Become a Hero on Doomsday 11

"Apa yang akan terjadi jika Level mencapai 100? " Tanya Lily.

"𝘈𝘯𝘨𝘬𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘩𝘶𝘳𝘶𝘧, 𝘥𝘪 𝘮𝘶𝘭𝘢𝘪 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘈- [100] , 𝘈 [150] , 𝘈+[200] 𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘚 [500], 𝘚𝘚[1000], 𝘚𝘚𝘚[𝘛𝘢𝘬 𝘵𝘦𝘳𝘩𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢]." Jawab Sistem AAA6.

Keduanya mengangguk mengerti, itu berarti kekuatan yang harus di kejar kedua nya masih jauh. Perlu perjuangan keras untuk mendapatkan nya.

*

*

Merasa sudah pulih akhirnya Zero mengajak Lily untuk kembali ke mobil. Bagaimana pun mereka harus mengantar kedua teman mereka, karena mulai sekarang Zero akan ikut bersama Lily.

"Astaga Zero, Lily! Syukur lah kalian baik-baik saja." Pekik Luqi dan di angguki Lia, ia begitu khawatir kepada teman nya itu.

"Iya, kami beruntung kami baik-baik saja. Lebih baik sekarang kita mulai kan lagi perjalanan nya. " Ucap Zero dan di angguki Lily.

Ke-empat nya pun melanjutkan perjalanan nya dengan cukup lancar, sesekali mereka di hadang beberapa zombie level 1 dan level 2 , namun itu bukan masalah lagi karena keduanya Lily dan Zero memiliki kekuatan luar biasa dari sistem.

Sore harinya.

"Zer sebaik nya sekarang ganti giliran ku. Kau sudah menyetir dari kemarin. Apakah tidak lelah? " Ucap Luqi, ia khawatir pada sahabat nya ini karena Zero sudah menyetir mobil sedari kemarin. Bahkan malam pun Zero tidak tidur, begitupun Lily.

"Tidak, kau tenang saja aku tidak apa-apa." Ucap Zero, sebenarnya setelah mendapatkan kekuatan sistem tubuh nya menjadi kuat. Ia juga menjadi tahan ngantuk dan tahan makan. Energi nya seolah tak habis-habis walaupun tak tidur dan makan.

"Baiklah, tapi jika kau sudah lelah katakan saja. Biar aku gantikan." -Luqi.

"Hmmm"

"Lily, kulit mu sangat putih, mulus dan tetap bersinar. Padahal sudah ada dua hari kita tidak mandi. Tubuh mu juga tidak bau, malah wangi. Apa yang kau pakai? " Tanya Lia, yang menyadari Lily nampak tetap segar dan wangi padahal sudah dua hari di mobil dan tidak bau.

Jika bukan karena AC, mungkin saja mobil itu akan pengap dengan bau Lia dan Luqi. Tapi beruntung, meskipun ada AC bau wangi dari Lily membuat sekitar nya menjadi harum.

"Yah benar, kau juga terlihat segar dan tak memiliki bau yang menyengat seperti ku Zero. Terlebih kulit mu juga semakin putih, kau juga jauh lebih tinggi. Apa yang kau pakai? " Kepo Luqi juga.

"Tidak tahu! Mungkin faktor keturunan." Jawab Zero, yang malas mencari alasan.

Berbeda dengan Lily yang menjawab dengan bohong. Bagaimana pun jika ia menjawab seperti Zero itu akan sedikit tidak enak. Pikir Lily.

"Aku memakai parfum yang aku ambil dari Indomaret waktu itu dan kulit... Aku hanya cuci muka saja." Jawab Lily dengan agak canggung karena ia tak pandai berbohong.

"Waahh, benarkah? Bolehkah kau membagi parfum itu kepada ku? Aku juga ingin, tidak ingin bau asem seperti ini." Ucap Lia dengan menyatukan kedua tangan nya.

Beruntung Lily memang mengambil beberapa parfum, karena sebelum nya sempat berpikir jika ia akan susah mandi dan pasti bau. Jadi saat itu sekalian mengambil beberapa botol minyak wangi, tetapi ternyata tanpa memakai minyak wangi pun tubuh nya mengeluarkan aroma wangi yang tersendiri.

"Wah makasih." Senang Lia.

"Aku juga mau! " Luqi pun memakai parfum yang sama dengan Lia.

Akhirnya masalah bau badan teratasi, meskipun bau nya tidak seharum aroma tubuh Lily.

