Almira hanya melongo saja karena tiba-tiba Fathir mengulur kan tangannya.Sepersekian detik Almira pun tersadar dan menyambut uluran tangan Fathir.
" Almira ..." ucap nya sambil tersenyum begitu juga dengan Fathir menyebut namanya.Dan Almira segera melepas jabatan tangannya.
Tiba-tiba Handphone Fathir berbunyi ia pun mengambil handphone tersebut yang memang diletakkan di meja depan sofa yang didudukinya ternyata Cyra yang menelpon.Fathir segera menjawab telponnya.
" Assalamualaikum pi " terdengar suara manja Cyra.Almira pun segera berdiri meninggalkan Fathir karena ingin meletakkan katalog yang berisi sampel kain kedalam lemari.
" Waalaikumsalam sayang " jawab Fathir sambil memandang Almira yang sedang berjalan menuju lemari.
" Papi dimana kok belum pulang " rengek Cyra.
" Papi lagi dibutik bentar lagi pulang ".
" Butik nya kak Almira kan pi " terdengar antusias Cyra.
" Iya sayang ".
" Pi....cantik kan orangnya itu calon mamiku,papi suka kan ? " mendengar perkataan Cyra membuat ia kaget ternyata Cyra sudah menyukai Almira.
" Memang Cyra mau mami seperti kak Almira " Bisik Fathir pelan karena melihat Almira sedang berjalan kearahnya.
" Iya pi,Cyra suka,jangan kasi kendor, oke gas...oke gas ..." sambil menyanyikan lagu yang lagi viral.Fathir tak bisa menahan tawa mendengar anaknya memberi semangat sambil bernyanyi.
" Oke ....Papi tutup dulu bentar lagi papi pulang ,Assalamualaikum " terdengar Cyra menjawab salam tak lupa ia juga titip salam untuk Almira.
" Maaf tadi anak saya menelpon ia juga titip salam untuk kak Almira katanya " ucap Fathir sambil meletakkan handphone di atas meja depannya.Almira pun menjawab salamnya.
" Silahkan diminum dulu " tawar Almira.Fathir pun mengangguk mereka terlibat pembicaraan berhubungan dengan dunia fesyen, Akhirnya suasana tidak canggung lagi.
Fathir pun pamit untuk pulang karena sudah mau maghrib.Almira mengantar sampai kedepan tidak lupa Fathir meminta nomor Almira alasannya biar mudah nanti kalau berhubungan kalau Fathir ingin memesan baju seragaman kantor padahal hanya modus.
Dimobil Fathir senyum-senyum sendiri sampai sang sopirnya pun heran ada apa dengan majikan nya.
Fathir seperti remaja yang sedang jatuh cinta pada pandangan pertama.Ia tersenyum mengingat pertemuan nya dengan Almira tadi.
Sementara Almira yang saat itu akan masuk keruangan nya karena ia akan bersiap-siap untuk pulang dicegat oleh lia.
" Mbak....ganteng banget mas nya,seperti lihat artis Turki " sahut Lia.
" Iya mbak kami tadi kaget dan terpana kirain pangeran dari Arab yang nyasar " kekeh karyawan yang satu lagi.Almira hanya tersenyum dan geleng-geleng kepala bukan hanya karyawannya ia sendiri juga terpana melihat pesona Fathir.
" Berarti yang tadi itu Tuan Fathir ya mbak, masih muda lagi " tanya lia lagi.
" Iya dia agak telat karena ada meeting dikantor nya, mbak siap-siap pulang dulu ya..." sahut Almira sambil menuju ruangannya.
Almira tersenyum sendiri gimana pertemuan pertama nya dengan laki-laki yang bernama Fathir tersebut membuat jantungnya selalu berdebar.
" Kenapa aku bisa berdebar gitu ya " batin Almira.
" Jangan terlalu bermimpi Almira belum tentu laki-laki tersebut menyukai mu " batin almira lagi sambil menggeleng kan kepalanya.Ia sadar diri untuk apa juga terlalu berharap banyak setiap laki-laki yang dekat pasti bakal mundur setelah tahu siapa dirinya yang tidak tahu siapa orang tuanya.
Almira pun segera membereskan peralatan nya ia harus segera pulang kerumah kebetulan neneknya baru saja sampai dari pulang pengajiannya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 72 Episodes
Comments
Neulis Saja
i hope your happieness with him
2024-09-28
1
syh 03
ok gas ok gas bntr lagi cyra punya mama 🥰
2024-03-09
2
❤Rainy Wiratama Yuda❤️
Setuju banget sama Cyra, semoga proses PDKT sampai kata Sah dari para saksi gak pake lama ya..
2024-03-09
1