Matahari menyinari separuh pegunungan Rayleigh yang membentang dari semenanjung barat ke semenanjung timur benua melewati hutan Basah Kering kota Leeds.
Arthur sudah berkemas kemas keluar penginapan beserta rombongan karavan.
"Berapa biaya akomodasi dan penginapan yang harus bayarkan." Tanya pak Agris pada resepsionis penginapan.
"Akomodasi untuk 10 orang total 10 koin perak di tambah biaya makanan 15 koin perak dengan tambahan biaya kandang kuda 5 koin perak total akomodasi seharga 40 koin perak." Jawab Resepsionis.
Pak Agris mengeluarkan 40 koin perak persis dari sakunya, kemudian berjalan keluar penginapan.
"Ayo, sudah saya bayarkan semua biaya akomodasinya. Kita sekarang berangkat." ucap pak Agris.
*
*
Rombongan karavan sudah sampai di gerbang kota, lalu melanjutkan perjalanan pulang ke arah kota Wales melewati hutan Basah Kering.
Di sepanjang perjalanan suara sepatu kuda dan roda kayu terus terdengar, di sertai suara hutan yang sunyi dan daun berguguran.
Setelah 3 jam perjalanan, rombongan karavan memutuskan untuk istirahat sebentar di lokasi padang rumput yang relatif kosong hanya ditumbuhi rumput liar, kemudian mereka mendirikan kemah sementara.
Mereka mulai memasak hidangan untuk makan siang. Ada yang bertugas mencari kayu bakar, ada yang bertugas menyiapkan bahan makanan dan juga bumbu masakan.
Beberapa menit kemudian.
"Sup daging rusa + sayuran liar sudah siap." Kata koki satu-satunya di karavan.
Sambil membawa makanan pokok, roti kering putih sekeranjang untuk di bagikan ke yang lainnya.
"Roti kering di campur sup daging rusa memang paling enak, cuma sedikit kurang merica dan lada." Batin Arthur mengomeli cita rasanya yang agak kurang.
"Sebentar lagi kita akan sampai ke kota Wales, ayo segera rapikan tenda dan kita segera berangkat." Perintah pak Agris.
Beberapa orang sudah mulai merapikan bahan makanan dn membongkar tenda. Kemudian di masukan ke dalam bagasi kereta kuda dan perjalanan kembali di lanjutkan.
*
*
Seperti sebelumnya perjalanan nampak membosankan jika tidak ada yang berbicara dan bercanda.
Tak terasa sudah 3 jam perjalanan lagi melewati hutan basah kering, dari atas bukit tinggi sudah terlihat kota Wales.
Lokasi kota Wales berada di sekitar bukit hutan basah kering, dengan sedikit berpotongan dengan pegunungan Rayleigh dan berbatasan dengan pantai barat daya benua.
Memasuki gerbang kota Wales, para penjaga memberi hormat kepada pada pak Agris.
" Selamat datang walikota." ucap Penjaga dengan postur ksatria.
Ternyata pak Agris adalah walikota Wales yang menjabat saat ini.
Keluarga Arthur sendiri merupakan keluarga pebisnis terkuat yang ada di kota selain keluarga Van yang berbisnis bidang perikanan yang wilayahnya di pesisir pantai.
Keadaan alam kota Wales sendiri terbagi 2 kawasan pesisir dan perbukitan yang terhubung dengan hutan basah kering dan pegunungan Rayleigh.
Wilayah keluarga Mac sendiri menguasai pusat kota dan timur kota Wales, yang dimana terdapat tambang besi besar dan kecil yang menjadi sumber bisnis keluarga Mac.
*
*
Arthur memeriksa status sistem terkini " Sistem tampilkan panel Statistik!"
[ Ding ~ ]
[ Nama : Mac Arthur
Umur : 10
Hp : 100/100
Aura : ksatria Bintang 2 (0/100)
Koin. : 1100 (emas)
Wilayah : None
Poin : 2000
[ Misi >>
1. Membangun pabrik pembuatan kertas dengan teknologi pengolahan kayu
2. Membangun pabrik peleburan besi dengan teknologi Tanur sembur ]
[ Toko >> ]
[ Inventory >> cetak biru pembuatan Tanur sembur, cetak biru pembuatan kertas, Buku panduan pertanian, Cetak biru pembuatan pulpen & tinta ]
"Ada misi terbaru yang harus di selesaikan. Membuat pabrik pengolahan kertas tidak begitu sulit, untuk pabrik peleburan besi tanur sembur membutuhkan beberapa keahlian teknis yang akan memakan waktu cukup lama." Batin Arthur.
