14. Keterikatan Batin Dengan Para Binatang.

Perburuan pun dimulai, semua anggota Istana yang mengikuti acara perburuan sudah pergi ke dalam hutan.

Raja membebaskan aturan perburuan, menjadikan orang-orang yang berniat jahat tersenyum puas sebab bisa leluasa.

Leandra tidak terlalu fokus pada objek perburuan, para binatang akan berdatangan padanya dengan sukarela. Leandra bisa memilih hewan apa yang bisa dijadikan hasil buruan, namun dia lebih memilih memperhatikan sekeliling di sekitar Pangeran Drake.

Aku menjaga mu karena Rover mengatakan kau orang penting bagiku, kau tidak boleh sampai terluka apalagi nyawamu dalam bahaya. Aku akan terus menjagamu, Pangeran. Tenang saja!

Mata elang Leandra terus menelisik sekitar dengan waspada, bahkan gemerisik bunyi dedaunan yang tertiup angin pun ia waspadai.

"Sejak tadi kamu sudah siap melesatkan panahmu, kenapa kau tidak melepas satu pun?" tanya Pangeran Drake yang sudah mendapatkan satu kijang dan satu babi hutan yang masih hidup dan di serahkan pada para pengawal yang mengikuti.

"Sebenarnya aku mempunyai semacam keterikatan batin dengan para binatang, jadi aku nggak bisa sepertimu dengan mudah menyakiti mereka," jujur Leandra, itu memang salah satu alasan kenapa Leandra masih berdiam diri dan hanya betah berjaga-jaga seolah dirinya bodyguard dari Pangeran Drake.

Mendengar ucapan Leandra, Pangeran mengurungkan gerakan yang sudah menargetkan ujung panah pada seekor kelinci. "Kamu nggak bisa menyakiti binatang? tetapi jika ada kesempatan... kamu selalu menyakitiku." Tersirat protes dari nada suara Pangeran, karena dia merasa dirinya tidak lebih penting dari seekor hewan.

"Haha, kau merajuk! Astaga! Aku menyakiti mu karena kau mengganggu ku lebih dulu, namun para binatang nggak pernah sekalipun mengganggu apalagi menyerang ku. Mereka sangat menghormati ku...!" jawaban Leandra malah membuat Pangeran Drake menggeleng tak percaya.

"Tidak mungkin binatang buas nggak menyakitimu, Clarence. Salah satu naluri atau intuisi mereka adalah memangsa... jika kau ada dihadapan mereka sudah pasti kau akan diserang. Jangan mengada-ada..."

"Sepertinya kau butuh bukti, Pangeran?"

"Tentu saja, dengan semua perkataan mu yang sering tak masuk akal... ini adalah hal yang tidak bisa aku terima dengan akal waras ku!" Pangeran Drake menunjuk kepalanya dengan jari telunjuk.

"Oke, aku buktikan sekarang. Jangan kaget!"

Tiba-tiba Leandra bersiul nyaring, memanggil para binatang yang bersembunyi tak jauh darinya. Sebenarnya sejak awal kedatangan Leandra, para hewan ingin mendekat namun mereka merasakan marabahaya dari pergerakan Pangeran Drake yang terus memburu.

Burung-burung hutan, ular, rusa, kelinci hutan, tupai, landak, babi, berang-berang, harimau bahkan singa juga beruang serta hewan kecil lainnya berlarian ke arah Leandra lantas sekitar beberapa meter mereka semua berhenti tak jauh dari wanita itu.

"Hai, apa kabar kalian semua? Kemarin kita bertemu sebentar saat aku mandi, kalian mengintip ku bukan?" Leandra mengajak bicara hewan-hewan yang sudah berkumpul berdesakan di depannya, mengacuhkan reaksi Pangeran Drake yang sudah pucat pasi.

"Cla...rence... apa-apaan ini?" Pangeran Drake memundurkan tubuh, rasa takut menyerang nya hingga refleks membuat kakinya melangkah mundur.

"Pa-ngeran..." hal yang sama terjadi pada para pengawal yang menjadi pengikut untuk membawa hasil hewan buruan dan membawa perlengkapan.

"Grrrrrrrr...." seekor beruang besar dan singa mendekati tempat Leandra berdiri. Memang akan terlihat seperti pengecut, namun Pangeran Drake dan para pengawal memilih mundur menjauh.

