...Happy reading 🐿...
...*...
...*...
...*...
...*...
...*...
..._______________...
Hari ini Ella dan Reva sudah janjian akan bertemu dan membuat kue bolu percobaan pertama mereka.
Reva sudah tiba di rumah Ella rumah yang sangat sederhana tidak beda jauh dengan rumahnya.
Ella mempersilahkan Reva untuk masuk. Reva dan Ella mulai menghitung modal yang mereka punya.ternyata modal itu sudah cukup untuk membeli bahan-bahan membuat bolu.
"Rev udah cukup nih ayo kita belanja!"
"Kita belanja ke pasar aja ya biar lebih murah"
"Oke"
Kedua gadis itu pun pergi memakai motor milik ayah Ella kebetulan Hari ini dia libur.
Sepanjang perjalanan Reva berfikir kapan Ella belajar naik motor setau dirinya Ella itu tidak bisa membawa motor jangankan motor sepeda saja kadang nyungsep.
Di pasar mereka belanja barang-barang yang mereka butuhkan mulai dari bahan dasar sampai ke pertopingan.
"udah semua?"
"Hm kayanya sih"
"Ya udah ayo pulang!"
________________
Sekembalinya mereka ke rumah Ella dan Reva langsung mengeksekusi bahan-bahan yang mereka beli dan mulai membuat adonan bolu.
bolu tape keju, bolu pertama yang akan mereka buat. Adonan sudah mereka icip setelah dirasa sudah enak mereka mulai memasukkan adonan tersebut ke loyang kemudian memasukkan loyang tersebut ke oven.
Ella menunggu beberapa menit menunggu bolu pertama mereka matang.
Ella mengeluarkan bolu buatan mereka dari panggangan. Ella memotong bolu itu menjadi beberapa potong.
"Coba Rev" ucapnya memberikan sepotong bolu itu pada Reva.
"Enak banget El!"
Gadis itu menyiapkan satu potong bolu ke mulutnya Dan ternyata memang enak. Mirip dengan bolu buatan bundanya. Ella jadi rindu.
"Hmmm wangi banget udah jadi?" Ucap laki-laki paruh baya memasuki area dapur.
"Ayah mau coba?"
"Sini"laki-laki itu memasukkan satu potong bolu itu ke mulutnya.
"enak! Dimana kamu belajar buat kue seenak ini?"
"Menurut ayah udah layak jual belum?"
"Udah banget! Ayah yakin pasti laku!"
----------------
"El aku pulang dulu yah, di suruh pulang sama ibu udah mau malem juga" ucap Reva sambil membawa beberapa plastik berisi bolu yang mereka buat.
Hari ini mereka sudah membuat 3 bolu dengan varian yang berbeda.
Setelah berpamitan pada Ella dan ayahnya Reva segera pergi dan pulang kerumah nya.
Sesudah Reva pulang Ella langsung masuk ke kamarnya membuat akun e-commerce.
Rencana nya dia dan Reva akan berjualan online dan setiap pulang sekolah Reva akan langsung ke rumah nya untuk memproduksi bolu untuk di jual.
Ella juga membuat logo dan lain sebagainya. Tidak perlu waktu lama hanya sekitar 3 jam kemudian terdengar notifikasi pesan dari Reva. Dengan waktu yang singkat logo dan pricelist menu bolu mereka.
-------------------
Hari ini adalah hari terakhir Ella libur. Jadi di minggu yang cerah ini Ella memutuskan untuk pergi jogging pagi.
Sekarang Ella beristirahat di taman dekat jalan raya. Ella duduk di salah satu kursi yang ada di sana sambil menikmati eskrim yang baru dia beli. Aneh kan pagi-pagi makan eskrim.
*BRAAK
"Astaga monyet!" Gadis itu terlonjak kaget langsung menghadap ke arah belakang.
"Ngagetin aja sih lo!"
"Ck lo lupa ya harus ganti rugi kerusakan motor gue kemarin?"
"Apalah dia apalah"
LAGI-LAGI! Ella bertemu dengan laki-laki yang bernama eksa.
"Gue ga bercanda" ucap eksa dengan nada dingin
"Gue juga Ogah bercanda ama lu met"
"Mat met mat met gue punya nama" ucapnya dingin dengan raut wajah yang datar.
"Gapeduli sih"
"Lo ngapain lagi kesini ganggu aja!" Sentak Ella. Masih pagi ada saja yang mengganggu ketenangan nya.
"Heh jelas gue mau minta lo ganti rugi!"
"Lah itu mah salah lo sendiri met" ucap Ella tidak Terima disalahin.
"Kenapa jadi gue!" Dia itu tidak punya salah apapun pada laki-laki ini kan.
"Ganti sekarang!"
"Gapunya duit"
"Gue gapeduli! Pokoknya ganti!"
