Di halaman tepat di depan kelas C Gu An Ran berkali kali ngedumel tidak jelas , tadi saat dirinya tengah asik bermimpi tiba tiba di ganggu oleh seniornya yang membangunkan dirinya dengan paksa , bahkan seniornya itu tidak memberinya kesempatan hanya untuk cuci muka terlebuh dahulu , dan langsung menariknya keluar dari dalam asramanya , dan di sinilah saat ini Gu An Ran berdiri di halaman depan kelas C yang mulai terik .
'' Uwahhhhhh '' . Gu An Ran yang masih mengantuk membuatnya berkali kali menguap , bahkan dia juga tak perduli saat dirinya menjadi pusat perhatian semua murid akademi yang ada di delam kelasnya masing masing , karna kebetulan letak bangunan kelas di akademi melingkar , jadi di tengah tengah di jadikan halaman yang tak terlalu lebar seperti halaman utama akademi .
'' Tutup mulutmu !'' . Sentak seseorang yang baru keluar dari dalam kelas C .
Gu An Ran buru buru menutup mulutnya , namun kedua matanya langsung di buat terpana saat melihat pria tampan yang berdiri di teras kelas C bersama guru dan kepala akademi .
'' Oh, my god,, pangeran dari mana ini , tampan sekali , andai saja di duniaku ada pria setampan ini , sudah di pastikan akan menjadi bintang yang paling bersinar '' . Gumam Gu An Ran .
'' Kau yang bernama Gu An Ran ?'' . Tanya Pria itu yang tak lain adalah Jendral Li Xuan .
'' Benar '' . Jawab Gu An Ran santai sekali , dia memang tidak tahu siapa pria tampan di depannya .
'' Gu An Ran , cepat beri salam pada Jendral Li Xuan '' . Perintah Kepala akademi .
'' Malas,,, !'' . Sahut Gu An Ran ketus , namun sedetik kemudian kedua matanya langsung membola .
'' Nama kamu siapa tadi ?'' . Tanya Gu An Ran , yang mana membuat Jendral Li Xuan menarik nafasnya dalam dalam , rasanya dia ingin menyumpal mulut gadis cantik di depannya ini , yang sama sekali tak punya sopan santun .
'' Beliau Jendral Li Xuan '' . Kepala akademi yang menjawab , karna melihat Jendral Li Xuan yang hanya diam saja .
Karna yakin jika pendengarannya tidak salah , jika pria di depannya benar benar Jendral Li Xuan yang harus di milikinya , perlahan Gu An Ran melangkah dan mendekat pada Jenderal Li Xuan .
'' Jendral aku mencintaimu , kamu harus jadi milikku '' . Ujar Gu An Ran , yang mana ungkapan cinta Gu An Ran itu membuat ketiga pria yang berdiri di teras itu terkejut , terlebih Jendral Li Xuan yang mendapatkan ungkapan cinta dari seorang gadis remaja dengan terang terang di depannya.
'' Kamu bilang apa ?'' . Muka Jendral Li Xuan kini sudah memerah , terlihat sekali jika dia sedang menahan geram pada gadis remaja yang berani bermain dengan kata kata cinta padanya .
Gu An Ran mundur satu langkah , bukan karna takut dengan wajah marah yang di tunjukan oleh Jendral Li Xuan , melainkan Gu An Ran berteriak kencang yang mana membuat semua murid akademi yang mendengarnya langsung syok .
'' AKU MENCINTAIMU JENDRAL LI XUAN,,!!!!! '' . Teriak Gu An Ran dengan sangat kencang , lalu langsung kabur dari hadapan Jendral Li Xuan karna sangat malu , mengungkapakan kata cinta pada seorang pria adalah sesuatu yang pertama kali di lakukannya seumur hidupnya .
Brakkk
Gu An Ran yang lari kembali ke asramanya langsung menutup pintunya dengan kasar ,lalu dia bersandar di daun pintu sembari memegang keuda pipinya yang memerah .
