Yang Chen merentangkan kedua tangannya, tangannya mengeluarkan jaring laba-laba yang meluncur dan menempel di meriam yang terpasang di atas tembok.
Dengan tarikan tangannya, dia sampai di atas tembok.
Zhao Hanping yang melihat ini, tercengang dengan mata melebar. "Dia, dua kemampuan?"
Yang Chen tidak mendengar apa yang dikatakan oleh Zhao Hanping, kalaupun dia mendengarnya, dia tidak akan mengatakan apa-apa.
Dia tidak membuang waktu dengan melihat pemandangan dari atas, dia langsung melompat dari atas tembok tanpa rasa takut sama sekali.
"Yue Lin!"
Tiba-tiba terdengar auman serigala, auman keras yang menggema di langit dan membuat panik orang-orang di Kota Zunyi, terutama yang berada di kota dalam.
Serigala berbulu perak muncul di udara, matanya berwarna biru muda dan taringnya yang tajam sangat kuat seperti logam.
Yang Chen mendarat di atas punggung Yue Lin, serigala perak dengan tinggi empat meter. "Yue Lin, cari di mana Lin Hayue berada."
Yang Chen pernah menerima hadiah dari Lin Hayue dan itu meninggalkan aroma, sebelum aroma itu menghilang karena waktu, dia meminta Yue Lin untuk mengingat aroma tersebut.
Yue Lin mendarat di tanah, menghancurkan jalanan karena berat badannya, kemudian ia berlari melompat dari rumah ke rumah.
Alarm berbunyi saat Yue Lin mendarat, kemudian Yang Chen mendengar suara kendaraan berat. Dia melihat ke belakang, tank maupun kendaraan militer lainnya bergegas mengejarnya.
Yang Chen tidak peduli, tapi dia mencoba menghindari pertarungan, namun jika pertarungan benar-benar tidak bisa dihindarkan seperti mereka bertindak di luar batas, dengan senang hati dia akan memperlihatkan apa itu kekuatan.
Yue Lin berbelok arah menuju timur laut.
Yang Chen menunduk melihat kota yang bersih, hampir sama seperti masa-masa sebelum perang. Bahkan dia melihat ada pohon yang tumbuh, meski jarang-jarang dan warna daunnya kekuningan.
Air mancur juga terlihat, dia tidak tahu bagaimana mereka bisa memurnikan air radiasi menjadi air bersih seperti ini.
Yang Chen melihat ke belakang, dia tidak melihat kendaraan militer mengejarnya, mereka pergi lewat jalan lain, tapi melihat dari arah yang dia tuju dan jalan yang diambil pihak lain, mereka akan bertemu di tempat yang sama.
Dia merasakan krisis di hatinya, karena setelah alarm berbunyi, pasti tempat di mana Lin Hayue dikurung akan dijaga ketat.
"Yue Lin, lebih cepat."
Yue Lin meningkatkan kecepatannya dan kali ini tidak menahan diri sehingga menghancurkan atap bangunan yang dilewatinya.
Villa dengan halaman luas tidak luput dari serangan Yue Lin, dan tentunya ini menarik kemarahan keluarga maupun organisasi yang berpengaruh di Kota Zunyi.
Whoooosh!
Tiba-tiba di depannya ada asap yang melesat ke arahnya, dia tahu bahwa itu adalah senjata peluncur roket.
Yang Chen berdiri di atas kepala Yue Lin, dia mengangkat kedua tangannya membentuk siap bertarung dalam ilmu bela diri Wing Chun, lalu dia mengayunkan tangannya ke belakang.
Atap-atap bangunan maupun kerikil bergetar karena tindakan Yang Chen, kemudian saat dia membuat gerakan memukul ke depan, tiba-tiba semua benda yang terbuat dari tanah itu melesat ke arah peluncur roket.
Bang!
Tanah dan granat berpeluncur roket itu saling menghantam, menimbulkan ledakan keras yang luar biasa dengan asap gelap menutupi area sekitar.
