19. Kompetisi.

Keduanya masih larut dalam pikiran masing-masing.

Leandra dengan kerinduannya pada sang tunangan, dan Pangeran Drake yang tidak ingin menyerah begitu saja.

"Lea..."

"Hm."

"Wajah kekasih mu bukankah mirip dengan ku?"

Leandra menoleh, ia menatap setiap inci wajah Pangeran Drake untuk memastikan kembali jika memang kedua lelaki itu memiliki wajah yang sama bahkan perawakan tubuh mereka pun sama persis.

"Ya, kalian sangat mirip... hanya sedikit perbedaan. Kulitmu terlalu putih untuk seorang lelaki, aku menyukai kulit Ken... kulitnya kecoklatan begitu tampak maskulin dan hot! Dia seorang tentara dengan dedikasi tinggi yang tidak segan-segan turun langsung ke arena latihan dan arena tempur. Panas dan hujan ia jalani, bahkan meski itu hujan badai akan dia terobos... Ken adalah lelaki yang tak bisa tergantikan oleh siapapun."

Ahhh, seharusnya aku nggak perlu bertanya. Kenapa sesakit ini?

Pangeran Drake kembali menutup mulutnya, jika terus penasaran dengan sosok Kenneth nampaknya ia hanya akan terus sakit hati.

Leandra tersenyum mengingat kenangan-kenangan indah saat bersama Kenneth. Hubungan yang terjalin diantara mereka berdua bukan hanya hubungan romantis, namun keduanya sudah mengalami kejadian sehidup semati di setiap pertempuran.

Pangeran Drake meremas dadanya yang sakit, apalagi melihat senyuman mekar di bibir Leandra. "Aku nggak akan menyerah, aku akan membuatmu melupakan nya Lea... Aku akan membuatmu mencintaiku."

Peryataan Pangeran Drake yang terdengar dengan penuh keyakinan sontak membuat mata Leandra melotot sempurna. "Hei! Jangan lakukan...! Itu hanya akan sia-sia! Sampai kapanpun, aku nggak akan pernah bisa mencintai mu!"

"Kau mungkin berpikir seperti itu, Lea... tapi sepertinya aku sudah mempunyai restu dari Ibu mertuaku sejak aku kecil. Kita sudah terikat dari sejak aku terlahir... bahkan Ibumu yang selalu menjagaku dan melindungi ku. Menurutku, selama ini Ratu Selena menjaga nyawaku agar aku bisa melindungi mu di dunia ini saat waktunya kau tiba disini." Pangeran Drake tetap ingin meraih hati Leandra.

"Drake...! Cukup! Aku tidak memerlukan perlindungan dari siapapun! Jaga saja dirimu sendiri dan keluarga mu!"

Mungkin penolakan Leandra terkesan sombong, namun wanita itu mempunyai alasan dibalik perkataannya. Ia sama sekali tidak ingin memberi harapan apapun pada Pangeran Drake, ia begitu yakin suatu hari nanti setelah urusannya selesai di dunia pararel dia akan kembali pada kekasihnya dan ke dunia aslinya.

Pangeran Drake membuka mulut untuk membalas ucapan Leandra, namun terhenti oleh ketukan di pintu kamar.

Tok tok tok

"Pangeran, Putri... ini saya Daisy."

"Ya, masuk."

Daisy membuka pintu dengan pelan lalu berjalan mendekati kedua orang yang masih bersitegang.

"Yang Mulia Raja mengumpulkan semua orang, kepala pelayan mengatakan ini tentang perburuan dan hal penting lainnya."

Mata Leandra berbinar, akhirnya...

"Pangeran, kita akhiri perdebatan ini. Pikirkan kembali tentang perasaan mu padaku! Jangan sampai fokus mu teralihkan dari masalah pemilihan Putra Mahkota, aku tidak ingin menjadi penghalang bagimu. Aku sudah pernah bilang, bukan? Aku akan menjadi pendukung mu...! Saat waktunya tiba kau akan melihat, semua orang yang berada di pihak lawan akan berbalik arah dan menjadi pendukung mu. Mereka akan berbalik menjadi pengikut setia-mu...! Percayalah!"

"Aku percaya padamu, Jenderal Lea..." senyum Pangeran Drake begitu lembut, bahkan detik itu Leandra seolah melihat diri Kenneth dalam diri Pangeran.

