Pagi ini Zay terbangun dan melihat Josh sudah tidak ada di sampingnya.
"Sudah kemana dia pagi-pagi begini??". Zay bertanya pada dirinya sendiri.
Zay teringat tadi malam dia sudah menyakiti hati josh.
di malam itu,
Saat zay dengan malu-malu mendekati josh diatas ranjang,
"Aku suamimu Zay, apa yang kau takutkan?? Aku tidak akan memaksa untuk menyentuhmu, kalaupun itu terjadi itu sudah menjadi hakku". Ucap josh beruntun
Sontak zay langsung menjauh dari josh dan menyilangkan tangannya ke dadanya,,dan sebelum Zay menjauh,Josh sudah menariknya dan terjatuh dipelukannya.
Tentu saja zay terkejut dan memberontak ingin menjauh, tapi josh memeluknya dengan erat.
"Diamlah sebentar zay....". Ucap josh
Jantung keduanya sudah berdegup kencang, karena baru pertama kali mereka berpelukan di atas ranjang.
"Josh....aku tidak akan pergi,tapi bisakah kau longgarkan pelukanmu, aku tidak bisa bernafas". Pinta zay.
"Maafkan aku zay". Jawab josh dan melonggarkan pelukannya.
Josh menatap dalam zay. Lalu memegang tangan zay Dan mengarahkan ke dadanya..
"Dug..dug..dug..
"Zay.... Apa kau merasakannya?? tanya josh
Zay mendongak menatap mata josh dan mengangguk.
"Hhmm.... Aku merasakannya". Jawab zay. yang merasakan degup jantung josh yang sangat cepat.
"Zay...."
"Apakah kau bisa menerima perasaanku lebih cepat??". Tanya josh, yang tentu sudah tau perasaan zay, yang juga menyukainya.
Mata Zay sudah memerah ingin menangis, zay bingung harus bilang apa,ada rasa bahagia dan juga sedih dihatinya.
"Maaf zay apa aku membuatmu sedih?? Tanya josh yang melihat zay sedih
"Tidak..tidak josh, kau tidak salah apapun jangan meminta maaf, aku hanya....". zay belum meneruskan ucapannya
"Tidak perlu kau jawab zay, aku mengerti...". Sela josh,yang sekali lagi kecewa.
"Josh aku bisa menjelaskan alasanku ..?". Pinta zay.
"Kau belum mempercayaiku zay...,?? Apa karena kakakmu?? Tanya josh lagi.
Zay terdiam, bingung harus bilang apa, tentu karena kakaknya zay bingung harus mulai dari mana menjelaskan.
Josh menunggu zay menjelaskan, tapi melihat zay yang terdiam, seakan josh tau kalau zay tidak mau bicara lagi.
Akhirnya josh menarik nafasnya lalu mengambil selimut dan tidur duluan meninggalkan zay, Padahal zay sudah siap untuk menjelaskan dan mau bersuara.
"Josh.. Sebenarnya a..a..ku....", zay tak meneruskan bicaranya melihat josh yang merajuk dan sudah mengambil selimut untuk tidur.
"Aku akan bicara saja besok". Zay berkata sendiri dan ikut tidur juga.
Begitulah yang terjadi tadi malam, sehingga membuat zay merasa bersalah.
Pagi itu Zay tak melihat Josh dimana-mana, di ruang kerja, diruang makan, tak ada di semua ruangan, dan tiba di kolam renang Zay terlihat lesu dan sedih.
"Kenapa kau menekuk wajahmu seperti itu?? Tanya josh dari belakang zay.
"Haa.. Suara itu...!! Zay langsung meluruskan tubuhnya dan berbalik badan.
Tiba tiba "Bruuk..."
Josh yang terkejut terhuyung kebelakang,ternyata zay yang memeluk josh dengan berlari secepat kilat...
"Josh maafkan akuu..". Lirih zay. Tentu saja zay tidak mau kehilangan josh, siapa yang tak ingin terus bersama dengan pria yang super duper komplit.
