Chap 10

...Happy reading🐿...

...*...

...*...

...*...

...*...

...-------------...

Air mata mulai luruh dari mata cantiknya, Mengingat semua kenangan nya bersama keluarga dia dulu, bongkahan kenangan mulai menghantui dirinya dimana dia selalu di perlakukan seperti permata yang berharga oleh keluarganya, orang tua yang selalu ada bersamanya, sekarang sudah tidak ada, hanya ada jiwanya sendiri di sini,di dunia ini,menghadapi kehidupan yang menyedihkan dan menyakitkan.

Ella berusaha untuk melupakan masa lalu dan memulai hidup baru, tapi orang yang ada di masa lalu nya tidak akan bisa ia lupakan perlakuan manis ibunya, dan semua kenangan indah yang tertinggal.

Malam semakin larut,kantuk mulai menyerang gadis itu, dan dia ketiduran dalam keadaan mata sembab.

***

Pagi ini Ella sudah berada di sekolah nya gadis itu dengan telaten menyapu ruangan kelasnya yang memang kotor, karena piket dia harus datang lebih pagi seperti saat ini,bahkan gadis itu tidka sempat sarapan.

saat dia membersihkan laci mejanya gadis itu menemukan kotak makanan dan sebuah kertas berisi.

"Siapa yang ngirim, kok dia bisa tau gue belum sarapan" batin Ella kebingungan "bomat lah, lumayan buat ngisi perut" Ella duduk di kursinya dan mulai memakan sandwich tangan ada di dalam kotak makanan itu.

"El sini pinjem sapunya dong" ucap salah satu temannya yang baru datang.

"Ambil aja" kata Ella

Ella masih sibuk menghabiskan makanan itu tanpa sadar ada Reva yang baru saja datang dan masuk ke kelas.

"El!" Panggil Reva

"Apa"

"Kamu pulang jam berapa sih semalam?"tanya Reva soalnya kemarin saat orderan sudah selesai Reva belum pulang juga membuat Reva khawatir malam-malam begitu.

"lumayan malem si Rev, kemarin aman kan?" Tanya Ella balik.

"Aman kok" jawab Reva

"eh tumben kamu bawa bekal?"

"Ga jir, gue gatau ini dari siapa pas gue piket nemu ini di laci ada suratnya juga"

"Cie ada yang naksir kamu kali!"

Ella hanya diam mendengar pendapat sahabatnya, setelah selesai gadis itu memasukkan kotak bekal yang sudah kosong itu ke tas nya, bingung mau di kemanakan, lebih baik dia bawa kalau ada yang cari akan dia kembalikan sekalian mengucap terimakasih padanya.

***

Jam istirahat sudah tiba Ella dan Reva memutuskan untuk pergi ke kantin bersama kebetulan Reva memang tidak bersama kekasihnya, gadis itu cerita bahwa dia dan edvan sedang ada masalah dan Reva meminta laki-laki itu memberikan Reva waktu dan meminta edvan menjauhi nya.

Sekarang kedua gadis cantik itu duduk di kursi paling pojok di kantin, mereka berdua menyantap makanan yang mereka beli sambil sesekali mengobrol ringan.

Di meja dekat pintu kantin ada segerombolan laki-laki dan 4 orang perempuan yang selalu menempeli mmerek, ERLIXZ dan ketiga QUEEN mereka, asik bermain handphone, bercanda ria, ada yang pacaran dan lain sebagainya.

Ella pergi menuju salah satu stan yanga da di kantin niatnya mau mengambil teh manis anget yang dia pesan karena tidak sabaran gadis itu jalan, mengambilnya sendiri dan membayar nya juga.

Teh itu sudah ada di tangannya, dengan berjalan pelan menuju tempat duduk nya.

*BRUKK

*PYARR

Gelas yang ada di genggaman nya itu jatuh dan pecah di tambah teh miliknya yang sudah tumpah ke lantai, serpihan beling mulai menyebar.

"Ups sorry" ucap karlin memandang remeh Ella dan senyuman miring yang menghiasi bibir nya, bagi Ella itu sangat sangat menyebalkan.

