Chapter 07 : Peresmian Pabrik Kertas

Selama proses pembangunan konstruksi pabrik kertas. Arthur juga menciptakan pabrik kecil khusus memproduksi tinta dan pulpen khusus yang nantinya dapat langsung di manfaatkan setelah pabrik kertas beroperasi.

Menurut arthur, cetak biru yang di dapat dari sistem terdapat beberapa metode membuat tinta yang relevan.

Ada dua jenis tinta yang sangat berbeda. Yang pertama adalah tinta karbon, terbuat dari arang atau hitam lampu yang dicampur dengan permen karet.

Yang kedua adalah tinta empedu logam, biasanya empedu besi dibuat dengan mencampurkan larutan asam tanat dengan besi sulfat (tembaga). Itu juga membutuhkan tambahan permen karet, tetapi sebagai pengental dan bukan sebagai perekat. Warna hitam tersebut merupakan hasil dari reaksi kimia. 

Arthur menggunakan metode pertama karena di rasa bahan yang ada untuk sekarang lebih mendukung metode pertama.

Pabrik tinta dan pulpen telah selesai satu minggu sebelum proses peresmian pabrik kertas.

Akhirnya pada tahun 2456 kalender cahaya, sebuah Pabrik Kertas dengan sedikit sentuhan zaman besi dan uap berhasil di resmikan.

Setelah perencanaan dan pembangunan memakan waktu sekitar 3 bulan lebih, akhirnya pabrik kertas pertama di dunia ini akan mulai beroperasi.

"Arthur, pabrik perkamen saja terlihat besar dan luas, apa benar itu untuk memproduksi perkamen ?" tanya pak Agris Karena tidak tahu istilah kertas.

"Benar ayah, dalam memproduksi kertas secara masal di bagi menjadi 3 tahapan didalam pabrik, pertama pengumpulan kayu, pengolahan kayu, dan terakhir finishing." jawab Arthur.

Proses pembuatan kertas di pabrik ini melalui berbagai tahap sebelum di edarkan.

Tahap pertama kayu diambil dari hutan basah kering, kemudian dipotong - potong atau lebih dikenal dengan log. log disimpan ditempat penampungan beberapa bulan sebelum diolah dengan tujuan untuk melunakkan log dan menjaga kesinambungan bahan baku.

Tahap kedua kayu dibuang kulitnya dengan mesin atau dikenal dengan istilah De - Barker

Kayu dipotong - potong menjadi ukuran kecil (chip) dengan mesin chipping.

Tahap ketiga chip yang sesuai ukuran diambil dan yang tidak sesuai diproses ulang. Chip dimasak didalam digester untuk memisahkan serat kayu (bahan yang digunakan untuk membuat kertas) dengan lignin.

Proses pemasakan ini ada dua macam yaitu Chemical Pulping Process dan Mechanical Pulping Process.

Hasil dari digester ini disebut pulp (bubur kertas). Pulp ini yang diolah menjadi kertas pada mesin kertas (paper machine).

Seluruh proses tersebut Arthur jelaskan ke ayahnya.

"Begitu cara pabrik beroperasi ayah." Jawab arthur.

"Cukup rumit, jika dipikir." Kata Pak Agris.

Sedangkan biaya pembangunan pabrik kertas senilai 300 koin emas, dengan rincian pembiayaan awal 100 koin emas, biaya tenaga dan teknisi 100 koin emas dan biaya operasional dll menelan 100 koin emas.

Arthur sendiri memakai dana pribadi 200 koin emas, sisanya dari bantuan dari ayahnya.

[ Ding ~ ]

[ Mission Completed ~ ]

[ Mendapat hadian Cetak Biru Pembuatan Gelas ]

[ Mendapatkan hadiah 10.000 koin emas ]

[ Mendapatkan hadiah 1000 poin sistem ]

Bunyi sistem dalam benak Arthur, Arthur sekarang sedang memotong pita bersama dengan ayahnya untuk acara peresmian pabrik kertas.

"Arthur hasil kerja kerasmu selama 3 bulan akhirnya selesai." Kata pak Agris sambil mengucapkan selamat.

"Iya ayah, semoga dengan di dirikan pabrik ini perekonomian kota Wales semakin makmur dan maju, dan menghasilkan keuntungan yang berlipat ganda." Kata Arthur.

"Iya nak, ayah akan membantu mengurus mendistribusikan perkamen yang kamu buat dengan rekan bisnis ayah yang terpercaya." Ucap pak Agris.

Setelah acara peresmian yang berlangsung singkat pabrik kertas akan mulai beroperasi setelah merekrut para pekerja.

Setelah lewat beberapa hari dari tanggal peresmian pabrik kertas, pekerja yang di butuhkan telah terpenuhi.

Pabrik akan resmi beroperasi dengan kapasitas maksimal, dengan kapasitas produksi 10.000 eksemplar per hari.

