Proses pelatihan dan penempaan fisik yang berlangsung selama lebih dari sebulan membuahkan hasil dengan tingkat daya tahan tubuh meningkat dan bisa melanjutkan ke proses selanjutnya.
Untuk menjadi seorang ksatria yang sebenarnya seseorang harus bisa mengeluarkan energi batin seseorang berupa aura, agar bisa merasakan dan menyimpan energi batin membutuhkan sebuah teknik manual kultivasi aura.
Setiap teknik manual kultivasi terbagi menjadi 4 tingkatan, yaitu manual teknik kultivasi dari rendah ke tinggi yaitu rendah, menengah, tinggi dan legendaris.
Tetapi manual teknik kultivasi tingkat legendaris di kabarkan sudah hilang dari dunia ini. Entah itu benar-benar sudah tidak ada atau tersembunyi di suatu tempat yang rahasia, kini tinggal beberapa catatan yang tidak lengkap yang di simpan oleh kekuatan besar.
Yang jelas teknik tertinggi yang di ketahui sekarang di miliki oleh kekaisaran dan kerajaan yang tersisa dari zaman kuno serta gereja yang mewarisi dari para pendahulu.
Itu di sisi terangnya, sedangkan di sisi gelap dunia tidak ada yang tahu seperti organisasi Mask Society yang sudah terkenal selama ratusan tahun mungkin menyimpan manual teknik tingkat tinggi.
Arthur yang sedang memikirkan sesuatu terbangun dengan teriakan keras kapten Sebast.
"Setelah kerja keras selama sebulan, kali ini saya akan mengajarkan kalian teknik meditasi tingkat rendah. Setelah tubuh kalian di tempa berkali-kali dengan latihan yang keras, kini tubuh kalian siap untuk merasakan energi batin dalam diri kalian. Perhatikan baik baik apa yang saya lakukan!" Kata kapten Sebast dengan serius.
"Tari napas dalam dalam dan hembusan dengan ringan".
Huff...!
"Pejamkan mata dan tetap berkonsentrasi dalam setiap tarikan napas".
"Jalankan manual meditasi yang saya berikan dan berkonsentrasi lah untuk merasakan aura yang tersimpan dalam dirimu".
" Jika sudah bisa merasakan aura, kamu akan samar samar merasakan arus hangat di bagian pusar perutmu berupa aliran energi lembut, alirkan energi tersebut ke seluruh jalur meridian di seluruh tubuh, ulangi proses tersebut hingga mencapai batas nya." Kata kapten Sebast.
"Sekarang giliran kalian yang mencoba merasakan energi aura!" Perintah kapten Sebast.
"Baik kapten," jawab anak-anak dengan semangat karena sebentar lagi bisa menjadi seorang ksatria, itu yang mereka bayangkan.
Sambil melihat anak-anak yang sedang berkosentrasi dan merasakan aura yang tersimpan di dalam tubuh manusia, kapten Sebast berkeliling sambil memberi nasihat.
"Hem, sepertinya tuan muda sudah bisa merasakan energi aura di dalam tubuhnya karena terlihat energi berwarna biru transparan mengalir di sekitar tubuhnya." Dengan ekspresi sedikit terkejut, karena dulu dia merasakan energi aura setelah berlatih meditasi selama seminggu penuh.
Kemudian kapten Sebast berjalan ke sisi Arthur, "Tuan muda sudah bisa merasakan energi aura?" Tanya kapten Sebast untuk memastikan.
"Iya paman." Jawab Arthur sambil terus berkosentrasi mengalirkan aura.
Walaupun Arthur sudah menjadi ksatria bintang 2, Arthur tidak menunjukkan di permukaan, paling-paling hanya akan menunjukkan progres yang lebih cepat di banding anak lainnya.
"Terus ulangi proses sirkulasi energi Aura yang sudah kamu rasakan. Kemudian coba keluarkan potensi didalam dirimu, terus simpan energi aura yang sudah terkumpul di pusat aura yang terletak di bawah pusarmu." Kata kapten Sebast memberikan arahan.
"Iya paman, saya tahu." Jawab Arthur.
*
*
Proses meditasi berjalan dengan lambat, namun sehari terasa begitu cepat terbukti dengan matahari yang kini tenggelam di ufuk barat.
Kebanyakan mereka masih belum bisa merasakan keberadaan aura. Berbeda dengan Arthur yang sudah menjadi ksatria Bintang 2, untuk ksatria bintang 1 itu di anggap sebagai tingkat puncak tubuh manusia tanpa bantuan energi eksternal maupun internal.
"Oke semuanya, kalian boleh pulang latihan akan di lanjutkan kembali besok." Perintah kapten Sebast.
"Baik kapten," jawab serempak.
Anak anak yang lain pada pulang ke rumah masing masing. Sementara Arthur menghampiri kapten Sebast dan bertanya.
"Paman sekarang ksatria Bintang berapa?" Tanya Arthur yang penasaran dengan Level ksatria pamannya.
"Hoo Arthur, paman sudah menjadi ksatria Bintang 4 puncak," jawab kapten Sebast dengan bangga.
"Paman, pernah kah melihat atau bertarung dengan ksatria Bintang 6?" Tanya Arthur lagi dengan muka penasaran.
"Paman belum pernah bertarung dengan ksatria Bintang 6, tetapi paman pernah melihat salah satu pahlawan Kekaisaran Cahaya yang merupakan ksatria Bintang 6, dari aura nya saja sudah sangat menindas. Tapi paman pernah bertarung dengan ksatria Bintang 5, walaupun itu hanya latihan, bukan pertarungan yang sebenarnya dengan guru paman." Jawab kapten Sebast dengan nada sedikit melakonlis.
"Terima kasih atas penjelasannya paman." Jawab Arthur.
Kemudian Arthur berbalik pergi dan pulang ke rumah, terus mandi dan makan malam. Waktu makan malam dengan keluarga terasa hangat bagi arthur sendiri.
"Arthur bagaimana latihan mu selama ini, adakah masalah?" Tanya pak Agris.
"Baik ayah, tidak ada masalah, paman Sebast melatih dengan baik." Jawab Arthur sambil mengunyah makanan.
"Bagaimana Teknik meditasi yang ayah berikan padamu? Teknik tersebut apakah cocok dengan mu. Atau apa ada masalah?" Tanya lagi pak Agris.
Arthur hanya mengangguk menjawab pertanyaan ayahnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 37 Episodes
Comments
thor
keluarga yang sangat harmonis, Arthur pasti sangat bersyukur punya kedua orang tua yang selalu mendukung nya
2024-06-13
1
❣️⃝⃟ᷞᶠ➻🍾⃝ ͩ ᷞHͧSᷡ ͣ🍒⃞⃟🦅
Anak anak❌
Anak-anak ✅
2024-06-11
1
❣️⃝⃟ᷞᶠ➻🍾⃝ ͩ ᷞHͧSᷡ ͣ🍒⃞⃟🦅
samar samar❌
samar-samar ✅
2024-06-11
1