14. Sekelumit tentang Btari

Fauzan kembali tanpa hasil. Sudah menunggu lama ternyata Btari menolak. sepanjang perjalanan menuju rumah sakit tempat ia bekerja, Fauzan berpikir keras mencari ide untuk membuat Btari mau tinggal di rumah punden. Tapi Fauzan tidak kunjung mendapat ide.

Sampai di rumah sakit, Fauzan bergegas ke ruang prakteknya. Sepanjang jalan menuju ruang praktek, Fauzan jadi bahan perhatian. Orang orang yang duduk menunggu banyak yang memuji ketampanannya. Langkah Fauzan telah sampai di ruang praktek.

"Akhirnya yang ditunggu tiba."

"Assalamualaikum Dr Fauzan."

"Waalaikumsalam."

"Pagi dok."

"pagi."

Begitulah sapaan yang setiap hari Fauzan dengar dari para pasiennya yang sabar menunggu kedatangannya. Fauzan selalu menanggapi mereka dengan ramah. Di rumah sakit kharisma Fauzan terpancar. Ia terkenal sebagai dokter yang kompeten, tampan dan tegas. Btari pasti akan terkejut bila melihat sikap Fauzan di rumah sakit dengan yang pernah dilihatnya. Di mata Btari Fauzan lelaki cemen yang masih berlindung di ketiak ibunya. Di rumah sakit atau di seminar tempatnya berbagi ilmu, Fauzan adalah dokter penuh karisma, tegas, dan smart.

Fauzan melakukan tugasnya sebagai dokter dengan baik dan kompeten. Di rumah sakit ini ada beberapa dokter specialis penyakit jantung. Tapi di antara mereka, Fauzan lah yang mempunyai banyak pasien. Sampai kuota dibatasi, perhari Fauzan menerima tujuh puluh lima orang pasien.

Banyak pasien memilih ditangani Fauzan ketimbang dokter specialis jantung lainnya. Beragam alasan yang membuat mereka cocok bila Dr Fauzan yang memeriksa.

Sementara itu di praktek pijat sangkal putung pucang anom, Btari tengah rehat sejenak di tempat ia tadi menerima Fauzan. Memang tempat ini diperuntukkan untuk dirinya dan ahli pijat lainnya untuk beristirahat setelah menangani pasien.

Sambil makan cemilan, Btari memikirkan permintaan Fauzan yang memintanya untuk tinggal bersama di rumah utama.

"Ada ya orang egois banget seperti Fauzan ini tanpa memikirkan perasaan orang lain, seenaknya memintaku tinggal bersamanya hanya karena dia tidak bisa hidup sendirian! Bisa bisanya aku terjebak menikah dengan laki laki cemen dan egois macam Fauzan." Btari merasa geram.

Btari masih ingat saat Bu Mulyani mengajak dirinya pergi ke acara pernikahan Fauzan dan Fara. Saat itu hatinya seperti tertusuk duri melihat suami sebatas di atas buku nikah sedang mengucap kalimat ijab kabul. Fauzan telah mengkhianatinya.

"Tidak bisakah kamu.bersabar menunggu tiga bulan lagi bang Fauzan? Aku ini juga istrimu ... meski kita menikah karena terpaksa, kenapa kamu sedikit pun tidak memikirkan perasaanku? tidak apa kita hidup terpisah karena memang kita menikah hanya di atas kertas saja, tapi tidak berarti kamu bisa seenaknya menikah lagi! Meski pernikahan paksa aku tetap tidak mau diduakan." Btari sakit hati.

Btari juga masih ingat bagaimana Fauzan memohon maaf dan mengiba iba pada Fara yang tantrum karena mengetahui kalau Fauzan ternyata sudah menikah. Seharusnya Fauzan juga minta maaf padanya karena telah berani menduakannya. Bukan hanya pada Fara. Bukan karena cemburu ... bukan. Kalau Btari cemburu, berarti dia sudah jatuh cinta pada Fauzan. Tidak akan .. Btari tidak akan pernah jatuh cinta pada lelaki tidak setia seperti Fauzan.