*

*

"Nak perkamen yang kamu hasilkan lebih halus dan jernih serta harganya sangat murah, cukup brilian membuat perkamen dengan bahan baku kayu yang melimpah ruah." Kata pak Agris yang bangga pada anaknya yang jenius.

"Iya ayah, rencananya per eksemplar akan saya jual 10 koin tembaga, agar warga sipil biasa dapat membeli perkamen tersebut." Ucap Arthur.

"Rencananya keuntungan dari pabrik kertas akan saya gunakan untuk biaya pembuatan buku dan pendidikan warga sipil di kota Wales." Kata Arthur.

Sambil mengkerut dahi pak Agris. "Kamu yakin nak? Walaupun federasi tidak melarang warga sipil untuk belajar membaca dan menulis, tetapi masih banyak keluarga dewan yang memonopoli pendidikan, agar keluarga mereka yang selalu berkuasa. Setidaknya keluarga dan ayahmu bisa membantu di kota Wales tapi tidak di kota federasi yang lain."

"Tidak apa-apa ayah! Itu tantangan buat saya ke depan dan saya sangat yakin dan optimis dapat membuat masyarakat federasi bergerak ke arah yang maju dan meninggalkan zaman perbudakan." Tegas Arthur.

Pendidikan di dunia terbelakang ini sebagian besar berpusat pada agama dan hampir secara eksklusif diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kaya dan bangsawan.

Ada sekolah Gereja dan badan amal, di mana siswanya diajari bahasa Lueta, bahasa dari dunia ini dan sering kali dipersiapkan untuk kehidupan di gereja.

Ksatria juga menerima pendidikan yang berbeda. Biasanya dilatih oleh para bangsawan.

Ckrek!

Arthur keluar ruangan kantor walikota menuju pusat bisnis kota Wales.

Di sepanjang jalan terdapat toko perkamen & kertas baru di dirikan, ramai dengan masyarakat sipil yang ingin membeli yang dulunya harganya mahal sekarang jauh lebih murah dan terjangkau masyarakat.

Para pebisnis juga banyak yang datang setelah promosi gencar Selama seminggu kini keuntungan dari menjual kertas mulai terlihat.

Dari 10.000 eksemplar kertas 20% produksi di jual di kota Wales dan sekitarnya, sementara sins 80% mengalir ke berbagai kota dan ibukota federasi melalui tangan berbagai pedagang, kamar dagang dan bangsawan.

"Inilah hasil yang kuinginkan, hahaha! Kerja keras bolak balik ku akhirnya terbayar." Benak Arthur.

"Sistem tampilan panel statistik." Kata Arthur.

[ Ding ~ ]

[ Nama : Mac Arthur

Umur : 10

Hp     :  100/100

Aura   :  ksatria Bintang 2 (0/100)

Koin.   : 19800 (emas)

Wilayah : None

Poin    : 2500

[ Misi >>

1. Membangun pabrik peleburan besi dengan teknologi Tanur sembur ]

[ Toko >> ]

[ Inventory >> cetak biru pembuatan Tanur sembur, Buku panduan pertanian, Cetak biru pembuatan pulpen & tinta, cetak biru pembuatan gelas ]

Setelah melihat panel statistik Arthur kemudian memikirkan hal lain dalam benaknya.

Sementara saya menjual produk kertas murah ke berbagai wilayah dan pedagang dan bangsawan.

Pastinya akan menimbulkan mata tamak dari para pengusaha dan bangsawan.

Harus ada tindakan pencegahan jika produk saya sudah terkenal ke seluruh federasi, saya akan menarik diri dari pengiriman barang ke berbagai wilayah.

Lebih baik biar mereka yang berinisiatif mengambil barang langsung dari pabrik.

Jika mereka memboikot produk dan menyita produk, itu tidak masalah. Karena pasti lebih banyak orang yang akan nekat membeli produk kertas saya.

Jika permintaan semakin tinggi mungkin bisa mempertimbangkan pembuatan pabrik kedua.

Terpopuler

Comments

CHRIS G

CHRIS G

menarik, ini akan menjadi novel favorit..

2024-06-13

1

glvn >°~°🎧off

glvn >°~°🎧off

tinta pun ada empedu ny

2024-06-09

2

.

.

