Chapter 012 : Membunuh Elang Mutan

"Elang apa ini?" Yang Chen membuka matanya lebar-lebar. "Bagaimana menghadapinya?"

Menjinakkannya? Yang Chen tidak yakin apa itu bisa dilakukan, dan tentu bukan hanya dia yang memiliki ide ini, tapi memang tidak ada hasil yang nyata, bahkan mungkin sudah banyak manusia yang dikorbankan hanya untuk mencari tahu apa binatang mutan bisa dijinakkan atau tidak.

"Xuanzhu! Serang!"

Xuanzhu mengendalikan tanah untuk naik lebih tinggi dari tubuhnya, lalu memadatkannya menjadi peluru dengan ukuran batang pohon. Ada total 32 peluru yang dibentuk dengan kekuatannya, dan atas perintah Yang Chen, ia menerbangkan peluru tanah.

Elang itu membuka paruh dan mengeluarkan suara yang memekik, menimbulkan gelombang suara yang membentuk medan di sekitarnya.

Peluru tanah retak dan hancur di bawah gelombang suara tanpa bentuk, tapi sebagiannya lagi masih dalam lolos dari medan. Tapi elang itu menghindari serangan dengan mudahnya.

Yang Chen melihat dan mengamati, dia menghitung apakah elang itu bisa menggunakan gelombang suara terus-menerus atau harus menunggu.

Serangan Xuanzhu tidak ada habisnya, dan elang hanya bisa menghindari tanpa bisa mendekat.

Hingga tak lama kemudian, elang itu menjerit keras, suaranya sangat tinggi dan memekikkan telinga.

Yang Chen menutup telinga dan dia tetap tenang saat melihat elang yang mendekat. Dia melompat ke atas salah satu peluru tanah, lalu meminta Xuanzhu untuk mengirimnya.

Meski dia masih Level 05, tapi dengan timbal balik dari Xuanzhu, dia memiliki keyakinan dalam menghadapi binatang mutan ini.

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

[Nama : Yang Chen]

[Level : 05] [0,5/60]

[Level Pertanian : 35] [3.820/11.750]

[Vitalitas : 11.35] [Stamina : 6.35]

[Kekuatan : 11.05] [Kelincahan : 6.55]

[Kecerdasan : 6.3]

[Catatan] [Statistik rata-rata orang dewasa adalah 1.0]

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Yang Chen meluncur bersama peluru ke arah elang yang menukik ke arah Xuanzhu. Peluru yang ditumpanginya tidak berada di jalur yang sama dengan elang, itu lebih tinggi dengan jarak yang cukup besar.

Yang Chen merasakan tekanan di tubuhnya saat peluru tanah melesat sangat cepat, tapi untungnya tubuhnya sudah mengalami perubahan.

Tubuh manusia normal bisa menahan tekanan gravitasi sebesar 5G, dan vitalitasnya sekarang 11,35 kali lebih kuat dari manusia normal. Jadi untuk kecepatan peluru tanah yang bahkan tidak mencapai kecepatan suara, dia bisa menahannya dengan baik.

Yang Chen tersenyum saat elang mengabaikan dirinya. Dia melompat turun dari peluru tanah tepat saat berada di atas elang. Tangannya terbuka, dia melepaskan jaring laba-laba yang kali ini sudah mampu menjangkau jarak 50 meter.

Jaring laba-laba itu melesat dan menempel tepat di punggung elang.

Elang merasakan sesuatu yang menempel di atas tubuhnya, ia memiringkan tubuhnya dan menukik tajam ke bawah, tidak lagi fokus pada Xuanzhu.

Yang Chen mencengkeram erat jaring laba-laba, lalu menariknya kuat-kuat hingga membuatnya tiba di atas tubuh elang.

Elang bermanuver lebih cepat, bahkan terbang menjauh dari Xuanzhu.

Yang Chen sangat kesal, dia mengayunkan pukulannya. Dengan pukulan normal laki-laki dewasa sehat adalah sekitar 600 hingga 700 Newton (N), atau sekitar 60 hingga 70 kilogram-kekuatan (kgf), dan kekuatannya mencapai 770 kilogram.

Bang!

Punggung elang berguncang ketika menerima pukulan keras.

Elang merasakan sakit yang luar biasa, ia membuka paruhnya untuk mengeluarkan serangan gelombang suara lainnya.

