Beberapa hari telah berlalu, dan Zay belum menemui daddynya, karena mendengar kabar bahwa daddynya masih di Negara K untuk mengurus sesuatu..
Dan hari ini Josh berjanji akan menemani Zay bertemu Mommynya.
Siang ini Josh sudah menunggu zay di dekat kampus, tak beberapa lama kemudian terlihat zay keluar dengan sherly tapi tak menemukan Justin disana.
"Sher ikutlah denganku suamiku akan mengantarmu". Ucap zay
"Aku sangat terhormat bisa diantar oleh Tuan Josh, tapi sepertinya lain kali saja ya hehe...". Ucap sherly yang jelas tak enak hati apalagi dua orang itu lagi dimabuk cinta, yang ada sherly hanya jadi obat nyamuk,
Josh yang melihat itu keluar dari mobil,dan bertanya, kemudian zay menjelaskan jika sherly tak mau semobil dengannya.
"Tunggu sebentar aku akan menyuruh seseorang mengantarmu". Ucap Josh
"Tidak usah tuan, tidak perlu repot". Ucap sherly
Tapi Josh sudah menelpon seseorang...
Tak berapa lama kemudian datang lah mobil mewah berwarna hitam, dan seseorang keluar dari mobil itu dengan cool,sherly tak berkedip melihatnya..
"Alex"...Ucap Zay dan sherly bersamaan
"Bagaimana kau bisa datang secepat itu". Tanya Zay
"Iya nona.. Kebetulan saya berada di kawasan ini tadi". Kata alex
"oow... Kalau begitu Aku nitip sahabatku alex, dan antarkan dia sampek rumah dengan selamat".
"Baik nona". Ucap alex
"Tidak.. Zay aku bisa pulang sendiri". Ucap sherly tak enak hati".
"Naiklah sherly, kali ini jangan menolak lagi".
"Naiklah nona". Ucap Alex tiba-tiba ternyata alex sudah membukakan pintu mobil untuk sherly.
Dengan terpaksa Sherly menaiki mobil itu dengan malu-malu, Sherly duduk di kursi depan sebelah Alex.
Zay dan Josh berada dimobil, dan mereka akan menuju kota W untuk menemui Sania..
"Zay.... Apa kau tak bertemu Justin dikampus?? Tanya Josh membuka pembicaraan.
"Iya.... Sudah beberapa hari ini aku tidak bertemu dengannya,..sepertinya sejak hari itu, setelah menemuimu aku tidak bertemu lagi, padahal aku ingin berterima kasih padanya...?".
"Jangan dulu bertemu dengannya sebelum aku memastikan sesuatu". Kata josh lagi
"Maksudmu apa Justin ingin berniat jahat??".
"Zay sepertinya aku harus ke negara K". Ucap josh tak menjawab pertanyaan zay
"Biarkan aku ikut bersamamu Josh". Pinta zay
"Tidak, Belum saatnya zay, kau tahu kan ini berbahaya".
"Tapi ini masalah keluargaku Josh, aku tidak ingin kau terluka karena aku".
"Lalu apa akan aku biarkan jika kau terluka?? Itu tidak mungkin Zay".
"Tapi apa yang akan kau lakukan?? Lalu bagaimana jika kau terluka....??". kata zay yang terlihat kekhawatirannya
"Kau percaya padaku kan ?? Kau tidak perlu khawatir Ayahku memiliki kekuasaan yang sangat besar". Ucap josh menenangkan
Zay hanya menganggukkan kepalanya.
Kemudian mereka melanjutkan perjalanan ke kota W....
Beberapa jam kemudian sampailah mereka di halaman yang tak terlalu luas dan banyak ditumbuhi bunga2 atau tanaman lain di sekitarnya dan terlihat rumah minimalis jika masuk ke dalam, dan di sebelah halaman itu di pinggir jalan terlihat kios bunga dengan berbagai macam bunga,
Terlihat seorang wanita sedang merapikan bunga di dalam kios itu...
"Mom.....". Panggil Zay
Sehingga wanita itu menoleh dan terlihat bahagia dengan kedatangan Zay dan suaminya.
"Zay..... Sayang". Balas sania Lalu mereka berpelukan
"Kenapa kalian baru kesini, aku sangat merindukan kalian". Kata sania lagi
"Maaf Mom kita baru sempat kesini, karena suamiku sibuk bekerja mom". Ucap Zay
"Iya iya.. Sudahlah.. Ayo masuk dan duduklah". Kata sania.