Yang membuat Btari marah dan kecewa, Fauzan telah berani berkhianat pada pernikahan mereka. Sedikit pun laki laki itu tidak menghargainya sebagai seorang istri. Tidak bisa berlaku adil antara istri sah dan kekasih pujaan hati. Hanya menunggu tiga bulan, Fauzan dan Fara tidak sabar, akhirnya membuat masalah semakin rumit. Semoga saja pihak KUA makin tidak memperpanjang masalah ini menjadi makin pelik. Btari ingin masa tiga bulan ini segera selesai dan ia bisa mengajukan pembatalan nikah, karena ia dan Fauzan tidak menjalankan pernikahan sebagaimana mestinya. Ia tidak mau berstatus janda atas pernikahan abal abal. Ini. Menyandang status janda itu tidak mudah. Dan Btari tidak mau mengalaminya.

Setelah berniat menduakan Btari, lalu pernikahan Fauzan dan Fara berujung batal dan gagal. Kini dengan seenaknya laki laki itu datang untuk memenuhi permintaan neneknya. Laki laki macam apa si Fauzan ini sampai bisa seegois ini? Datang tidak meminta maaf atas kesalahannya mau menikah lagi, malah menawarkan hal konyol.

Btari menyelonjorkan kakinya dengan nyaman di atas kursi sofa. Sebentar lagi, ia harus menangani pasien yang masih menunggunya dengan setia. Btari sangat bersyukur mempunyai keahlian memijat. Memijat bukan sembarang memijat. Keahlian pijat sangkal putung, hanya sedikit orang yang bisa menguasainya. Dan Btari sangat bersyukur, ia diberi kemudahan dalam mewarisi dan mempelajari ilmu pijat langka ini.

Dengan ilmu pijat yang ia miliki, Btari bisa menjadi orang yang berguna untuk orang lain. Dengan keahlian pijat yang ia punya Btari bisa menolong orang. Terutama orang tidak mampu. Kalau berobat ke rumah sakit memerlukan biaya yang tidak sedikit untuk kasus patah tulang atau tulang retak.

Bagi orang yang tidak mampu apalagi tidak punya kartu jaminan kesehatan gratis dari pemerintah, biaya operasi yang puluhan juta sangat berat untuk orang tidak mampu. Karena itu pijat sangkal putung adalah solusi untuk orang orang yang mengalami kecelakaan patah tulang yang tidak punya biaya. Karena itu Btari dengan tekun menjalani profesinya.

Selain memijat sangkal putung, untuk mendongkrak perekonomiannya, Btari menjalani pekerjaan freelance sebagai terapis di beberapa klinik kecantikan. Btari juga membekali diri kursus pelatihan kecantikan mulai dari facial .. Totok wajah .. Kecantikan rambut, spa badan, semuanya yang berhubungan dengan kecantikan wanita.

Btari memang tidak kuliah, ia tidak punya biaya untuk meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi. Bisa lulus sekolah menengah atas saja Btari sangat bersyukur. Kedua orangtuanya sama sekali tidak perduli padanya. Mereka sibuk dengan keluarganya sendiri sendiri.

Ayah dan ibunya Btari berpisah saat Btari masih berumur enam tahun. Btari ikut neneknya yang janda dari pihak ayahnya. Kedua orangtua Btari masing masing sudah menikah dan punya anak dari pasangannya masing masing. Btari tidak pernah diinginkan di kedua keluarga itu.

Karena itu Btari memilih ikut neneknya. Sang nenek adalah penyandang dana sebuah panti asuhan di kota lain yang didirikan sahabatnya. Di panti inilah Nenek dan Btari tinggal. Dari uang penghasilan memijat, Nenek menghidupi semua anak panti. Hingga sampai akhir hayat sang nenek, Btari tetap memilih hidup di panti. Btari tidak mau hidup di keluarga yang tidak pernah menginginkannya. Jarak makin jauh terbentang antara Btari dan kedua orangtuanya. Sejak mereka bercerai, Btari memang hidup seperti anak yatim piatu karena kedua orangtuanya tidak pernah perduli padanya dan mungkin sudah melupakannya. Sampai Btari dewasa mereka tidak pernah mencarinya.