Yang Chen sudah bersiap-siap untuk ini, dia langsung mengeluarkan jaring laba-laba dan mengendalikannya agar melilit paruh elang hingga tidak bisa dibuka.

Kemudian, dia terus memukul-mukul punggung elang, dia juga mematahkan bulu-bulu di salah satu sayap dengan maksud mengendalikan arah terbangnya.

Yang Chen memberi perintah pada Xuanzhu dengan pikirannya agar tetap berada di bawah elang. Jika tidak begitu dan tiba-tiba dia jatuh dari langit tanpa ada bangunan di sekitarnya, bahkan meski dia tidak mati, dia tidak jauh dari itu.

Pukulan demi pukulan terus dilemparkan, tapi tubuh elang ini memang benar-benar keras dan vitalitasnya sangat tebal, bahkan dengan pukulan seperti itu masih bisa mempertahankan agar tetap terbang di udara.

Yang Chen bisa saja melepaskan elang ini, tapi dia ingin memiliki kemampuan tambahan, atau paling tidak Poin Pertanian.

"Turun dasar sialan!" Yang Chen menghantamkan pukulannya di kepala elang sekeras mungkin sampai menimbulkan suara retak.

Elang tetap hidup, tapi tubuhnya mulai melemah dan ketinggian terbangnya merendah.

Yang Chen melihat ke bawah, dia memastikan bahwa jarak ini sudah aman. Tanpa ragu sama sekali, dia melilit leher elang dan berayun turun.

"Tangkap!" Yang Chen melepaskan jaring laba-laba di tangan yang lain.

Xuanzhu menangkapnya dengan mulutnya dan tetap berjalan mengikuti ke mana pun elang terbang.

Yang Chen menyambung kedua jaring laba-laba, lalu dia meluncurkan jaring laba-laba lainnya dan berayun ke arah Xuanzhu. Ketika dia jatuh, dia memperpendek jaring laba-laba hingga panjangnya lebih pendek dari tinggi Xuanzhu.

Saat dia berayun, jantungnya berpacu dan dia berkeringat deras. Dia benar-benar gugup, takut kalau perhitungannya salah dan membuatnya mati.

Setelah berayun, Yang Chen mendarat di atas kepala Xuanzhu. Dia memposisikan berdirinya yang benar dan dia berpegangan erat. "Xuanzhu, tarik dia!"

Xuanzhu berhenti melangkah, membuat jaring laba-laba mengencang. Tapi itu belum semuanya, ia mundur dan menarik jaring laba-laba dengan kepalanya, membuat jaring laba-laba itu bergetar dengan suara dengung.

Elang yang masih terbang dengan leher diikat jaring laba-laba, tiba-tiba tertarik dan meluncur ke bawah tanpa perlawanan sama sekali. Tubuhnya yang besar jatuh menghantam dan menggesek tanah, meninggalkan galian panjang di tanah dari tempat awal jatuh hingga ke kaki Xuanzhu.

Xuanzhu mengangkat kaki depannya, menginjak elang yang sudah tidak bisa bergerak.

Yang Chen merangkak di ujung kepala Xuanzhu, dia melihat elang yang tidak bisa bergerak sama sekali mulai tertanam di tanah setiap kali Xuanzhu menambah kekuatan di kakinya. "Xuanzhu, bunuh dia, tapi jangan hancurkan tubuhnya."

Xuanzhu memahami, ia tidak jadi menginjaknya hingga hancur. Ia memuntahkan jaring laba-laba, lalu menggigitnya lagi di tempat lain.

Yang Chen melompat ke arah pagar tembok, dia sendiri tidak yakin apa yang ingin dilakukan Xuanzhu, tapi karena Xuanzhu mengatakan bahwa ini untuk keamanannya, maka dia akan melakukannya.

Kemudian, Yang Chen melihat apa yang tidak pernah dibayangkannya. Xuanzhu menggerakkan kepalanya ke kiri dan kanan, mengayunkan elang yang diikat sesuai dengan gerakan kepala Xuanzhu.

Elang mutan itu menghantam tanah dengan keras hingga menimbulkan suara dentuman, tanah juga bergetar meski tidak seberapa, tapi reruntuhan yang menjadi korban akhirnya rata dengan tanah.

Yang Chen duduk bersila, dia menunggu Xuanzhu yang bermain-main. "Level 40 sudah seperti ini, apa jadinya setelah naik ke Level 100?"

