Usai menyelesaikan latihan nya, orang pertama yang sangat ingin Syeila temui adalah Brandon.
Ia pulang ditemani oleh Robby, begitu dia sampai. Bukan kerinduan yang sama yang didapatnya. Melainkan sikap dingin Brandon terhadap Syeila .
" Kenapa kau kembali ?" Tanya Brandon dengan posisi memunggungi Syeila .
" Papa ?" Kedua bola matanya mengerjap.
" Sebaiknya kau pergi saja, dan tidak usah kembali lagi kesini !!!"
Syeila menoleh ke arah Robby, pria itu hanya diam membisu.
" Papa kenapa ?"
Hancur hati Syeila mendapatkan perlakuan seperti ini, ia bingung. Sementara Alicia mengintip di balik dinding bersama adiknya Ganta. Ia tersenyum puas sekali. Dengan demikian, hanya dia dan Ganta yang akan mewarisi seluruh harta kekayaan Brandon.
" Bawa dia pergi Robby, dan jangan pernah menginjakkan kaki lagi di rumah ini "
Tegas Brandon, kedua tangannya menyilang di belakang punggung nya. Brandon sama sekali tidak menoleh sedikitpun.
" Apa yang terjadi Pa?" Syeila tidak puas hati, ia melangkah maju untuk mendekati Brandon.
" Berhenti !!!"
Namun tiba-tiba terdengar suara Ganta berseru lantang.
Syeila dan Brandon mengalihkan pandangannya, Nampak Dirgantara muncul. Anak berusia sekitar sepuluh tahun itu meraih pisau yang menancap di sebuah apel kemudian mengacungkan nya kepada Syeila .
" Jangan pernah kau dekati Papa lagi, Aku tidak ingin Papa bernasib sama seperti Mama. Kalau kau memaksa, maka jangan salahkan aku jika aku menghabisi nyawa mu " Dirgantara mengeluarkan ancaman tanpa gentar. Ia tidak perduli dengan apapun.
Syeila terpana, jadi perubahan sikap Papanya karena mereka percaya jika Syeila yang telah menghabisi nyawa Tamara .
" Ganta, Kakak tidak membunuh Mama" Syeila berupaya membela diri.
" Bohong !!! Kau sangat licik sekali. Yah aku tahu Mama sangat jahat sama kamu, dan pasti karena hal itu kamu dendam padanya. Tapi kau membonoh Mama disaat dia sakit keras. Itu sangat tidak manusiawi "
Syeila kehabisan kata-kata, pikiran nya tidak mampu mencapai pola pikiran Dirgantara yang menuduhnya sampai seperti itu.
" Cepat pergi dari sini !!! Anggap saja ini sebagai kebaikan ku karena selama ini kau menjadi kakak yang baik padaku. Tapi jika sampai kau kembali menampakkan diri di depan ku, jangan harap aku akan berbaik hati. Aku pasti akan menghabisi nyawa mu" Dirgantara mengacungkan pisau itu tepat di hadapan Syeila .
Gadis itu tidak berdaya, bagaimana dia bisa membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah ?
Alicia muncul di belakang Dirgantara, ia tersenyum tipis. Tatapan Syeila berubah tajam, dia yakin pasti Alicia lah biang kerok nya.
HAHAHAHA HAHAHA
Suara tawa menggelegar, menciptakan sebuah angin kencang yang berhasil mendobrak pintu. Semua terkejut, dan berusaha melindungi diri dari kencang nya angin yang datang.
Robby menancapkan tongkatnya ke lantai, dia menarik Syeila agar berlindung di balik tongkat nya itu.
Sesosok pria muncul dengan pedang di tangan, ia mengibaskan pedang nya hingga pintu terlepas dari bingkai.
Daun pintu itu terbang ke arah Dirgantara dan Alicia , Syeila sigap melompat mendorong daun pintu itu menggunakan ilmu nya, hingga terbang menghantam dinding.
" Ups!!!" Pria yang sedang memakai topeng itu menutup mulut nya.
" Kau terlalu baik Syeila , padahal aku ingin membantu mu supaya mereka mati saja "
" Diam kau !!!" Seru Syeila , ia mengeluarkan pedang dari balik pakaian nya. Begitu pedang itu terhunus, angin kencang itu berbalik arah.
Pria bertopeng yang merupakan Ainur balik mengacungkan samurai nya, hingga angin kencang yang berbalik arah menghilang serta Merta.
" Rupanya kau sudah menguasai pedang cahaya biru "
Syeila diam, namun tatapan nya begitu tajam menukik.
Brandon diam-diam mendekati Dirgantara, kemudian mengajak nya bersembunyi di tempat aman.
