Chapter 014 : Kota Zunyi

Yang Chen duduk di barisan paling belakang di dalam truk militer, dan di seberangnya adalah Lin Hayue. "Sister, apa yang kalian tangkap? Aku tidak pernah melihatnya."

"Daging mutan."

"Daging mutan?" Yang Chen melihat truk pengangkut besar yang membawa mayat dari makhluk aneh. "Apa enak?"

Lin Hayue melihat daging mutan yang bergoyang-goyang seperti jeli, dia merinding saat melihat pemandangan itu. "Tidak, teksturnya aneh, tapi memang terasa seperti daging."

"Mengapa tidak memakan binatang mutan asli? Mereka ada banyak."

Lin Hayue menghela napas dan berkata, "Daging dari binatang mutan hanya bisa dikonsumsi oleh mereka yang memiliki resistansi terhadap radiasi, seperti dirimu. Untuk manusia biasa, ada gangguan pencernaan dan penyakit lainnya, bahkan kematian ..."

Lin Hayue menunjukan daging mutan. "Itu, manusia biasa bisa memakannya, meski tidak enak, tapi kaya akan nutrisi dan harganya murah."

Yang Chen menganggukkan kepala, dia melihat orang-orang di sekitarnya yang memegang erat senjata masing-masing. "Apa di Kota Zunyi ada makanan selain daging?"

"Ada apa pun di sana." Pria paruh baya yang duduk di samping merangkul bahu Yang Chen. "Kau masih muda, kau mungkin belum berpengalaman. Jika kau memiliki uang lebih, kau bisa datang ke Rumah Mawar Merah. Tempat di sana luar biasa."

"Hahahaha."

Tawa terbahak-bahak terdengar di seluruh truk pengangkut, tapi untuk para wanita yang hadir, mereka mendengus dingin dan menatap Yang Chen dengan tatapan menjijikkan.

Yang Chen hanya bisa tersenyum masam. Meski di kehidupan sebelumnya dia adalah orang yang brengse*, suka berhubungan dengan banyak wanita, tapi dia tidak pernah pergi ke tempat semacam itu, dan dia pasti akan menjadi yang pertama dari wanita yang tidur dengannya.

Lin Hayue menatap Yang Chen, entah apa yang dipikirkannya terhadap laki-laki di depannya ini. Kesampingkan masalah berlari dari Kota Harapan, yang menjadi perhatiannya adalah kulit laki-laki ini lebih cerah dari wanita, pipinya terlihat baik, tidak seperti orang kelaparan dan kekurangan gizi.

"Semua bisa dibeli asalkan ada uang, tapi di sana memiliki aturan. Jika melanggar, kau akan dihukum sesuai aturan dari zaman yang hilang."

Yang Chen kembali mengalihkan pandangannya pada Lin Hayue. "Zaman yang hilang?"

Lin Hayue mengangguk. "Sebelum Perang Dunia Ketiga."

Yang Chen mengangguk kecil, tapi tidak mengatakan apa-apa, dia hanya menundukkan kepalanya. Informasi yang didapatnya kali ini tidak banyak, tapi cukup penting.

Jika di Kota Zunyi ada perpustakaan umum, itu lebih baik karena dia bisa mencari informasi lebih banyak. Apalagi kalau dia bisa berbicara berdua dengan Lin Hayue, tapi sepertinya tidak bisa.

"Apa ada beras?" Yang Chen mendongak, kemudian saat dia melihat tatapan mata semua orang, dia menambahkan, "Aku dengar kalau beras adalah makanan paling enak di dunia, ini makanan pokok yang mengenyangkan. Aku tidak tahu apa itu benar-benar enak. Jika memungkinkan, aku ingin mencari kerja di Kota Zunyi dan membeli beras."

Zhao Hanping, pria yang duduk di samping, menepuk pundak Yang Chen. "Memang ada, tapi sangat mahal. Hanya orang-orang kaya yang bisa membelinya, harganya 20 Kristal Sumber kualitas Menengah untuk seratus gram."

Yang Chen membelalakkan mata dan berteriak, "Bukankah harus membunuh 200 zombie?!"

Walaupun dengan sumber daya yang dimilikinya bisa menukarnya dengan bibit padi, dia harus tetap berpura-pura miskin.

Zhao Hanping menganggukkan kepalanya. "Iya, meski ada banyak misi, tapi dengan pengeluaran kami ..."