Zero hanya tersenyum tipis, ia dengan tenang menggenggam tangan Lily sebelah. Sebelah lagi ia gunakan untuk mengemudi.

Lily menatap Zero penuh tanda tanya, mengapa tangan nya di genggam seperti itu.

"Kamu memang sangat wangi, aku serasa ingin terus di dekat mu." Ucap Zero, menatap Lily sekilas lalu kembali ke depan.

Blussh!

Siapa yang tidak salting jika laki-laki setampan Zero berbicara manis dan memuji nya. Oh astaga, jantung Lily berdebar!

"𝘓𝘪𝘭𝘺, 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘣𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘣𝘢𝘱𝘦𝘳. 𝘡𝘦𝘳𝘰 𝘪𝘵𝘶 𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘮𝘶, 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘣𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢𝘪 𝘯𝘺𝘢! 𝘡𝘦𝘳𝘰 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘱𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘱𝘢𝘤𝘢𝘳! " -Lily.

*

*

Tiga hari berlalu.

Lima hari mengemudi dan melawan Zombie akhirnya terbayar tidak sia-sia. Mereka dengan selamat telah sampai di pengungsian wilayah timur.

Terlihat sebuah tembok gedung yang sangat tinggi, dengan di atas tembok itu terdapat banyak senjata dan beberapa orang petugas berjaga-jaga.

Saat mobil itu berhenti di depan tembok yang menjulang tinggi itu, para penjaga mulai turun dan siaga.

"Tolong kami! Kami anak SMA dari kota XX yang masih tersisa." Ucap Lia dengan suara keras setelah keluar dari mobil.

Mendengar hal itu, para penjaga pun membuka pintu.

"Zero, Lily ayo. Kenapa kalian tidak turun? " Ajak dan tanya Luqi.

Zero menatap sahabat nya. "Maaf bro, gue gak ikut turun." Ucap Zero, membuat kening Luqi mengernyit tak mengerti.

"Gue ikut sama Lily, lo berdua diem di sini aja. Lo gak usah khawatir gue bisa jaga diri." Ucap Zero.

"Bro, lo serius? " Tanya Luqi seakan tak percaya.

"Ya" Singkat padat, Zero.

"

Luqi menatap Zero, lalu menatap Lily. "Hah, yaudah. Sebagai temen gue cuma mau bilang hati-hati jangan sampe di gigit zombie." Ucap Luqi dan di angguki Zero.

"Thanks ya atas antaran nya, gue tau lo pasti bukan orang biasa. So, makasih banget." Ucap Luqi lagi, sembari bersalaman dengan Zero ala laki.

Zero memandangi Luqi yang mulai pergi.

"Kalau kamu nggak--" -Lily.

"Aku pergi." Ucap Zero cepat lalu mulai melajukan mobil nya.

Sementara itu petugas itu nampak bingung kenapa mobil itu pergi lagi, apakah mereka yang masih ada di dalam mobil tidak ingin berlindung?

"Siapa mereka?" Tanya salah satu petugas.

"Mereka--" -Lia.

"Mereka orang-orang hebat misterius yang menolong dan membawa kami kemari dari kejaran zombie." Potong Luqi sebelum Lia menjelaskan ucapan nya.

"𝘑𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬 𝘣𝘪𝘤𝘢𝘳𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘯𝘢𝘪 𝘡𝘦𝘳𝘰 𝘥𝘢𝘯 𝘓𝘪𝘭𝘺. 𝘙𝘢𝘩𝘢𝘴𝘪𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘪𝘵𝘶." Bisik Luqi dan di angguki Lia.

"Baiklah, untuk masuk kalian harus di periksa terlebih dahulu untuk memastikan apakah ada cakaran atau gigitan yang mampu membuat kalian terinfeksi." Ucap petugas itu dan Lia ataupun Luqi hanya mengangguk.

Mereka pun di bawa ke tempat pemeriksaan.

*

*

*

Tolong dukung author yaaa...

Supaya author bisa semangat update 🔥

Papayoo~

Terpopuler

Comments

Triiyyaazz Ajuach

Triiyyaazz Ajuach

nah klau cuma berdua aja kan nggak byk resiko Lily dan Zero sama" pnya kekuatan jadi bsa saling bantu dan melindungi moga para Zombie bsa segera dibasmi dan pengendalinya bsa segera dimusnahkan

2024-03-21

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!