Chap 6

...Happy reading 🐿...

...*...

...*...

...*...

...*...

...*...

..._____________________...

Pertandingan basket di menangkan oleh tim 2 sekarang giliran anak laki-laki yang tanding.Ella dan Reva sekarang duduk di kursi panjang yang ada di samping kelas 10.

"El aku udah buat keputusan"

"Hm"

"Aku bakal coba Terima edvan!"

"Aku yakin dia udah berubah!"

"Ya udah kalo emang lo udah yakin"

"Gimana reaksi temen-temen nya pas lo jalan bareng dia tadi di kantin?"

"Edvan mutusin buat aku gabung ke anggota perempuan ERLIXZ secara aku berhak dapet perlindungan dari ERLIXZ karena aku cewek wakil ERLIXZ. tapi ya gitu banyak anggota yang ga setuju tapi ada juga yang setuju"

"Harus banget yaa lo gabung ke mereka?"

"Gimana kalau mereka malah bully lo?"

"Engga aku udah coba buat berteman sama mereka, meski ya ada yang ga suka sama aku."

"Rev ortu lo kerja apa?"

"Ayah kuli bangunan, ibu buka warung kecil-kecilan di rumah"

"Kenapa nanya gitu?"

"Mau ngajak lo bisnis!"

"Kita masih SMA El"

"Kita coba aja dulu"

"Emang kamu mau bisnis apa?"

"Kue bolu!"

"Emang kamu bisa buatnya?"

"Ya bisalah dulu gue itu setiap sabtu-minggu di ajarin bunda masak atau bikin kue! "

"Bukannya ibu kamu udah ga ada? Eh maaf ya"

"Eh maksudnya dulu iyaah dulu waktu kecil sering di ajarinnya"

"Memangnya masih ingat?"

"Masih dikit,nanti kalo ada yang kurang kan bisa kita renovasi"

"Kamu pikir rumah di renovasi! "

"Udah lah intinya lo mau ga?"

"Mau! Nanti buat modal sama percobaan kita patungan ya!"

"Iyaa sip!"

"Sabtu lo kerumah gue yaa kebetulan di rumah ada oven tangkring kita percobaan aja dulu kalau udah enak baru kita jual!"

-------------------

"Anak-anak ayo masuk ke kelas masing-masing jam olahraga sudah selesai!"

Siswa-siswi yang masih di lapangan segera masuk ke kelas mereka Ella dan Reva yang sedari tadi mengobrol asik bangkit dari duduknya dan balik menuju kelas mereka.

Pelajaran terakhir di Kelas 11 mipa2 sudah di mulai Ella dan Reva sudah mulai mengamati dan mencerna materi yang sedang di jelaskan. Sampai tidak terasa jam pulang sudah mendekat.

*kringg...

*kringg...

" Sekian pembelajaran kita kali ini, silahkan siap-siap lalu doa sebelum pulang!"

"BERSIAP, BERDOA DI MULAI!" Ucap sang ketua kelas.

Seluruh penghuni kelas mulai berdo'a dengan kepercayaan mereka masing-masing.

"BERDOA SELESAI"

"Sampai ketemu besok jangan lupa tugas di kerjakan!"

"Baik bu!"

Para penghuni kelas XI mipa2 sudah banyak yang pulang Ella dan Reva juga sudah ingin keluar kelas dan pulang ke rumah.

Seperti biasa mereka menunggu angkot yang lewat di depan gerbang Sebagai transportasi untuk pulang namun seperti kemarin sangat sulit menemukan angkot.

Di sisi lain inti ERLIXZ masih nongkrong cantik di parkiran.tidak lama kemudian salah satu dari mereka yang baru saja membeli rokok di warung yang letaknya di depan sekolah datang.

"Ed ada cewek lo noh sama temennya di pinggir jalan"

"Dia belum pulang?"

"Belom kali!"

"Mau kemana lo?" Tanya kalex melihat edvan menyalakan mesin motornya.

"Nganter cewek gue lah!"

laki-laki itu membawakan motor nya menuju gerbang sekolah. Kalex mulai menyalakan motor nya dan menyusul edvan.

"SAYANGG KOK GUE DI TINGGAL!!! ISHHH SEBEL!"

"Lo balik sama gue aja li, gue bawa mobil" ucap resya menawarkan tumpangan.

"Ck yaudah ayo!"

------------------------

BRUMM...

BRUMM....

Motor milik edvan berhenti tepat di depan Ella dan Reva berdiri menunggu angkot.

"Ga pulang?"

"Nunggu angkot" jawab Reva seadanya

"Bareng gue aja!"

"Naik!"

"Aku pulang sama-"

"Gue bilang naik ya naik!"

"El? Ak-aku"

"Iya udah sana! gue balik naik ojol gampang"

Reva menganggukkan kepalanya lalu menaiki jok belakang motor edvan.

"Udah?"

"Udah"

"El aku duluan ya, hati-hati ya"

"Iya"

Motor edvan pun melaju dengan kecepatan di atas Rata-rata. Beberapa detik kemudian ada suara motor kembali terdengar di telinganya.