Yang Chen menatap Zhao Hanping, lalu mengangguk memahami. Pemasukan mereka mungkin besar, tapi pengeluarannya lebih besar, dan semua hadiah harus dibagi. Meski Zhao Hanping bisa berhemat, bahkan meski bisa membeli beras, beras itu pastinya dimakan anak-anaknya.

"Bagaimana dengan air?" Yang Chen menatap Lin Hayue. "Air di Kota Harapan sulit ditelan, tapi untuk bertahan hidup, aku tidak bisa pilih-pilih."

Zhao Hanping merangkul Yang Chen. "Kau selalu menatap Wakil Kapten kami, apa kau menyukainya?"

Lin Hayue menatap dingin Zhao Hanping, lalu kembali menatap Yang Chen. "Air di tempat kami bersih, tapi dibandingkan dengan zaman dulu, aku tidak tahu perbedaannya."

Yang Chen mengangguk, itu saja sudah cukup, meski masih ada yang membuatnya penasaran, tapi dia memilih menahan diri. Yang membuatnya benar-benar bingung adalah bagaimana mereka menetralisir radiasi dalam air.

Blue Star bukannya tidak memiliki air, ada banyak air di lautan, tapi semuanya penuh dengan radiasi. Adapun air di darat, semuanya telah hilang, entah itu sungai atau danau, mereka semua menguap.

Jadi komoditas air sangat mahal, saat dia di Kota Harapan, untuk satu liter air dihargai dengan 1 Kristal Sumber kualitas Rendah.

Jika dia mengambil air dari Kolam Air dan menjualnya, dia akan sangat kaya. Tapi dia tidak memiliki keberanian untuk itu, apalagi setelah melihat kelompok dengan persenjataan lengkap, ditambah tank dan iron dome.

Lin Hayue menekan tombol di dekatnya, membuat kecepatan mobil melambat hingga akhirnya berhenti, lalu dia menatap Yang Chen. "Kita sampai, kami tidak bisa membawamu masuk, kau harus berusaha sendiri."

Yang Chen mengangguk, dia melompat dari truk pengangkut dan melambaikan tangan ke arah Lin Hayue. "Sister, kau harus tersenyum, sayang kalau kau tidak tersenyum dengan wajah cantikmu!"

Lin Hayue mengambil AK-47 dan mengarahkannya pada Yang Chen.

Yang Chen berlari sambil tertawa kecil, dia keluar dari jalur truk dan menghilang dari pandangan Lin Hayue.

Yang Chen melihat tembok yang menjulang, ini lebih aman dari Kota Harapan, dan dia merasa harapan datang dari Kota Zunyi, bukan Kota Harapan itu sendiri.

Tembok setinggi 15 meter memang membawa rasa keamanan dan kedamaian. Tapi melihat area luar tembok ada banyak gelandangan, ada berbagai macam tenda untuk tinggal, dia merasakan kesenjangan sosial dan ekonomi yang besar.

Tembok itu tidak hanya megah, tapi juga dilengkapi dengan persenjataan berat seperti artileri dan meriam tradisional yang sepertinya masih menggunakan peluru berbentuk bola.

Yang Chen pergi ke area gerbang, gerbang di sini ada dua: yang pertama gerbang besar untuk kendaraan, dan tentunya ini hanya dimiliki oleh kelompok kuat atau pemerintah itu sendiri; dan yang kedua adalah gerbang kecil, itu memiliki lebar tiga meter dan dijaga ketat oleh pasukan bersenjata.

"Berhenti!" Salah seorang penjaga menodongkan senjatanya ke arah Yang Chen.

Yang Chen mengangkat kedua tangannya dan memperlihatkan Kristal Sumber yang dibawanya. "Aku ada Kristal Sumber, kata Wakil Kapten Lin, aku bisa masuk setelah membayar harga tertentu."

Mendengar bahwa Yang Chen mengenal Lin Hayue, penjaga itu menurunkan senjata api. "Untuk tinggal seminggu harus membayar tiga Kristal Sumber kualitas Menengah, untuk tinggal permanen harus membayar seratus."

Yang Chen tercengang untuk sesaat, dia tidak menyangka biaya tinggal di Kota Zunyi akan 30 kali dari Kota Harapan, dan itu belum akomodasi lainnya.

