5. Kau Yang Bodoh, Pangeran.

Pangeran Drake meringis nyeri, tendangan dari Leandra di bagian samping tubuh nya terasa menyakitkan.

Leandra menatap Pangeran Drake dengan tatapan acuh tak acuh, Leandra lalu mulai membenarkan posisi tubuh setelah berhasil menendang. Ia duduk bersila kembali dengan satu kaki, menangkup kedua telapak tangan di depan dada lalu memejamkan mata.

"Namaste..."

Dengan tenang Leandra mengucapkan salam terakhir artinya mengakhiri sesi Yoga-nya. Makna dari Namaste sendiri adalah mencerminkan rasa kerendahan hati dan penghormatan untuk instruktur yoga.

Tak tak tak.

Suara pelan hentakan kaki mendekati ranjang tidur, Leandra mendengar suara langkah kaki dari arah samping. Dia tahu Pangeran Drake mendekat padanya, meski begitu ia tetap dalam posisi saat ini.

Hanya terdengar helaan nafas dari sang Pangeran, Leandra masih menunggu apa yang di inginkan Drake.

Satu menit... dua menit... tak ada pergerakan apalagi perkataan apapun dari Pangeran Drake. Akhirnya Leandra benar-benar mengakhiri sesi Yoga-nya, membuka mata kemudian bergerak memposisikan tubuh dengan bersandar di kepala ranjang.

"Ada apa lagi? Kamu ingin aku meminta maaf karena menendang mu tadi?" Leandra menatap dingin Pangeran Drake.

Anehnya Pangeran masih terdiam, namun tatapan mata pria itu mengarah pada satu titik yaitu jam bandul milik Leandra yang berada dalam genggaman Leandra.

Leandra mengikuti arah pandangan Pangeran Drake, "Kamu tahu sesuatu tentang jam bandul milikku ini?"

Akhirnya Pangeran Drake mengalihkan pandangan nya dari jam bandul ke arah wajah Leandra, begitu pun Leandra wanita itu menatap wajah Pangeran hingga akhirnya keduanya saling bertatapan.

"Jadi jam bandul ini milikmu?" Pangeran Drake akhirnya membuka suara.

"Hm, ya. Kenapa? Kamu mengenali jam bandul ini?"

Ada kilatan cahaya aneh dalam mata Pangeran Drake, lelaki itu membuka bibir seperti ingin bicara namun mengurungkan nya dan akhirnya hanya menggeleng.

"Kamu mendapatkan nya dari siapa?" tanya Pangeran.

"Dari ibuku, kenapa kau penasaran sekali Pangeran... padahal kau menggeleng tandanya kau tak tahu tentang jam bandul ini 'kan!"

"Benarkah dari Ibumu? Maksudku, jam ini pemberian dari Ibumu... mendiang selir Raja Arthur?"

"Hah?" Leandra bingung menjawab, karena Ibu yang ia maksud adalah mendiang ibu di dunia asli-nya. "Kau tak perlu tahu, Pangeran. Sudahlah, aku ingin istirahat. Kau tidur dimana?" Leandra mengalihkan pembicaraan.

"Tentu saja disini," Pangeran menyipitkan mata, "Kelakuan mu sungguh sangat aneh setelah kau terjauh dari kuda... atau aku lah yang tidak tahu sifat aslimu?"

"Memangnya kenapa?" jawab Leandra, ia memang tidak mau berpura-pura menjadi Putri Clarence dan hanya ingin menjadi dirinya sendiri.

Pangeran Drake sudah mendapatkan laporan tentang keseharian Leandra dari Velix, orang kepercayaan yang diminta Pangeran untuk terus mengamati pergerakan Leandra, tepatnya mengikuti istrinya Putri Clarence selama dua minggu ini mereka menikah.

Tak ada yang aneh selama dua minggu pernikahan, Putri Clarence memang tampak terlihat seperti rumor yang dikabarkan. Selalu tertunduk jika bertemu orang lain, bisa dibilang pemalu. Saat berdua dengan Pangeran Drake, Putri Clarence tidak berani mendekat dan hanya menjawab dengan suara pelan serupa bisikan jika Pangeran bertanya. Bahkan hanya sekedar menatap mata Pangeran pun Putri Clarence tidak berani, dan Putri Clarence banyak menghabiskan waktu dengan berdiam diri di kamar atau di taman sepi.

Namun hari dimana Putri Clarence terjatuh dari kuda, memang sangat terasa janggal karena selama seminggu di Kerajaan Mercia, Putri Clarence hanya berdiam diri di kamar dan tiba-tiba ia ikut acara berkuda dengan putri-putri kerajaan dan para perempuan bangsawan muda.

Namun dari laporan Velix pada Pangeran, tidak ada hal mencurigakan saat berkuda. Saat kejadian, tiba-tiba kuda meringkik keras lalu tubuh Putri Clarence terjatuh ke tanah.

