episode 18

...

Aku mendengar suara mobil Moses meninggalkan halaman mansion,entah kemana lelaki itu pergi , mungkin menemui pujaan hatinya,aahh sudahlah bukan urusanku,lebih baik aku tidur.rasanya seperti beban itu sedikit berkurang.

"apakah sudah saatnya aku menyerah?"tanyaku pada pantulan cerminan diriku pada meja rias .

"Tuhan jika memang harus seperti itu ,maka aku akan ikhlas dengan semua ini ,"ucapku lagi sambil menatap langit-langit kamar tidurku seperti sedang berbicara dengan Tuhan.merasa lelah dengan situasi ini ,aku memilih membersihkan diri sebelum tidur.

Di tempat lain di sebuah club ternama di kota ini...

Dua lelaki tampan nan gagah tengah menikmati alkohol dalam sebuah private room.

"hey dude,, ada apa denganmu?"tanya Evan pada sahabatnya Moses ,yang sejak tadi tidak berhenti minum,namun yang aneh lelaki itu seperti menahan gejolak aneh dalam dirinya yang membuat Evan sang sahabat merasa bingung.

Ceklekk.....

pintu room di buka dari luar , menampakan Cristiano dan Adrian yang melangkah masuk,kepulan asap memenuhi ruangan itu.

"kalian sudah lama ?"tanya Cristiano mengambil tempat tidak jauh dari sahabatnya Evan , sedangkan Adrian memilih duduk di salah satu sofa sudut di ruang yang minim penerangan itu .

"yaaahh sudah satu jam kami di sini,,dan selama satu jam , sahabatmu itu tidak berhenti minum"ucap Evan sontak membuat Cristiano dan Adrian sedikit mengerutkan kening.

"ada apa lagi sekarang?"tanya Cristiano terlihat meminta penjelasan pada Evan namun di jawab dengan mengangkat kedua bahunya tanda tak tauh.

sementara itu Andrian menikmati suasana itu dengan segelas alkohol di tangan tanpa berkomentar.

"wanita itu Ingin meninggalkan aku "ucap Moses tiba-tiba membuat ketiga sahabatnya langsung menatapnya meminta penjelasan.

masing-masing dengan pikiran mereka,

"apa ini tentang Joana?"tanya Cristiano

yang tidak mendapatkan jawab dari Moses, kemudian Cristiano tauh siapa yang di maksud sahabat.

Sementara Adrian tersenyum kecil dalam kegelapan mendengar ucapan Moses.

"wanita sialan itu pikir bisa pergi dengan mudah ,tidak akan mudah baginya untuk pergi setelah apa yang sudah dia lakukan padaku"lanjut Moses lagi yang membuat Cristiano semakin bingung,Evan lebih memilih menikmati minumannya tanpa ingin ikut campur,namun Adrian terlihat kesal mendengar kalimat yang keluar dari mulut Moses.

"bukankah hal itu yang kau inginkan?"tanya Adrian tiba-tiba. Cristiano menatap sahabatnya itu dengan tatapan peringatan.berbeda dengan Cristiano,Moses justru menghunuskan tatap membunuhnya,Evan yang sadar akan situasi ini membuka suara.

"iya ... bukankah dengan begitu kau bisa bebas menikahi Joana"sontak pandangan Moses berbalik pada Evan ,merasa terancam dengan tatapan Moses lelaki itu kembali berucap dengan sedikit candaan..

"hehehe... Maksudku wanita yang kau cintai adalah Joana ,dan kau selalu ingin hidup bersamanya,inilah kesempatan"ucap Evan sambil meneguk minuman.

Situasi mulai panas , Cristiano merasa ada yang aneh dengan Moses,kenapa sahabatnya itu harus marah ,tidak ada yang salah dengan ucapan Evan dan Adrian,walau Cristiano tauh tujuan Adrian berbeda dari Evan .

"yaahhh...bukankah kau sangat mencintai kekasihmu itu,tanpa peduli dengan wanita yang berstatus sebagai istrimu"ucap Adrian memancing Moses, yang mulai terpancing

"ciiihh....kenapa aku merasa seperti kau tidak menyukaiku?"ucap Moses membaca situasi

"aku berbicara berdasarkan fakta, melihatmu begitu mencintai Joana dan mengacuhkan Diana,aku pikir keputusan Diana sudah benar" balas Adrian masih dengan gaya santainya yang membuat Cristiano semakin melebarkan matanya pada Adrian.