"Ini." Yang Chen meletakkan 30 Kristal Sumber kualitas Rendah. "Kualitas Rendah tidak masalah, kan?"

Penjaga itu melihat dan menghitung. "Tidak masalah, asalkan jumlahnya sesuai." Ia mendongak, menatap Yang Chen. "Ini tandanya, jangan sampai hilang, jangan buat onar, dan kau dilarang memasuki area pusat."

"Area pusat?" Yang Chen menerima tanda pengenal dan melewati gerbang.

Kemudian perhatiannya langsung tertuju pada tembok lain yang lebih tinggi, itu berada cukup jauh dari tempatnya berdiri, tapi tidak mengurangi kemegahannya.

Yang Chen melihat orang-orang yang lewat di depannya, pakaian mereka bagus, meski tidak berkualitas, tapi lebih baik daripada yang dipakainya saat ini.

"Pakaian, beli pakaian, sewa hotel, lalu pergi mencari Wakil Kapten. Aku harap dia tidak sulit ditemukan."

Lin Hayue adalah Wakil Kapten, maka harusnya Lin Hayue bisa merekomendasikan perguruan bela diri untuknya, atau tempat di mana dia bisa membeli senjata api.

Yang Chen berjalan-jalan dan melihat sekeliling, dia mencari toko pakaian, tapi ternyata sangat sulit untuk mencarinya.

"Kakak, sepertinya Kakak tersesat, apa Kakak butuh bantuan?"

Yang Chen berbalik, dia melihat ada anak laki-laki yang mungkin berusia antara 6 - 8 tahun. "Iya, bisa dibilang begitu, kau membawaku ke toko pakaian, dan aku akan membayarnya nanti."

Mata anak laki-laki itu cerah, dia tersenyum lebar dan tertawa. "Tentu, aku akan mengantar Kakak ke sana!"

Yang Chen melihat anak laki-laki itu berlari kecil. Dia tidak langsung bergerak, dia melihat ke arah gerbang lebih dulu, lalu kembali berbalik mengikuti anak laki-laki itu.

...

***

*Bersambung...

