My Way-4

Berjam-jam terduduk seorang diri dengan tatapan kosongnya dengan kaki serta sebagian tubuh yang telah basah karena tersapu ombak dari air laut, sama sekali tak membuat Lona bergeming.

Ada apa denganmu? kenapa kau seperti ini? kenapa kau melepas impian mu Bellona? kenapa kau tak mencoba untuk memberikan kesempatan sekali lagi pada nya?

"Tidak! aku tidak akan sebodoh itu lagi, berhentilah berbicara padaku, sialan! aku tak akan lagi mendengar perkataan mu! tidak akan! lebih baik kau tidur didalam sana! biarkan diriku yang mengambil alih semuanya! aku tak akan lagi menyalahkan diriku sendiri! aku berhak bahagia! kau dengar itu? aku berhak bahagia dan aku bisa bahagia tanpa mereka!"

Gadis itu akhirnya merebahkan dirinya dan memejamkan matanya di atas pasir pantai, membiarkan deru ombak kembali menerpa hingga membasahi setiap inci tubuhnya.

Ayolah Lona! kau harus segera berkemas, dan kita akan mencoba untuk berpetualang seorang diri.

Kita ukir kembali jalan kebahagiaan mu Lona.

Kekecewaan dalam hati Bellona nampak membuat nya bertingkah semaunya tanpa menghiraukan pandangan orang lain terhadap nya.

Puas meluapkan segala kekesalan hatinya, Bellona akhirnya kembali tiba di kediamannya dengan tampilan yang sangat berantakan.

Mematikan mesin mobil dan melangkah dengan pakaian basah penuh pasir dengan sepatu yang ia tenteng di tangan kirinya, putri kedua dari Tuan Darent itu nampak melangkah santai memasuki rumahnya.

"Bellona ..., darimana saja dirimu Bell? kami mengkhawatirkan mu."

Sapaan lembut dari suara kakak perempuannya nampak membuat Bellona tersenyum sinis.

"Apa yang kau lakukan disini Bella? aaaaaah! maaf aku lupa, tak apa! kalian sudah cukup bebas sekarang. Aku kemari juga hanya ingin mengemas barang-barang milikku!" gadis itu kembali melanjutkan langkahnya yang meninggalkan jejak butiran pasir di setiap tapak kakinya.

"Apa yang harus kita lakukan sekarang Logan? apa yang bisa kulakukan untuk menebus semua kesalahanku pada Bellona?" suara tangis Bella kembali terdengar menyayat hati, penyesalan yang begitu dalam nampak terukir di wajah sendu nya.

Sementara Logan, lagi-lagi pria itu tak menanggapi ucapan Bella sama sekali. Logan hanya mematung diam menatap mantan istrinya yang telah menghilang dibalik pintu kamar ruang tamu.

Untuk sesaat Logan termenung hingga akhirnya pria itu kembali melangkah cepat menuju ruangan mantan istrinya.

Ceklekk,

Pintu pun terbuka Logan menatap nyalang terhadap mantan istri yang kini nampak sibuk menarik kursi sebelum akhirnya berdiri meraih koper besar di atas lemari putih di kamarnya.

"Lona! tolong tetap lah disini, biarkan saja aku yang pergi. Aku yang seharusnya mendapatkan hukuman, bukan dirimu."

Mendengar hal itu Lona menghentikan aktivitasnya dan berbalik seketika menatap pria yang berucap lembut dengan wajah sendu di belakang posisi tubuhnya.

"Tidak Tuan Logan ..., jangan menghilang dari orang-orang yang mengasihi mu. Cukup diriku saja, aku telah ikhlas untuk melepaskan semuanya. Aku telah memikirkan ini dengan matang, bahkan mungkin namaku akan dikeluarkan dari kartu keluarga Tuan Darent! tak apa, ini semua memang kesalahan ku, semua terjadi karena kebodohan ku. Bukankah begitu?" Lona kembali terkekeh dihadapan mantan suaminya dengan jemari yang tak kalah sibuk memasukkan beberapa pakaian serta barang-barang miliknya.