"Dua minggu kita menikah, aku sudah bisa menilai sifat dan perilaku mu. Kau adalah seorang wanita pemalu, rendah diri, penyendiri... bahkan kau seorang penakut yang tak pernah berani menatap mataku apalagi mendekatiku. Tetapi sejak kau terbangun tadi siang setelah terjatuh dari kuda, kau... berubah. Sekarang! Kau bahkan berani menendang ku! Kau pikir ini masuk akal!"

Leandra masih tampak tenang, ia mengalungkan jam bandul ke lehernya. Setelah mengecup jam bandul bentuk rasa sayangnya pada sang Ibu, baru lah ia menatap kembali wajah Pangeran.

"Sesuai katamu tadi, Pangeran. Sewaktu aku terbangun dari pingsan ku, kau mengatakan aku kerasukan roh jahat. NAMASTE...!" Leandra sengaja mengeraskan suara lalu mengatupkan kedua telapak tangannya kembali di depan dada.

"Kau...!!" tak puas dengan jawaban Leandra, Pangeran mengepalkan tangan.

"Ck! Kau mengepal tangan, apa bersiap untuk menyakitiku lagi? Jika iya, aku akan sedikit memperingati mu... Pangeran! Sedikit saja kau menyentuh kulitku untuk menyakiti tubuhku, bukan hanya tendangan yang akan kau dapatkan tapi juga bogeman tinjuku. Kalau kau tidak percaya, mari kita coba. Kau ingin mencoba duel dengan ku?" tantang Leandra.

"Duel? Aku dan kamu? Hahaha... sungguh lucu! Kau hanya seorang wanita, bahkan tubuhmu sangat kurus! Dengan satu gerakan dariku kau bisa mati!" ucap Pangeran dengan angkuh.

"Ohya? Aku bilang, kalau Pangeran tak percaya mari kita coba. Mau duel dimana? Disini, sekarang?" wajah Leandra nampak serius, membuat Pangeran dibuat terheran-heran.

"Kau serius?" tanya Pangeran masih tak percaya.

"Tentu saja, sepertinya aku kerasukan roh leluhurku. Konon, aku keturunan dari Sichelgaita. Wanita pejuang pada masanya, kau juga mengenal nya bukan?"

Leandra hanya mengarang cerita yang ia tahu dari sejarah, meski Sichelgaita berkebangsaan Italia namun memang ada sepak terjang Sichelgaita di negaranya.

Melihat Pangeran Drake terdiam bodoh, Leandra mengulum bibir menahan senyum.

"Sebenarnya aku yang bodoh seperti yang selalu orang-orang katakan atau... kau yang bodoh, Pangeran? Bahkan aku tahu... selama ini kau juga menganggap aku bodoh, kan!" sindir Leandra.

Pangeran bahkan tidak bisa membantah sindiran Leandra, karena memang saat ini dia sedang merasa bodoh di hadapan Leandra karena ia tidak tahu siapa itu Sichelgaita. Pangeran hanya mampu menatap dengan tatapan tajam karena merasa direndahkan.

"Apa? Kau marah aku menyebut mu bodoh!" Leandra balik mendelik tajam, melihat Pangeran menatapnya seperti itu. "Kalau kamu tak mau bertarung dengan ku, sebaiknya jangan menggangguku lagi. Mulai saat ini, kau bisa tidur di lantai atau dimana pun di kamar ini... asal jangan tidur satu ranjang denganku. Aku ingin setia pada kekasihku dan tak mau tidur dengan lelaki lain!"

"Kekasih mu? Maksudmu kau mempunyai laki-laki lain selain aku, suamimu!" bentak Pangeran dengan wajah marah.

"Yups, kekasihku lebih baik darimu. Wajahnya lebih tampan, kharisma-nya lebih menawan. Dia lelaki paling aku cintai di dunia selain Ayahku... jadi jangan pernah berani menyentuh tubuhku saat aku berada disini! Husssss..." Leandra benar-benar mengibaskan tangan menandakan ia mengusir Pangeran Drake.

"Keterlaluan....!" Pangeran Drake hanya mampu merutuk seraya membalikkan tubuh menuju pintu untuk keluar dari kamar, dengan emosi Pangeran menarik pintu kamar lalu menutupnya dengan sentakan kasar.

Blammm

Pintu kamar tertutup dengan suara keras.

"Rasakan kau Pangeran! Siapa suruh bersikap angkuh di depan ku! Hahaha..." Leandra tertawa puas.

Leandra menempati tubuh Putri Clarence yang memang mempunyai fisik lemah, tak lama Leandra langsung terlelap setelah memejamkan mata.