Terpopuler

Comments

MulyoJati Putro JagadJenar

MulyoJati Putro JagadJenar

😆😆😆😆😆

2025-02-13

1

divine han

divine han

🤣

2024-06-27

2

pembacasetia

pembacasetia

mamama

2024-06-02

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 001 : Farm System
2 Chapter 002 : Berhasil Pergi
3 Chapter 003 : Panen dan Perkembangan Awal
4 Chapter 004 : Binatang Mutan
5 Chapter 005 : Membunuh Laba-laba Mutan
6 Chapter 006 : Cara Mendapatkan Kemampuan
7 Chapter 007 : Membunuh Manusia untuk Pertama Kalinya
8 Chapter 008 : Semua Statistik Meningkat
9 Chapter 009 : Menukar Gandum dengan Kristal Sumber
10 Chapter 010 : Kura-kura Xuan
11 Chapter 011 : Memurnikan Tanah, dan Membangun
12 Chapter 012 : Membunuh Elang Mutan
13 Chapter 013 : Bertemu dengan Pasukan Militer
14 Chapter 014 : Kota Zunyi
15 Chapter 015 : Lin Hayue “Aku ingin Buah Segar”
16 Chapter 016 : Zhu Houni, dan Lin Hayue yang Menyisihkan Waktu
17 Chapter 017 : Biji Lada
18 Chapter 018 : Lin Hayue, Ditahan!
19 Chapter 19 : Berhasil Pergi dari Kota Zunyi
20 Chapter 020 : Xuanzhu, Level 50
21 Chapter 021 : Asal Kristal Sumber
22 Chapter 022 : Magnet Permanen
23 Chapter 023 : Menyewa Rumah
24 Chapter 024 : Langit Merah, Datang!
25 Chapter 025 : Mendapatkan Kristal Sumber
26 Chapter 026 : Kualitas Tinggi, dan Fitur Baru
27 Chapter 027 : Resmi Menikah
28 Chapter 028 : Menjual Tanah Subur
29 Chapter 029 : Panen Kristal Sumber
30 Chapter 030 : Level 70!
31 Chapter 031 : Pergi ke Kota Xuanzhu
32 Chapter 032 : Datang ke Xuanzhu
33 Chapter 033 : Bertarung
34 Chapter 034 : Sistem Kartu ID
35 Chapter 035 : Yu Jing Mencari Orang
36 Chapter 036 : Membawa Lebih Banyak Orang
37 Chapter 037 : Menanam Pohon Trembesi
38 Chapter 038 : Mengatur Pekerjaan
39 Chapter 039 : Hari-hari Sebelum Distrik Komersial Dibuka
40 Chapter 040 : Mulai Berbisnis
41 Chapter 041 : Pelanggan Pertama
42 Chapter 042 : Membangun Bandara di Kota Qing
43 Chapter 043 : Presiden Qing Berkunjung
44 Chapter 044 : Peternakan Liar
45 Chapter 045 : Kekacauan di Kota Zunyi
46 Chapter 046 : Level 80, dan Roh Kehidupan
47 Chapter 047 : Pergi Meminjam Kendaraan Militer
48 Chapter 048 : Kalajengking Besi
49 Chapter 049 : Bersiap-siap untuk Pergi ke Kota Zhan
50 Chapter 050 : Kota Zhan
51 Chapter 051 : Survei
52 Chapter 052 : Datang ke Kediaman Qin
53 Chapter 053 : Menghilangkan Keluarga Qin
54 Chapter 054 : Melanjutkan Perjalanan Mencari Kota
55 Chapter 055 : Kemampuan Gravitasi
56 Chapter 056 : Pergi Lagi ke Kota Qing
57 Chapter 057 : Bertemu Zhao Hanping
58 Chapter 58 : Menawarkan Pekerjaan
59 Chapter 059 : Kartu ID Versi 2.0
60 Chapter 060 : Mendapat Banyak Bibit