Oh sial! Karena merindukannya, aku bahkan membayangkan Pangeran adalah kekasihku...!

Leandra mengusap wajahnya kasar, lalu berdiri. "Ayo pergi, sepertinya kesehatan Yang Mulia Raja sudah lebih baik hingga memanggil kita."

Pangeran Drake mengikuti langkah Leandra dengan menatap sendu punggung wanita itu. Tak bisa disangkal, meski mulutnya menggebu-gebu mengatakan akan berjuang mendapatkan cinta Leandra namun hatinya tidak seyakin itu.

.

Di Aula Istana, para anggota kerajaan sudah berkumpul. Selain untuk membahas hadiah dari hasil buruan, sang Raja juga akan mengumumkan tentang kompetisi untuk memperebutkan kursi Putra Mahkota.

"Hormat pada Yang Mulia Raja, hormat pada Yang Mulia Ratu." Suara seorang memberi aba-aba.

"Hormat kami pada Yang Mulia Raja dan Yang Mulia Ratu." Serempak semua orang, bahkan para selir dan para dewan Istana pun ikut hadir.

"Hm." Raja dan Ratu Alexa mengangguk lalu keduanya duduk di singgasana.

Para anggota Istana duduk di kursi di bawah singgasana, di samping kiri kanan mengosongkan tengah Aula.

"Aku memanggil kalian, selain ingin mengabulkan permintaan pemenang dalam perburuan. Aku juga ingin mengumumkan tentang kompetisi untuk ketiga kandidat Putra Mahkota. Sekretariat, silahkan umumkan!" titah Raja.

Sang Sekretariat istana maju ke tengah-tengah Aula, ia membuka gulungan kertas berupa pengumuman.

"Saya sebagai Sekretariat Istana, mengumumkan. Hasil dari kebijakan rapat para dewan Istana, serta prosedur yang harus dilalui para kandidat putra mahkota adalah sebagai berikut!" Ujar Sekretariat.

" PERTAMA! Calon Putra Mahkota harus sudah memiliki istri, jika ada Pangeran yang masih belum mempunyai istri sebagai pendamping maka akan di diskualifikasi atau gagal. Namun, sebab kebijakan dari semua dewan... Pangeran yang masih belum menikah, diberikan waktu 2 minggu setelah pemberitahuan ini diumumkan untuk segera menikah."

Terdengar keributan dari pihak Selir Pertama, keluarga dari Pangeran Garrick sebab hanya Pangeran Garrick yang belum menikah dan belum memiliki seorang istri.

Gasak gusuk terdengar, sebagian dari pihak Selir Utama ingin menggantikan Pangeran Garrick dengan adiknya Pangeran Calvin yang sudah lebih dulu menikah dan cocok untuk menjadi kandidat.

Senyuman puas terpatri di bibir Ratu Alexa, tentu saja ide itu adalah darinya. Jika memang Pangeran Garrick digantikan oleh Pangeran Calvin, kehebatan Pangeran Calvin tak sehebat kakaknya.

Selir Pertama yang memang terkenal ramah dan lemah lembut masih menampilkan senyumannya. Padahal, kedua tangan nya mengepal erat di bawah meja. Ia begitu murka pada Ratu Alexa, ia tahu ini adalah perbuatan dari sang Ratu.

"Ibu," Pangeran Garrick mengelus pundak Ibunya. "Jangan khawatir, adikku juga hebat. Calvin juga mampu menjadi Putra Mahkota, biarkan dia maju. Maafkan aku, tapi aku masih belum bisa menikah."

"Putraku, jika kau tidak maju dalam pemilihan ini dan mundur begitu saja... ambil belati lalu tusuk lah jantung ibumu ini! Biarkan Ibu mati sebelum Ibu menyaksikan keluarga kita hancur di tangan Ratu Alexa karena Putranya naik tahta!"

"Ibu!" Pangeran Garrick menatap nanar pada Ibunya, ia tidak bisa membohongi hatinya. Kini hatinya sudah tertawan oleh Leandra, sayangnya wanita itu sudah menjadi istri lelaki lain.

"Jika kau tak ingin melihatku mati... menikahlah secepatnya dengan Lady Rose, putri Duke Erland. Adik bungsu dari Selir Bethany, Selir keempat. Pihak Selir keempat sudah melakukan aliansi dengan kita, saatnya kau juga memberikan kontribusi Garrick. Dengan pernikahan mu dan Lady Rose, itu akan semakin memperkuat Aliansi."

