah menyetujui proyek ini, aku harap kamu bisa serius dalam mengerjakan proyek ini. Jika butuh sesuatu, katakan saja pada ayahmu lagi." Kata pak Agris.

Untuk mendirikan pabrik kertas bertenaga kincir air kecil di butuhkan beberapa teknisi dari tukang kayu, tukang bangunan, dan pandai besi.

Kemudian mencari lokasi hilir sungai yang bagus alirannya, agar dapat digunakan untuk menjalankan roda kincir air bergerak dengan tetap stabil dan beroperasi secara normal.

Setelah persiapan dan pencarian teknisi dan lokasi selama seminggu penuh. Sudah di tentukan pembangunan pabrik kertas di dekat hilir sungai sebelah timur laut kota Wales yang lahannya relatif datar.

*

*

"Sistem tampilkan panel Toko." Perintah Arthur.

[ Ding ~ ]

[ Toko >>

Jenis Kategori :

- Peralatan ringan

- Peralatan Sedang

- Peralatan Berat

]

"Pilih peralatan ringan."

[ Peralatan Ringan :

- Cangkul - 1 poin

- Gergaji - 1 poin

- Kapak - 1 poin

.......

- Meteran - 1 poin

- Siku - 1 poin

]

"Beli Meteran x 5, Siku x 5, Gergaji x 5".

[ Pembelian Berhasil ~ ]

"Sistem tampilkan menu peralatan sedang."

[ Ding ~ ]

[ Peralatan Sedang :

- Mesin Jahit - 100 poin

- Mesin Diesel - 1000 poin

- Las Listrik - 500 poin

- Gergaji Listrik - 800 poin

]

"Untuk saat ini belum bisa membeli alat berbasis energi listrik." Kata Arthur.

Setelah membeli barang dari toko sistem, Arthur membagikan alat tersebut kepada teknisi untuk memudahkan pengerjaan kontruksi pabrik kertas.

Sambil mengarahkan cara penggunaan meteran dan siku dengan benar sekaligus mengawasi proyek konstruksi agar sesuai ekspetasi.

Setelah memberi arahan kepada tukang kayu dan arsitek, Arthur menuju ke bengkel pandai besi untuk melihat proses pembuatan paku dan alat penunjang lainnya seperti baut khusus dan lembaran besi untuk menunjang kinerja kincir air.

Selama proses pengerjaan dan pengawasan Arthur bolak balik dari tempat perakitan kayu dan pandai besi, memberi arahan dan masukan berdasarkan cetak biru yang ada.

"Arthur, ini paku dan baut harus di buat seperti ini." Ucap salah satu pandai besi.

"Iya pak Olson, di buat seperti ini, sebisa mungkin baut dan paku ukurannya seragam bisa di cek dengan meteran yang saya kasihkan." Kata Arthur.

"Itu besi yang satu di buat lempengan melingkar guna memperkuat struktur kerangka kincir air." Kata Arthur lagi.

"Arthur membuat diameter kincir air agar sesuai yang ada di desain agak susah, pandai besi kami membutuhkan waktu lebih banyak untuk mengatur agar lebih presisi." Ucap pak Olson.

"Oke pak Olson, di buat sebaik baiknya." Kata Arthur.

Memang untuk membuat benda se-presisi mungkin pada zaman sekarang pada dasarnya tidak mungkin, semuanya masih di kerjakan dengan tenaga manusia alias manual.

Makanya Arthur membeli beberapa alat bantu dari zaman modern guna meringankan beban pengerjaan bagian-bagian yang membutuhkan tingkat ketelitian tinggi.

*

*

Karena lokasi pembuatan pabrik kertas berada dekat hilir sungai maka proses perataan tanah dan peletakan pondasi seluas 10.000 m² akan memakan waktu 1-2 bulan.

Karena medan di situ sudah banyak yang datar dengan pohon yang tidak terlalu rimbun, maka proses penebangan hutan tidak memakan waktu yang lama.

Setelah pohon yang menghalangi pabrik di bersihkan dan dibuat balok kayu pondasi konstruksi pabrik dan bangunan.

Maka proses selanjutnya perataan dan penimbunan tanah serta melakukan penggalian pondasi dan pengecoran menggunakan batu dan pasir di lokasi penggalian.

Beberapa area pabrik di pasang paving batu seperti akses jalan dan tempat penyimpanan bahan baku, seperti kayu, batangan besi dan berbagai hal lainnya.

Terpopuler

Comments

Aiyuki

Aiyuki

2 iklan +🌹 untuk author ! 😁

2024-06-13

1

Aiyuki

Aiyuki

msih 10 thun ajj udh bgni aplgi nnti pas udh dewasa.. keren !