Kemudian mereka duduk dan bercerita.
"Mom apa daddy tidak pernah kesini?? Tanya zay
Sania menarik nafas lama dan mengeluarkan nya, bersiap memberitahu semua.
"Ya daddymu kesini"
"Nak... Sebenarnya Mommy dan Daddy tidak berpisah". Ucap sania
"Apa maksudmu Mom?? Apa mommy juga membohongiku???". Tanya zay yang terkejut
"Tidak sayang, Mommy juga dibohongi oleh daddymu, Mommy sangat percaya daddymu, sehingga mommy dulu percaya daddy melakukan itu karena bisnisnya, sejak bisnisnya meredup daddymu bilang jika musuhnya sudah menyerang, dengan menyembunyikanku dan kau lalu daddymu membuat kabar berita seolah olah kita sudah bercerai dan tak ada hubungan lagi, sehingga musuhnya tak mencari kita lagi.
Tapi semua itu kebohongan, ternyata daddymu seorang Bangsawan dan mommy baru mengetahuinya belum lama". sania bercerita
"Jadi Daddy sudah menceritakan semua?? Lalu kenapa daddy tak cerita padaku??
"Daddymu hanya takut kau kecewa dan membencinya terlebih kematian kakakmu ada sangkut pautnya". kata sania lagi
"Lalu bagaimana dengan kakak? Apa kakak mengetahuinya?? Tanya Zay
"Ya... Ternyata ziya sudah mengetahui dan daddymu melarang ziya menceritakan semua padaku,
"Aku memang sudah membencinya dan semakin membencinya karena tak jujur dari awal".
"Jangan terlalu membencinya nak, daddy melakukannya demi melindungi kita". Kata sania
"Apa mommy dan daddy sudah kembali bersama??
"iya.. Daddymu menjemputku tapi aku ingin sendiri dulu". Kata sania
"Mom aku akan menemui daddy dan menyelesaikannya". Ucap Zay
Mommy Zay sangatlah sabar dan lembut,sehingga tak bisa membenci orang yang disayangnya.
Setelah bercerita Zay dan Josh berpamitan dan kembali ke kota Z,
...****************...
Di Negara K, Justin menemui Ibunya di Istana, ternyata Justin sudah kembali ke negaranya setelah mengetahui Zay sudah ada yang melindungi,
"Kau sudah kembali Justin??". Kata lucy
"Ya.... ". Jawab singkat Justin.
"Apa yang kau sembunyikan dari ibu Justin??
"Tidak ada bu tak ada yang aku sembunyikan". Kata Justin
"Lalu kenapa kau kenegara itu lagi dan sekarang sudah kembali, ku dengar kau berkuliah disana".
"Aku hanya merindukan Negara NY ibu, tak ada alasan lain, dan Aku sudah berfikir mungkin aku akan menuruti kata ibu mulai sekarang". Kata Justin lagi,tak mau berdebat dengan ibunya.
"Jangan membodohi ibu Justin, Ibu tahu kau menemui Josh Axel disana, apa yang kau bicarakan dengannya?? Tanya lucy yang curiga,
"Aku hanya ingin berbisnis dengannya Bu,aku dengar Josh adalah pengusaha yang sukses, jadi kufikir aku ingin menemuinya". bohong Justin
"Jangan coba membohongiku Justin".
"Aku tidak berbohong Mom".
"Aku coba mempercayaimu Justin karena kau satu-satunya keturunanku,tapi jika kau berbohong, kau akan menanggung akibatnya". Ancam lucy
Justin langsung menelan ludahnya sendiri mendengarnya dan melihat raut wajah ibunya yang benar-benar tak biasa.
"Apa ibuku mengetahui sesuatu, aku harus menghubungi Josh". kata josh berbicara sendiri
Kemudian Justin menghubungi Josh yang saat itu berada dirumah sania,dan menceritakan semuanya.
Lucy bukanlah wanita yang gampang di bodohi, Lucy adalah wanita yang cerdas tapi juga sangatlah kejam, Makanya tak kaget jika usaha Smith semakin berkembang di tangan Lucy karena Lucy sudah tak memikirkan Rakyatnya lagi, bahkan Lucy dengan gampangnya membunuh bawahannya sendiri jika tak menuruti perintahnya,
Bersambung....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 57 Episodes
Comments