Chapter 002 : Berhasil Pergi

Yang Chen memang tidak berharap banyak, sehingga dia tidak kecewa dengan hadiah yang diterima. Bagaimanapun, sistem yang dibangkitkan adalah sistem pertanian.

Saat dia melihat ada air, tiba-tiba tenggorokannya terasa kering.

Dia membuka mencoba untuk mengeluarkan air mineral dari sistem. Cahaya seperti bilangan data muncul di depannya, lalu berubah menjadi air minum dalam botol.

Tanpa banyak berpikir, Yang Chen mengambilnya dan menenggak air hingga habis setengahnya.

"Ini enak, lebih enak dari air mineral yang biasa aku minum." Yang Chen melihat air yang tersisa, dia memiliki keinginan untuk menghabiskannya, tapi dia menggelengkan kepala dan menyimpan kembali.

Yang Chen naik ke jendela, dia melihat tanah yang tidak terlalu tinggi karena saat ini dia hanya di lantai dua.

Dia keluar melalui jendela, lalu menangkap pipa besi yang menempel di tembok untuk bergerak turun.

Dia harus berhati-hati, bukan karena takut jatuh, tapi dia takut jika ada yang tahu bahwa dia mencoba kabur dari tempat ini.

Tinggal di sini diperbolehkan asalkan membayar biaya perlindungan, tapi setelah tinggal, tidak bisa asal keluar. Kabur saat mencari sumber daya di luar? Maaf, Ketua di sini akan mengirim orang untuk mengawasi, dan apabila ada yang mencoba untuk kabur, orang itu akan langsung dibunuh.

Yang Chen berhasil turun, dia langsung bersembunyi di balik tempat sampah. Dia melihat pagar setinggi dua meter yang berjarak sekitar 50 meter dari tempatnya saat ini.

"Aku tidak tahu apa aku bisa pergi ke sana."

Menurut ingatan yang ada, di atap apartemen ada yang berjaga-jaga. Adapun apakah yang berjaga itu membawa senjata, dia tidak tahu, karena bagaimanapun amunisi sangat berharga, dan tidak mungkin digunakan hanya untuk membunuh manusia yang kabur.

Yang Chen menarik napas dalam-dalam, dia mendongak melihat ke puncak apartemen. "Jika ada sinar matahari, aku bisa menentukan apakah di sana ada orang atau tidak."

Yang Chen menyentuh dadanya, detak jantungnya terasa cepat dan dia gugup. Takut? Bohong jika dia tidak takut, karena bagaimanapun nyawanya dipertaruhkan di sini.

"Pergi." Yang Chen bertaruh, dia keluar dari tempat persembunyiannya dan berlari ke arah tembok.

Dia berlari cukup cepat dan senang saat tidak ada respon dari atas atap. Tapi saat sudah bergerak 20 meteran, ada teriakan dari atap:

"Berhenti!"

Yang Chen tidak peduli, dia terus berlari tanpa melihat ke belakang.

Bang!

Terdengar suara tembakan dari atap.

Yang Chen melihat ke samping kiri, dia menemukan ada peluru yang tertanam di tanah.

Dia sangat takut sampai tubuhnya basah akan keringat, tapi ketakutannya dikalahkan oleh tekad untuk bertahan hidup di luar sana. Dia melompat ke kiri dan berguling, bersamaan dengan ledakan kecil di tempatnya berdiri awal tadi, dan di sana sudah ada peluru yang tertanam di tanah.

Dia sudah berlari sejauh 35 meter, hanya tersisa 15 meter lagi dan dia bisa meninggalkan tempat terkutuk ini.

Yang Chen berdiri setelah berguling, lalu berlari secepat mungkin. Ketika dua atau tiga detik, dia langsung berhenti dan berjongkok.

Suara tembakan lain kembali terdengar, dan kali ini peluru tertanam di tanah di depannya. Jika Yang Chen tetap berdiri tadi, dia pasti akan terkena tembakan tepat di bagian punggungnya.

Yang Chen kembali berdiri dan berlari sekuat tenaga, kali ini dia tidak akan berhenti sama sekali.

"Yang Chen!"

Yang Chen mendengar suara teriakan dari atap, tapi dia tidak peduli sama sekali akan hal itu. Dia berlari secara zig-zag, kadang dua kali ke kanan bawah dan tiga kali kiri, kadang bergantian masing-masing satu kali.

Hingga akhirnya dia hampir sampai di tembok, dia berguling ke kanan tiga kali dan ke kiri sekali, lalu berlari melompati tembok.