Pria itu kembali merasakan sesak di seluruh dadanya, nafasnya tampak begitu berat bibir nya tercekat hingga tak lagi mampu mengeluarkan suara untuk menanggapi kalimat Bellona.

"Ayolah! jangan menampilkan drama kesedihan seperti itu, aku tahu hatimu bukan milikku sejak awal. Ku pikir aku mampu membuat mu berpaling darinya, tapi ternyata aku salah! ikatan hati dari hubungan di masa lalu kalian terlalu kuat! dia bukan benalu dalam rumah tangga yang pernah kita jalani, dia lah ratu yang sesungguhnya dalam hatimu Logan. Itulah alasannya kenapa diriku lebih memilih untuk mengakhiri ini semua. Sekali lagi aku sungguh minta maaf atas hancurnya hubungan kalian, aku sama sekali tak akan setuju untuk melanjutkan perjodohan itu jika aku tahu bahwa kakak ku lah yang ada di dalam hatimu."

Semua perkataan dari bibir Bellona kembali membuat pria itu tertegun, kenyataan bahwa dirinya menikahi Lona karena rasa kecewanya terhadap Bella membuat Logan kembali merasa bahwa ia telah menjadi pria brengsek.

"Kemana kau akan pergi?"

"Entahlah! mungkin aku akan menyambangi kedua orang tuaku lebih dulu setelah ini. Jaga kesehatan mu, jangan terlalu sering memaksakan diri untuk menyelesaikan segala tugas kantor mu! dan untuk kemeja kerja mu, aku sudah menyiapkan nya lengkap dengan dasi yang sesuai. Kau hanya tinggal menyesuaikan arloji mana yang pantas untuk kau kenakan." Lona kembali berucap fokus sembari menarik resleting kopernya.

"Aku pergi sekarang."

Kalimat Bellona justru ditanggapi Logan dengan isak tangis yang begitu mendalam, jauh di relung hatinya ia ingin berlari menahan langkah mantan istrinya, tapi ia tahu ia tak lagi berhak untuk melakukan hal itu.

Kau benar-benar pria brengsek Logan! bisa-bisanya kau menikam hati Bellona dengan sedalam itu,

Tuhan pasti tak akan mengampuni mu,

****

"Dimana kau sekarang? katakan!" Benedict seketika meninggikan suaranya begitu sang kakak menanggapi panggilan nya.

Ada apa denganmu Ben? kenapa kau selalu kasar terhadap ku? apa kau tak ingat, aku ini lebih tua daripada dirimu.

"Kau memang lebih tua! tapi sikapmu itu selalu saja kekanakan! katakan dimana dirimu sekarang Bellona?"

Tak lagi ingin menanggapi pertanyaan Benedict, Lona seketika memutus panggilan secara sepihak.

Apa pria ingusan itu sudah kembali? aaaaaah, apa peduliku! dia juga sama sekali tak pernah menganggap ku ada! kakaknya hanya lah Bella.

Dan diriku memang bukan siapa-siapa di rumah itu.

Bellona kembali menyesap nikotin dan menikmati pemandangan sunyi dihadapan nya.

Haruskah aku mengunjungi kakek? apa mereka akan menerima ku? atau mungkin Benedict sudah menghubungi mereka dan menceritakan semuanya?