Sambil berkeliling kota Wales dan melihat lihat kemakmuran pusat kota Wales.
"Halo, tuan muda." Ucap beberapa orang.
Arthur memang cukup terkenal baik dan aktif di kalangan penduduk kota Wales .
"Hi Bill..., hi Rick..., hi Pak Hoven." Jawab Arthur membalas salam.
Sambil berjalan ke arah alamat rumahnya, rumah arthur sendiri juga bisa disebut kastil.
Sesampainya di rumah Arthur langsung di sambut penjaga dan ibunya.
"Tuan muda." Hormat Penjaga.
"Arthur bagaimana perjalanan bisnisnya?" Tanya ibu Arthur dengan wajah agak khawatir.
"Baik bu, semuanya berjalan lancar." jawab Arthur sambil tersenyum.
"Syukurlah, ayo Arthur masuk ke dalam ibu sudah membuat masakan kesukaanmu." kata ibu Arthur dengan senang.
Arthur kemudian masuk kedalam rumah bersama ibunya.
*
*
Keesokan harinya arthur kembali berkeliling kota Wales untuk memantau kondisi lingkungan serta akses jalan semua distrik dan gang yang ada.
Dari distrik barat ke distrik timur, dari Utara ke distrik selatan sampai distrik pusat dan luar kota.
Hasil pengamatan yang dilakukan Arthur mencatat beberapa hal yang harus di perbaiki dan di laporkan.
Hal pertama yang harus di perbaiki adalah akses jalan dari dan ke semua distrik harus di perbaiki.
Hal kedua masalah pembuangan kotoran dan sampah, masih banyak warga kota Wales yang membuang kotoran sendiri didepan rumah, terkadang ada yang kencing di jalan.
Hal ketiga yang perlu diperbaiki adalah kawasan distrik selatan yang dikenal distrik kumuh minimal harus ada tata kelola sehingga meminimalisir aksi kriminal dan kejahatan.
Ketiga hal tersebut di catat dan di buat laporan oleh Arthur, yang kemudian akan di sampaikan ke ayahnya.
Beberapa hari kemudian setelah menyelesaikan pengamatan dan berbagai laporan Arthur pergi ke kantor walikota.
Tuk! Tuk!
"Silahkan masuk." kata pak Agris.
Arthur kemudian masuk dan duduk.
"Apa ada hal yang penting yang perlu di sampaikan, nak?" Tanya pak Agris.
"Ini ayah coba ayah lihat laporan yang aku bawa." Kata Arthur, sambil menyerahkan beberapa laporan ke ayahnya.
"Laporan apa ini, nak?" Tanya pak agris sambil mengambil laporan tersebut.
Setelah beberapa menit membaca laporan pak Agris kemudian berkata " Kamu ingin memperbaiki akses jalan semua distrik yang rusak. Kemudian membuat aturan bagi warga kota Wales, yang masih suka membuang kotoran dan sampah sendiri sembarangan akan dikenakan denda. Terkahir merapikan distrik kumuh ?" Tanya pak Agris sambil meminta penjelasan.
"Iya ayah, selama ini saya selalu berfikir untuk membuat kota Wales menjadi kota bisnis yang aman dan bersih." jawab Arthur.
"Jangan khawatir masalah pendanaan ayah, perbaikan jalan paling banyak menghabiskan 1.000 koin emas bisa di lakukan secara bertahap proses perbaikannya. Saya mempunyai tabungan dari uang yang selalu saya kumpulkan dari kecil sekitar 800 koin emas dan 200 koin emas sementara meminjam dari ayah." kata Arthur.
" Hem, kamu meremehkan ku nak ! Kamu pikir ayah tidak bisa memperbaiki semua akses jalan. Cuma 1.000 masalah kecil, bahkan jika itu 10.000 koin emas ayah masih sanggup." kata ayah Arthur dengan geram.
"Simpan saja uang tabungan mu, masalah ini biarkan ayahmu yang mengerjakan!" kata Pak Agris dengan perintah.
"Terima kasih ayah." kata Arthur dengan ekspresi canggung.
Kemudian arthur keluar kantor walikota setelah selesai urusannya dan kembali ke rumah terlebih dahulu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 37 Episodes
Comments
......
Jam buang sampah sembarangan!
2024-06-15
1
Aiyuki
Lincah bngt ini anak kga betah diem🤣
2024-06-13
1
Aiyuki
merica ama lada msih 1keluarga🥲
2024-06-13
1