Setelah menyelesaikan kesepakatan bisnis dengan kamar dagang Home Sweet, Arthur menyempatkan untuk sedikit berkeliling kota Leeds di sore hari.
Arthur banyak mendengar teriakkan pedagang yang menawarkan barang dagangannya di sepanjang pinggir jalan.
Ayo..! Ayo di Beli!
Manisan! Manisan!.
Ayam panggang barbeque!
Kapak! Sabit! Cangkul..!
Pedang! tombak! kapak..!
Banyak lapak pedagang asongan di pinggir jalan di beberapa gang dan distrik. Menjual berbagai barang dagangan, mulai dari senjata sampai kebutuhan sehari-hari
Sementara toko besar dan kecil berjejer rapi dengan keunikan bangunan era abad pertengahan dengan sedikit sentuhan gaya seni dari dunia ini.
Gaya bangunan tersebut mirip gaya arsitek era renaisans. Gaya arsitektur renaisans banyak mengadopsi dari gaya arsitektur klasik, misalnya dari bentuk tiang dan pedimennya.
Tiga karakteristik utama pada bangunan bergaya renaisans dan dunia ini adalah simetrikal, proporsional dengan rasio matematika tertentu, dan memiliki fasad yang berirama atau berulang.
Arthur terus berjalan dan berkeliling menyusuri gang dan berbagai jalan distrik.
Lalulintas di kota Leeds cukup ramai lancar dengan berbagai orang dari kota federasi lainnya maupun dari negara lain yang sesekali terlihat, walaupun mayoritas dari negara lain adalah para pebisnis.
Jarang terlihat warga sipil yang bisa melintasi sebuah kota apalagi antar negara di era senjata dingin dan transportasi yang terbelakang ini, kebanyakan hanya para pedagang dan para bangsawan yang sering keluar wilayah.
Beberapa yang nekat berkeliling benua juga ada, mereka di sebut para petualang. Ada yang mencari keberadaan makhluk mitos seperti naga dan elf, ada juga yang mencari jejak sihir dan artefak dan ada juga yang cuma ingin melihat pemandangan seluruh benua.
Yah begitulah motif para petualang yang sebagian di sebut orang gila, karena mencari jejak jejak peninggalan kuno yang belum terbukti kebenaran nya.
*
*
"Di mana ya lokasi toko perkamen?" Pikir Arthur.
Setelah berjalan jalan beberapa putaran di beberapa gang yang ramai, Arthur melihat toko komersil yang menjual perkamen dan kertas.
Satu satunya yang ada di kota Leeds di kawasan pertokoan distrik elit.
Toko *perkamen pak John* namanya. Khusus menjual perkamen dan perlengkapan nya.
Ckrek!
Arthur membuka pintu, sambil melihat sekeliling banyak perkamen dan kertas berjejer rapi di rak buku dengan di taruh secara rapi.
Tapi jenis dan jumlah masih sedikit dan kebanyakan tidak bisa di akses oleh warga sipil biasa apalagi budak.
"Selamat siang pak! Mau memesan jenis perkamen yang seperti apa?" Tanya Kasir sekaligus penjaga toko.
Arthur, melihat lihat di rak perkamen yang terpasang rapi.
Mengambil salah satu perkamen yang masih bertekstur agak kasar terlihat pengerjaan masih secara manual dan kurang rapi.
Perkamen sendiri adalah kertas khas abad pertengahan yang di buat dengan bahan kulit binatang, kulit binatang yang sering di pakai untuk membuat perkamen terbuat dari kulit sapi, domba, biri-biri, keledai dan lainnya.
Di dunia ini perkamen di gunakan dalam banyak kegiatan seperti perjanjian antar bangsawan dan raja, perdagangan bisnis dan di buat sebagai buku atau naskah.
"Pak berapa harga perkamen yang ini?" Tanya Arthur sambil memegang selembar perkamen berwarna coklat sedikit keputihan.