Bang!

Tembakan lain kembali terdengar, tapi untungnya Yang Chen sudah mengangkat kakinya lebih dulu dan melewati tembok.

"Ketua, apa kita mengejarnya?"

Ketua menarik dan mengembuskan napas dengan penuh emosi; tangannya mengepal sampai terlihat urat-urat lengannya yang tebal.

Dia menoleh dan mengayunkan tangannya, menampar pria yang bertanya itu. "Bodoh! Kau menghabiskan banyak peluru, tapi tidak bisa membunuhnya?!"

Ketua itu nampak marah, dia melihat bawahan yang mengatakan kalau Yang Chen sudah mati. Dia mendengus dingin, lalu pergi meninggalkan atap untuk masuk ke dalam ruangannya.

***

Yang Chen tidak berhenti berlari meski sudah berhasil lolos dari tempat itu, namun lolos dari tempat itu saja belum berarti dia lolos dari kematian.

Dia harus mencari tempat berlindung lain sebelum malam, karena malam hari adalah waktu paling berbahaya. Terutama dia ingin mencari tahu tentang sistemnya lebih lanjut, dan tentunya harus berada di tempat yang aman agar lebih fokus.

Yang Chen terus berlari dan tidak tahu sudah berapa lama, tapi anehnya dia tidak lelah sama sekali.

Hingga tidak lama, dia menemukan rumah berlantai dua yang terlihat masih bisa ditinggali. Tanpa banyak pikir, dia masuk ke dalam rumah dan pergi ke salah satu ruangan di lantai dua.

Dia duduk di lantai, melihat layar yang muncul di depannya.

Ada karakter permainan yang memiliki penampilan sama seperti dirinya sedang berdiri di luar Gudang.

"Aku tidak tahu apa hasil panen bisa dibawa keluar. Tapi, harusnya bisa, kan? Bagaimanapun, aku bisa membawa keluar air minum dan sandwich."

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

[Toko]

[Beli] [Jual]

[Toko1] [Gandum (¥1,3)] – [🔒Jagung] [🔒Wortel] – [🔒🔒🔒] – [🔒🔒🔒]

[Toko2] [Pupuk Super (¥30)] – [🔒Tetes Roh] – [🔒🔒🔒] – [🔒🔒🔒]

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Yang Chen melihat item yang dijual, namun perhatiannya langsung tertuju pada Tetes Roh. Dia sangat penasaran akan hal itu, karena Roh sendiri adalah kajian yang masih sulit dijelaskan dengan ilmu modern.

Tapi daripada memikirkan itu, lebih baik melakukan hal yang pasti.

[Ding! Membeli Gandum (×4) dan Pupuk Super (×2). Menghabiskan ¥65,2] [Terisa ¥34,8]

Karakter dalam permainan (sistem) bergerak ke arah petak, lalu menaburkan benih ke empat petak berbeda.

Dia pergi ke Sumur di samping Gudang untuk mengambil air.

[Sumur Spiritual Level 01] [Sumur dengan sumber mata air berkualitas yang menyediakan air tanpa batas. Air bisa digunakan untuk menyinari tanaman, dan lebih baiknya bisa diminum langsung]

Yang Chen menyirami dan memberi pupuk pada tanaman, tapi tidak semua, dia membaginya menjadi kelompok yang berbeda:

Petak No. 01 : Tanpa diberi apapun. Akan matang dalam waktu 1 jam 59 menit 59 detik.

Petak No. 02 : Gandum dengan Air Sumur. Akan matang dalam waktu 3 jam 59 menit 59 detik.

Petak No. 03 : Gandum dengan Pupuk Super. Akan matang dalam waktu 7 jam 59 menit 59 detik.

Petak No. 04 : Gandum dengan Air Sumur dan Pupuk Super. Akan matang dalam waktu 15 jam 59 menit 59 detik.

Yang Chen tidak tahu mengapa yang tidak diberi apa-apa malah tumbuh lebih cepat, yang mana ini tidak masuk akal. "Kesampingkan masalah waktu panen yang tidak masuk akal, mengapa yang diberi semuanya malah memakan waktu lebih lama?"

"Apa kualitas? Gizi? Tapi dalam situasi seperti ini, orang-orang tidak peduli dengan gizi, mereka hanya peduli ada makanan atau tidak."

Yang Chen berdiri, dia pergi ke lemari dengan cermin buram. "Ngomong-ngomong, aku tidak tahu penampilanku di sini seperti apa."

