Pagi ini Jendral Li Xuan akan kembali sebentar ke kamp militer bersama Mu Feng , dan sebelum berangkat dia menyempatkan diri untuk ke akademi kekaisaran , dengan alasan ingin menemui kepala akademi , padahal tujuan utamanya ingin melihat keadaan kucing nakalnya yang sudah kembali ke akademi .
Namun saat baru sampai di gerbang akademi , Jendral Li Xuan mendengar keributan dari dalam akademi , dan saat dia sudah masuk ke halaman akademi , suara itu semakin jelas di telinganya dan seperti nada lagu , lalu dia segera mempercepat langkahnya menuju ke kelas akademi , dia mengerutkan dahinya saat melihat Guru Ma dan kepala akademi berdiri di depan pintu kelas C yang tertutup apa lagi suara itu semakin jelas dan seperti dari kelas C , lalu Jendral Li Xuan melangkahkan kakinya dan membuka pintu kelas C yang tertutup , dia langsung membulatkan kedua matanya ketika melihat keadaan kelas C yang tidak karuan , apa lagi dia melihat kucing liarnya yang menjadi biang keladinya , begitu asik bernyanyi dengan tubuhnya yang menari bebas di depan kelas .
" Gu An Raaaaannnnnnn ,,,,, !!! " . Teriak Jendral Li Xuan menggelagar .
Semua murid terkejut dan langsung kalang kabut berlari kembali ke meja masing masing , ketika melihat Jendral Li Xuan berdiri di ambang pintu dengan wajah yang sangat menyeramkan.
Sedangkan Gu An Ran sendiri yang juga tak kalah terkejutnya sampai melempar kuas yang di pegannya , bahkan Gu An Ran juga sampai terjatuh karna terlalu terkejut dengan teriakan Jendral Li Xuan yang seperti petir di pagi bolong .
Jendral Li Xuan melangkah mendekat ke arah Gu An Ran dengan wajah garangnya , yang mana membuat Gu An Ran langsung mengatupkan kedua tangannya di atas kepalanya .
'' Ampun Jendral , ampun , hamba hanya ingin bersenang senang saja '' . Ucap Gu An Ran , sedangkan Jendral Li Xuan yang mendengar perkataan Gu An Ran menarik nafasnya dalam dalam .
" Sabar Xuan , sabar , jangan marah dia memang kucing kecil yang nakal , jadi akan selalu nakal ". Batin Jendral Li Xuan menekan darah tingginya yang mulai naik entah berapa liter .
'' Berdiri '' . Perintah Jendral Li Xuan datar .
Gu An Ran menurut dan langsung berdiri , dia tidak berani mengangkat kepalanya untuk menatap Jendral Li Xuan .
'' Angkat kepalamu !'' . Perintah Jendral Li Xuan datar , Gu An Ran masih menunduk dan tak mau mengangkat kepalanya , yang mana membuat Jendral Li Xuan merasa kesabarannya benar benar di uji .
'' Angkat kepalamu , Gu An Ran !!'' . Sentak Jendral Li Xuan yang ternyata stok kesabarannya sudah kosong .
Gu An Ran yang terkejut langsung mengangkat kepalanya , dan seketika itu Jendral Li Xuan melihat jika Gu An Ran menangis .
" Sial.. Kenapa malah nangis sih , aku jadi tidak tega untuk memarahinya kan " . Batin Jendral Li Xuan kesal sendiri .
" Kenapa nangis ? " . Tanya Jendral Li Xuan datar , tapi masih terdengar lembut .
" Hikss... Hamba takut , so...soalnya Jendral kalau marah seperti singa kelaparan " . Jawab Gu An Ran yang mana membuat Jendral Li Xuan membulatkan kedua matanya , rasanya dia ingin sekali menyumpal mulut mungil Gu An Ran , mengesalkan sekali kalau bicara .
'' Berhentilah menangis , untuk saat ini aku akan mengampunimu , tapi jika lain kali kamu mengulanginya lagi , aku akan benar benar menghukummu '' . Ucap Jendral Li Xuan .
'' Terimakasih Jendral , Terimakasih , hamba semakin mencintai Jendral '' . Timpal Gu An Ran membuat Jendral Li Xuan salah tingkah .
'' Sudahlah tidak usah banyak bicara , cepatlah kembali ke tempatmu '' . Perintah Jendral Li Xuan .
'' Baik Jendral '' .