Level 40, Xuanzhu akan meluas hingga 1.000 meter persegi. Jika setiap peningkatannya adalah sepuluh kali lipat, maka saat Level 100 akan memiliki luas 100.000 ha, atau 31.622,77 × 31.622,77 meter. Dia tidak bisa membayangkan itu, terutama tingginya, apakah akan 15.500 meter?

Saat dia berpikir, suara Xuanzhu datang di benaknya. Meski suara itu tidak berbicara langsung menggunakan bahasa manusia, tapi Yang Chen bisa memahami maksud setiap suara Xuanzhu.

"Sudah mati?" Yang Chen berdiri, dia melompat ke arah jaring laba-laba yang masih terhubung antara Xuanzhu dan elang mutan.

Dia turun dengan cara meluncur dan mendarat di atas mayat elang. Dia merobek jaring laba-laba, lalu menyimpan mayat elang mutan.

Untuk orang lain akan sangat sulit memutus atau merobek jaring laba-laba, apalagi jaring laba-laba ini sangat lengket. Tapi untuk Yang Chen, dia seperti memegang tali yang terbuat dari sutra, dia juga bisa mengendalikan apakah jaring laba-laba dilapisi dengan cairan tipis seperti lem atau tidak.

Yang Chen memegang jaring laba-laba, dan menggulungnya langsung di telapak tangannya, membuatnya naik sepeda menaiki lift.

"Binatang mutan tadi bisa dimakan, sayang jika diuraikan, apalagi tidak pasti apakah aku bisa mendapatkan kemampuannya atau tidak."

Menurut sistem, kemungkinan untuk mendapatkan kemampuan dari binatang mutan yang diuraikan hanya 40%. Jadi menurutnya akan sia-sia jika tidak mendapatkan apa-apa, lebih baik diolah, dan dagingnya bisa digunakan untuk sumber makanannya dan Xuanzhu.

Kemudian material dari elang ini bisa ditukarkan di kota pemberhentian berikutnya...

...

***

*Bersambung...