Dia berdiri di depan cermin, mengamati penampilannya. Meski buram, dia tahu bahwa ini adalah penampilannya yang sama di kehidupan sebelumnya. Tapi, struktur wajahnya masih terlihat tidak baik, atau lebih tepatnya kekurangan gizi meski sudah diperbaiki oleh sistem.

"Yah, harusnya tidak masalah. Tidak akan lama untuk mengembalikannya seperti semula, apalagi makanan bukan jadi masalah. Sekarang hanya tempat tinggal dan keamanan yang perlu dipikirkan."

Ada bagian penting lainnya yang dibutuhkannya, namun karena tempat tinggal dan keamanan belum tersedia, maka dia tidak bisa meminta hal itu.

Yang Chen yang memiliki belasan wanita di kehidupan sebelumnya, mana mungkin bisa hidup sendiri tanpa wanita. Meskipun wanita tidak menghidupinya karena dia adalah generasi kedua yang kaya dan mahir dalam saham, tapi para wanita adalah alasan yang membuatnya hidup dan semangat bekerja.

Orangtua? Maaf, di kehidupan sebelumnya, dia tidak mendapatkan perhatian apapun selain transferan uang ¥100 juta per tahun. Orangtuanya bahkan tidak tentu pulang setahun sekali, dan dari kecil, dia dirawat oleh pengasuh.

Dia belajar dengan giat agar besarnya bisa membantu perekonomian keluarga, karena saat kecil, dia berpikiran bahwa orangtuanya bekerja keras untuknya, dan dia tidak ingin orangtuanya banting tulang.

Namun saat berusia 15 tahunan, dia baru sadar kalau orangtuanya adalah pemilik perusahaan terbesar di dunia dalam bidang teknologi informasi dan sumber energi baru. Dengan penghasilan $982,81 miliar per tahun.

Dia mengetahui hal itu juga karena orang kepercayaan orangtuanya datang ke rumah, dan atas perintah orangtuanya, setelah dia menginjak usia 15 tahun, semua uang yang terhitung ¥1,5 miliar ditransfer sepenuhnya setelah sebelumnya ditahan karena dia belum cukup umur.

Dia yang mengetahui bahwa dia memiliki banyak uang, langsung berubah sepenuhnya. Meski dia masih pekerja keras dan giat belajar, namun dalam pengeluarannya sangat boros.

Yang sebelumnya dia menghabiskan ¥300 per bulan, meningkat menjadi ¥100.000 per bulan.

Yang Chen tertawa, entah mengapa tiba-tiba dia teringat akan orangtuanya. "Aku tidak tahu apa mereka sedih saat tahu aku mati tenggelam."

...

***

*Bersambung...