Pangeran Garrick berada dalam dilema, satu sisi dirinya yang egois ingin memperjuangkan wanita sehebat Leandra meski sudah berstatus istri orang lain. Namun, demi kelangsungan keluarga nya dan beban di pundaknya sebagai harapan keluarga Selir Utama, Pangeran Garrick akhirnya mengangguk setuju.

"Baiklah, Ibu."

Wajah Selir Pertama sontak ceria, dia mengelus pipi putranya dengan bangga. "Kau memang putra terbaikku."

Di samping Selir Pertama, Pangeran Calvin mengepalkan tangan. Sudah lama ia kecewa dengan sikap sang Ibu yang selalu pilih kasih, baginya sang Ibu terlalu menyayangi Kakaknya Pangeran Garrick. Mata Pangeran Calvin penuh dengan kebencian menatap sang Ibu dan sang kakak.

"Bagaimana? Apa Pangeran Garrick akan segera menikah?" tanya salah satu anggota keluarga Selir ke-empat yang juga salah satu anggota dewan istana. Dia lah, yang mengajukan aliansi pada Selir Pertama.

"Ya, Paman. Putraku akan segera melamar Lady Rose, putrimu."

"Bagus! Bagus! Aliansi kita akan semakin kokoh! Anda bijak sekali, Selir Gabriella."

Selir Pertama tersenyum penuh kemenangan, ia yakin putranya Pangeran Garrick akan menjadi Putra Mahkota dengan banyaknya dukungan.

Pihak Selir Pertama gegas mengatakan keputusan tentang pernikahan Pangeran Garrick pada Sekretariat Istana, lalu sang Sekretariat mencatat nya.

" Baik! Saya akan mengumumkan syarat kedua!" Ujar sang Sekretariat.

"KEDUA : Seminggu lagi Istana akan kedatangan tamu penting dari negara Prancis, kandidat harus mampu melakukan kerjasama dengan pihak dari Prancis."

Setiap orang menarik nafas, itu adalah hal tersulit sebab selain terkendala bahasa meskipun ada penerjemah, orang-orang Prancis pun selalu berpikiran kritis sebelum akhirnya melakukan kerjasama.

"Terakhir...." Sekretaris mengangkat kepala dari gulungan kertas menatap Ratu Alexa sekilas, kemudian ia lanjut membacakan syarat terakhir.

"Istri dari Pangeran sebagai kandidat, akan diikutsertakan dalam kompetisi.

1. Kompetisi Memasak.

2. Kompetisi Merajut.

3. Kompetisi Berkuda.

4. Kompetisi Meminum Teh Ala Kerajaan."

Mata Leandra melotot.

Mampus!

Leandra tidak bisa melakukan salah satu dari kompetisi, yaitu meminum teh ala kerajaan. Ah, andaikan saja ada sedikit saja ingatan dari Putri Clarence. Bukankah setiap putri kerajaan seperti Putri Clarence pasti diajarkan tata cara meminum teh dengan elegan ala kerajaan?

Aku harus mencari cara!

Tak disangka wanita militer itu bangun dari duduknya, lalu berjalan ke tengah-tengah Aula. Leandra dengan tubuh tegap, berdiri di samping Sekretariat Istana.

Sebenarnya apa yang akan dilakukan Leandra?

^^^🔥_______ Happy Menghalu______^^^

Terpopuler

Comments

Sandisalbiah

Sandisalbiah

beneran livik ratu Alexa... syarat pertana jelas tertuju utk menyingkirkan pangeran Gherik dan syarat ketiga pasti tertuju utk Leandra...

2024-11-06

0

Ds Phone

Ds Phone

apa yang akan di laku kan

2024-11-06

0

Oi Min

Oi Min

bukankah kmu mencintai putri Alika, Drake.....??? knp skrg kmu mngejar Clarence?? apa karna dia putri ratu Selena??