Kelelahan setelah aktivitas seharian, ditambah kejadian demi kejadian yang terjadi dalam hidupnya hari itu membuat wanita militer itu tertidur dengan pulas, terdengar dengkuran halus dari mulutnya dan tanpa Leandra sadari Pangeran Drake sudah kembali ke kamar dan naik ke atas ranjang.

Next?

___

Alur masih santai ya guys 🫶😄

Terpopuler

Comments

Lyssa Ly Alex

Lyssa Ly Alex

/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/

2025-02-18

0

🌸 Airyein 🌸

🌸 Airyein 🌸

Pundung euy

2025-01-18

0

🌸 Airyein 🌸

🌸 Airyein 🌸

Jiahhh

2025-01-18

0

lihat semua
Episodes
1 1. Awal Perpindahan Jiwa.
2 2. Wanita Pemberani dan Pembangkang.
3 3. Dunia Pararel.
4 4. Tyrant General!
5 5. Kau Yang Bodoh, Pangeran.
6 6. Mulut dan Hati Saling Bertentangan.
7 7. Darah Ratu Selena Mengalir Dalam Tubuhmu.
8 8. Berburu.
9 9. Terkagum-Kagum.
10 10. Termakan Omongan Sendiri.
11 11. Sebelas.
12 12. Peringatan Serupa Ancaman.
13 13. Jangan Pernah Berani Mati Tanpa Se-izinku.
14 14. Keterikatan Batin Dengan Para Binatang.
15 15. Apa Yang Sebenarnya Terjadi?
16 16. Melalui Tangan Ibumu Sendiri, Kau Akan Hancur!
17 17. Mimpimu Bukanlah Mimpi Kosong.
18 18. Hatiku Telah Tertinggal Bersamanya.
19 19. Kompetisi.
20 20. IT'S SHOW TIME....!!!
21 21. Terperosok Ke Dalam Pesonamu, Jendral Lea...!
22 22. Benarkah Khilaf, Jendral?
23 23. Ratu Ingin Menguasai Seluruh Dunia Pararel.
24 24. Tim Khusus.
25 25. Putri Ber-Attitude Buruk...!
26 26. Kelumpuhan.
27 27. Aku Akan Selalu Setia Pada Jenderal.
28 28. Sebab Dia Bukan Kamu.
29 29. Keterkaitan Antara Dua Dunia.
30 30. History Ratu Selena & Putri Clarence.
31 31. Takdir Sudah Mengulurkan Tangannya.
32 32. Saling Menggoda.
33 33. Kendalikan Ekspresimu, Logan!
34 34. Berpamitan Pada Clarence.
35 35. Kenikmatan Yang Belum Pernah Diarungi Bersama Ken.
36 36. Rasanya Sungguh Luar Biasa.
37 37. Jebakan Hanyalah Jebakan.
38 38. Je T'aime, Mon Mari...
39 39. Misi Pertama Pasukan Khusus.
40 40. Eddy Ditangkap.
41 41. Ratu Alexa Akan Mengkhianati Raja Wyn?
42 42. Jangan Jadi Wanita Lemah!
43 43. Berbeda Dari Wanita Manapun.
44 44. Jatuh Cinta Denganmu Benar-Benar Di Luar Dayaku!
45 45. Trauma.
46 46. Jangan Menyepelekan Selir kedua.
47 47. Ancaman Atau Peringatan?
48 48. Siapa Yang Menjadi Pemenangnya?
49 49. Mundur Dari Kompetisi dan Penangkapan Pangeran Lucas.
50 50. Tanpa Judul, Suka-suka Pembaca.
51 51. Membumi Hanguskan.
52 Iklan Mhueee...
53 52. Darah Suci Ratu Selena Pembuka Portal Dunia.
54 53. Misi Membumi Hanguskan... Done!
55 54. Sepertinya Aku Sedang Mengandung Anakmu.
56 55. Mengorbankan Darah Anaknya Demi Menutup Portal.
57 56. Hukuman.
58 57. Mati Saja Kalian Semua.
59 58. Goodbye.
60 59. Sembunyi-sembunyi.
61 60. Ratu Selena Akhirnya Memunculkan Dirinya Di Hadapan Lea.
62 61. Forest Of Death.
63 62. Wabah Penyakit, Kematian Para Prajurit.
64 Hmm
65 63. Mantra Penyembuhan.
66 64. Kelahiran Kembali Eagle Eye.
67 65. Maukah Kamu Menjadi Ratu?
68 66. Jangan Lawan Wanita Itu.
69 67. Triplets.
70 68. Perpisahan.
71 69. Arena Peperangan.
72 70. Lindungi Anak-anak Mu!
73 71. Dragon!
74 72. Riwayat Penyihir Paulina TAMAT.
75 73. Akhirnya Peperangan Berakhir.
76 74. Kebahagiaan Semua Orang ( END )
77 Ekstra Part - Satu.
78 Ekstra Part - Dua.
79 KARYA BARU
80 Novel Baru Transmigrasi (Gadis Badas Transmigrasi Ke Tubuh Istri Bodoh)
81 Karya Baru, Jangan Panggil Putraku Anak Haram!
82 Karya Baru
Episodes