Terpopuler

Comments

Gezza

Gezza

malah kek game, seru bgt sistemnya

2025-02-08

1

MulyoJati Putro JagadJenar

MulyoJati Putro JagadJenar

👍👍👍👍👍

2025-02-13

1

Alaric Atharbatha

Alaric Atharbatha

lanjut

2024-11-11

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 001 : Farm System
2 Chapter 002 : Berhasil Pergi
3 Chapter 003 : Panen dan Perkembangan Awal
4 Chapter 004 : Binatang Mutan
5 Chapter 005 : Membunuh Laba-laba Mutan
6 Chapter 006 : Cara Mendapatkan Kemampuan
7 Chapter 007 : Membunuh Manusia untuk Pertama Kalinya
8 Chapter 008 : Semua Statistik Meningkat
9 Chapter 009 : Menukar Gandum dengan Kristal Sumber
10 Chapter 010 : Kura-kura Xuan
11 Chapter 011 : Memurnikan Tanah, dan Membangun
12 Chapter 012 : Membunuh Elang Mutan
13 Chapter 013 : Bertemu dengan Pasukan Militer
14 Chapter 014 : Kota Zunyi
15 Chapter 015 : Lin Hayue “Aku ingin Buah Segar”
16 Chapter 016 : Zhu Houni, dan Lin Hayue yang Menyisihkan Waktu
17 Chapter 017 : Biji Lada
18 Chapter 018 : Lin Hayue, Ditahan!
19 Chapter 19 : Berhasil Pergi dari Kota Zunyi
20 Chapter 020 : Xuanzhu, Level 50
21 Chapter 021 : Asal Kristal Sumber
22 Chapter 022 : Magnet Permanen
23 Chapter 023 : Menyewa Rumah
24 Chapter 024 : Langit Merah, Datang!
25 Chapter 025 : Mendapatkan Kristal Sumber
26 Chapter 026 : Kualitas Tinggi, dan Fitur Baru
27 Chapter 027 : Resmi Menikah
28 Chapter 028 : Menjual Tanah Subur
29 Chapter 029 : Panen Kristal Sumber
30 Chapter 030 : Level 70!
31 Chapter 031 : Pergi ke Kota Xuanzhu
32 Chapter 032 : Datang ke Xuanzhu
33 Chapter 033 : Bertarung
34 Chapter 034 : Sistem Kartu ID
35 Chapter 035 : Yu Jing Mencari Orang
36 Chapter 036 : Membawa Lebih Banyak Orang
37 Chapter 037 : Menanam Pohon Trembesi
38 Chapter 038 : Mengatur Pekerjaan
39 Chapter 039 : Hari-hari Sebelum Distrik Komersial Dibuka
40 Chapter 040 : Mulai Berbisnis
41 Chapter 041 : Pelanggan Pertama
42 Chapter 042 : Membangun Bandara di Kota Qing
43 Chapter 043 : Presiden Qing Berkunjung
44 Chapter 044 : Peternakan Liar
45 Chapter 045 : Kekacauan di Kota Zunyi
46 Chapter 046 : Level 80, dan Roh Kehidupan
47 Chapter 047 : Pergi Meminjam Kendaraan Militer
48 Chapter 048 : Kalajengking Besi
49 Chapter 049 : Bersiap-siap untuk Pergi ke Kota Zhan
50 Chapter 050 : Kota Zhan
51 Chapter 051 : Survei
52 Chapter 052 : Datang ke Kediaman Qin
53 Chapter 053 : Menghilangkan Keluarga Qin
54 Chapter 054 : Melanjutkan Perjalanan Mencari Kota
55 Chapter 055 : Kemampuan Gravitasi
56 Chapter 056 : Pergi Lagi ke Kota Qing
57 Chapter 057 : Bertemu Zhao Hanping
58 Chapter 58 : Menawarkan Pekerjaan
59 Chapter 059 : Kartu ID Versi 2.0