Panti asuhan tempat Btari bernaung, sudah tinggal nama sejak sang pendiri dan penyandang dana meninggal dunia. Anak anak panti pun sudah besar dan sudah hidup mandiri. Saat panti bubar, ada tiga anak yatim piatu yang masih kecil. Mereka akhirnya dititipkan ke panti asuhan lain. Dan Btari menjadi donatur tetap, meski tidak terlalu besar, setidaknya ia bisa membantu meringankan beban panti.

Hari sudah menjelang siang, saat Btari keluar dari ruang praktek pijatnya. Ia akan kembali ke rumah kontrakan untuk beristirahat. Nanti sore jam tiga, ia ada job menjadi terapis. Tadi pagi ia dihubungi salah satu klinik kecantikan yang selalu memperkerjakannya sebagai terapis. Ada customer yang telah reservasi untuk jam tiga sore. Customer meminta paket lengkap mulai dari massage, wajah, spa, rambut dan kuku. Semakin customer minta perawatan lengkap, honor Yang diterima Btari makin gede.

Btari mengendarai sepeda motornya ke rumah kontrakan yang tidak seberapa jauh dari lokasi pijat Pucang Anom. Ia perlu mengistirahatkan tubuhnya. Tubuhnya lumayan capek, setengah hari ia memijat belasan pasien patah tulang.

Terpopuler

Comments

Okto Mulya D.

Okto Mulya D.

Wanita yang kuat dan gigih dalam memperjuangkan penghidupan nya..luar biasa

2024-12-13

0

Nur Hidayah

Nur Hidayah

lanjut

2024-12-25

0

lihat semua
Episodes
1 1. Pasien yang tidak diharapkan
2 2. Digerebeg
3 3. pernikahan grebekan
4 4. Hidup sendiri sendiri
5 5. Tentang Dr Fauzan
6 6. laporan bulan pertama
7 7. laporan bulan kedua
8 8. Menikah lagi
9 9. Ricuh
10 10. Pernikahan yang batal
11 11. Menemui Fara
12 12. Penilaian yang salah
13 13. Penolakan Btari
14 14. Sekelumit tentang Btari
15 15. Umi Khadijah bertemu Btari
16 16. Perjuangan Fauzan
17 17. tidak bisa melupakan
18 18. Rencana pembatalan nikah
19 19. Pertengkaran pertama
20 20. Memulai hidup baru
21 21. Statusmu kini anggota keluarga Maulana
22 22. Hidup satu atap bersama
23 23. Pesona Fauzan
24 24. Rumitnya hati Fauzan
25 25. Pilihan untuk Fauzan
26 26. Balasan untuk Fara
27 27. Akal licik Fara
28 28. Rencana nikah siri
29 29. Undangan makan bersama
30 30. Jangan ngelunjak
31 31. Dua sejoli
32 32. Pernyataan cinta
33 33. Makan malam atau pesta?
34 34. Tasyakuran pernikahan
35 35. Tangis Fara
36 36. Kekecewaan Fara
37 37. Mulai oleng
38 38. Surga dunia
39 39. Pagi yang melelahkan
40 40 Niat Farid
41 41. Nyonya Fauzan
42 42. WAR
43 43. Rencana busuk
44 44. Pertunjukan dimulai
45 45. sandiwara bodoh
46 46. Pelampiasan kemarahan
47 47. Terkena getahnya
48 48. Bakat istimewa
49 49. Dibatalkan
50 50. Kembalinya ummu Azizah
51 51. Penantian
52 52. Pengkhianat
53 53. Tidak berselera
54 54. Misi yang sukses
55 55. Resiko punya suami tampan dan kaya
56 56. Badai dalam rumah tangga
57 57. Aku juga istrinya Fauzan
58 58. Tidak sah
59 59. Hanya pasien
60 60. Fara hamil
61 61. Pesan atau curhat?
62 62. Sudah menjadi candu
63 63. Pribadi ganda Fauzan
64 64. Wanita pendusta
65 65. Pernikahan semu
66 66. Terusir
67 67. Kadang di atas kadang di bawah
68 68. Olahraga sore
69 69. Cerita kedua orangtua Btari
70 70. Dua manusia tidak bermoral
71 71. Sekelumit cerita tentang Endang Suningsih
72 72. Bertekad pergi
73 73. Perlawanan bu Endang
74 74. Pernikahan impian
75 75. Rencana Endang
76 76. Pesta pernikahan Farina
77 77. Keluarga toxic
78 78. Selamat Tinggal
79 79. Resmi Berpisah
80 80. Penyesalan Supardi
81 81. Ada yang mau ngajak balikan
82 Arak arakan pengantin heboh
83 83. Mencari Btari
84 85. Seandainya waktu bisa diputar kembali
85 86. Kehamilan simpatik
Episodes