Updated 82 Episodes

1
1. Awal Perpindahan Jiwa.
2
2. Wanita Pemberani dan Pembangkang.
3
3. Dunia Pararel.
4
4. Tyrant General!
5
5. Kau Yang Bodoh, Pangeran.
6
6. Mulut dan Hati Saling Bertentangan.
7
7. Darah Ratu Selena Mengalir Dalam Tubuhmu.
8
8. Berburu.
9
9. Terkagum-Kagum.
10
10. Termakan Omongan Sendiri.
11
11. Sebelas.
12
12. Peringatan Serupa Ancaman.
13
13. Jangan Pernah Berani Mati Tanpa Se-izinku.
14
14. Keterikatan Batin Dengan Para Binatang.
15
15. Apa Yang Sebenarnya Terjadi?
16
16. Melalui Tangan Ibumu Sendiri, Kau Akan Hancur!
17
17. Mimpimu Bukanlah Mimpi Kosong.
18
18. Hatiku Telah Tertinggal Bersamanya.
19
19. Kompetisi.
20
20. IT'S SHOW TIME....!!!
21
21. Terperosok Ke Dalam Pesonamu, Jendral Lea...!
22
22. Benarkah Khilaf, Jendral?
23
23. Ratu Ingin Menguasai Seluruh Dunia Pararel.
24
24. Tim Khusus.
25
25. Putri Ber-Attitude Buruk...!
26
26. Kelumpuhan.
27
27. Aku Akan Selalu Setia Pada Jenderal.
28
28. Sebab Dia Bukan Kamu.
29
29. Keterkaitan Antara Dua Dunia.
30
30. History Ratu Selena & Putri Clarence.
31
31. Takdir Sudah Mengulurkan Tangannya.
32
32. Saling Menggoda.
33
33. Kendalikan Ekspresimu, Logan!
34
34. Berpamitan Pada Clarence.
35
35. Kenikmatan Yang Belum Pernah Diarungi Bersama Ken.
36
36. Rasanya Sungguh Luar Biasa.
37
37. Jebakan Hanyalah Jebakan.
38
38. Je T'aime, Mon Mari...
39
39. Misi Pertama Pasukan Khusus.
40
40. Eddy Ditangkap.
41
41. Ratu Alexa Akan Mengkhianati Raja Wyn?
42
42. Jangan Jadi Wanita Lemah!
43
43. Berbeda Dari Wanita Manapun.
44
44. Jatuh Cinta Denganmu Benar-Benar Di Luar Dayaku!
45
45. Trauma.
46
46. Jangan Menyepelekan Selir kedua.
47
47. Ancaman Atau Peringatan?
48
48. Siapa Yang Menjadi Pemenangnya?
49
49. Mundur Dari Kompetisi dan Penangkapan Pangeran Lucas.
50
50. Tanpa Judul, Suka-suka Pembaca.
51
51. Membumi Hanguskan.
52
Iklan Mhueee...
53
52. Darah Suci Ratu Selena Pembuka Portal Dunia.
54
53. Misi Membumi Hanguskan... Done!
55
54. Sepertinya Aku Sedang Mengandung Anakmu.
56
55. Mengorbankan Darah Anaknya Demi Menutup Portal.
57
56. Hukuman.
58
57. Mati Saja Kalian Semua.
59
58. Goodbye.
60
59. Sembunyi-sembunyi.
61
60. Ratu Selena Akhirnya Memunculkan Dirinya Di Hadapan Lea.
62
61. Forest Of Death.
63
62. Wabah Penyakit, Kematian Para Prajurit.
64
Hmm
65
63. Mantra Penyembuhan.
66
64. Kelahiran Kembali Eagle Eye.
67
65. Maukah Kamu Menjadi Ratu?
68
66. Jangan Lawan Wanita Itu.
69
67. Triplets.
70
68. Perpisahan.
71
69. Arena Peperangan.
72
70. Lindungi Anak-anak Mu!
73
71. Dragon!
74
72. Riwayat Penyihir Paulina TAMAT.
75
73. Akhirnya Peperangan Berakhir.
76
74. Kebahagiaan Semua Orang ( END )
77
Ekstra Part - Satu.
78
Ekstra Part - Dua.
79
KARYA BARU
80
Novel Baru Transmigrasi (Gadis Badas Transmigrasi Ke Tubuh Istri Bodoh)
81
Karya Baru, Jangan Panggil Putraku Anak Haram!
82
Karya Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!