BAB 12

...Pada Malam Hari...

Keluarga Vardl sedang makan malam bersama ,bersama beberapa pembantu yang berada di belakang mereka masing masing.

Lisa juga ada disana berada di belakang bangku duduk Rey tengah berdiri sambil tersenyum manis.

"Nak ,apa kamu mau ikut bersama kami berdua ke ibukota? Ada sebuah acara yang akan di selenggarakan pada 8 hari ke depan" Tanya Ayah Rey.

"Sekalian juga kita bisa bertemu dengan kepala sekolah akademi." Timpal Ibu Rey.

"Tidak ,aku ingin tetap disini." Ucap Rey dengan nada datar membuat kedua orang tua Rey tertegun.

"Tapi nak ,bukankah kamu belum pernah melihat ibukota seperti apa kan? Kenapa tidak ikut saja nak?" Ucap Ayah Rey heran mendengar tolakan Rey.

"Tidak ,walaupun tidak pernah melihat ibukota ,tapi itu akan kulihat pada saat aku berumur 15 tahun kan?" Ucap Rey memiringkan kepalanya dengan nada data.

Ayah Rey terdiam mendengarnya ,memang benar Rey pada usia 15 tahun dia akan pergi ke ibukota memasuki akademi sihir dan bela diri.

Ayah Rey hanya bisa menghela nafas mendengar penolakan dari anaknya sendiri ,sebenarnya niatnya baik yaitu mereka bisa mengajak Rey liburan ke ibukota.

Yang membuat mereka heran yaitu sifat Rey tidak penasaran tentang hal hal seperti itu bahkan semacam liburan saja tidak tertarik sama sekali.

...Keesokan Harinya...

Di halaman depan mansion keluarga Vardl terdapat kedua orang tua Rey yang berada di depan pintu gerbong kereta mewah ,beberapa prajurit membawa kuda masing masing yang berada disana yang bertujuan menemani kedua orang tua Rey dalam perjalanan menuju ibukota.

"Apa kamu yakin nak tidak ikut bersama kami?" Tanya Ayah Rey sekali lagi menatap kearah anaknya sendiri yang berdiri dihadapannya bersama Lisa berdiri di belakang anaknya.

"Ya ,lagipula jika aku disana mungkin akan menghambat perkembanganku" Ucap Rey dengan nada datar.

Ayah Rey menghela nafas sedangkan ibu Rey hanya memegangi bahu suaminya.

"Baiklah ,ayah tidak akan memaksa." Ucap Ayah Rey tersenyum.

"Kalau begitu, hati hati di jalan." Ucap Rey dengan nada datar namun terdapat sedikit perasaan peduli.

Ayah dan ibu Rey mendengarnya terkekeh dan tersenyum lalu berkata.

"Terimakasih nak, kalau begitu ayah dan ibumu berangkat dulu" Ucap Rey memasuki gerbong kereta.

"Nak ,jaga dirimu baik baik disaat kami tidak ada ,Lisa tolong jaga baik baik Rey." Ucap Ibu Rey memeluk Rey lalu menatap kearah Lisa.

"Baik nyonya." Ucap Lisa menundukkan kepalanya sambil tersenyum manis.

Melihat jawaban Lisa ,ibu Rey menganggukkan kepalanya lalu memasuki gerbong kereta.

Gerbong kereta pun berjalan diikuti puluhan prajurit di belakang nya ,Rey hanya melambaikan tangan kananya sambil melihat gerbong kereta yang menjauh.

Rey melihat gerbong kereta sudah menjauh Rey segera kembali masuk ke mansion di ikut Lisa di belakang.

Di belakang halaman mansion keluarga Vardl ,Rey sedang membawa pedang black sword ,Rey saat ini menatap black sword di tangannya.

Lisa hanya melihat tuan muda dari kejauhan dengan senyuman manisnya sambil membawa handuk di tangannya.

Rey mencoba menyalurkan mana sihir nya ke black sword sambil merapal sihir.

"Kagutsuchi No Tsurugi." Gumam Rey

BURST

Bilah black sword diselimuti kobaran api hitam ,suhu di sekitar Rey segera meningkat drastis.

Rey hanya menatap kearah black sword yang kini diselimuti api hitam dengan tatapan analisis.

'Jika ini pedang biasa akan meleleh seiringnya waktu tapi berbeda dengan black sword ,pedang yang dibuat dengan ore coarlz yang ditemukan pada kedalaman gunung aktif.