Terpopuler

Comments

Fifid Dwi Ariyani

Fifid Dwi Ariyani

trussabar

2024-05-25

0

Uthie

Uthie

seru 👍👍

2024-05-23

0

☠ȋ⏤͟͟͞Rἅyαyu𒈒⃟ʟʙᴄ🍂

☠ȋ⏤͟͟͞Rἅyαyu𒈒⃟ʟʙᴄ🍂

ah nahan nafas mulu bacanya 😂 belum bisa komen panjang lebar 😌

2024-05-14

1

lihat semua
Episodes
1 My Way-1
2 My Way-2
3 My Way-3
4 My Way-4
5 My Way-5
6 My Way-6
7 My Way-7
8 My Way-8
9 My Way-9
10 My Way-10
11 My Way-11
12 My Way-12
13 My Way-13
14 My Way-14
15 My Way-15
16 My Way-16
17 My Way-17
18 My Way-18
19 My Way-19
20 My Way-20
21 My Way-21
22 My Way-22
23 My Way-23
24 My Way-24
25 My Way-25
26 My Way-26
27 My Way-27
28 My Way-28
29 My Way-29
30 My Way-30
31 My Way-31
32 My Way-32
33 My Way-33
34 My Way-34
35 My Way-35
36 My Way-36
37 My Way-37
38 My Way-38
39 My Way-39
40 My Way-40
41 My Way-41
42 My Way-42
43 My Way-43
44 My Way-44
45 My Way-45
46 My Way-46
47 My Way-47
48 My Way-48
49 My Way-49
50 My Way-50
51 My Way-51
52 My Way-52
53 My Way-53
54 My Way-54
55 My Way-55
56 My Way-56
57 My Way-57
58 My Way-58
59 My Way-59
60 My Way-60
61 My Way-61
62 My Way-62
63 My Way-63
64 My Way-64
65 My Way-65
66 My Way-66
67 My Way-67
68 My Way-68
69 My Way-69
70 My Way-70
71 My Way-71
72 My Way-72
73 My Way-73
74 My Way-74
75 My Way-75
76 My Way-76
77 My Way-77
78 My Way-78
79 My Way-79
80 My Way-80
81 My Way-81
82 My Way-82
83 My Way-83
84 My Way-84
85 My Way-85
86 My Way-86
87 My Way-87
88 My Way-88
89 My Way-89
90 My Way-90
91 My Way-91
92 My Way-92
93 My Way-93
94 My Way-94
95 My Way-95
96 My Way-96
97 My Way-97
98 My Way-98
99 My Way-99
100 My Way-100
101 My Way-101
102 My Way-102
103 My Way-103
104 My Way-104
105 My Way-105
106 My Way-106
Episodes

Updated 106 Episodes

1
My Way-1
2
My Way-2
3
My Way-3
4
My Way-4
5
My Way-5
6
My Way-6
7
My Way-7
8
My Way-8
9
My Way-9
10
My Way-10
11
My Way-11
12
My Way-12
13
My Way-13
14
My Way-14
15
My Way-15
16
My Way-16
17
My Way-17
18
My Way-18
19
My Way-19
20
My Way-20
21
My Way-21
22
My Way-22
23
My Way-23
24
My Way-24
25
My Way-25
26
My Way-26
27
My Way-27
28
My Way-28
29
My Way-29
30
My Way-30
31
My Way-31
32
My Way-32
33
My Way-33
34
My Way-34
35
My Way-35
36
My Way-36
37
My Way-37
38
My Way-38
39
My Way-39
40
My Way-40
41
My Way-41
42
My Way-42
43
My Way-43
44
My Way-44
45
My Way-45
46
My Way-46
47
My Way-47
48
My Way-48
49
My Way-49
50
My Way-50
51
My Way-51
52
My Way-52
53
My Way-53
54
My Way-54
55
My Way-55
56
My Way-56
57
My Way-57
58
My Way-58
59
My Way-59
60
My Way-60
61
My Way-61
62
My Way-62
63
My Way-63
64
My Way-64
65
My Way-65
66
My Way-66
67
My Way-67
68
My Way-68
69
My Way-69
70
My Way-70
71
My Way-71
72
My Way-72
73
My Way-73
74
My Way-74
75
My Way-75
76
My Way-76
77
My Way-77
78
My Way-78
79
My Way-79
80
My Way-80
81
My Way-81
82
My Way-82
83
My Way-83
84
My Way-84
85
My Way-85
86
My Way-86
87
My Way-87
88
My Way-88
89
My Way-89
90
My Way-90
91
My Way-91
92
My Way-92
93
My Way-93
94
My Way-94
95
My Way-95
96
My Way-96
97
My Way-97
98
My Way-98
99
My Way-99
100
My Way-100
101
My Way-101
102
My Way-102
103
My Way-103
104
My Way-104
105
My Way-105
106
My Way-106

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!