2024-09-07

0

lihat semua
Episodes
1 1. Awal Perpindahan Jiwa.
2 2. Wanita Pemberani dan Pembangkang.
3 3. Dunia Pararel.
4 4. Tyrant General!
5 5. Kau Yang Bodoh, Pangeran.
6 6. Mulut dan Hati Saling Bertentangan.
7 7. Darah Ratu Selena Mengalir Dalam Tubuhmu.
8 8. Berburu.
9 9. Terkagum-Kagum.
10 10. Termakan Omongan Sendiri.
11 11. Sebelas.
12 12. Peringatan Serupa Ancaman.
13 13. Jangan Pernah Berani Mati Tanpa Se-izinku.
14 14. Keterikatan Batin Dengan Para Binatang.
15 15. Apa Yang Sebenarnya Terjadi?
16 16. Melalui Tangan Ibumu Sendiri, Kau Akan Hancur!
17 17. Mimpimu Bukanlah Mimpi Kosong.
18 18. Hatiku Telah Tertinggal Bersamanya.
19 19. Kompetisi.
20 20. IT'S SHOW TIME....!!!
21 21. Terperosok Ke Dalam Pesonamu, Jendral Lea...!
22 22. Benarkah Khilaf, Jendral?
23 23. Ratu Ingin Menguasai Seluruh Dunia Pararel.
24 24. Tim Khusus.
25 25. Putri Ber-Attitude Buruk...!
26 26. Kelumpuhan.
27 27. Aku Akan Selalu Setia Pada Jenderal.
28 28. Sebab Dia Bukan Kamu.
29 29. Keterkaitan Antara Dua Dunia.
30 30. History Ratu Selena & Putri Clarence.
31 31. Takdir Sudah Mengulurkan Tangannya.
32 32. Saling Menggoda.
33 33. Kendalikan Ekspresimu, Logan!
34 34. Berpamitan Pada Clarence.
35 35. Kenikmatan Yang Belum Pernah Diarungi Bersama Ken.
36 36. Rasanya Sungguh Luar Biasa.
37 37. Jebakan Hanyalah Jebakan.
38 38. Je T'aime, Mon Mari...
39 39. Misi Pertama Pasukan Khusus.
40 40. Eddy Ditangkap.
41 41. Ratu Alexa Akan Mengkhianati Raja Wyn?
42 42. Jangan Jadi Wanita Lemah!
43 43. Berbeda Dari Wanita Manapun.
44 44. Jatuh Cinta Denganmu Benar-Benar Di Luar Dayaku!
45 45. Trauma.
46 46. Jangan Menyepelekan Selir kedua.
47 47. Ancaman Atau Peringatan?
48 48. Siapa Yang Menjadi Pemenangnya?
49 49. Mundur Dari Kompetisi dan Penangkapan Pangeran Lucas.
50 50. Tanpa Judul, Suka-suka Pembaca.
51 51. Membumi Hanguskan.
52 Iklan Mhueee...
53 52. Darah Suci Ratu Selena Pembuka Portal Dunia.
54 53. Misi Membumi Hanguskan... Done!
55 54. Sepertinya Aku Sedang Mengandung Anakmu.
56 55. Mengorbankan Darah Anaknya Demi Menutup Portal.
57 56. Hukuman.
58 57. Mati Saja Kalian Semua.
59 58. Goodbye.
60 59. Sembunyi-sembunyi.
61 60. Ratu Selena Akhirnya Memunculkan Dirinya Di Hadapan Lea.
62 61. Forest Of Death.
63 62. Wabah Penyakit, Kematian Para Prajurit.
64 Hmm
65 63. Mantra Penyembuhan.
66 64. Kelahiran Kembali Eagle Eye.
67 65. Maukah Kamu Menjadi Ratu?
68 66. Jangan Lawan Wanita Itu.
69 67. Triplets.
70 68. Perpisahan.
71 69. Arena Peperangan.
72 70. Lindungi Anak-anak Mu!
73 71. Dragon!
74 72. Riwayat Penyihir Paulina TAMAT.
75 73. Akhirnya Peperangan Berakhir.
76 74. Kebahagiaan Semua Orang ( END )
77 Ekstra Part - Satu.
78 Ekstra Part - Dua.
79 KARYA BARU
80 Novel Baru Transmigrasi (Gadis Badas Transmigrasi Ke Tubuh Istri Bodoh)
81 Karya Baru, Jangan Panggil Putraku Anak Haram!
82 Karya Baru
Episodes