Dark elf memiliki sangkut pautnya dengan naga karena ras Dark Elf memiliki konflik antar naga ,naga juga merupakan faktor utama kenapa ras Dark Elf jarang di lihat.

Black Sword dibuat dengan tujuan untuk membunuh para naga type api ,karena itu pedang tersebut tahan terhadap type api.

Rey menatap kearah 1 puppet yang berada di hadapannya yang sering berputar secara otomatis ,puppet tersebut bergerak karena adanya sihir angin simpanan di dalam puppet itu kenapa puppet tersebut bisa berputar secara terus menerus sampai sihir angin simpanan habis.

WOSH SLASH SLASH

Rey menebas kearah puppet berputar dengan kecepatan yang dibantu dengan sihir listrik/petir 5 kali.

Puppet terbelah menjadi beberapa bagian karena ditebas oleh Rey 5 kali ,lalu masing masing bagian terbakar oleh api hitam.

Melihat hasil Rey hanya mengagukan kepalanya ,lalu dia melirik kearah Lisa yang tersenyum manis kepadanya mengingat Lisa sekarang malah peduli dengan dirinya.

"Apakah aku harus menggunakan cara yang sama? Tapi dia akan berpikir yang sama ,jika aku menindas para bangsawan maka sama saja karena di pandangan Lisa semua bangsawan selain keluarga Vardl hanyalah orang brengsek ,memang benar aku harus menunggu waktu itu tiba" Gumam Rey menatap kearah pedangnya yang masih diselimuti api hitam.

Rey menghilangkan api hitam di black sword lalu memasukkannya ke sarung pinggang nya.

Rey memandang langit biru yang cerah , bersamaan itu beberapa daun kering berjatuhan serta suhu yang menurun ,yang menandakan musim gugur.

"Aku merasa setelah ini ada kejadian yang membuatku bekerja keras" Gumam Rey yang merasakan perasaan buruk.

...Beberapa Hari Kemudian...

Sudah 3 hari Ayah dan Ibu Rey sejak tidak ada di mansion ,tapi ayah dan ibu Rey telah mengirim pesan lewat burung pengantar surat jika mereka sudah sampai di ibukota dengan selamat hal itu membuat Rey sedikit lega.

Rey masih melakukan aktivitas seperti biasa berlatih ,membaca serta sedikit menindas beberapa bangsawan yang berani menatapnya pada saat dia berjalan berhadapan.

Di gang sempit ,terdapat Rey menatap kearah seorang pria yang sedang berlutut gemetar terhadap Rey.

"Apa kamu masih berani memasang mata di hadapanku?" Ucap Rey menatap seorang tuan muda dari bangsawan kelas menengah yang akhir akhir ini seperti sombong terhadap beberapa rakyat jelata.

"T-tidak tuan ,saya minta maaf karena tidak sengaja menatap anda-" Ucap Bangsawan yang tampak berlutut ketakutan namun tersela.

BRUKK

Lantai di sekitar dia berlutut retak saat diinjak oleh Rey membuat tuan muda bangsawan tersebut bergidik ngeri.

"Jika kamu sekali lagi berani untuk menindas orang lain di belakangku maka akan kupastikan tempat ini menjadi kuburan mu." Ucap Rey dengan nada datar.

"B-baik" Ucap Tuan muda bangsawan dengan terbata bata.

"Bagus ,sekarang kau boleh pergi dari sana" Ucap Rey dengan nada datar.

Tuan muda bangsawan berdiri dengan tubuh gemetaran dia berlari gang lain.

Rey hanya menatap kearah gang yang baru saja dilewati bangsawan tadi ,namun wajahnya berubah disaat dirinya merasakan sesuatu yang baru saja lewat.

Rey menatap kearah belakang lebih tepat nya keatas atap bangunan tinggi ,dia melihat dua siluet melesat kearah lain membuatnya penasaran.

Rey segera berlari mengikuti kedua siluet itu berlari kearah barat kota Ards dan terhenti saat gang buntu.

Dia melompat keatas dengan sekuat tenaga sambil bergumam.

"Air Hike" Rey

Pada saat di langit ,dibawah kaki Rey tercipta sebuah lingkaran sihir yang menjadikanya pijakan bagi Rey untuk melompat keatas.

Rey meloncati beberapa lingkaran sihir ,lalu sampai di atap bangunan lalu melanjutkan pengejaran terhadap kedua siluet tersebut.

Pada saat hampir dekat di belakang kedua siluet ,kedua mata Rey terbuka lebar melihat apa yang mereka bawa satu siluet tersebut.

END

Terpopuler

Comments

first comment lagi bro

2024-01-12

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!