Become a Hero on Doomsday 7

"Oke, sebelum tidur kita periksa dulu rumah ini. " Ucap Zero dan yang lain mengangguk.

"Luqi dan Lia, periksa apakah ada kunci untuk mobil di depan tadi. Aku dan Lily akan mencari makanan di rumah ini."

Yang lain mengangguk, mereka mulai berdiri dan melakukan tugas nya.

.

.

.

Dapur.

Alen membuka almari atas dapur, ia mendapatkan sebuah beberapa bungkus mie, tepung terigu, mentega dan beberapa bumbu.

"Akan lebih bagus kalo ada roti" -Lily.

Lily beralih ke kulkas, dan di kulkas terdapat beberapa buah dan sayur serta beberapa bungkus daging.

"Apakah kita harus membawa sayuran dan daging ini Zero? " Tanya Lily menatap Zero yang hanya pokus pada apa yang sedang di lakukan nya.

Lily bingung, Zero hanya menatap nya. "Ada apa? "

"Apakah kamu yang membuat kita berpindah tempat tadi? " Tanya Zero to the point.

Lily menatap Zero, ia agak ragu namun mengingat jika yang di katakan Zero sebelum nya Lily pun mengangguk.

"Ternyata benar.. " Zero kemudian memeluk Lily. "Terimakasih, kamu sudah banyak menyelamatkan aku dan teman-teman ku"

Lily mengusap punggung Zero."Kamu teman satu-satu nya yang ku punya di kota ini. Aku tidak akan melupakan kebaikan mu selama ini. Aku akan membawa mu pergi ke tempat yang aman." ungkap Lily.

Ntah kenapa dan apa, ada sebuah perasaan nyelekit di dalam hati Zero yang paling dalam dari ucapan Lily. Zero mengeratkan pelukan nya sebentar lalu melepaskan nya.

Zero kembali menatap Lily, lalu bertanya.

"Apa yang akan kamu lakukan lagi setelah membawa kami ke tempat aman? Apa kamu juga akan tinggal dengan ku? " Tanya Zero.

Lily menggeleng. "Aku akan menyelamatkan orang tua ku, lalu ada sebuah tujuan yang harus aku lakukan." Ungkap Lily menjelaskan tujuan nya namun tak jelas dengan ucapan akhirnya nya.

.

.

Karna tak bisa membawa daging dan sayuran, Lily lebih memilih memasak bahan-bagan itu semua. Lalu menyajikan nya untuk makan siang hari ini.

"Wah, apakah itu tumis daging dan sayur? " Luqi terlihat girang menatap makanan rumahan itu.

"Iya, ayo makan lah"

Mereka pun makan, setelah makan mereka beristirahat sebentar karena siang ini mereka akan berangkat pergi ke tempat pengungsian di bagian Timur.

.

14 : 10

Mereka sudah siap berada di dalam mobil, beberapa perbekalan air dan minuman serta senjata telah mereka siapkan.

"Siap?" Tanya Luqi.

Mereka mengangguk dan mobil pun keluar dari pekarangan rumah itu.

Mobil suport itu melaju dengan kecepatan di atas rata-rata. Mereka duduk seperti kemarin dan bedanya Zero dan Lily di belakang.

Sementara di lain tempat, seseorang dengan aura gelap nya.

"Pengguna AAA5 telah keluar dari saranga, saat nya bermain. "

"Hati-hati AAA5 adalah sistem yang kuat! " Ungkap seorang wanita.

"Tenang saja, pengguna AAA5 saat ini hanyalah seorang bocah yang lemah." Seorang/ laki-laki itu kemudian menghilang menjadi asap.

10 Menit kemudian.

Di perjalanan.

Zero memilih tidur, karena malam ini ia akan ambil bagian untuk menyetir. Namun kening nya mengerut, ia seperti sedang bermimpi buruk.

Dalam mimpi Zero.bbug

Sebuah pusaran besar berwarna biru berputar di kaki Zero, sementara Zero melayang di atas pusaran tersebut.

"Dimana ini? " -Zero.

Zero sulit mengendalikan dirinya sendiri, ia ingin bergerak ke atas, kanan, kiri namun tetap tak bisa.

"Tubuh ku terasa sangat ringan tapi aku tidak bisa bergerak" ucap Zero merasa aneh.

Sekuat tenaga mencoba untuk bergerak namun hasilnya tetap sama, malahan saat ini dirinya semakin dekat dengan pusaran itu.

Apakah saat ini dirinya akan masuk ke dalam pusaran itu?

