Chap 18

...Happy reading 🐿...

...*...

...*...

...*...

...*...

...*...

..._________...

Kedua remaja itu sedang asik memilih milih barang yang akan mereka beli untuk keperluan memproduksi bolu yang akan mereka jual. Ella berjalan di koridor yang di penuhi rak rak di toko itu, Ella memperhatikan barang mana yang akan ia beli.

*bruukk

"Upss sorry" ucap gadis yang menabrak tubuhnya, Ella sedikit terhuyun,hampir saja jatuh.

"Lo sengaja?"

Ella menatap gadis itu benci, "lo mau apalagi sih!!"

"Gacukup lo nyiksa gue kemarin?!!"

"Kok ngegas, gue kan ga sengaja, udah minta maaf juga, ribet amat hidup lo"

*Plaakk

Wajah karlin tertoleh ke samping, gadis itu membisu. Ella meninggalkan karlin begitu saja, gadis itu malah mengambil barang yang akan dia beli dan Reva yang mengantri di kasir.

Ella keluar dari mall favorit di kota ini, gadis itu membawa banyak barang bersama sahabatnya.

Kedua remaja itu berdiri di depan halte bus terbengkalai, menunggu taksi online yang mereka pesan datang.

"Yahhh" seru Reva, Ella menoleh ke arah Reva.

"Kenapa?"

"Ini tiba-tiba aja di cancel sama abangnya" ucap Reva lesuh.

"Ck, cari lagi lah"

"Susah tau El"

*TINNNN

*TINNNN

Remaja laki-laki keluar dari mobil mewahnya, Areksa jalan mendekat ke arah mereka.

"Lo ngapain pada di sini?"

"Nihh ga liat!" Ucap Ella kesal, menunjukkan tas yang berisi belanjaannya.

Areksa khawatir, gadis ini lagi hamil kenapa membawa tas yang berisi barang yang berat, banyak pula.

"Naik ke mobil gue! Gue anter balik"

"Gratis kan?"

"Iya udah masuk sana, taro aja belanjaan nya di situ biar gue yang bawa"

***

"Kenapa lo bisa di usir sama bokap lo?"

Ella tersenyum tipis,lalu dengan suara lemah gadis itu menjawab "kan lo tau apa yang terjadi Sama gue"

"Gue ga nyangka lo bakal di usir gini" kata eksa pelan

"Pantes tadi gue ke rumah lo, sepi banget" lanjutnya

"Lo ngapain ke rumah gue?" Tanya Ella penasaran.

Laki-laki itu malah keluar dari rumah kontrakan Ella, Areksa mengambil dus di mobilnya yang berisi susu ibu hamil, laki-laki itu kembali masuk ke rumah Ella dan memberikan nya pada gadis itu.

"Denger El, kesehatan lo sama bayi itu penting, susu ini lo minum setiap hari 2 kali"

Ella menatap dus yang berisi susu ibu hamil, gadis itu tersenyum mengangguk.

"Makasih, udah mau peduli sama bayi gue" ucap gadis itu tulus, menahan butiran air mata yang ingin jatuh ke pipinya.

"Hm"

"Lo masih ga mau jujur?"

"Jujur apa?"

"Siapa ayah dari bayi yang lo kandung"

"Gue ga butuh dia"

"Tapi kalau lo mau tau ini semua terjadi karna pacar lo" ucap Ella tenang

Areksa terdiam membeku, "apa maksud Ella bicara begitu?karena kekasihnya? Tidak mungkin" pikirnya

"Terserah lo mau percaya atau engga" ucap Ella seolah tau apa yang laki-laki itu pikirkan.

"Gue balik"

Areksa pergi dari kontrakan Ella, di perjalanan menuju rumahnya Areksa terus kepikiran tentang apa yang di bicarakan gadis itu.

***

"Saya ga punya banyak waktu" Suara serak,berat, dingin dan penuh tekanan mebuat lawan bicara nya terintimidasi.

"Perempuan itu bernama Carelyella Aylyn andromeda putri dari Erito Julian andromeda, sekarang perempuan itu sudah tidak tinggal bersama dengan ayahnya, dia di usir oleh ayahnya karena hamil, sekarang gadis itu tinggal di kontrakan kecil di jalan raya mawar3, gadis itu masih berusia 17 tahun,kelas 11 bersekolah di SMA KARLENGGA sebagai murid penerima beasiswa full sampai lulus, hanya itu yang saya dapatkan tuan"

Pria itu hanya mengangguk kan kepalanya, mendengarkan apa yang di ucapkan anak buahnya.

"Berarti dia satu sekolah sama adik saya?"