BRUMM...

BRUMM....

Motor yang mendominasi warna hitam dan merah itu berhenti di depan Ella. Ella yang sempat bertatapan dengan laki-laki itu mukanya berubah menjadi masam bertemu dengan laki-laki tidak jelas seperti kalex.

Laki-laki itu turun dari motor nya menghampiri Ella.

"Lo inget  tadi apa yang gue bilang di rooftop kan?"

Kalex langsung menggenggam tangan kecil Ella menuntun nya ke motor dan menyuruh nya untuk naik.

"naik!"

"NGGAK!"

"Nurut aja ngapa sih!"

"Ga bakal gue apa apain"

"BODO IHHH GUE MAU BALIK!"

"Nanti gue anter naik dulu atau gue gendong?"

"NGGAK!"

"Mau gue gendong ternyata hm"

"EH JANGAN BERANI BERANINYA LO SENTUH GUE!" Ella memundurkan diri nya secara perlahan.

"YAUDAH NAIK!"

"YAUDAHH GA USAH NGEGAS DONG!"

"SERBA SALAH"

Setelah Ella naik di motor miliknya kalex langsung menjalankan motor nya dengan kecepatan di atas Rata-rata.

Sampailah mereka berdua di sebuah taman yang banyak bunga matahari. Ella bingung kenapa laki-laki ini membawanya ke sini?

"Lo ngapain ngajak gue ke sini"

"Gapapa, gue kalo ke sini rasanya sangat sangat tenang"

"Ya ga usah ngajak gue juga kali!"

"Terus gue ngajak siapa dong?"

"Yakan ada cewek lo!"

"Gue ga pernah cinta sama dia"

"Bomat, pokoknya gue mau balik!"

"baru sampe masa udah mau pulang"

"Gue mau minta maaf sama lo!"

"Maksudnya gimanaa sih, bingung deh kenapa setiap hari ada aja keajaiban dunia di luar angkasa!"

Laki-laki itu hanya terkekeh mendengar nya "Jadi lo maafin gue gak?"

"Iya gue maafin lah gue kan anak baik!"

"Tapi ada syaratnya"

"Katanya baik? Kok ada syaratnya"

"Yaiyalah enak banget hidup lo modal bilang 'maaf' langsung di maafin"

"Ya udah syaratnya apa?"

"Gampang! Lo ga usah deket-deket gue lagi dan kalau bisa anak-anak ERLIXZ ga usah  ganggu gue lagi gue mau hidup tenang dan jadi siswa biasa kaya yang lain!"

"Kalo syaratnya gue ga boleh deket deket sama lo gue ga bisa janji. Tapi untuk anak anak ERLIXZ gue emang ga bisa atur mereka sepenuhnya tapi gue bakal pastikan lo ga akan di ganggu mereka, gue bakal lindungi lo"

"Kenapa lo kaya gini?"

"Gatau setiap gue ngeliat lo gue selalu keinget sama adek gue yang sekarang tinggal di Jepang"

"Perlu lo inget gue bukan adik lo! Gue ini musuh lo kan?"

"Dulu, bukan sekarang"

"Oh iya enaknya lo di hukum apa ya soal masalah tadi"

"Apalagi sihhh gue kan ga ganggu lu nyet"

"Hukuman nya gampang! Lo traktir gue eskrim!"

"Hah"

Sekarang kedua manusia itu sedang duduk di kursi yang ada di tengah taman sambil menikmati eskrim cokelat yang Ella beli sambil menikmati pemandangan lautan bunga matahari yang sangat indah.

"Lo jago basket?"

"Kenapa emangnya?"

"keren banget mainnya tadi"

"Thanks"

"Lo gamau masuk tim basket sekolah?"

"Ga gue sibuk!"

"Tapi gue liat tadi lo-"

"Gue bilang ga ya ga!"

"Lo mau buat usaha?"

"Kok lo tau?"

"Gue denger pas lo ngobrol sama Reva"

"Oh"

"Lo butuh bantuan?"

"Ga"

"Gue bisa bantu lo ngasih mod-"

"Gaperlu"

"Kalo lo butuh bantuan lo ngomong sama gue"

"Ga"

"Kenapa?"

"Gue ga butuh bantuan siapapun"

"Ini bisnis gue sama Reva"

"Tanggung jawab kita berdua, lo orang asing ga perlu ikut campur"

"Gue mau pulang udah mau malem"

"Ayo gue anter!"

_______________

Ella memberitahu arah rumah nya. Setelah sampai tanpa basa-basi Ella segera turun.

"Thanks!"

"Hm"

Saat Ella ingin masuk ke rumah nya laki-laki itu menarik lengannya menghadap ke arahnya jadilah mereka bertatapan selama 5 detik.

"El"

"Apalagi?"

"Lo berubah"

"Gue emang berbeda tapi gue ga berubah"

"Kalau lo ngarep gue secupu Ella yang dulu lo salah"

"Ella yang dulu sudah mati"

"Dan ga akan pernah kembali"

...BERSAMBUNG 🐿...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!