Othor angkat lah aku jadi murid mu, agar aku pinter/Whimper//Whimper//Whimper//Whimper/

2024-06-06

2

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01 : Perjalanan Bisnis
2 Chapter 02 : Aktivasi Sistem Revolusi industri
3 Chapter 03 : Kesepakatan Bisnis
4 Chapter 04 : Perkamen & Kertas
5 Chapter 05 : Perjalanan pulang ke kota Wales
6 Chapter 06 : Persiapan pendirian Pabrik Kertas
7 Chapter 07 : Peresmian Pabrik Kertas
8 Chapter 08 : Sekolah Umum Kota Wales
9 Chapter 09 : Pelatihan Ksatria Bagian I
10 Chapter 10 : Pelatihan Ksatria Bagian II
11 Chapter 11 : Pelatihan Ksatria Bagian III
12 Chapter 12 : Masalah Pengiriman & penjualan Kertas
13 Chapter 13 : Proyek Pabrik Peleburan Besi Tanur Sembur Bagian I
14 Chapter 14 : Proyek Pabrik Peleburan Besi Tanur Sembur Bagian II
15 Chapter 15 : Proyek Pabrik Peleburan Besi Tanur Sembur Bagian III
16 Chapter 16 : Isu Perang Perbatasan
17 Chapter 17 : Perang Perbatasan Front Timur-Utara bagian I
18 Chapter 18 : Pembangunan Benteng dan Pos Pemeriksaan Kota Wales.
19 Chapter 19 : Perang perbatasan front Timur Utara Bagian II
20 Chapter 20 : Pertempuran Pertama dan Sabotase Musuh
21 Chapter 21 : Menara Pengepungan & Mesin Pertempuran
22 Chapter 22 : Pengepungan Benteng SkyWolf
23 Chapter 23 : Setelah Pertempuran & Senjata Baru
24 Chapter 24 : Perang Pengepungan Benteng SkyWolf Bagian II
25 Chapter 25 : Sabotase & Pencegahan
26 Chapter 26 : Sabotase & Pencegatan II
27 Chapter 27 : Sabotase & Pencegatan III
28 Chapter 28 : Pengepungan Kota West Mercy
29 Chapter 29 : Pemusnahan Pasukan Kavaleri Musuh
30 Chapter 30 : Mengepung Pasukan Earl Almond
31 Chapter 31 : Earl Almond Menyerah
32 Chapter 32 : Situasi terkini front Timur Selatan
33 Chapter 33 : Kabar terbaru dari pusat Benua
34 Chapter 34 : Perjanjian & Rencana Pulang
35 Chapter 35 : Singgah di Kota Trivia
36 Chapter 36 : kembali & Reuni Keluarga
37 Chapter 37 : Pembuatan alat perata jalan.
Episodes

Updated 37 Episodes

1
Chapter 01 : Perjalanan Bisnis
2
Chapter 02 : Aktivasi Sistem Revolusi industri
3
Chapter 03 : Kesepakatan Bisnis
4
Chapter 04 : Perkamen & Kertas
5
Chapter 05 : Perjalanan pulang ke kota Wales
6
Chapter 06 : Persiapan pendirian Pabrik Kertas
7
Chapter 07 : Peresmian Pabrik Kertas
8
Chapter 08 : Sekolah Umum Kota Wales
9
Chapter 09 : Pelatihan Ksatria Bagian I
10
Chapter 10 : Pelatihan Ksatria Bagian II
11
Chapter 11 : Pelatihan Ksatria Bagian III
12
Chapter 12 : Masalah Pengiriman & penjualan Kertas
13
Chapter 13 : Proyek Pabrik Peleburan Besi Tanur Sembur Bagian I
14
Chapter 14 : Proyek Pabrik Peleburan Besi Tanur Sembur Bagian II
15
Chapter 15 : Proyek Pabrik Peleburan Besi Tanur Sembur Bagian III
16
Chapter 16 : Isu Perang Perbatasan
17
Chapter 17 : Perang Perbatasan Front Timur-Utara bagian I
18
Chapter 18 : Pembangunan Benteng dan Pos Pemeriksaan Kota Wales.
19
Chapter 19 : Perang perbatasan front Timur Utara Bagian II
20
Chapter 20 : Pertempuran Pertama dan Sabotase Musuh
21
Chapter 21 : Menara Pengepungan & Mesin Pertempuran
22
Chapter 22 : Pengepungan Benteng SkyWolf
23
Chapter 23 : Setelah Pertempuran & Senjata Baru
24
Chapter 24 : Perang Pengepungan Benteng SkyWolf Bagian II
25
Chapter 25 : Sabotase & Pencegahan
26
Chapter 26 : Sabotase & Pencegatan II
27
Chapter 27 : Sabotase & Pencegatan III
28
Chapter 28 : Pengepungan Kota West Mercy
29
Chapter 29 : Pemusnahan Pasukan Kavaleri Musuh
30
Chapter 30 : Mengepung Pasukan Earl Almond
31
Chapter 31 : Earl Almond Menyerah
32
Chapter 32 : Situasi terkini front Timur Selatan
33
Chapter 33 : Kabar terbaru dari pusat Benua
34
Chapter 34 : Perjanjian & Rencana Pulang
35
Chapter 35 : Singgah di Kota Trivia
36
Chapter 36 : kembali & Reuni Keluarga
37
Chapter 37 : Pembuatan alat perata jalan.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!