...Happy reading 🐿...
...*...
...*...
...*...
...*...
...*...
..._________...
"Kalex?"
"Hm, pasti lo tau kan apa yang terjadi sama dia?"
"Iya gue tau" jawab Ella
"Sebelum dia ga sadarkan diri dia nitip pesan ke kita"
FLASHBACK ON
*Bughhh
Satu pukulan terakhir yang sangat kuat di lakukan oleh orang itu, kalex masih berusaha untuk tidak pingsan, untung saja beberapa anak erlixz yang kebetulan melewati jalan itu melihat kalex yang di kroyok oleh sekumpulan orang.
Mereka semua mendadak seperti orang tauran semuanya berkelahi termasuk kalex yang memang sudah luka parah namun masih saja menguatkan dirinya, semua anggota fokus pada lawan mereka masing-masing saat semuanya sudah aman segerombolan orang asing itu juga pergi mereka baru sadar bahwa kalex dia luka sangat parah.
Saking parahnya laki-laki itu sudah tidak ada kekuatan untuk berdiri terjatuh ke tanah, semua anak-anak yang ada di sana khawatir dengan nya, mereka menelfon ambulans dan segera membawa kalex ke rumah sakit.
Di perjalanan menuju ke sana darah terus bercucuran dari hidungnya, banyak luka di wajahnya bahkan tangan laki-laki itu di penuhi banyak goresan benda tajam, Ethan yang menemani kalex di ambulans menjadi lebih khawatir perasaan nya tidak tenang.
"Mu-ka lo ga usah tegang am-amat gitu se-rem" ucap kalex di iringi kekehan ringan padahal dia masih menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya, malah sempat meledek ethan.
Ethan hanya diam menatap kalex mengubah ekspresi wajahnya menjadi datar "g-gue mau minta to-long sama ka-lian"
"Siapa?"
"anggota erlixz"
Dengan terbata-bata kalex berkata "gue m-minta to-long an-anahk erlixz haru-s jaga Ella de-dengan baik! Gu-gue gamau dia ter-tersiksa lag-ih"
"kenapa harus dia??" Tanya Ethan penasaran.
Kalex tersenyum tipis sebelum mengucapkan jawabannya " dia kem-" laki-laki itu sudah lebih dulu memejamkan mata.
*nit nit nit nit
"Lex!!" Beo Ethan panik "sus temen sayaa kenapa sus!!"
"Mas tenang ya setelah sampai akan langsung di tangani oleh dokter"
Sampai di rumah sakit kalex langsung di tangani oleh dokter.
Ethan langsung mengabari keadaan kalex di grup menceritakan apa yang terjadi, saat mendapatkan kabar bahwa kalex kembaran nya di serang oleh sekelompok orang arvan langsung menuju ke rumah sakit.
Tidak lama dokter keluar dari ruang pemeriksaan membawakan kabar yang cukup buruk 'kalex koma'
Dan Ethan orang yang terakhir kali mengobrol dengan kalex menceritakan semuanya termasuk permintaan kalex yang ingin mereka menjaga Ella.
FLASHBACK OF
"Terus? Gue harus apa" ucap Ella datar
"Lo ada hubungan apa sama kalex?"
"Ga ada apa-apa"
"Jujur!!" Ucap Eksa menekankan perkataan nya
"Gue jujur ini anjir"
"Eh tapi lo semua ga usah repot repot jagain gue" ujar Ella
"Semua anak-anak udah ngawasin lu tiap hari, lo nya aja yang ga sadar" jelas samudera
"Oh"
"Eh ini kapan pulangnya!!" Racau gadis itu
"nanti"
"gue mau balik sekarang!!"
*Brakk
"Dasar cewek tantrum"
"Bodoamat ayo pulang!!" Balas Ella
"Ayo pulang babi!!" rengek gadis itu menarik tangan kedua laki-laki yang bersama nya
"Ck rewel banget si lo jadi cewek"
"Udah, pulang sekarang"
Mereka bertiga keluar dari rumah sakit tersebut, berjalan ke arah parkiran tempat mereka memarkirkan motor nya.
Di perjalanan Eksa dan samudera berbeda arah samudera ke kiri menuju ke markas.
"Lo ikut ke ultah karlin?" Tanya Eksa
"Hah" Ella tidak dapat mendengar jelas apa yang di katakan Eksa.
"LO IKUT KE ULTAH KARLIN GA ? Tanya Eksa lagi, Dengan suara yang lebih tinggi.
"Gatau" sahut ella
Ella melihat jam di handphonenya jam menunjukkan sudah waktunya mereka pulang dari sekolah.
"Kalau kita ke sekolah pasti udah sepi" sambung Ella
"Siapa bilang kita ke sekolah?"
"Lah terus kemana!" Sentak Ella.
"Rumah lo"
"Tas gue?"