'' Astaga malu sekali , rasanya aku ingin nyebur ke laut saja '' . Gumam Gu An Ran yang benar benar merasa malu , Belia gadis abad dua satu yang hidupnya selalu kerja dan tawuran mana sempat mikirin cinta , karna yang ada di otaknya hanya happy dan happy , dia tidak ingin membuat hidupnya hancur hanya karna masalah percintaan , tapi sekarang dia harus bisa menaklukkan Jendral Li Xuan agar bisa terhindar dari fitnah yang membuatnya harus menerima hukuman eksekusi .
Karna tak ingin memikirkannya lagi Gu An Ran memilih masuk ke kamar mandinya , apa lagi dirinya juga belum mandi , jangankan mandi cuci muka saja belum , dan dia langsung begitu saja mengungkapkan kata kata cinta pada Jendral Li Xuan tanpa perduli dengan wajah bantalnya .
'' Ada ya , orang bangun tidur langsung ngungkapin kata kata cinta '' . Gumam Gu An Ran terkekeh , merasa geli sendiri dengan kelakuannya .
Dua puluh menit kemudian , Gu An Ran di seret kembali oleh seniornya untuk menghadap Jendral Li Xuan yang berada di ruangan kepala akademi .
'' Angkat kepalamu '' . Sentak Jendral Li Xuan saat melihat Gu An Ran yang terus menundukkan kepalanya , mana keberaniannya tadi saat mengatakan cinta padanya , kenapa sekarang seperti kucing yang kehilangan induknya pikirnya .
Gu An Ran yang masih di kuasai oleh rasa malu , memberanikan dirinya mengangkat kepalnya menghadap Jendral Li Xuan , dia sedikit terkejut saat matanya bersitatap dengan mata tajam Jendral Li Xuan .
" Setelah ganti baju ,kenapa terlihat makin cantik putri perdana mentri Gu ini " . Batin Jendral Li Xuan .
'' Sini '' . Perintah Jendral Li Xuan yang langsung di turuti oleh Gu An Ran .
'' Salin kata kata ini sampai tiga ratus kali '' . Perintah Jendral Li Xuan yang mana membuat Gua An Ran membeliakkan matanya .
'' Astaga Jendral , tiga ratus kali itu banyak loh , nanti kalau jari cantikku cacat gimana , aku tidak akan bisa menulis , melukis , menyulam , dan masih banyak lagi , '' . Keluh Gu An Ran panjang lebar , yang mana membuat kepala akademi dan guru yang ada di ruangan itu syok , apakah Gu An Ran tidak sadar siapa yang sedang berada di depannya saat ini pikir mereka . Sedangkan Jendral Li Xuan merasa kesabarannya sedang di uji oleh gadis remaja di depannya saat ini .
'' Kamu berani menawar denganku '' . Tukas Jendral Li Xuan tajam .
'' Jendral sedang tidak berjualan kue bulan , untuk apa aku menawar '' . Sahut Gu An Ran yang membuat tensi Jendral Li Xuan naik .
'' Kalau begitu , kamu cepat salin kata kata ini sampai tiga ratus kali '' . Geram Jenderal Li Xuan yang berusaha untuk menahan amarahnya agar tidak sampai meledak .
'' Ck , iya iya , padahal biasanya juga Li Jun dan Li Mo yang membantuku menyalin pelajaran '' . Gumam Gu An Ran yang masih bisa di dengar oleh Jendral Li Xuan .
'' Apa katamu ,,, ?!'' . Sentak Jendral Li Xuan yang mana membuat Gu An Ran langsung menutup mulutnya .
'' Maaf Jendral , saya akan segera menyalin kata kata ini sesuai perintah Jendral , kalau begitu saya permisi '' . Gu An Ran langsung berlari sembari membawa selembar kertas yang akan di salinnya .
Jendral Li Xuan menarik nafasnya dalam dalam saat Gu An Ran sudah berlari keluar , dia baru kali ini bertemu murid akademi yang membuatnya darah tinggi dengan kelakuannya .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 76 Episodes
Comments
Hariyanti
Thor..... hebat banget bisa kepikiran karakter An Ran ya gokil parah.....🤪😀
2025-03-06
0
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
🤣🤣🤣🤣 tpi mcm pernah tgk drama mcm ni lupa pula tajuknya sbb sdh lama...
2025-01-06
0
aphrodite
😂😂😂😂😂😂😂ngigau s Gu An Ran bangun tidur langsung nyatakan cinta
2025-01-09
0