Terpopuler

Comments

MulyoJati Putro JagadJenar

MulyoJati Putro JagadJenar

hah

2025-02-13

1

Ana_Exo

Ana_Exo

raya , maksudnya Rata yah kak

2024-03-19

3

miyamura kun~

miyamura kun~

mantapp lebih semangat up nya thorrr

2024-03-14

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 001 : Farm System
2 Chapter 002 : Berhasil Pergi
3 Chapter 003 : Panen dan Perkembangan Awal
4 Chapter 004 : Binatang Mutan
5 Chapter 005 : Membunuh Laba-laba Mutan
6 Chapter 006 : Cara Mendapatkan Kemampuan
7 Chapter 007 : Membunuh Manusia untuk Pertama Kalinya
8 Chapter 008 : Semua Statistik Meningkat
9 Chapter 009 : Menukar Gandum dengan Kristal Sumber
10 Chapter 010 : Kura-kura Xuan
11 Chapter 011 : Memurnikan Tanah, dan Membangun
12 Chapter 012 : Membunuh Elang Mutan
13 Chapter 013 : Bertemu dengan Pasukan Militer
14 Chapter 014 : Kota Zunyi
15 Chapter 015 : Lin Hayue “Aku ingin Buah Segar”
16 Chapter 016 : Zhu Houni, dan Lin Hayue yang Menyisihkan Waktu
17 Chapter 017 : Biji Lada
18 Chapter 018 : Lin Hayue, Ditahan!
19 Chapter 19 : Berhasil Pergi dari Kota Zunyi
20 Chapter 020 : Xuanzhu, Level 50
21 Chapter 021 : Asal Kristal Sumber
22 Chapter 022 : Magnet Permanen
23 Chapter 023 : Menyewa Rumah
24 Chapter 024 : Langit Merah, Datang!
25 Chapter 025 : Mendapatkan Kristal Sumber
26 Chapter 026 : Kualitas Tinggi, dan Fitur Baru
27 Chapter 027 : Resmi Menikah
28 Chapter 028 : Menjual Tanah Subur
29 Chapter 029 : Panen Kristal Sumber
30 Chapter 030 : Level 70!
31 Chapter 031 : Pergi ke Kota Xuanzhu
32 Chapter 032 : Datang ke Xuanzhu
33 Chapter 033 : Bertarung
34 Chapter 034 : Sistem Kartu ID
35 Chapter 035 : Yu Jing Mencari Orang
36 Chapter 036 : Membawa Lebih Banyak Orang
37 Chapter 037 : Menanam Pohon Trembesi
38 Chapter 038 : Mengatur Pekerjaan
39 Chapter 039 : Hari-hari Sebelum Distrik Komersial Dibuka
40 Chapter 040 : Mulai Berbisnis
41 Chapter 041 : Pelanggan Pertama
42 Chapter 042 : Membangun Bandara di Kota Qing
43 Chapter 043 : Presiden Qing Berkunjung
44 Chapter 044 : Peternakan Liar
45 Chapter 045 : Kekacauan di Kota Zunyi
46 Chapter 046 : Level 80, dan Roh Kehidupan
47 Chapter 047 : Pergi Meminjam Kendaraan Militer
48 Chapter 048 : Kalajengking Besi
49 Chapter 049 : Bersiap-siap untuk Pergi ke Kota Zhan
50 Chapter 050 : Kota Zhan
51 Chapter 051 : Survei
52 Chapter 052 : Datang ke Kediaman Qin
53 Chapter 053 : Menghilangkan Keluarga Qin
54 Chapter 054 : Melanjutkan Perjalanan Mencari Kota
55 Chapter 055 : Kemampuan Gravitasi
56 Chapter 056 : Pergi Lagi ke Kota Qing
57 Chapter 057 : Bertemu Zhao Hanping
58 Chapter 58 : Menawarkan Pekerjaan
59 Chapter 059 : Kartu ID Versi 2.0