61 Chapter 061 : Meningkatkan Pohon Trembesi
62 Chapter 062 : Hujan
63 Chapter 063 : Misteri Blue Star
64 Chapter 064 : Memanfaatkan Kristal Sumber
65 Chapter 065 : Membangun Jalur Kereta
66 Chapter 066 : Tiga Gadis
67 Chapter 067 : Membelah Pegunungan
68 Chapter 068 : “Jangan Memakan Binatang Mutan”
69 Chapter 069 : Pelatihan yang Keras
70 Chapter 070 : Kereta Listrik
71 Chapter 071 : Memberikan Tetes Roh
72 Chapter 072 : Memasuki Kota Penjara
73 Chapter 073 : Inti Kristal
74 Chapter 074 : Memanen Inti Kristal
75 Chapter 075 : Meninggalkan Kota
76 Chapter 076 : Gadis dengan Kemampuan Kayu
77 Chapter 077 : Yun Qing
78 Chapter 078 : Membunuh Serigala Pengganggu
79 Chapter 079 : Kota Huangsha
80 Chapter 080 : Mendatangi Kediaman Penguasa
81 Chapter 081 : Kerja Sama dengan Kota Huangsha
82 Chapter 082 : Serangan Gelap, Datang!
83 Chapter 083 : Zhu Houni dan Shandian Datang
84 Chapter 084 : Melawan Monster
85 Chapter 085 : Kekecewaan pada Serangan Gelap
86 Chapter 086 : Meninggalkan Kota Huangsha
87 Chapter 087 : Yunqi Tiba di Kota Xuanzhu
88 Chapter 088 : Sebulan Kemudian
89 Chapter 089 : Bertemu Perampok?
90 Chapter 090 : Diberhentikan
91 Chapter 091 : Lin Hayue ”Ada Senjata, Mengapa Butuh Tangan Kosong?"
92 Chapter 092 : Menjadi Pemburu
93 Chapter 093 : Semut Merah Darah
94 Chapter 094 : Penasaran dengan Kekuatan Yu Jing
95 Chapter 095 : Benih Kekuatan
96 Chapter 096 : Membunuh Ular
97 Chapter 097 : Ikan Pari
98 Chapter 098 : Sangat Beruntung
99 Chapter 099 : Kembali ke Kota Pertahanan
100 Chapter 100 : Kompensasi
101 Chapter 101 : Pergi ke Penguasa Kota
102 Chapter 102 : Kekacauan; Meninggalkan Kota
103 Chapter 103 : Zombie di Siang Hari
104 Chapter 104 : Memasang Penghalang Kaca
105 Chapter 105 : Memasuki Lahan Pertanian Ilahi
106 Chapter 106 : Kultus Abadi
107 Chapter 107 : Farm System Level 100
108 Chapter 108 : Su Huangran
109 Chapter 109 : Pergi ke Markas Kultus Abadi
110 Chapter 110 : Tiba di Markas Kultus Abadi
111 Chapter 111 : Menyerang dan Mencari Bibit
112 Chapter 112 : Menyelesaikan Kultus Abadi
113 Chapter 113 : Mengunjungi Kota Harapan, dan Membalas Dendam
114 Chapter 114 : Mengambil Su Qing
115 Chapter 115 : Mencari Botak Gang
116 Chapter 116 : Menunggu Botak Gang
117 Chapter 117 : Bertemu Botak Gang
118 Chapter 118 : Membunuh Botak Gang
119 Chapter 119 : Pulang
120 Chapter 120 : Level 90
121 Chapter 121 : 7 Hari Kemudian
122 Chapter 122 : Tiga Hewan Peliharaan Level 90
123 Chapter 123 : Keempat, Hu Bianae
124 Chapter 124 : Rapat Perluasan Lahan
125 Chapter 125 : Rapat Selesai, dan Bersiap Meningkatkan Pohon Kehidupan
Episodes