Updated 85 Episodes

1
1. Pasien yang tidak diharapkan
2
2. Digerebeg
3
3. pernikahan grebekan
4
4. Hidup sendiri sendiri
5
5. Tentang Dr Fauzan
6
6. laporan bulan pertama
7
7. laporan bulan kedua
8
8. Menikah lagi
9
9. Ricuh
10
10. Pernikahan yang batal
11
11. Menemui Fara
12
12. Penilaian yang salah
13
13. Penolakan Btari
14
14. Sekelumit tentang Btari
15
15. Umi Khadijah bertemu Btari
16
16. Perjuangan Fauzan
17
17. tidak bisa melupakan
18
18. Rencana pembatalan nikah
19
19. Pertengkaran pertama
20
20. Memulai hidup baru
21
21. Statusmu kini anggota keluarga Maulana
22
22. Hidup satu atap bersama
23
23. Pesona Fauzan
24
24. Rumitnya hati Fauzan
25
25. Pilihan untuk Fauzan
26
26. Balasan untuk Fara
27
27. Akal licik Fara
28
28. Rencana nikah siri
29
29. Undangan makan bersama
30
30. Jangan ngelunjak
31
31. Dua sejoli
32
32. Pernyataan cinta
33
33. Makan malam atau pesta?
34
34. Tasyakuran pernikahan
35
35. Tangis Fara
36
36. Kekecewaan Fara
37
37. Mulai oleng
38
38. Surga dunia
39
39. Pagi yang melelahkan
40
40 Niat Farid
41
41. Nyonya Fauzan
42
42. WAR
43
43. Rencana busuk
44
44. Pertunjukan dimulai
45
45. sandiwara bodoh
46
46. Pelampiasan kemarahan
47
47. Terkena getahnya
48
48. Bakat istimewa
49
49. Dibatalkan
50
50. Kembalinya ummu Azizah
51
51. Penantian
52
52. Pengkhianat
53
53. Tidak berselera
54
54. Misi yang sukses
55
55. Resiko punya suami tampan dan kaya
56
56. Badai dalam rumah tangga
57
57. Aku juga istrinya Fauzan
58
58. Tidak sah
59
59. Hanya pasien
60
60. Fara hamil
61
61. Pesan atau curhat?
62
62. Sudah menjadi candu
63
63. Pribadi ganda Fauzan
64
64. Wanita pendusta
65
65. Pernikahan semu
66
66. Terusir
67
67. Kadang di atas kadang di bawah
68
68. Olahraga sore
69
69. Cerita kedua orangtua Btari
70
70. Dua manusia tidak bermoral
71
71. Sekelumit cerita tentang Endang Suningsih
72
72. Bertekad pergi
73
73. Perlawanan bu Endang
74
74. Pernikahan impian
75
75. Rencana Endang
76
76. Pesta pernikahan Farina
77
77. Keluarga toxic
78
78. Selamat Tinggal
79
79. Resmi Berpisah
80
80. Penyesalan Supardi
81
81. Ada yang mau ngajak balikan
82
Arak arakan pengantin heboh
83
83. Mencari Btari
84
85. Seandainya waktu bisa diputar kembali
85
86. Kehamilan simpatik

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!