"Maksud lo apa anjing!" bentak Ella menggema di seluruh penjuru kantin, gadis itu sudah kepalang emosi.

Karlin sedikit kaget dengan suara nya tapi gadis itu ingat, Ella hilang ingatan, bentakan Ella membuat nya sedikit ciut.

"Gue ga sengaja,lagipula gue udah minta maaf"

"Ga sengaja, tapi lo niat anjing!!" Ella mengambil jus yang ada di meja orang lain dan...

*Byurrr

*Byurrr

"Ups sorry" kata Ella, menirukan perkataan, intonasi dan gaya karlin beberapa menit yang lalu.

Ella tersenyum miring menatap karlin yang sekarang penampilan nya sangat menyedihkan.

Di meja dekat pintu inti ERLIXZ hanya diam saja melihat kejadian itu sementara para queen mereka emosi nya sudah membara bara melihat kejadian itu.

Dengan tenang Ella kmebali ke tempat duduknya tidak perduli semua pasang mata terus menatap nya dengan tatapan tidak percaya.

'Apa ini, seorang Ella berani memperlakukan queen erlixz seperti itu.. Benar benar di luar nurul' begitulah isi pikiran siswa-siswi yang menatap Ella keheranan dan tidak percaya.

Resya, vanes dan lia membawa karlin ke toilet membantu gadis itu membersihkan dirinya.

"Berani beraninya si cupu, bikin gue malu depan semua anak anak liat aja gue bakal bales lebih dari ini!!!" Ucap karlin menggebu-gebu.

"Lo tenang aja ada kita yang bakal bantu lo" kata lia diangguki oleh kedua temannya.

***

Sepulang sekolah Ella dan Reva kembali bertemu di rumah Ella, mereka mulai membuat kue bolu pesanan hari ini yang lumayan banyak ditambah lagi ada seorang ibu-ibu pengusaha yang memesan bolu mereka lumayan banyak sekitar 40 bolu di pesan oleh ibu itu.

Karena orderan yang banyak Ella dan Reva merasa sangat kewalahan,  kedua gadis itu pun berinisiatif untuk mempekerjakan orang, Reva menelfon sepupunya untuk ditawari kerja bersama mereka.

...^^^📞^^^...

Halo kenapaa rev?

^^^Del kamu mau ga kerja bareng aku? ^^^

Kerja apa?

Baru tau gue, lo kerja

^^^Intinya kamu mau ga? ^^^

Mau lah! Yang penting

Ngasilin cuan

^^^Hm, mulai hari ini kerja nya bisa kan? ^^^

Bisa gampang sherlock cepet

^^^*sherlock^^^

Gue otewe

...Tut! ...

Sepupu Reva yang bernama adel itu segera menuju ke lokasi yang sudah di kirim, adel dan Reva itu tidak beda jauh cuma si adel ini anak nya suka tantrum kan si Reva kalem nah yang ini tantrum, adel juga nggak sekolah di SMA karlengga, adel masuk di SMA garuda cakrawala lewat beasiswa, jadi ga beda jauh kan sama sama pintar otaknya.

Sembari menunggu adel datang mereka berdua tetap lanjut proses produksi, tidak lama kemudian adel gadis cantik berambut cokelat itu datang sesampainya disana adel berkenalan dengan Ella saat mengetahui Ella dan Reva punya usaha kue bersama adel sangat senang dari dulu gadis itu memang suka membuat kue-kue yang cantik, imut dan enak, itu juga salah satu hobinya.

Mereka bertiga mulai bekerja dengan jobnya masing-masing, jam 21.30 semua orderan sudah selesai hanya tinggal menunggu bu meryn, perempuan pengusaha yang memesan bolu mereka sebanyak 40 loyang.

Tepat di jam 10 malam ada mobil yang terparkir di halaman rumah itu, seorang wanita yang bisa di bilang sudah berumur namun masih sangat cantik keluar dari mobil itu.

...Bersambung... ...

***

Follow akun instagram nanvn3, kalo mau akun author juga boleh nanvaaa_21 dan akun tiktok nanvn22

Follow juga akun ini 🐿

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!