"Itu 1 koin perak standar untuk perkamen biasa! Untuk perkamen khusus yang di buat untuk sebuah perjanjian di pesan khusus seharga 1 koin emas!" Timbalnya.
"Cukup mahal ya?" Kata Arthur.
"Di banding dengan federasi kita, kerajaan lain mempunyai selisih harga bisa sampai 10 x lipat perkamen biasa! Dan perkamen khusus seharga 10 koin emas. Karena hanya seorang bangsawan yang di perbolehkan untuk membeli perkamen khusus. Sedangkan untuk para pedagang di sana? Jika tidak mendapat dukungan dari bangsawan maka akan sulit untuk membeli sebuah perkamen biasa." Ujar pak Kasir.
"Oke pak, ambil yang ini 10 lembar eksemplar!" kata Arthur sambil merogoh 1 koin emas yang di berikan ayahnya.
"Kembalian 90 koin perak, terima kasih." kata pak Kasir.
Sambil membuka pintu dan melangkah keluar Arthur berjalan pulang mengarah ke arah penginapan.
*
*
"Jika saya bisa menciptakan kertas secara masal dengan harga yang murah? Pasti akan banyak keuntungan! Tetapi juga terganjal oleh aturan. Karena pajak bisnis di tiap kota Federasi berbeda, tapi tidak masalah jumlah banyak untung tetap banyak." Pikir Arthur yang sudah sampai di depan penginapan yang sudah di sewa.
Arthur masuk ke dalam penginapan yang sudah ramai dengan orang.
"Hi Arthur dari mana saja kamu? Kita sudah mulai makan malam." Kata teman sekaligus penjaga karavan dagang keluarganya .
"Ya, Arthur dari mana saja kamu." kata Will
"Cuma berkeliling sebentar di sekitar kota Leeds sekalian mampir ke toko perkamen, Will." Kata Arthur.
"Ayo...ayo nak! Kita makan malam, terus istirahat kita besok berangkat pulang ke kota Wales lagi." Kata ayah Arthur.
Suasana di kantin penginapan ramai dengan berbagai obrolan dan canda tawa untuk melepas penat sampai ada yang mabuk dan tertidur di kantin.
Sedangkan Arthur sudah kembali ke kamarnya berniat istirahat sebentar.
"Tidak terasa, petualangan pertama ku di dunia ini dengan berbisnis ke luar kota Leeds." Pikir arthur.
"Sayang sekali dunia ini tidak ada game dan Internet, jadi rindu kampung halaman." Pikir Arthur lagi.
Tuk..tuk!
Suara ketukan pintu membuyarkan lamunan arthur .
"Siapa di sana?" Tanya Arthur.
"Ini ayah nak." Jawab pak Agris.
"Masuk saja ayah." kata arthur.
Ckrek!
//Pintu kamar terbuka//
"Ada apa ayah? Ada hal yang perlu di sampaikan?" Tanya Arthur.
"Bagaimana perasaan mu, ketika pertama kali berbisnis tadi nak?" Tanya pak Agris.
"Bagus ayah tidak ada kendala berarti! Saya malah merasa senang bisa membantu keluarga dalam mempromosikan bisnis." Jawab Arthur.
"Baiklah, besok pagi kita akan berangkat pulang ke kota Wales. Jadi, cepat tidur dan istirahat! selamat malam nak." Ucap pak Agris.
Setelah itu pak agris berbalik dan membuka pintu dan keluar dari kamar arthur.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 37 Episodes
Comments
......
Kurasa aku harus pelan² membaca Novel anda, mungkin dengan begitu aku tidak akan bingung Ahahahah 🤣 kebiasaan ku membaca dengan cepat tidak berlaku di sini~
2024-06-14
1
Aiyuki
smpe sni dlu ya thor, ku beri 🌹 dan 2 video untuk mu, biar lebih semangat !! ☺
2024-06-11
1
NoComent🇮🇩🇮🇩
/Determined//Determined//Determined/
2024-06-11
0