"Clarence, kemari lah. Mereka bisa menyerang mu kapan saja...!" teriak Pangeran Drake, ia maju mendekat menarik tangan Leandra agar menjauh dari para hewan.

"Ssshhh! Mereka adalah teman-temanku, tenanglah..." Leandra melepaskan cekalan Pangeran Drake, ia mulai melangkah maju semakin mendekat ke arah beruang dan singa, tampaknya perwakilan dari para hewan.

Setelah mendekat ke arah dua hewan itu, Leandra mengulurkan tangan untuk mengelus kepala singa dan beruang.

Singa sang raja hutan merendahkan tubuh lantas menyodorkan kepala seolah memberi izin pada Leandra menyentuh kepalanya, begitu pun si beruang melakukan hal yang sama.

Dengan usapan lembut dan penuh kasih, Leandra mengelus kepala singa sang raja hutan dan beruang bergantian.

"Terima kasih." Ucap Leandra usai mengelus kepala kedua hewan itu.

Kini Leandra menatap lembut ke dalam mata singa, sang hewan pun menatap balik mata Leandra.

"Aku melihat kekhawatiran di matamu untukku, tapi sungguh sangat disayangkan aku tak bisa mengerti bahasamu." Leandra bicara pada si singa.

^^^Rover.^^^

^^^"Kata singa itu... ada ranjau jebakan di depan sekitar 10 meter dari tempat mu berdiri. Hati-hati. Ada jaring jebakan juga di arah kirimu, dan di sebelah kanan mu ada tombak-tombak runcing yang akan melesat pada tubuhmu jika kau menginjak tali pengikat."^^^

"Rover, itu kau? Kemana saja, aku mencarimu semalaman." Leandra berbisik.

^^^Rover.^^^

^^^"Aku selalu ada di sekitar mu, tapi bukan berarti aku bisa ikut campur dalam ekstensi kehidupan mu, Jendral. Aku hanya serupa roh dan jiwa yang bergentayangan, namun ragaku masih ada di suatu tempat. Hanya kamu Jendral, yang bisa melepaskan ragaku. Dengarkan peringatan dari hewan-hewan itu, jauhi arena ini. Berputar lah ke belakang sana, lalu pergi ke arah Utara. Disana banyak babi liar, kau bisa berburu mereka dengan bebas dan tanpa rasa bersalah. Mereka memang babi perusak, disini hanya ada babi hutan yang baik."^^^

"Hahaha, aku baru tahu.... ternyata ada 2 jenis babi, babi baik dan babi liar. Aku benar-benar tak bisa menahan tawaku...!" Akhirnya Leandra bernafas lega, dia bisa berburu dan menjadi juara dengan berburu babi liar.

"Clarence, bisakah kau akhiri ini. Para pengawal sudah ketakutan melihat mata para hewan ini menatap kita seolah kita adalah makanan." Lirih Pangeran Drake. Tentu saja dia juga mendengar perkataan-perkataan Leandra yang terdengar tak masuk akal di telinganya, namun demi kewarasan nya Pangeran tidak ingin bertanya lebih jauh.

"Baiklah," jawab Leandra, dia menoleh pada singa dan si beruang. "Aku ucapkan terimakasih banyak untuk peringatan kalian, sungguh aku beruntung. Silahkan kalian kembali, aku akan memutar jalan ke arah belakang kami."

Sang singa mengedipkan kedua matanya seakan mengerti dan menerima ucapan terima kasih dari Leandra. Singa dan Beruang memutar tubuh, lantas berjalan kembali ke segerombolan hewan-hewan yang ikut berdatangan.

Auman singa menandakan agar para hewan membubarkan diri, tak lama situasi lengang kembali tanpa adanya para hewan.

Brukkk.

Tubuh Pangeran Drake merosot ke tanah, darah surut dari wajah lelaki itu.

"Pangeran, jangan pingsan!"

Tak ada jawaban, hening.

Tiba-tiba....

"Arghhtttt....!!! TOLONGGG...!"

Dari arah samping kiri terdengar teriakan dan jeritan meminta tolong, itu suara seorang wanita.

Terpopuler

Comments

HNF G

HNF G

biarkan saja, jgn ditolong, itu pasti jebakan yg dikatakan rover

2024-11-29

1

Ds Phone

Ds Phone

siapa ya

2024-11-06

0

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

mantap...siapa yg minta tolong apa itu jebakan..