"Iya tuan"

'Edgar Allan Sanjaya' CEO muda yang terkenal dengan kelicikan nya dalam berbisnis, laki-laki yang tidak memiliki hati nurani sedikit pun, dibutakan oleh bisnis dan keuntungan besar yanga kan ia raih tidak perduli dengan cara kotor sekalipun, pewaris utama perusahaan S.N yang termasuk perusahaan terbesar di negara ini, Edgar juga berhasil membangun perusahaan nya sendiri perusahaan S.N.J.Y yang ia dirikan sendiri lah yang berhasil mengalahkan dan menyayangi perusahaan S.N milik keluarga nya yang akan di wariskan juga padanya.

Sejak kejadian dirinya dan Ella di apartemen, laki-laki itu selalu mencari Ella, bahkan dia mengerahkan seluruh anak buahnya untuk menemukan dan mendapatkan informasi tentang gadis itu.

pertemuan keduanya dengan Ella adalah pertemuan terakhir nya dengan gadis itu, Ella yang langsung lari begitu melihat dirinya, dan sekarang Edgar mendapatkan informasi kalau gadis itu tengah hamil dia sangat yakin anak yang Ella kandung adalah anaknya.

"Pantau gadis itu" andre, orang kepercayaan Edgar pergi dari ruangan itu meninggalkan Edgar sendiri di sana.

"Saya pastikan kamu akan menjadi milik Saya" ucapnya dingin, menatap datar foto Ella yang mengenakan seragam SMA KARLENGGA.

***

Sudah lebih dari 3 hari Ella tinggal di rumah itu, menjalankan kegiatanya seperti biasa, pagi ini Ella sudah siap dan rapi untuk berangkat sekolah.

"Ella"

Panggilan itu membuat gadis itu berhenti ternyata Samudera yang menyapanya.

"Kenapa?"

"Nanti siang jadwalnya gue antar lo ke rumah sakit kan?"

"Iya"

"Oke nanti tunggu gue di parkiran ya, habis pulang sekolah kita langsung ke rumah sakit aja"

Semenjak Ella hamil setiap minggu salah satu anggota ERLIXZ pasti ada yang mengantarnya cek kandungan setiap minggu,bahkan mereka punya jadwal untuk kedepannya.

Setelah melewati jam pelajaran pertama dan kedua waktu nya semua siswa di beri waktu untuk istirahat, Ella dan Reva berada di kantin bersama arvan,samudera dan edvan.

Semenjak hamil, Anggota ERLIXZ juga tidak pernah membiarkan Ella sendirian apalagi hanya berdua bersama Reva takut kenapa-napa, jadi setiap hari minimal 2 anggota selalu menemani kedua gadis itu.

"Eh eh katanya kita bakal dapat bimbingan langsung dari pengusaha terkenal di bidang bisnis" ucap Reva antusias

"Dan si pengusaha itu katanya bakal bimbingan di kelas kita El setelah jam istirahat ini"

"Kalian belum bimbingan?" Tanya edvan

"Belum"

"Kemarin kelas kita baru dapat banyak pengalaman dari pengusaha itu"

"Kita masih SMA kenapa ada bimbingan? Bisnis lagi"

"Ya wajar aja sih jaman sekarang banyak orang yang mau langsung berbisnis setelah tamat SMA" kata samudera menjelaskan.

"Galak ga yang ngebimbing?" Tanah Ella penasaran

"Gila galak banget El. Kemarin baginda pak ketua Areksa di tabok pake penggaris kayu" ucap arvan menakut nakuti.

"Itumah karna salah dia sendiri malah ngegame di tengah tengah dia lagi ngejelasin" Ucap samudera, menggeplak kepala arvan.

***

Setelah mengantar Ella dan Reva ke kelas ketiga laki-laki itu pergi ke kelas mereka juga.

Di dalam kelas XI mipa dua tiba-tiba semua nya menjadi sepi, hening, kelas yang biasanya gaduh menjadi sangat sepi, semua penghuni kelas tau tentang desas-desus yang tersebar bahwa guru pembimbing di bidang bisnis sangat galak bahkan bermain fisik.

Laki-laki bertubuh kekar dan tegap yang masih muda tidak lain tidak bukan adalah guru pembimbing, yang akan memasuki kelas mereka, suasana kelas masih hening.

*Tep

*Tep

*Tep

Ella melihat ke arah pintu kelas yang dimasuki laki-laki itu, Ella terkejut apa yang dia lihat, "engga enggak gue pasti salah liat" batinnya panik.

Tepat sekali saat tatapan mereka bertemu Ella benar benar ingin menghilang saja dari sini, benar dia tidak salah lihat yang berada di depannya adalah Edgar

***

TBC~

* makasih yang sudah baca sampai akhir, jangan lupa vote bab ini, sampai ketemu di bab selanjutnya 🐿

*follow akun instagram nanvn3

*follow akun toktok nanvn22

*follow akun ini

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!