Yang Chen mengangkat dan mengibaskan tangannya, tiba-tiba tangannya mengeluarkan api yang menghamburkan asap.
***
—Ruang Pengadilan—
Ruang pengadilan penuh dengan orang dari semua lapisan masyarakat: pemerintah, militer, keluarga besar, guru, sarjana dan rakyat biasa.
Semua orang duduk di kursi membentuk tangga, perhatian mereka semua tertuju pada wanita yang berdiri di tengah-tengah ruangan dengan tangan terborgol.
Lin Hayue menundukkan kepala menyembunyikan wajahnya yang basah karena air mata. Dia tidak menyangka akan diadili seperti ini, dia sendiri tidak menyalahkan Yang Chen karena berada di tempat ini.
Lin Hayue tahu kemampuannya bisa membawa peningkatan dalam teknologi, terutama pembangkit listrik untuk menerangi seluruh Kota Zunyi.
Dia sudah melakukanya, karena itulah kota bagian dalam disinari cahaya di malam hari, tapi tidak dengan bagian luar.
"Pengkhianat!"
"Pengkhianat!"
"Kami berpikir kau adalah orang baik! Tapi ternyata kami salah, kau memiliki kemampuan tapi tidak berguna!"
"Pengkhianat! Karena kau, kami tidak menerima listrik!"
Lin Hayue hanya diam tidak mengatakan apa-apa, dia tahu menjelaskan pun tidak membuahkan hasil. Semakin dia menjelaskan, maka dia semakin ditekan.
Adapun tentang listrik di kota bagian luar, dia sudah mengajukan proposal ke atas, tapi mereka menolak karena hanya kota bagian dalam yang bisa mengakses listrik. Jika semuanya memiliki listrik, maka keunggulan kota bagian dalam tidak ada lagi, dan orang-orang di atas tidak mau ini terjadi.
"Lin Hayue, apa kau tidak melakukan pembelaan?"
Lin Hayue mendongak menatap hakim yang mengetuk palu. "Pembelaan? Bukankah sia-sia? Berapa banyak Keluarga An membayarmu untuk menjebakku? Mengapa kalian tidak mengatakan kebenaran tentang listrik? Bukankah orang-orang di kota dalam menolaknya—"
"Diam!" Hakim itu mengetuk palu. "Jangan dengarkan dia!"
"Lin Hayue kau bersalah karena membangkang, kau melanggar sumpah militer, kau menghambat perkembangan kota, kau menggunakan posisimu untuk berbuat macam-macam, dan kau bergabung dengan organisasi anti-pemerintah. Menurut aturan, kau harus dihukum mati ..."
Hakim itu mengangkat sudut bibirnya. "Tapi kami telah berdiskusi untuk meringankan hukumannya. Kau, selama sisa hidupmu, harus menggunakan kemampuanmu untuk Kota Zunyi!"
Hakim itu mengetuk palu tiga kali.
Lucu sekali sistem hukum di sini, tidak ada pengacara, tidak ada pembela atau lain sebagainya. Jika kau salah, maka kau salah, tidak peduli alasan apa pun itu.
Lin Hayue tidak mengatakan apa-apa, dia sudah menebak hasil hukumannya pasti seperti ini. Dia mendongak, melihat langit-langit ruangan, lalu tertawa terbahak-bahak.
Untuk Kota Zunyi? Omong kosong!
Lin Hayue menunduk, dia kembali menangis, tapi bukan karena hukuman yang diterima, tapi karena tidak bisa bertemu lagi dengan Yang Chen.
Dalam barisan keluarga yang berpengaruh, ada seorang pemuda berusia dua puluhan tahun. Dia tersenyum saat melihat Lin Hayue dijatuhi hukuman, dia bisa meminta keluarganya untuk memberikan Kristal Sumber lainnya, lalu dia bisa menguasai Lin Hayue sepenuhnya.
Kemampuan untuk membuat magnet, bukan hanya berguna untuk membuat pembangkit listrik, tapi juga untuk membuat senjata.
Booom!
Tiba-tiba terjadi ledakan keras bersamaan dengan hancurnya salah satu dinding bangunan; asap mengepul, menutupi pandangan semua orang.