2024-08-05

1

lihat semua
Episodes
1 1. Awal Perpindahan Jiwa.
2 2. Wanita Pemberani dan Pembangkang.
3 3. Dunia Pararel.
4 4. Tyrant General!
5 5. Kau Yang Bodoh, Pangeran.
6 6. Mulut dan Hati Saling Bertentangan.
7 7. Darah Ratu Selena Mengalir Dalam Tubuhmu.
8 8. Berburu.
9 9. Terkagum-Kagum.
10 10. Termakan Omongan Sendiri.
11 11. Sebelas.
12 12. Peringatan Serupa Ancaman.
13 13. Jangan Pernah Berani Mati Tanpa Se-izinku.
14 14. Keterikatan Batin Dengan Para Binatang.
15 15. Apa Yang Sebenarnya Terjadi?
16 16. Melalui Tangan Ibumu Sendiri, Kau Akan Hancur!
17 17. Mimpimu Bukanlah Mimpi Kosong.
18 18. Hatiku Telah Tertinggal Bersamanya.
19 19. Kompetisi.
20 20. IT'S SHOW TIME....!!!
21 21. Terperosok Ke Dalam Pesonamu, Jendral Lea...!
22 22. Benarkah Khilaf, Jendral?
23 23. Ratu Ingin Menguasai Seluruh Dunia Pararel.
24 24. Tim Khusus.
25 25. Putri Ber-Attitude Buruk...!
26 26. Kelumpuhan.
27 27. Aku Akan Selalu Setia Pada Jenderal.
28 28. Sebab Dia Bukan Kamu.
29 29. Keterkaitan Antara Dua Dunia.
30 30. History Ratu Selena & Putri Clarence.
31 31. Takdir Sudah Mengulurkan Tangannya.
32 32. Saling Menggoda.
33 33. Kendalikan Ekspresimu, Logan!
34 34. Berpamitan Pada Clarence.
35 35. Kenikmatan Yang Belum Pernah Diarungi Bersama Ken.
36 36. Rasanya Sungguh Luar Biasa.
37 37. Jebakan Hanyalah Jebakan.
38 38. Je T'aime, Mon Mari...
39 39. Misi Pertama Pasukan Khusus.
40 40. Eddy Ditangkap.
41 41. Ratu Alexa Akan Mengkhianati Raja Wyn?
42 42. Jangan Jadi Wanita Lemah!
43 43. Berbeda Dari Wanita Manapun.
44 44. Jatuh Cinta Denganmu Benar-Benar Di Luar Dayaku!
45 45. Trauma.
46 46. Jangan Menyepelekan Selir kedua.
47 47. Ancaman Atau Peringatan?
48 48. Siapa Yang Menjadi Pemenangnya?
49 49. Mundur Dari Kompetisi dan Penangkapan Pangeran Lucas.
50 50. Tanpa Judul, Suka-suka Pembaca.
51 51. Membumi Hanguskan.
52 Iklan Mhueee...
53 52. Darah Suci Ratu Selena Pembuka Portal Dunia.
54 53. Misi Membumi Hanguskan... Done!
55 54. Sepertinya Aku Sedang Mengandung Anakmu.
56 55. Mengorbankan Darah Anaknya Demi Menutup Portal.
57 56. Hukuman.
58 57. Mati Saja Kalian Semua.
59 58. Goodbye.
60 59. Sembunyi-sembunyi.
61 60. Ratu Selena Akhirnya Memunculkan Dirinya Di Hadapan Lea.
62 61. Forest Of Death.
63 62. Wabah Penyakit, Kematian Para Prajurit.
64 Hmm
65 63. Mantra Penyembuhan.
66 64. Kelahiran Kembali Eagle Eye.
67 65. Maukah Kamu Menjadi Ratu?
68 66. Jangan Lawan Wanita Itu.
69 67. Triplets.
70 68. Perpisahan.
71 69. Arena Peperangan.
72 70. Lindungi Anak-anak Mu!
73 71. Dragon!
74 72. Riwayat Penyihir Paulina TAMAT.
75 73. Akhirnya Peperangan Berakhir.
76 74. Kebahagiaan Semua Orang ( END )
77 Ekstra Part - Satu.
78 Ekstra Part - Dua.
79 KARYA BARU
80 Novel Baru Transmigrasi (Gadis Badas Transmigrasi Ke Tubuh Istri Bodoh)
81 Karya Baru, Jangan Panggil Putraku Anak Haram!
82 Karya Baru
Episodes