Namun Ainur tahu pergerakan mereka, tanpa mengatakan apapun. Dia mengarahkan tangan nya dengan sebuah tinju. Dentuman keras terdengar, dinding di depan mereka hancur berkeping-keping.
Brandon membulat kan matanya, hampir saja ia dan putranya mati konyol.
" B4n9s4t !!!!"
Syeila marah atas penyerangan Ainur kepada keluarganya, ia pun maju melawan.
Ainur tidak tinggal diam, ia terima perlawanan Syeila . Kedua pedang beradu hingga terdengar bunyi Tang tang tang...
Syeila terus menyerang, dan Ainur terus melawan. Keduanya saling menunjukkan skill Kanuragan masing-masing.
Syeila berhasil menendang punggung Ainur hingga pria itu terdorong. Untung dia menahan tubuhnya menggunakan samurai di tangan.
Syeila tersenyum tipis, ia puas sekali meskipun itu hanya sebuah tendangan dari sekian jurus.
Namun Ainur tidak terima, ia meradang. Diangkatnya tinggi-tinggi pedang samurai nya lalu diayunkan secara jarak jauh.
Lantai terbelah dan terus merekah mendekati Syeila . Gadis itu melompat memijak meja kemudian menapak di dinding, dengan putaran tubuhnya ia mengayunkan pedangnya.
Serangan balik dari Syeila diluar dugaan, Ainur kurang sigap mengelak. Hingga berhasil melukai lengannya.
AKH
Ainur menjerit kesakitan, ia memegang luka nya tanpa darah itu.
Kemarahan Ainur memuncak, sangat kebetulan sekali tempat persembunyian Brandon dan anak-anaknya tidak jauh dari tempat Ainur berada.
Sehingga dengan cepat Ainur meluruh ke arah mereka.
Ainur mengincar Dirgantara, namun Alicia berusaha melindungi adiknya. Sebuah sebatan Ainur lancar kan dan membelah tubuh Alicia .
Brandon terperangah, ia langsung memeluk Dirgantara supaya tidak melihat kejadian mengerikan itu.
Robby tidak tinggal diam, ia memukul lengan Ainur menggunakan tongkat nya hingga cengkraman tangan Ainur di baju Dirgantara terlepas.
Namun Ainur berhasil menangkap ujung tongkat milik Robby, kemudian ia mematahkan tongkat tersebut serta menendang Robby.
Syeila menyergap tubuh Robby agar tidak jatuh ke lantai.
" Terimakasih " Ucap Robby, Syeila mengangguk sambil tersenyum.
Setelah itu Syeila bangkit, ia kembali menyerang si pria bertopeng. Duel terjadi,,, kini jauh lebih sengit.
Ainur menebaskan pedangnya secara brutal, membuat Syeila tertekan. Ia terus mundur dan tanpa sengaja kakinya tersandung kursi hingga ia jatuh terjungkal.
Pada saat itu lah Ainur menebaskan pedangnya ke arah Syeila , untung Syeila sempat mengelak dengan berguling ke samping.
Samurai Ainur telah membelah kursi itu menjadi dua bagian.
Mata Syeila membulat, hampir saja dia bernasib sama seperti kursi itu.
Syeila segera bangkit, ia berlari mencari tempat yang lebih leluasa. Namun Ainur tetap diam di tempat, ia justru melakukan serangan jarak jauh.
Mengangkat semua benda di sekitarnya tanpa menyentuh, lalu ia hujani Syeila menggunakan perabotan itu.
Selama Syeila terus berlari, dia bisa menghindar dari serangan Ainur. Tapi sayang, kakinya terkilir sehingga membuat nya jatuh.
Sebuah lemari melayang ke arah nya, Syeila merunduk. Namun ia heran sebab tidak terjadi apa-apa dengan nya.
Ketika Syeila mengangkat wajahnya, ternyata Zulkifli menahan lemari itu menggunakan dua jimat sakti.
" Cepat bangun " seru Zulkifli , Syeila mengangguk. Ia berusaha bangkit tapi kakinya sakit sekali.
Merangkak pun rasanya tak sanggup. Ainur yang menyaksikan hal itu tersenyum di balik topeng nya. Ia terus mengerahkan tenaga dalamnya untuk menekan Zulkifli , jika Zulkifli tidak bisa menahan, sudah pasti tubuh Syeila akan tergencet lemari besar itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 46 Episodes
Comments
Yulay Yuli
fais kemana sih fais , gemez jadinya
2024-11-08
0
Ray
Aduh..Duh ini si pengantin pedang laki kemana sih kau Faisol Do Re Mi La Si Do🤔🤔 Gak liat apa si Syeila kewalahan 😡
2024-11-16
1
Exselyn Jelita
kmn kau Faisol....
2024-11-10
0