Gu An Ran bergegas kembali ke mejanya yang berada di belakang putra mahkota , namua semua teman Gu An Ran terperangah ketika melihat Gu An Ran mengusap air matanya sembari menampilkan senyum devilanya , sialan ternyta Gu An Ran sedang bersandiwara di depan Jendral Li Xuan , agar tidak di hukum pikir mereka .
'' Untuk kalian semua , kali ini aku akan memaafkan kalian , tapi jika lain kali kalian mengulangi lagi membuat kelas bising , aku akan menghukum kalian semua tanpa terkecuali '' . Tukas Jendral Li Xuan dengan tegas .
'' Baik Jendral '' . Jawab mereka dengan serempak .
Setelah Jendral Li Xuan keluar dari dalam kelas , mereka langsung bernafas lega , karna bagi mereka Jendral Li Xuan sangat menakutkan apa lagi tadi saat melihatkan wajah marahnya , sudah seperti ibils pencabut nyawa pikir mereka .
'' Heh,, An Ran , kami keponakannya saja tidak berani berpura pura di depannya '' . Ujar Li Mo membalikkan tubuhnya menghadap ke belakang .
'' Kalian aja yang penakut '' . Timpal Gu An Ran , lalu meletakkan kepalanya di atas meja bersiap untuk tidur , dia juga sudah capek bernyanyi .
'' Ck , enak sekali hidupmu '' . Decak Li Mo melihat Gu An Ran yang mulai memejamkan kedua matanya .
Guru Ma yang baru masuk ke dalam kelas C di buat menggelengkan kepalanya melihat gadis yang tadi membuat kelas C riuh , kini dengan senaknya tidur saat kelas akan di mulai .
'' Huh ,, untung cerdas , kalau tidak sudah aku lempar ke kolam ikan '' . Gumam Guru Ma , tidak di pungkiri Guru Ma sendiri juga meminta Gu An Ran untuk mengajarinya cara menghitung yang lebih mudah , apa lagi sekaranga sarjana terkemuka Tuan Hu juga meminta Gu An Ran untuk mengajarinya bahasa asing .
Sedangkan Jendral Li Xuan setelah mengobrol sebentar dengan kepala akdemi dia bergegas untuk ke kamp militer , namun dia kembali melewati depan kelas C , saat dia melihat Gu An Ran yang tidur di atas meja , Jendral Li Xuan mengehal nafasnya , namun dia tidak masuk ke dalam kelas C , dan hanya melewatinya saja dan bergegas meninggalkan akademi karna terburu buru .
" Nona Gu , sepertinya kenakalan anda yang membuat Tuan saya tertarik dengan anda " . Batin Mu Feng terkekeh melihat Gu An Ran yang tidur dengan lelapnya di dalam kelas , padahal di depan Guru Ma sedang menjelaskan mata pelajaran .
Jendral Li Xuan tiba di kamp militer seorang diri , karena dia meminta Mu Feng untuk mengawasi Gu An Ran selama dirinya berada di kamp militer . Kedatangan Jendral Li Xuan di sambut dengan antusias oleh anak buahnya di kamp militer , begitu juga dengan Lu Jia Yi yang langsung menyeduhkan teh untuk Jendral Li Xuan .
'' Jendral silahkan '' . Ucap Lu Jia Yi meletakkan secangkir teh di atas meja .
'' Hem '' . Sahut Jendral Li Xuan datar , dan yang langsung meminum tehnya begitu saja , tanpa mentapa Lu Jia Yi yang masih berdiri di sebelahnya .
'' Em,, bagaimana kabar anda selama pulang ke kediaman ?'' . Tanya Lu Jia Yi membuka percakapan , karna Jendral Li Xuan tidak akan bicara dengannya kecuali penting .
'' Baik '' . Sahut Jendral Li Xuan singkat .
'' Hem,, syukurlah , saya senang mendengarnya '' . Ucap Lu Jia Yi .
Susana kembali hening , karna Lu Jia Yi juga bingung mau bicara apa lagi agar dirinya bisa mengobrol dengan Jendral Li Xuan , pria yang sudah di cintainya sejak berusia sebelas tahun , bahkan Lu Jia Yi masuk ke kamp militer tujuannya hanya agar bisa dekat dengan Jendral Li Xuan .
Ini ilustrasi gulungan kertas yang di berikan oleh Gu An Ran pada Jendral Li Xuan😍
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 76 Episodes
Comments
Mama Nakal
aku juga jd gemes sama si kucing nakal itu🤣
2025-02-07
0
Hariyanti
kocak parah.....😂😂😂😂😂😂
2025-03-06
0
aphrodite
😂😂😂😂😂😂😂
2025-01-09
0