"Sepertinya setiap hari aku harus membuatmu bersalah, agar kau terus memelukku". Goda josh
"Apa kau sudah tak marah padaku??". Tanya zay sambil mendongakkan kepalanya.
"Cetaak" josh menjitak dahi zay lagi.
"Aww...". Pekik zay
"Apa kau tak bosan terus menjitak dahiku??". Sebal zay
Tapi Josh berlalu begitu saja meninggalkan zay.
"Josh....hei.... Apa kau tak dengar aku sedang bicara??". Teriak zay sambil mengejar josh.
"Apa lagi Honey....?? Apa kau sangat suka mencium bau keringatku dan ingin memelukku lagi??". Goda josh, yang ternyata habis berolahraga di ruang gymnya.
"Aa..ku ha nya". Ucap zay yang tergagap dan malu.
"Aku ingin mandi dulu, setelah itu kau boleh memelukku sepuasnya, apa kau ingin ikut juga??".
"Haa... Tidak.. Tidak.. Pergilah..". Usir zay.
Di dalam kamar mandi Josh menyalakan shower, dan memulai mandi, ditengah guyuran shower josh senyum-senyum sendiri, mengingat tingkah laku zay.
Dan tadi malam tentu saja josh hanya menggoda zay saja, karena sudah tidak tahan dengan sesuatu yang mulai bangkit, apalagi berdekatan dengan gadis yang disukai,dan sepertinya zay belum bisa menerima josh sepenuhnya sehingga josh berpura-pura marah untuk menyembunyikan hasratnya,dengan mendahuluinya tidur, beda cerita lagi kalau zay sudah menerimanya.😁🤭
Mereka bertemu di meja makan, Setelah membersihkan diri masing-masing dan berpakaian rapi,
Tampak zay memakai pakaian casualnya, memakai celana jeans dengan atasan kemeja biasa, zay lebih menyukainya dari pada memakai dress pendek, yang terlihat betisnya.
Dan Josh tak mempermasalahkan itu, bahkan josh selalu terpukau dengan penampilan zay.
"Makanlah sarapanmu". Suruh josh
Zay mengangguk,dan tiba-tiba elena mendatangi mereka,
"Maaf Tuan.. Nyonya besar sudah ada didepan". Lapor elena ke tuannya.
"Mommy...??".
"Iya Tuan".
"Selamat pagi sayang". Ucap Rose tiba-tiba dari arah depan.
"Pagi Mom". Ucap zay
Rose mendekati zay dan memeluknya, kemudian memeluk Josh.
"Apa yang membuat Mommy kemari pagi-pagi begini..?". tanya Josh keheranan
"Kau dan istrimu tak pernah mengunjungi Mommy nak, Jelas Mommy merindukan kalian". Cicit Rose dengan raut sedihnya
Dan mereka merasa bersalah dengan keluhan mommynya.
Disaat Zay dan Josh merasa bersalah, kemudian Mommynya berucap lagi
"Dan jangan lupa Mommy juga sangat menantikan dan merindukan Baby yang lucu dan manis". Ucap Rose dengan bahagia
Sontak Josh dan Zay langsung membelalakkan matanya.
"Mom sebaiknya Mommy sarapan dulu, aku dan Zay akan berangkat,kami sudah terlambat". Alasan Josh untuk menghindari Mommynya,
"Josh... Kau mau kemana?? dengarkan Mommy masih bicara josh..?? JOOOOSSH.....!!!". Teriakan Mommy Rose yang menggelegar.
Josh tak mengindahkan teriakan Mommynya, terus menarik tangan Zay dan membawanya masuk ke mobil..
"Josh tidak apa-apakah kita meninggalkan Mommy?? Tanya zay
"Tak perlu khawatir, Mommy sudah terbiasa". Jawab Josh
"Haa...!! Zay yang terkejut.
Josh hanya tersenyum dan mengusap kepala zay.
Kemudian Alex melajukan mobilnya, menuju kampus zay.
Bersambung.....
Like komen nya sayang sayang kuuuh.....💜💜
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 57 Episodes
Comments