Updated 82 Episodes

1
1. Awal Perpindahan Jiwa.
2
2. Wanita Pemberani dan Pembangkang.
3
3. Dunia Pararel.
4
4. Tyrant General!
5
5. Kau Yang Bodoh, Pangeran.
6
6. Mulut dan Hati Saling Bertentangan.
7
7. Darah Ratu Selena Mengalir Dalam Tubuhmu.
8
8. Berburu.
9
9. Terkagum-Kagum.
10
10. Termakan Omongan Sendiri.
11
11. Sebelas.
12
12. Peringatan Serupa Ancaman.
13
13. Jangan Pernah Berani Mati Tanpa Se-izinku.
14
14. Keterikatan Batin Dengan Para Binatang.
15
15. Apa Yang Sebenarnya Terjadi?
16
16. Melalui Tangan Ibumu Sendiri, Kau Akan Hancur!
17
17. Mimpimu Bukanlah Mimpi Kosong.
18
18. Hatiku Telah Tertinggal Bersamanya.
19
19. Kompetisi.
20
20. IT'S SHOW TIME....!!!
21
21. Terperosok Ke Dalam Pesonamu, Jendral Lea...!
22
22. Benarkah Khilaf, Jendral?
23
23. Ratu Ingin Menguasai Seluruh Dunia Pararel.
24
24. Tim Khusus.
25
25. Putri Ber-Attitude Buruk...!
26
26. Kelumpuhan.
27
27. Aku Akan Selalu Setia Pada Jenderal.
28
28. Sebab Dia Bukan Kamu.
29
29. Keterkaitan Antara Dua Dunia.
30
30. History Ratu Selena & Putri Clarence.
31
31. Takdir Sudah Mengulurkan Tangannya.
32
32. Saling Menggoda.
33
33. Kendalikan Ekspresimu, Logan!
34
34. Berpamitan Pada Clarence.
35
35. Kenikmatan Yang Belum Pernah Diarungi Bersama Ken.
36
36. Rasanya Sungguh Luar Biasa.
37
37. Jebakan Hanyalah Jebakan.
38
38. Je T'aime, Mon Mari...
39
39. Misi Pertama Pasukan Khusus.
40
40. Eddy Ditangkap.
41
41. Ratu Alexa Akan Mengkhianati Raja Wyn?
42
42. Jangan Jadi Wanita Lemah!
43
43. Berbeda Dari Wanita Manapun.
44
44. Jatuh Cinta Denganmu Benar-Benar Di Luar Dayaku!
45
45. Trauma.
46
46. Jangan Menyepelekan Selir kedua.
47
47. Ancaman Atau Peringatan?
48
48. Siapa Yang Menjadi Pemenangnya?
49
49. Mundur Dari Kompetisi dan Penangkapan Pangeran Lucas.
50
50. Tanpa Judul, Suka-suka Pembaca.
51
51. Membumi Hanguskan.
52
Iklan Mhueee...
53
52. Darah Suci Ratu Selena Pembuka Portal Dunia.
54
53. Misi Membumi Hanguskan... Done!
55
54. Sepertinya Aku Sedang Mengandung Anakmu.
56
55. Mengorbankan Darah Anaknya Demi Menutup Portal.
57
56. Hukuman.
58
57. Mati Saja Kalian Semua.
59
58. Goodbye.
60
59. Sembunyi-sembunyi.
61
60. Ratu Selena Akhirnya Memunculkan Dirinya Di Hadapan Lea.
62
61. Forest Of Death.
63
62. Wabah Penyakit, Kematian Para Prajurit.
64
Hmm
65
63. Mantra Penyembuhan.
66
64. Kelahiran Kembali Eagle Eye.
67
65. Maukah Kamu Menjadi Ratu?
68
66. Jangan Lawan Wanita Itu.
69
67. Triplets.
70
68. Perpisahan.
71
69. Arena Peperangan.
72
70. Lindungi Anak-anak Mu!
73
71. Dragon!
74
72. Riwayat Penyihir Paulina TAMAT.
75
73. Akhirnya Peperangan Berakhir.
76
74. Kebahagiaan Semua Orang ( END )
77
Ekstra Part - Satu.
78
Ekstra Part - Dua.
79
KARYA BARU
80
Novel Baru Transmigrasi (Gadis Badas Transmigrasi Ke Tubuh Istri Bodoh)
81
Karya Baru, Jangan Panggil Putraku Anak Haram!
82
Karya Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!