How Do You Do?

Doha Qatar, istana Khalid

"Kamu lihat siapa?" tanya Axl sambil menyetem gitarnya.

"Cewek. Cantik ..." jawab Mark sembari memasang in ear monitor nya.

"Dimana?"

Mark mengedikkan dagunya dan Axl melihat dua orang yang berada di balkon istana Khalid dengan jarak cukup jauh dan entah mengapa Axl tidak habis pikir. Jarak sejauh ini Mark bisa-bisanya tahu jika gadis yang disana cantik. Dasar player !

***

Rauf dan Aghnia menonton rehearsal grup band favorit Kaysan dari atas balkon dengan dua pengawal masing-masing di belakang mereka. Keduanya bisa melihat Kaysan datang menghampiri bersama dua pengawalnya ke grup band itu dan mereka saling bersalaman.

Aghnia melihat kakaknya datang dengan jaket kulit dan celana jeans sobek-sobek dan memang dibandingkan Rauf, Kaysan lebih seenaknya serta cuek. Meskipun begitu, jika diberikan tugas kerajaan, dia tetap menyelesaikan dengan baik. Kalau kata Oma Mariana Schumacher, namanya sumbud atau Sembodo yang artinya balance. Seenaknya iya tapi kerja juga bisa.

Entah apa yang dibicarakan antara vokalis band itu dan Kaysan tapi kakaknya menunjuk ke arah dirinya. Ngomong apa sih mereka?

***

"Terima kasih mau datang ke Doha. Selamat datang..." senyum Kaysan ke para personil Kiss of the Dragon sambil bersalaman satu persatu.

"Terima kasih sudah mengundang kami, Tuan Khalid..." balas Mark.

"So, aku harap kalian mematuhi peraturan Qatar...." ucap Kaysan dengan wajah tersenyum tapi matanya menatap dingin.

Mark bisa melihat pria muda di hadapannya tidak bisa diremehkan dan bukan sekedar anak orang kaya manja yang hanya tahu foya-foya. Pria ini tampan, bad boy tapi bisa terlihat memiliki prinsip, tekad dan keras kepala. Mark sudah bertemu banyak orang di usianya sekarang yang ke 28. Lima tahun terjun di dunia showbiz, Mark bisa melihat mana orang-orang yang benar-benar baik dan mana manipulatif.

Dan Emir Kaysan Khalid ... Tidak bisa diprediksi.

"Bagaimana akomodasi nya?" tanya Kaysan.

"Superb Mr Khalid" ucap Sebastian. "Thank you."

"Oh Mr Khalid, boleh aku bertanya sesuatu?" ucap Mark.

"Apa itu?"

"Siapa gadis di balkon itu?" Mark menunjuk ke arah balkon dan Kaysan menoleh ke tempat yang ditunjuk vokalis ban tersebut.

"Kamu bisa melihat dari jarak sejauh ini?" ucap Kaysan dengan nada tidak percaya.

"Well, mataku 20/20 ..." jawab Mark.

"20/20 kalau ada cewek cantik" celetuk Axl.

"Gadis yang kamu tunjuk itu adalah adikku, kandung ..." jawab Kaysan membuat Mark melongo.

What? Adiknya tuan Emir Khalid? A princess?

***

"Ngapain si Mark tunjuk-tunjuk kesini?" tanya Rauf.

"Entah..." Aghnia menatap ke arah panggung. "Mungkin kah bisa melihat kita dari sini?"

"Kayaknya nggak deh..." Rauf melihat ponselnya dan tersenyum.

"Masih ngejar Diana, bang?" goda Aghnia.

"Masih. Lihat, sepupu kamu cantik deh ..." Rauf memperlihatkan foto Diana sedang makan sushi bersama Aslan.

"Ya Allah bang, itu muka jelek lah. Wong lagi mangap lebar begitu, cantik dari mana?" gerutu Aghnia. "Memang deh ya kalau lagi jatuh cinta semua tampak bagus."

"Tapi Diana memang cantik... Dia memang peri cantik aku ..." senyum Rauf dengan penuh cinta.

"Yang sayangnya, hampir enam tahun bang Rauf tidak take action buat deketin Diana ..."