60 Chapter 060 : Mendapat Banyak Bibit
61 Chapter 061 : Meningkatkan Pohon Trembesi
62 Chapter 062 : Hujan
63 Chapter 063 : Misteri Blue Star
64 Chapter 064 : Memanfaatkan Kristal Sumber
65 Chapter 065 : Membangun Jalur Kereta
66 Chapter 066 : Tiga Gadis
67 Chapter 067 : Membelah Pegunungan
68 Chapter 068 : “Jangan Memakan Binatang Mutan”
69 Chapter 069 : Pelatihan yang Keras
70 Chapter 070 : Kereta Listrik
71 Chapter 071 : Memberikan Tetes Roh
72 Chapter 072 : Memasuki Kota Penjara
73 Chapter 073 : Inti Kristal
74 Chapter 074 : Memanen Inti Kristal
75 Chapter 075 : Meninggalkan Kota
76 Chapter 076 : Gadis dengan Kemampuan Kayu
77 Chapter 077 : Yun Qing
78 Chapter 078 : Membunuh Serigala Pengganggu
79 Chapter 079 : Kota Huangsha
80 Chapter 080 : Mendatangi Kediaman Penguasa
81 Chapter 081 : Kerja Sama dengan Kota Huangsha
82 Chapter 082 : Serangan Gelap, Datang!
83 Chapter 083 : Zhu Houni dan Shandian Datang
84 Chapter 084 : Melawan Monster
85 Chapter 085 : Kekecewaan pada Serangan Gelap
86 Chapter 086 : Meninggalkan Kota Huangsha
87 Chapter 087 : Yunqi Tiba di Kota Xuanzhu
88 Chapter 088 : Sebulan Kemudian
89 Chapter 089 : Bertemu Perampok?
90 Chapter 090 : Diberhentikan
91 Chapter 091 : Lin Hayue ”Ada Senjata, Mengapa Butuh Tangan Kosong?"
92 Chapter 092 : Menjadi Pemburu
93 Chapter 093 : Semut Merah Darah
94 Chapter 094 : Penasaran dengan Kekuatan Yu Jing
95 Chapter 095 : Benih Kekuatan
96 Chapter 096 : Membunuh Ular
97 Chapter 097 : Ikan Pari
98 Chapter 098 : Sangat Beruntung
99 Chapter 099 : Kembali ke Kota Pertahanan
100 Chapter 100 : Kompensasi
101 Chapter 101 : Pergi ke Penguasa Kota
102 Chapter 102 : Kekacauan; Meninggalkan Kota
103 Chapter 103 : Zombie di Siang Hari
104 Chapter 104 : Memasang Penghalang Kaca
105 Chapter 105 : Memasuki Lahan Pertanian Ilahi
106 Chapter 106 : Kultus Abadi
107 Chapter 107 : Farm System Level 100
108 Chapter 108 : Su Huangran
109 Chapter 109 : Pergi ke Markas Kultus Abadi
110 Chapter 110 : Tiba di Markas Kultus Abadi
111 Chapter 111 : Menyerang dan Mencari Bibit
112 Chapter 112 : Menyelesaikan Kultus Abadi
113 Chapter 113 : Mengunjungi Kota Harapan, dan Membalas Dendam
114 Chapter 114 : Mengambil Su Qing
115 Chapter 115 : Mencari Botak Gang
116 Chapter 116 : Menunggu Botak Gang
117 Chapter 117 : Bertemu Botak Gang
118 Chapter 118 : Membunuh Botak Gang
119 Chapter 119 : Pulang
120 Chapter 120 : Level 90
121 Chapter 121 : 7 Hari Kemudian
122 Chapter 122 : Tiga Hewan Peliharaan Level 90
123 Chapter 123 : Keempat, Hu Bianae
124 Chapter 124 : Rapat Perluasan Lahan
125 Chapter 125 : Rapat Selesai, dan Bersiap Meningkatkan Pohon Kehidupan
Episodes