"Gue juga ga peduli tuan muda eksa. Orang gue ga punya duit mau ganti pake apa"
"Ya udah gimana kalau lo jadi pembantu di rumah gue?"
"Gila lo!"
"Ogahh" tolak Ella mentah mentah
"Cuma 2 minggu Itupun lo bakal di gaji sehari 100rb gimana?"
"Dan hutang lo sama gue lunas!"
"Cuma 2 minggu ya?" Ella mengangkat senyum tipis di bibir nya lumayan tertarik dengan tawaran yang di berikan eksa.
"Tapi gue ga bisa kalau pulang sekolah!"
"Gue ada kerjaan" seperti nya sih harus dia tolak karena kan Ella dan Reva harus menyiapkan orderan bolu mereka.
"Lo bisa dateng sore atau malem"
"Kerjaan lo gampang cuma ngurus gue sama bocil yang nginep di rumah gue"
"Ogah ah ngurus lo! Najis"
"Maksud gue kamar! Kamar gue bukan gue typo tadi"
"NAH GITU DONG, OKE GUE TERIMA!"
"Lo mau?"
"MAU LAH LANGSUNG AJA GAS"
"Lo besok dateng ke rumah gue nih alamat nya"
"Oke besok gue kesana sore ya"
"Iya"
"Udah selsai kan? Oke gue cabut duluan bay jamet" gadis itu meninggalkan eksa yang masih berdiri di sana.
Karena pusing mau kemana lagi Ella akhirnya pulang ke rumahnya. Gadis itu rebahan sambil memutar lagu-lagu galau padahal mah dia gak galau cuma suka doang bah.
"Eh bentar. Si jamet bilang gue ngurus bocil?"
"GUE GAK BISA ANJIRR NGURUS BOCIL!"
____________
Hari senin sudah datang waktunya para siswa kembali ke sekolah berangkat pagi pulang sore. Ella dan Reva sekarang sedang berjalan di koridor menuju perpustakaan.
"El gimana ada yang order?" Tanya Reva
"banyak tau Rev hari ini sekitar ada 10 bolu yang di order!"
"Wihh lumayan yah nanti aku langsung ke rumah kamu aja deh ga usah pulang dulu" jelas Reva
"Izin dulu sama nyokap lo!"
"Iyaa syiap!"
"Rev lo tau ga dimana kelas cowok lo?"
"Kelas edvan? Tau!"
"habis dari perpus anter gue kesana ya"
"Iya"
Benar saja setelah mereka dari perpustakaan kedua gadis itu langsung menuju ke kelas XII IPS1 kelas yang banyak di huni oleh anggota ERLIXZ.
Kebetulan saya itu inti ERLIXZ sedang berkumpul termasuk keempat perempuan yang terkenal selalu menempel pada ERLIXZ.
Reva menyembulkan kepalanya untuk melihat situasi di dalam kelas itu. Dan tidak sengaja bertatapan dengan edvan. Edvan yang menyadari ada gadisnya dia langsung beranjak menemui Reva.
"Eh mau kemana lo van!"
Laki-laki itu menghiraukan teriakan dari temannya. Dan segera menghampiri gadis nya di luar kelas.
"Kamu ngapain ke sini?" Tanyanya lembut sembari mengusap surai hitam pekat milik Reva.
"Bukan aku yang mau ke sini tapi Ella" cicitnya
Edvan yang tadinya menatap Reva sekarang malah bergantian menatap dingin ke arah Ella yang ada di belakang Reva. Ella membalas tatapan dingin itu tak kalah dingin dan tajam.
"Ada urusan apa lo kesini"
"Yang jelas bukan sama lo tapi sama ketua lo" jawab Ella dengan ekspresi datar.
"Eksa?"
"Ya, bisa tolong panggilin?"
Tanpa menjawab laki-laki itu masuk kembali me dalam kelas nya.
"Lo di panggil sama si cupu" ucapnya sambil menunjuk eksa.
"Cupu yang mana? Cewek lo?"
"Temennya anjing"
"Santai bro marah marah mulu"
Eksa segera keluar dari kelas. Dia tau orang yang di maksud edvan pasti Ella.
Benar saja di depan nya ada Ella yang menunggu nya.
"Kenapa?" Tanya Eksa to the point
"Kayanya gue mau tarik kata-kata gue kemarin" jawab Ella cepat. "Gue gajadi kerja di rumah lo"
"GA BISA LO HARUS KERJA DI RUMAH GUE!"
"orang gue gamau"
"Gue bakal ganti rugi kerusakan motor lo"
"GA! LO BAKAL TETAP KERJA DI RUMAH GUE!"
"GAADA PENOLAKAN TITIK!"
...BERSAMBUNG🐿 ... ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Comments