"Tidak jangan ke bawah! " ucap Zero sembari menggerak-gerakan tubuh nya namun tubuh nya sedikit-sedikit mulai tenggelam ke bawah.

SWUSH!

Seperti keajaiban saat tubuh nya mulai melewati pusaran itu perlahan-lahan ia berubah. Pakaian nya berganti dan tubuh nya terasa lebih ringan dan kuat, tinggi nya bertambah menjadi 198 cm.

"A-apa ini? " bingung Zero.

𝘛𝘪𝘯𝘨!

𝘔𝘦𝘯𝘦𝘮𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘛𝘶𝘢𝘯 𝘠𝘢𝘯𝘨 𝘚𝘦𝘣𝘦𝘯𝘦𝘳𝘯𝘺𝘢!

"𝘚𝘢𝘢𝘵 𝘪𝘯𝘪 𝘢𝘯𝘥𝘢 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘵𝘦𝘳𝘪𝘬𝘢𝘵 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘴𝘪𝘴𝘵𝘦𝘮 𝘈𝘉6, 𝘗𝘪𝘭𝘪𝘩 𝘰𝘱𝘴𝘪 :

[ 𝘉𝘦𝘳𝘵𝘢𝘯𝘺𝘢 ] [ 𝘗𝘦𝘯𝘫𝘦𝘭𝘢𝘴𝘢𝘯 ] " AB6.

Zero tak mengerti apa-apa, namun otak pintar nya cepat tanggap. Ia memilih opsi penjelasan dan mulailah mengalir cerita-cerita dan penjelasan dari AB6.

Beberapa menit setelah penjelasan.

𝘚𝘵𝘢𝘵𝘶𝘴 𝘗𝘦𝘮𝘢𝘪𝘯:

𝘕𝘢𝘮𝘢 : 𝘡𝘦𝘳𝘰 𝘏𝘶𝘢𝘯𝘵𝘪𝘯𝘨

𝘒𝘦𝘭𝘢𝘩𝘪𝘳𝘢𝘯 : 21 𝘈𝘱𝘳𝘪𝘭 2005 (18 𝘵𝘢𝘩𝘶𝘯)

𝘓𝘦𝘷𝘦𝘭 : 85

𝘒𝘦𝘬𝘶𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘵𝘶𝘣𝘶𝘩 : 85

𝘒𝘦𝘬𝘶𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘔𝘪𝘴𝘵𝘪𝘴 : 85

𝘚𝘱𝘦𝘦𝘥 : 85

𝘚𝘵𝘢𝘵𝘶𝘴 : 𝘋𝘢𝘶𝘨𝘩𝘵𝘦𝘳 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘬𝘢𝘵 5

"Jadi sekarang aku memiliki kekuatan super, itu bagus! Aku akan melindungi Lily dan keluarga ku! "

Setelah mendapatkan sekitar 750 poin pengguna baru dan membeli senjata, Zero pun bangun dari mimpi nya.

.

.

Saat membuka mata nya Zero mengernyit heran, melihat teman-teman nya begitu panik.

"Dimana Lily? " Tanya Zero setelah tak menemukan keberadaan Lily di samping nya.

"Lily... Dia keluar ngelawan zombie-zombie itu. " Tunjuk Luqi.

Saat Zero tertidur tadi mobil mereka di halangi oleh banyak Zombie level 2 dan Lily keluar untuk melawan mereka, Lily melarang mereka untuk keluar.

"APA?! "-Zero.

GROAR

Zero mlihat keluar sana, memang banyak zombie yang sedang Lily lawan. Namun Lily tak telihat kewalahan pun, malahan hampir semua Zombie itu ia kalahkan.

𝘛𝘪𝘯𝘨!

" 𝘔𝘦𝘯𝘥𝘦𝘵𝘦𝘬𝘴𝘪 𝘬𝘦𝘬𝘶𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘴𝘪𝘴𝘵𝘦𝘮 𝘭𝘢𝘪𝘯" -AB6.

.

.

Tolong terus dukung dan Like, komen, Pavorit, Vote dan Gif sebanyak-banyaknya. 💋

Terpopuler

Comments

Zee

Zee

ampun lanjut besok aja kalo begini

2024-03-26

1

Triiyyaazz Ajuach

Triiyyaazz Ajuach

whoaaq Zero pun sama kaya Lilly tapi kayaknya tingkatannya lbh tinggi Zero

2024-03-08

1

lisa

lisa

semangatttt

2024-03-07

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!