Updated 125 Episodes

1
Chapter 001 : Farm System
2
Chapter 002 : Berhasil Pergi
3
Chapter 003 : Panen dan Perkembangan Awal
4
Chapter 004 : Binatang Mutan
5
Chapter 005 : Membunuh Laba-laba Mutan
6
Chapter 006 : Cara Mendapatkan Kemampuan
7
Chapter 007 : Membunuh Manusia untuk Pertama Kalinya
8
Chapter 008 : Semua Statistik Meningkat
9
Chapter 009 : Menukar Gandum dengan Kristal Sumber
10
Chapter 010 : Kura-kura Xuan
11
Chapter 011 : Memurnikan Tanah, dan Membangun
12
Chapter 012 : Membunuh Elang Mutan
13
Chapter 013 : Bertemu dengan Pasukan Militer
14
Chapter 014 : Kota Zunyi
15
Chapter 015 : Lin Hayue “Aku ingin Buah Segar”
16
Chapter 016 : Zhu Houni, dan Lin Hayue yang Menyisihkan Waktu
17
Chapter 017 : Biji Lada
18
Chapter 018 : Lin Hayue, Ditahan!
19
Chapter 19 : Berhasil Pergi dari Kota Zunyi
20
Chapter 020 : Xuanzhu, Level 50
21
Chapter 021 : Asal Kristal Sumber
22
Chapter 022 : Magnet Permanen
23
Chapter 023 : Menyewa Rumah
24
Chapter 024 : Langit Merah, Datang!
25
Chapter 025 : Mendapatkan Kristal Sumber
26
Chapter 026 : Kualitas Tinggi, dan Fitur Baru
27
Chapter 027 : Resmi Menikah
28
Chapter 028 : Menjual Tanah Subur
29
Chapter 029 : Panen Kristal Sumber
30
Chapter 030 : Level 70!
31
Chapter 031 : Pergi ke Kota Xuanzhu
32
Chapter 032 : Datang ke Xuanzhu
33
Chapter 033 : Bertarung
34
Chapter 034 : Sistem Kartu ID
35
Chapter 035 : Yu Jing Mencari Orang
36
Chapter 036 : Membawa Lebih Banyak Orang
37
Chapter 037 : Menanam Pohon Trembesi
38
Chapter 038 : Mengatur Pekerjaan
39
Chapter 039 : Hari-hari Sebelum Distrik Komersial Dibuka
40
Chapter 040 : Mulai Berbisnis
41
Chapter 041 : Pelanggan Pertama
42
Chapter 042 : Membangun Bandara di Kota Qing
43
Chapter 043 : Presiden Qing Berkunjung
44
Chapter 044 : Peternakan Liar
45
Chapter 045 : Kekacauan di Kota Zunyi
46
Chapter 046 : Level 80, dan Roh Kehidupan
47
Chapter 047 : Pergi Meminjam Kendaraan Militer
48
Chapter 048 : Kalajengking Besi
49
Chapter 049 : Bersiap-siap untuk Pergi ke Kota Zhan
50
Chapter 050 : Kota Zhan
51
Chapter 051 : Survei
52
Chapter 052 : Datang ke Kediaman Qin
53
Chapter 053 : Menghilangkan Keluarga Qin
54
Chapter 054 : Melanjutkan Perjalanan Mencari Kota
55
Chapter 055 : Kemampuan Gravitasi
56
Chapter 056 : Pergi Lagi ke Kota Qing
57
Chapter 057 : Bertemu Zhao Hanping
58
Chapter 58 : Menawarkan Pekerjaan
59
Chapter 059 : Kartu ID Versi 2.0
60
Chapter 060 : Mendapat Banyak Bibit
61
Chapter 061 : Meningkatkan Pohon Trembesi
62
Chapter 062 : Hujan
63
Chapter 063 : Misteri Blue Star
64
Chapter 064 : Memanfaatkan Kristal Sumber
65
Chapter 065 : Membangun Jalur Kereta
66
Chapter 066 : Tiga Gadis
67
Chapter 067 : Membelah Pegunungan
68
Chapter 068 : “Jangan Memakan Binatang Mutan”
69
Chapter 069 : Pelatihan yang Keras
70
Chapter 070 : Kereta Listrik
71
Chapter 071 : Memberikan Tetes Roh
72
Chapter 072 : Memasuki Kota Penjara
73
Chapter 073 : Inti Kristal
74
Chapter 074 : Memanen Inti Kristal
75
Chapter 075 : Meninggalkan Kota
76
Chapter 076 : Gadis dengan Kemampuan Kayu
77
Chapter 077 : Yun Qing
78
Chapter 078 : Membunuh Serigala Pengganggu
79
Chapter 079 : Kota Huangsha
80
Chapter 080 : Mendatangi Kediaman Penguasa
81
Chapter 081 : Kerja Sama dengan Kota Huangsha
82
Chapter 082 : Serangan Gelap, Datang!
83
Chapter 083 : Zhu Houni dan Shandian Datang
84
Chapter 084 : Melawan Monster
85
Chapter 085 : Kekecewaan pada Serangan Gelap
86
Chapter 086 : Meninggalkan Kota Huangsha
87
Chapter 087 : Yunqi Tiba di Kota Xuanzhu
88
Chapter 088 : Sebulan Kemudian
89
Chapter 089 : Bertemu Perampok?
90
Chapter 090 : Diberhentikan
91
Chapter 091 : Lin Hayue ”Ada Senjata, Mengapa Butuh Tangan Kosong?"
92
Chapter 092 : Menjadi Pemburu
93
Chapter 093 : Semut Merah Darah
94
Chapter 094 : Penasaran dengan Kekuatan Yu Jing
95
Chapter 095 : Benih Kekuatan
96
Chapter 096 : Membunuh Ular
97
Chapter 097 : Ikan Pari
98
Chapter 098 : Sangat Beruntung
99
Chapter 099 : Kembali ke Kota Pertahanan
100
Chapter 100 : Kompensasi
101
Chapter 101 : Pergi ke Penguasa Kota
102
Chapter 102 : Kekacauan; Meninggalkan Kota
103
Chapter 103 : Zombie di Siang Hari
104
Chapter 104 : Memasang Penghalang Kaca
105
Chapter 105 : Memasuki Lahan Pertanian Ilahi
106
Chapter 106 : Kultus Abadi
107
Chapter 107 : Farm System Level 100
108
Chapter 108 : Su Huangran
109
Chapter 109 : Pergi ke Markas Kultus Abadi
110
Chapter 110 : Tiba di Markas Kultus Abadi
111
Chapter 111 : Menyerang dan Mencari Bibit
112
Chapter 112 : Menyelesaikan Kultus Abadi
113
Chapter 113 : Mengunjungi Kota Harapan, dan Membalas Dendam
114
Chapter 114 : Mengambil Su Qing
115
Chapter 115 : Mencari Botak Gang
116
Chapter 116 : Menunggu Botak Gang
117
Chapter 117 : Bertemu Botak Gang
118
Chapter 118 : Membunuh Botak Gang
119
Chapter 119 : Pulang
120
Chapter 120 : Level 90
121
Chapter 121 : 7 Hari Kemudian
122
Chapter 122 : Tiga Hewan Peliharaan Level 90
123
Chapter 123 : Keempat, Hu Bianae
124
Chapter 124 : Rapat Perluasan Lahan
125
Chapter 125 : Rapat Selesai, dan Bersiap Meningkatkan Pohon Kehidupan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!