Updated 125 Episodes

1
Chapter 001 : Farm System
2
Chapter 002 : Berhasil Pergi
3
Chapter 003 : Panen dan Perkembangan Awal
4
Chapter 004 : Binatang Mutan
5
Chapter 005 : Membunuh Laba-laba Mutan
6
Chapter 006 : Cara Mendapatkan Kemampuan
7
Chapter 007 : Membunuh Manusia untuk Pertama Kalinya
8
Chapter 008 : Semua Statistik Meningkat
9
Chapter 009 : Menukar Gandum dengan Kristal Sumber
10
Chapter 010 : Kura-kura Xuan
11
Chapter 011 : Memurnikan Tanah, dan Membangun
12
Chapter 012 : Membunuh Elang Mutan
13
Chapter 013 : Bertemu dengan Pasukan Militer
14
Chapter 014 : Kota Zunyi
15
Chapter 015 : Lin Hayue “Aku ingin Buah Segar”
16
Chapter 016 : Zhu Houni, dan Lin Hayue yang Menyisihkan Waktu
17
Chapter 017 : Biji Lada
18
Chapter 018 : Lin Hayue, Ditahan!
19
Chapter 19 : Berhasil Pergi dari Kota Zunyi
20
Chapter 020 : Xuanzhu, Level 50
21
Chapter 021 : Asal Kristal Sumber
22
Chapter 022 : Magnet Permanen
23
Chapter 023 : Menyewa Rumah
24
Chapter 024 : Langit Merah, Datang!
25
Chapter 025 : Mendapatkan Kristal Sumber
26
Chapter 026 : Kualitas Tinggi, dan Fitur Baru
27
Chapter 027 : Resmi Menikah
28
Chapter 028 : Menjual Tanah Subur
29
Chapter 029 : Panen Kristal Sumber
30
Chapter 030 : Level 70!
31
Chapter 031 : Pergi ke Kota Xuanzhu
32
Chapter 032 : Datang ke Xuanzhu
33
Chapter 033 : Bertarung
34
Chapter 034 : Sistem Kartu ID
35
Chapter 035 : Yu Jing Mencari Orang
36
Chapter 036 : Membawa Lebih Banyak Orang
37
Chapter 037 : Menanam Pohon Trembesi
38
Chapter 038 : Mengatur Pekerjaan
39
Chapter 039 : Hari-hari Sebelum Distrik Komersial Dibuka
40
Chapter 040 : Mulai Berbisnis
41
Chapter 041 : Pelanggan Pertama
42
Chapter 042 : Membangun Bandara di Kota Qing
43
Chapter 043 : Presiden Qing Berkunjung
44
Chapter 044 : Peternakan Liar
45
Chapter 045 : Kekacauan di Kota Zunyi
46
Chapter 046 : Level 80, dan Roh Kehidupan
47
Chapter 047 : Pergi Meminjam Kendaraan Militer
48
Chapter 048 : Kalajengking Besi
49
Chapter 049 : Bersiap-siap untuk Pergi ke Kota Zhan
50
Chapter 050 : Kota Zhan
51
Chapter 051 : Survei
52
Chapter 052 : Datang ke Kediaman Qin
53
Chapter 053 : Menghilangkan Keluarga Qin
54
Chapter 054 : Melanjutkan Perjalanan Mencari Kota
55
Chapter 055 : Kemampuan Gravitasi
56
Chapter 056 : Pergi Lagi ke Kota Qing
57
Chapter 057 : Bertemu Zhao Hanping
58
Chapter 58 : Menawarkan Pekerjaan
59
Chapter 059 : Kartu ID Versi 2.0
60
Chapter 060 : Mendapat Banyak Bibit
61
Chapter 061 : Meningkatkan Pohon Trembesi
62
Chapter 062 : Hujan
63
Chapter 063 : Misteri Blue Star
64
Chapter 064 : Memanfaatkan Kristal Sumber
65
Chapter 065 : Membangun Jalur Kereta
66
Chapter 066 : Tiga Gadis
67
Chapter 067 : Membelah Pegunungan
68
Chapter 068 : “Jangan Memakan Binatang Mutan”
69
Chapter 069 : Pelatihan yang Keras
70
Chapter 070 : Kereta Listrik
71
Chapter 071 : Memberikan Tetes Roh
72
Chapter 072 : Memasuki Kota Penjara
73
Chapter 073 : Inti Kristal
74
Chapter 074 : Memanen Inti Kristal
75
Chapter 075 : Meninggalkan Kota
76
Chapter 076 : Gadis dengan Kemampuan Kayu
77
Chapter 077 : Yun Qing
78
Chapter 078 : Membunuh Serigala Pengganggu
79
Chapter 079 : Kota Huangsha
80
Chapter 080 : Mendatangi Kediaman Penguasa
81
Chapter 081 : Kerja Sama dengan Kota Huangsha
82
Chapter 082 : Serangan Gelap, Datang!
83
Chapter 083 : Zhu Houni dan Shandian Datang
84
Chapter 084 : Melawan Monster
85
Chapter 085 : Kekecewaan pada Serangan Gelap
86
Chapter 086 : Meninggalkan Kota Huangsha
87
Chapter 087 : Yunqi Tiba di Kota Xuanzhu
88
Chapter 088 : Sebulan Kemudian
89
Chapter 089 : Bertemu Perampok?
90
Chapter 090 : Diberhentikan
91
Chapter 091 : Lin Hayue ”Ada Senjata, Mengapa Butuh Tangan Kosong?"
92
Chapter 092 : Menjadi Pemburu
93
Chapter 093 : Semut Merah Darah
94
Chapter 094 : Penasaran dengan Kekuatan Yu Jing
95
Chapter 095 : Benih Kekuatan
96
Chapter 096 : Membunuh Ular
97
Chapter 097 : Ikan Pari
98
Chapter 098 : Sangat Beruntung
99
Chapter 099 : Kembali ke Kota Pertahanan
100
Chapter 100 : Kompensasi
101
Chapter 101 : Pergi ke Penguasa Kota
102
Chapter 102 : Kekacauan; Meninggalkan Kota
103
Chapter 103 : Zombie di Siang Hari
104
Chapter 104 : Memasang Penghalang Kaca
105
Chapter 105 : Memasuki Lahan Pertanian Ilahi
106
Chapter 106 : Kultus Abadi
107
Chapter 107 : Farm System Level 100
108
Chapter 108 : Su Huangran
109
Chapter 109 : Pergi ke Markas Kultus Abadi
110
Chapter 110 : Tiba di Markas Kultus Abadi
111
Chapter 111 : Menyerang dan Mencari Bibit
112
Chapter 112 : Menyelesaikan Kultus Abadi
113
Chapter 113 : Mengunjungi Kota Harapan, dan Membalas Dendam
114
Chapter 114 : Mengambil Su Qing
115
Chapter 115 : Mencari Botak Gang
116
Chapter 116 : Menunggu Botak Gang
117
Chapter 117 : Bertemu Botak Gang
118
Chapter 118 : Membunuh Botak Gang
119
Chapter 119 : Pulang
120
Chapter 120 : Level 90
121
Chapter 121 : 7 Hari Kemudian
122
Chapter 122 : Tiga Hewan Peliharaan Level 90
123
Chapter 123 : Keempat, Hu Bianae
124
Chapter 124 : Rapat Perluasan Lahan
125
Chapter 125 : Rapat Selesai, dan Bersiap Meningkatkan Pohon Kehidupan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!