Rauf menatap Aghnia. "Bagaimana bisa take action? Aku sibuk disini dan semua tugas kerajaan, kapan aku ke Harvard dan sekarang kapan aku bisa ke New York?! Jangan dibilang kalau aku tidak take action... Aku sudah bertemu dengan Oom Omar dan Aslan. Kamu tahu apa yang mereka bilang... Diana tidak cocok denganku !"

Aghnia tertawa terbahak-bahak. "Mereka sangat tahu bagaimana Diana., bang. Jadi tahu jika Diana sama bang Rauf... Aku tidak bisa membayangkan bagaimana pusingnya paman As'ad."

Rauf cemberut. "Kenapa kamu tidak mau membantu kakakmu ini dengan meyakinkan bahwa Diana cocok untukku?"

Aghnia merangkul lengan Rauf. "Bang, mau aku bilang jangan dekati Diana juga percuma karena yang ada di hati dan pikiran Abang cuma Diana Blair Zidane..." ucap gadis cantik itu sambil menatap usil ke Rauf.

"The one and only..." jawab Rauf sambil menowel hidung Aghnia.

***

Mark menyanyikan lagu hits nya sambil melihat ke arah balkon dan melihat bagaimana akrabnya gadis cantik yang diakui Kaysan sebagai adiknya. Ada rasa kesal yang Mark tahu dia cemburu gadis itu mesra dengan pria lain. Kaysan memang tidak menyebutkan siapa nama adiknya tapi sepertinya Emir itu memilih menyimpan rapat-rapat namanya.

Mungkin karena adiknya sudah punya pasangan jadi Kaysan memilih untuk memasang batasan pada dirinya.

"Dia sudah punya suami, Mark. Let her go..." bisik Axl.

"Really?" balas Mark.

"I believe she is. Bukankah di timur tengah biasa menikah muda?"

Mark hanya tersenyum. "Hey princess !" panggilnya ke arah Aghnia dan Rauf yang terkejut mendengar suara Mark dari mic nya. "This song is for you ..." Mark memberikan kode untuk lagu Howe Do You Do.

Aghnia dan Rauf melongo. "What the hell is he thinking?" ucap Rauf.

Sementara Kaysan yang masih di bawah sedang memeriksa semua persiapan untuk acaranya bersama dengan asisten dan tim EO nya, terkejut mendengar keberanian Mark memanggil adiknya.

Well, here we are crackin' jokes in the corner of our mouths

And I feel like I'm laughing in a dream

If I was young I could wait outside your school

'Cause your face is like the cover of a magazine

How do you do (do you do) the things that you do?

No one I know could ever keep up with you

How do you do?

Did it ever make sense to you to say bye? (Bye bye)

"How do you do, princess? Nice to meet you. Namaku Mark Becker. Siapa namamu?" tanya Mark dengan berani sambil menatap Aghnia.

"Are you nuts ?" desis Axl dan Sebastian panik karena bisa saja mereka batal dan sang princess meminta para pengawal menghukum mereka karena Mark sudah kurang ajar dan nekad.

"Stop menggoda adikku, Mark Becker..." ucap Kaysan dingin.

Mark pun terdiam karena wajah Kaysan berubah menjadi waspada.

Oke Mark. Kamu sudah melewati batas.

"Sorry Mr Khalid. Aku cuma ingin berkenalan dengan adikmu ..."

Kaysan menggelengkan kepalanya. "Nope. Ayo Liam... Kita selesaikan di dalam." Pria itu pun berjalan menuju golf car nya bersama dengan asistennya.

"Lihat Mark ! Gara-gara kamu !" omel Sebastian.

Mark hanya menggaruk kepalanya dan melihat kedua orang di balkon itu sudah pergi.

Bodoh kamu Mark !

***

Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaa gaeeesss

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂❤️

Terpopuler

Comments

ellyana imutz

ellyana imutz

wkwkwjw saking semangat ny bin kepo m princees mlh bikin senewaen .mr khalid kn ..wes auto d coret dr list band favorit ni

2024-03-07

1

Tri Yoga Pratiwi

Tri Yoga Pratiwi

akan banyak halangan dan rintangan yang membentang Mark 🤣

2024-03-06

1

Tri Yoga Pratiwi

Tri Yoga Pratiwi

Tahun ke 7 baru diterima bang 🤣

2024-03-06

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!