2024-06-13

1

NoComent🇮🇩🇮🇩

NoComent🇮🇩🇮🇩

/Chuckle/bisa jadi kak. tapi belom ada colokan listrik nya

2024-06-13

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01 : Perjalanan Bisnis
2 Chapter 02 : Aktivasi Sistem Revolusi industri
3 Chapter 03 : Kesepakatan Bisnis
4 Chapter 04 : Perkamen & Kertas
5 Chapter 05 : Perjalanan pulang ke kota Wales
6 Chapter 06 : Persiapan pendirian Pabrik Kertas
7 Chapter 07 : Peresmian Pabrik Kertas
8 Chapter 08 : Sekolah Umum Kota Wales
9 Chapter 09 : Pelatihan Ksatria Bagian I
10 Chapter 10 : Pelatihan Ksatria Bagian II
11 Chapter 11 : Pelatihan Ksatria Bagian III
12 Chapter 12 : Masalah Pengiriman & penjualan Kertas
13 Chapter 13 : Proyek Pabrik Peleburan Besi Tanur Sembur Bagian I
14 Chapter 14 : Proyek Pabrik Peleburan Besi Tanur Sembur Bagian II
15 Chapter 15 : Proyek Pabrik Peleburan Besi Tanur Sembur Bagian III
16 Chapter 16 : Isu Perang Perbatasan
17 Chapter 17 : Perang Perbatasan Front Timur-Utara bagian I
18 Chapter 18 : Pembangunan Benteng dan Pos Pemeriksaan Kota Wales.
19 Chapter 19 : Perang perbatasan front Timur Utara Bagian II
20 Chapter 20 : Pertempuran Pertama dan Sabotase Musuh
21 Chapter 21 : Menara Pengepungan & Mesin Pertempuran
22 Chapter 22 : Pengepungan Benteng SkyWolf
23 Chapter 23 : Setelah Pertempuran & Senjata Baru
24 Chapter 24 : Perang Pengepungan Benteng SkyWolf Bagian II
25 Chapter 25 : Sabotase & Pencegahan
26 Chapter 26 : Sabotase & Pencegatan II
27 Chapter 27 : Sabotase & Pencegatan III
28 Chapter 28 : Pengepungan Kota West Mercy
29 Chapter 29 : Pemusnahan Pasukan Kavaleri Musuh
30 Chapter 30 : Mengepung Pasukan Earl Almond
31 Chapter 31 : Earl Almond Menyerah
32 Chapter 32 : Situasi terkini front Timur Selatan
33 Chapter 33 : Kabar terbaru dari pusat Benua
34 Chapter 34 : Perjanjian & Rencana Pulang
35 Chapter 35 : Singgah di Kota Trivia
36 Chapter 36 : kembali & Reuni Keluarga
37 Chapter 37 : Pembuatan alat perata jalan.
Episodes

Updated 37 Episodes

1
Chapter 01 : Perjalanan Bisnis
2
Chapter 02 : Aktivasi Sistem Revolusi industri
3
Chapter 03 : Kesepakatan Bisnis
4
Chapter 04 : Perkamen & Kertas
5
Chapter 05 : Perjalanan pulang ke kota Wales
6
Chapter 06 : Persiapan pendirian Pabrik Kertas
7
Chapter 07 : Peresmian Pabrik Kertas
8
Chapter 08 : Sekolah Umum Kota Wales
9
Chapter 09 : Pelatihan Ksatria Bagian I
10
Chapter 10 : Pelatihan Ksatria Bagian II
11
Chapter 11 : Pelatihan Ksatria Bagian III
12
Chapter 12 : Masalah Pengiriman & penjualan Kertas
13
Chapter 13 : Proyek Pabrik Peleburan Besi Tanur Sembur Bagian I
14
Chapter 14 : Proyek Pabrik Peleburan Besi Tanur Sembur Bagian II
15
Chapter 15 : Proyek Pabrik Peleburan Besi Tanur Sembur Bagian III
16
Chapter 16 : Isu Perang Perbatasan
17
Chapter 17 : Perang Perbatasan Front Timur-Utara bagian I
18
Chapter 18 : Pembangunan Benteng dan Pos Pemeriksaan Kota Wales.
19
Chapter 19 : Perang perbatasan front Timur Utara Bagian II
20
Chapter 20 : Pertempuran Pertama dan Sabotase Musuh
21
Chapter 21 : Menara Pengepungan & Mesin Pertempuran
22
Chapter 22 : Pengepungan Benteng SkyWolf
23
Chapter 23 : Setelah Pertempuran & Senjata Baru
24
Chapter 24 : Perang Pengepungan Benteng SkyWolf Bagian II
25
Chapter 25 : Sabotase & Pencegahan
26
Chapter 26 : Sabotase & Pencegatan II
27
Chapter 27 : Sabotase & Pencegatan III
28
Chapter 28 : Pengepungan Kota West Mercy
29
Chapter 29 : Pemusnahan Pasukan Kavaleri Musuh
30
Chapter 30 : Mengepung Pasukan Earl Almond
31
Chapter 31 : Earl Almond Menyerah
32
Chapter 32 : Situasi terkini front Timur Selatan
33
Chapter 33 : Kabar terbaru dari pusat Benua
34
Chapter 34 : Perjanjian & Rencana Pulang
35
Chapter 35 : Singgah di Kota Trivia
36
Chapter 36 : kembali & Reuni Keluarga
37
Chapter 37 : Pembuatan alat perata jalan.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!