"Sama Reva"
***
Ella turun dari motor Eksa mengucapkan terimakasih padanya lalu langsung masuk ke rumah nya.
Di dalam rumah semua nya sedang sibuk dengan kegiatan masing-masing, Ella menghampiri reva yang ada di dapur "Rev" panggil nya
"Apa"
"nanti malam dateng ke ultah karlin?"
"Dateng" jawab Reva
"El, bu meryn tambah 30 loyang lagi" jelas adel yang baru datang ke dapur
"Iya, gue mau bersih-bersih dulu"
Ella masuk kedalam kamarnya, setelah selsai membersihkan diri,gadis itu keluar kamar untuk membantu Reva memanggang adonan bolu mereka.
Jam 8 malam bu meryn datang untuk mengambil pesanan nya, "ini bu semua sudah sesuai apa yang ibu minta" ucap Ella lembut.
"Makasih ya, uangnya sudah saya transfer"
Ella hanya menanggapi dengan senyuman manis, setelah bu meryn pulang,Ella masuk ke rumah nya bersiap-siap akan pergi ke acara ulang tahun karlin, Ella juga mengajak ailyn untuk ikut menemani nya adel juga sepertinya ikut dengan Reva.
Gadis itu sangat cantik memakai dress berwarna hitam yang sangat simpel.
Ella keluar dari rumahnya menemui ketiga temannya yang sudah menunggu dirinya di luar.
Reva × dress
Ailyn × dress
Adel× dress
"Lo ga sama edvan?" Tanya Ella, sedikit terkejut ada Reva di sini dia pikir gadis itu akan pergi bersama kekasihnya
"enggak, aku mau bareng kalian aja"
Ella hanya mengangguk, pasti belum baikan mereka, tapi setiap hari jalan bersama di sekolah ahh gatau lah tidak penting juga memikirkan hubungan Reva dan edvan,pikirnya.
"Kok pakai warna hitam?" Tanya Adel menatap Ella dari atas sampai bawah.
Ella hanya tersenyum pada gadis itu."Udah ayoo berangkat nanti telat"
Tidak lama taksi online yang mereka pesan sampai keempat gadis itu memasuki mobil yang telah mereka pesan dan menuju lokasi acara ulang tahun karlin.
Sesampainya di sana mereka langsung menuju pintu masuk acara nya di sana, kelima gadis itu menemui karlin yang memang sedang bersama teman-temannya.
"Happy birthday karlin" ucap Reva memberi selamat pada karlin.
"Thanks"
Karlin beralih menatap Ella yang terlihat jauh lebih cantik darinya padahal gadis itu hanya make-up tipis tipis ada perasaan iri pada Ella.
"Kenapa lo natap gue kaya gitu?" Tanya Ella dengan dahi beberkerut "gue pasti terlalu cantik ya" tebak Ella yang langsung di bantah oleh karlin
"Gak!" Cetus karlin.
***
Di pesta ini banyak sekali makanan yang terlihat lezat lezat bahkan yang membuat Ella bingung ada bolu yang mirip dengan bolu miliknya di sana, banyak juga minuman minuman dari yang halal sampai haram pun ada.
Ella berada di sini sendirian di tempat paling pojok ailyn? Gadis itu pamit pulang lebih dulu karena di suruh cepat pulang oleh ibunya, Adel dan Reva? Mereka bersama Ethan dan edvan, gadis itu memakan kue bolu yang sangat mirip dengan nya
Saat sedang menikmati pemandangan malam dengan ribuan bintang yang bersinar, tiba-tiba Karlin datang bersama ketiga temannya
"Hai"
Ella memandang sinis mereka, "ngapain lo?!" Tanya Ella ketus
"Mau minum?" Tawar lia yang memang sudah dalam keadaan mabuk.
"Gak"
"Cobain dulu deh enak" rayu lia
"Gak, gue bukan cewek pemabuk!" Tolak Ella.
"Banyak bacot lo tinggal nurut aja!!" Bentak vanes, langsung memaksa Ella meneguk minuman yang alkoholnya sangat tinggi.
"Mhh" Ella tetap tidak membuka mulutnya.
Melihat Ella yang berontak karlin langsung menjambak rambut gadis itu sehingga kepala nya mendongak, tangannya di cengkram keras oleh resya sampai mengeluarkan darah, lia dengan tega menginjak kaki Ella dengan hells tinggi nya.
Vanes tertawa terbahak-bahak gadis itu langsung meminumkan Ella minuman beralkohol itu dan memaksa gadis itu menelan nya.
Mereka terus melakukan itu sampai dua botol wine habis, Ella hanya bisa menangis dan terus mencoba untuk melawan namun semuanya sia-sia.
...Bersambung 🐿...
*follow akun instagram nanvn3
*follow akun ini
*follow akun tiktok nanvn22
*terimakasih buat yang sudah baca sampai akhir
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Comments