60 Chapter 060 : Mendapat Banyak Bibit
61 Chapter 061 : Meningkatkan Pohon Trembesi
62 Chapter 062 : Hujan
63 Chapter 063 : Misteri Blue Star
64 Chapter 064 : Memanfaatkan Kristal Sumber
65 Chapter 065 : Membangun Jalur Kereta
66 Chapter 066 : Tiga Gadis
67 Chapter 067 : Membelah Pegunungan
68 Chapter 068 : “Jangan Memakan Binatang Mutan”
69 Chapter 069 : Pelatihan yang Keras
70 Chapter 070 : Kereta Listrik
71 Chapter 071 : Memberikan Tetes Roh
72 Chapter 072 : Memasuki Kota Penjara
73 Chapter 073 : Inti Kristal
74 Chapter 074 : Memanen Inti Kristal
75 Chapter 075 : Meninggalkan Kota
76 Chapter 076 : Gadis dengan Kemampuan Kayu
77 Chapter 077 : Yun Qing
78 Chapter 078 : Membunuh Serigala Pengganggu
79 Chapter 079 : Kota Huangsha
80 Chapter 080 : Mendatangi Kediaman Penguasa
81 Chapter 081 : Kerja Sama dengan Kota Huangsha
82 Chapter 082 : Serangan Gelap, Datang!
83 Chapter 083 : Zhu Houni dan Shandian Datang
84 Chapter 084 : Melawan Monster
85 Chapter 085 : Kekecewaan pada Serangan Gelap
86 Chapter 086 : Meninggalkan Kota Huangsha
87 Chapter 087 : Yunqi Tiba di Kota Xuanzhu
88 Chapter 088 : Sebulan Kemudian
89 Chapter 089 : Bertemu Perampok?
90 Chapter 090 : Diberhentikan
91 Chapter 091 : Lin Hayue ”Ada Senjata, Mengapa Butuh Tangan Kosong?"
92 Chapter 092 : Menjadi Pemburu
93 Chapter 093 : Semut Merah Darah
94 Chapter 094 : Penasaran dengan Kekuatan Yu Jing
95 Chapter 095 : Benih Kekuatan
96 Chapter 096 : Membunuh Ular
97 Chapter 097 : Ikan Pari
98 Chapter 098 : Sangat Beruntung
99 Chapter 099 : Kembali ke Kota Pertahanan
100 Chapter 100 : Kompensasi
101 Chapter 101 : Pergi ke Penguasa Kota
102 Chapter 102 : Kekacauan; Meninggalkan Kota
103 Chapter 103 : Zombie di Siang Hari
104 Chapter 104 : Memasang Penghalang Kaca
105 Chapter 105 : Memasuki Lahan Pertanian Ilahi
106 Chapter 106 : Kultus Abadi
107 Chapter 107 : Farm System Level 100
108 Chapter 108 : Su Huangran
109 Chapter 109 : Pergi ke Markas Kultus Abadi
110 Chapter 110 : Tiba di Markas Kultus Abadi
111 Chapter 111 : Menyerang dan Mencari Bibit
112 Chapter 112 : Menyelesaikan Kultus Abadi
113 Chapter 113 : Mengunjungi Kota Harapan, dan Membalas Dendam
114 Chapter 114 : Mengambil Su Qing
115 Chapter 115 : Mencari Botak Gang
116 Chapter 116 : Menunggu Botak Gang
117 Chapter 117 : Bertemu Botak Gang
118 Chapter 118 : Membunuh Botak Gang
119 Chapter 119 : Pulang
120 Chapter 120 : Level 90
121 Chapter 121 : 7 Hari Kemudian
122 Chapter 122 : Tiga Hewan Peliharaan Level 90
123 Chapter 123 : Keempat, Hu Bianae
124 Chapter 124 : Rapat Perluasan Lahan
125 Chapter 125 : Rapat Selesai, dan Bersiap Meningkatkan Pohon Kehidupan
Episodes