Updated 82 Episodes

1
1. Awal Perpindahan Jiwa.
2
2. Wanita Pemberani dan Pembangkang.
3
3. Dunia Pararel.
4
4. Tyrant General!
5
5. Kau Yang Bodoh, Pangeran.
6
6. Mulut dan Hati Saling Bertentangan.
7
7. Darah Ratu Selena Mengalir Dalam Tubuhmu.
8
8. Berburu.
9
9. Terkagum-Kagum.
10
10. Termakan Omongan Sendiri.
11
11. Sebelas.
12
12. Peringatan Serupa Ancaman.
13
13. Jangan Pernah Berani Mati Tanpa Se-izinku.
14
14. Keterikatan Batin Dengan Para Binatang.
15
15. Apa Yang Sebenarnya Terjadi?
16
16. Melalui Tangan Ibumu Sendiri, Kau Akan Hancur!
17
17. Mimpimu Bukanlah Mimpi Kosong.
18
18. Hatiku Telah Tertinggal Bersamanya.
19
19. Kompetisi.
20
20. IT'S SHOW TIME....!!!
21
21. Terperosok Ke Dalam Pesonamu, Jendral Lea...!
22
22. Benarkah Khilaf, Jendral?
23
23. Ratu Ingin Menguasai Seluruh Dunia Pararel.
24
24. Tim Khusus.
25
25. Putri Ber-Attitude Buruk...!
26
26. Kelumpuhan.
27
27. Aku Akan Selalu Setia Pada Jenderal.
28
28. Sebab Dia Bukan Kamu.
29
29. Keterkaitan Antara Dua Dunia.
30
30. History Ratu Selena & Putri Clarence.
31
31. Takdir Sudah Mengulurkan Tangannya.
32
32. Saling Menggoda.
33
33. Kendalikan Ekspresimu, Logan!
34
34. Berpamitan Pada Clarence.
35
35. Kenikmatan Yang Belum Pernah Diarungi Bersama Ken.
36
36. Rasanya Sungguh Luar Biasa.
37
37. Jebakan Hanyalah Jebakan.
38
38. Je T'aime, Mon Mari...
39
39. Misi Pertama Pasukan Khusus.
40
40. Eddy Ditangkap.
41
41. Ratu Alexa Akan Mengkhianati Raja Wyn?
42
42. Jangan Jadi Wanita Lemah!
43
43. Berbeda Dari Wanita Manapun.
44
44. Jatuh Cinta Denganmu Benar-Benar Di Luar Dayaku!
45
45. Trauma.
46
46. Jangan Menyepelekan Selir kedua.
47
47. Ancaman Atau Peringatan?
48
48. Siapa Yang Menjadi Pemenangnya?
49
49. Mundur Dari Kompetisi dan Penangkapan Pangeran Lucas.
50
50. Tanpa Judul, Suka-suka Pembaca.
51
51. Membumi Hanguskan.
52
Iklan Mhueee...
53
52. Darah Suci Ratu Selena Pembuka Portal Dunia.
54
53. Misi Membumi Hanguskan... Done!
55
54. Sepertinya Aku Sedang Mengandung Anakmu.
56
55. Mengorbankan Darah Anaknya Demi Menutup Portal.
57
56. Hukuman.
58
57. Mati Saja Kalian Semua.
59
58. Goodbye.
60
59. Sembunyi-sembunyi.
61
60. Ratu Selena Akhirnya Memunculkan Dirinya Di Hadapan Lea.
62
61. Forest Of Death.
63
62. Wabah Penyakit, Kematian Para Prajurit.
64
Hmm
65
63. Mantra Penyembuhan.
66
64. Kelahiran Kembali Eagle Eye.
67
65. Maukah Kamu Menjadi Ratu?
68
66. Jangan Lawan Wanita Itu.
69
67. Triplets.
70
68. Perpisahan.
71
69. Arena Peperangan.
72
70. Lindungi Anak-anak Mu!
73
71. Dragon!
74
72. Riwayat Penyihir Paulina TAMAT.
75
73. Akhirnya Peperangan Berakhir.
76
74. Kebahagiaan Semua Orang ( END )
77
Ekstra Part - Satu.
78
Ekstra Part - Dua.
79
KARYA BARU
80
Novel Baru Transmigrasi (Gadis Badas Transmigrasi Ke Tubuh Istri Bodoh)
81
Karya Baru, Jangan Panggil Putraku Anak Haram!
82
Karya Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!