Yang menciptakan ledakan ini adalah Yang Chen dengan Yue Lin.
Yang Chen tidak tahu di mana Lin Hayue berada, jadi dia mengendalikan debu-debu kecil yang beterbangan di dalam ruangan untuk turun.
Lin Hayue melihat ke arah ledakan, tapi tidak bisa melihat apa-apa. Namun saat debu itu menghilang, matanya melebar, dia merasa ada yang salah dengan penglihatannya.
"Sister!" Yang Chen berlari ke arah Lin Hayue, menggendongnya seperti seorang putri, lalu melompat kembali ke atas Yue Lin.
"Pergi." Yang Chen memberi perintah untuk meninggalkan tempat ini secepatnya.
"Berhenti!"
Yang Chen tidak peduli dan Yue Lin langsung melompat ke arah yang berlawanan dari arah mereka datang.
Pria yang berasal dari Keluarga An mengejar, melompat dari satu bangunan ke bangunan lain. "Aku bilang berhenti!"
Yang Chen mengumpat kesal, dia melompat turun dari Yue Lin tanpa memberi perintah untuk berhenti.
Yang Chen mengeluarkan jaring laba-laba dari tangannya untuk mengikat An Murong, lalu menariknya hingga saling berhadapan.
Dia mengepalkan tinjunya, lalu memukulkannya pada perut An Murong dengan keras.
Tapi An Murong tidak melesat menghantam tanah, itu karena Yang Chen menahannya.
Kemudian Yang Chen menukik tajam, melompat dari bangunan bertingkat tinggi dengan membawa An Murong di belakangnya.
"Mati!" Yang Chen mengayunkan tangannya, melemparkan An Murong yang masih diikat jaring laba-laba.
An Murong menghantam tanah dengan punggung di bawah dan menciptakan lubang berdiameter tiga meter dengan retakan-retakan yang menyebar. Darah menyembur dari dalam mulutnya, wajahnya pucat seolah tidak memiliki darah dalam tubuhnya.
Yang Chen bisa mengetahui bahwa orang inilah yang membuat Lin Hayue diadili, adapun pihak pelapor, dia tidak mengetahuinya.
Tangan Yang Chen mengeluarkan percikan api, api itu menyala membakar jaring laba-laba dan menjalar ke arah An Murong.
An Murong berteriak lemas, dia mencoba melepaskan ikatan tapi semua usahanya sia-sia.
Yang Chen tidak peduli lagi, dia melompat dari gedung ke gedung hingga sampai di gedung dengan tinggi lebih dari 50 meter, lalu dia melompat tanpa rasa takut.
Zhu Houni muncul dan langsung mengepakkan sayapnya untuk menerima Yang Chen, lalu terbang mengejar Yue Lin.
Lin Hayue yang masih berada di atas punggung Yue Lin, tercengang melihat semua ini.
Zhu Houni terbang tepat di atas Yue Lin, menjaga kecepatannya agar tidak melewatinya.
Yang Chen mengikat tubuh Zhu Houni dengan jari laba-laba, dan ikatannya tidak membuat Zhu Houni risih ataupun sulit untuk terbang. Kemudian dia turun ke atas punggung Yue Lin, mengambil Lin Hayue dalam pelukannya dan membawanya ke atas Zhu Houni bersamanya.
Yue Lin menghilang setelah Lin Hayue tidak lagi ada di atas punggungnya, ia kembali ke dalam Lahan Pertanian Ilahi atas kemauannya sendiri.
Sementara itu, Yang Chen duduk bersama Lin Hayue di atas Zhu Houni, terbang menjauh dari Kota Zunyi dan pergi ke arah utara.
...
***
*Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 125 Episodes
Comments
MulyoJati Putro JagadJenar
👍👍👍👍👍
2025-02-13
1
miyamura kun~
behhh kerennn abizzzz
2024-03-14
4
Äï
nampaknya ada yg aku lewatin deh, info dong eps pas dia dapet serigala itu
2024-03-14
1