Updated 125 Episodes

1
Chapter 001 : Farm System
2
Chapter 002 : Berhasil Pergi
3
Chapter 003 : Panen dan Perkembangan Awal
4
Chapter 004 : Binatang Mutan
5
Chapter 005 : Membunuh Laba-laba Mutan
6
Chapter 006 : Cara Mendapatkan Kemampuan
7
Chapter 007 : Membunuh Manusia untuk Pertama Kalinya
8
Chapter 008 : Semua Statistik Meningkat
9
Chapter 009 : Menukar Gandum dengan Kristal Sumber
10
Chapter 010 : Kura-kura Xuan
11
Chapter 011 : Memurnikan Tanah, dan Membangun
12
Chapter 012 : Membunuh Elang Mutan
13
Chapter 013 : Bertemu dengan Pasukan Militer
14
Chapter 014 : Kota Zunyi
15
Chapter 015 : Lin Hayue “Aku ingin Buah Segar”
16
Chapter 016 : Zhu Houni, dan Lin Hayue yang Menyisihkan Waktu
17
Chapter 017 : Biji Lada
18
Chapter 018 : Lin Hayue, Ditahan!
19
Chapter 19 : Berhasil Pergi dari Kota Zunyi
20
Chapter 020 : Xuanzhu, Level 50
21
Chapter 021 : Asal Kristal Sumber
22
Chapter 022 : Magnet Permanen
23
Chapter 023 : Menyewa Rumah
24
Chapter 024 : Langit Merah, Datang!
25
Chapter 025 : Mendapatkan Kristal Sumber
26
Chapter 026 : Kualitas Tinggi, dan Fitur Baru
27
Chapter 027 : Resmi Menikah
28
Chapter 028 : Menjual Tanah Subur
29
Chapter 029 : Panen Kristal Sumber
30
Chapter 030 : Level 70!
31
Chapter 031 : Pergi ke Kota Xuanzhu
32
Chapter 032 : Datang ke Xuanzhu
33
Chapter 033 : Bertarung
34
Chapter 034 : Sistem Kartu ID
35
Chapter 035 : Yu Jing Mencari Orang
36
Chapter 036 : Membawa Lebih Banyak Orang
37
Chapter 037 : Menanam Pohon Trembesi
38
Chapter 038 : Mengatur Pekerjaan
39
Chapter 039 : Hari-hari Sebelum Distrik Komersial Dibuka
40
Chapter 040 : Mulai Berbisnis
41
Chapter 041 : Pelanggan Pertama
42
Chapter 042 : Membangun Bandara di Kota Qing
43
Chapter 043 : Presiden Qing Berkunjung
44
Chapter 044 : Peternakan Liar
45
Chapter 045 : Kekacauan di Kota Zunyi
46
Chapter 046 : Level 80, dan Roh Kehidupan
47
Chapter 047 : Pergi Meminjam Kendaraan Militer
48
Chapter 048 : Kalajengking Besi
49
Chapter 049 : Bersiap-siap untuk Pergi ke Kota Zhan
50
Chapter 050 : Kota Zhan
51
Chapter 051 : Survei
52
Chapter 052 : Datang ke Kediaman Qin
53
Chapter 053 : Menghilangkan Keluarga Qin
54
Chapter 054 : Melanjutkan Perjalanan Mencari Kota
55
Chapter 055 : Kemampuan Gravitasi
56
Chapter 056 : Pergi Lagi ke Kota Qing
57
Chapter 057 : Bertemu Zhao Hanping
58
Chapter 58 : Menawarkan Pekerjaan
59
Chapter 059 : Kartu ID Versi 2.0
60
Chapter 060 : Mendapat Banyak Bibit
61
Chapter 061 : Meningkatkan Pohon Trembesi
62
Chapter 062 : Hujan
63
Chapter 063 : Misteri Blue Star
64
Chapter 064 : Memanfaatkan Kristal Sumber
65
Chapter 065 : Membangun Jalur Kereta
66
Chapter 066 : Tiga Gadis
67
Chapter 067 : Membelah Pegunungan
68
Chapter 068 : “Jangan Memakan Binatang Mutan”
69
Chapter 069 : Pelatihan yang Keras
70
Chapter 070 : Kereta Listrik
71
Chapter 071 : Memberikan Tetes Roh
72
Chapter 072 : Memasuki Kota Penjara
73
Chapter 073 : Inti Kristal
74
Chapter 074 : Memanen Inti Kristal
75
Chapter 075 : Meninggalkan Kota
76
Chapter 076 : Gadis dengan Kemampuan Kayu
77
Chapter 077 : Yun Qing
78
Chapter 078 : Membunuh Serigala Pengganggu
79
Chapter 079 : Kota Huangsha
80
Chapter 080 : Mendatangi Kediaman Penguasa
81
Chapter 081 : Kerja Sama dengan Kota Huangsha
82
Chapter 082 : Serangan Gelap, Datang!
83
Chapter 083 : Zhu Houni dan Shandian Datang
84
Chapter 084 : Melawan Monster
85
Chapter 085 : Kekecewaan pada Serangan Gelap
86
Chapter 086 : Meninggalkan Kota Huangsha
87
Chapter 087 : Yunqi Tiba di Kota Xuanzhu
88
Chapter 088 : Sebulan Kemudian
89
Chapter 089 : Bertemu Perampok?
90
Chapter 090 : Diberhentikan
91
Chapter 091 : Lin Hayue ”Ada Senjata, Mengapa Butuh Tangan Kosong?"
92
Chapter 092 : Menjadi Pemburu
93
Chapter 093 : Semut Merah Darah
94
Chapter 094 : Penasaran dengan Kekuatan Yu Jing
95
Chapter 095 : Benih Kekuatan
96
Chapter 096 : Membunuh Ular
97
Chapter 097 : Ikan Pari
98
Chapter 098 : Sangat Beruntung
99
Chapter 099 : Kembali ke Kota Pertahanan
100
Chapter 100 : Kompensasi
101
Chapter 101 : Pergi ke Penguasa Kota
102
Chapter 102 : Kekacauan; Meninggalkan Kota
103
Chapter 103 : Zombie di Siang Hari
104
Chapter 104 : Memasang Penghalang Kaca
105
Chapter 105 : Memasuki Lahan Pertanian Ilahi
106
Chapter 106 : Kultus Abadi
107
Chapter 107 : Farm System Level 100
108
Chapter 108 : Su Huangran
109
Chapter 109 : Pergi ke Markas Kultus Abadi
110
Chapter 110 : Tiba di Markas Kultus Abadi
111
Chapter 111 : Menyerang dan Mencari Bibit
112
Chapter 112 : Menyelesaikan Kultus Abadi
113
Chapter 113 : Mengunjungi Kota Harapan, dan Membalas Dendam
114
Chapter 114 : Mengambil Su Qing
115
Chapter 115 : Mencari Botak Gang
116
Chapter 116 : Menunggu Botak Gang
117
Chapter 117 : Bertemu Botak Gang
118
Chapter 118 : Membunuh Botak Gang
119
Chapter 119 : Pulang
120
Chapter 120 : Level 90
121
Chapter 121 : 7 Hari Kemudian
122
Chapter 122 : Tiga Hewan Peliharaan Level 90
123
Chapter 123 : Keempat, Hu Bianae
124
Chapter 124 : Rapat Perluasan Lahan
125
Chapter 125 : Rapat Selesai, dan Bersiap Meningkatkan Pohon Kehidupan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!