Situasi semakin panas ,,Evan mulai merasa ada sesuatu antara para sahabatnya yang ia lewatkan.

"sepertinya kau berpikir aku sudah mabuk Adrian"balas Moses sebelum berdiri dari duduknya,namun lelaki itu berbalik dan berucap.

"jangan berpikir aku tidak tauh kau menyimpan rasa pada istriku Adrian"boom..Evan dan Cristiano tercengang.. sementara Adrian tersenyum kecil ,

"aku peringatkan,,,apa yang telah menjadi milikku ,akan selamanya menjadi milikku,jangan merusak persahabatan ini dengan perasaan murahanmu itu "ucap Moses dengan sombong dan penuh emosi sebelum berbalik pergi namun langkah kakinya terhenti dengan kalimat mematikan yang keluar dari mulut Adrian

"aku mencintai diana jauh sebelum kau menikahi wanita itu,lepaskan diana,wanita itu berhak mendapatkan cinta yang layak"ucap Adrian sudah berdiri dari duduknya, seolah-olah siap dengan apa yang akan terjadi selanjutnya.

Tanpa menjawab Moses berbalik dan melayangkan pukulan tepat di wajah sahabatnya itu ,tidak tinggal diam Adrian membalas tinju yang sama pada wajah Moses ,tepat mengenai bibir lelaki itu hingga mengeluarkan darah segar. Cristiano mencobah merelai kedua sahabatnya sementara Evan membatu mendengar Kalimat yang keluar dari kedua sahabatnya.hingga teriakkan Cristiano membuatnya kaget,

"astaga,,mereka benar-benar gila"ucap Evan lalu membantu Cristiano merelai kedua sahabatnya yang sedang memperebutkan wanita yang sama.

"heyyyy...apa kalian gila ?"teriak Evan menarik Adrian,, sementara Moses sudah di tarik Cristiano...

Cristiano membawa Moses keluar dari ruangan itu ,,, meninggalkan Adrian dan Evan di sana.

"aaackkhhh .....lepaskan aku ,akan aku buat bajingan itu mengerti arti mencintai, beraninya dia menghina cintaku "teriak Adrian tidak terima ,namun Evan tetap menahan sahabatnya itu hingga Moses dan Cristiano benar-benar pergi dari club..

Cristiano berhasil membawah Moses keluar dari club

"jangan menghalangi Cristiano,biar aku membunuhnya"ucap Moses penuh amarah

"jangan gila Moses, hentikan dirimu ,tidak ada untungnya,apa kau sadar siapa Adrian,?",ucap Cristiano

"tidak ada sahabat yang mencintai istri sahabatnya sendiri "ucap Moses sambil melepaskan diri dari cengkeraman Cristiano.

"kau sedang cemburu Moses"ucap Cristiano membuat Moses terkejut,

"sepertinya kau sudah jatuh hati pada istrimu"lanjut Cristiano

"hentikan omong kosongmu"ucap Moses penuh emosi lalu melangkah meninggalkan Cristiano ,lelaki itu menuju mobilnya dan berlalu meninggalkan Cristiano tanpa penjelasan.

"semoga kau benar-benar jatuh cinta pada Diana Moses ,jika kau tidak serius,aku tidak akan lagi menghentikan Adrian"ucap Cristiano masih menatap mobil sahabatnya yang semakin menjauh .

Cristiano kembali ke dalam , tempat Dimana Adrian dan Evan berada.

Moses membela jalan ibu dengan kecepatan tinggi,,darahnya mendidih mengingat setiap kalimat yang di lontarkan sahabatnya,Moses tauh sejak lama jika Adrian mencintai istrinya dalam diam,,,namun lelaki itu tidak ambil pusing ,karena Moses tidak peduli pada Diana,namun sekarang situasi berbeda, seperti perasaan tidak relah dan tidak terima menggerogoti dirinya saat sahabatnya itu dengan terang-terangan mengatakan bahwa dia mencintai istrinya itu. Seolah-olah lelaki itu tidak menerima jika ada pria yang jatuh cinta pada Diana,sedangkan dirinya sendiri apa?...

"ackkkkhhh...."teriak Moses memukul setir mobil .

Mobil memasuki halaman mansion dengan kecepatan tinggi. Lelaki itu keluar dari mobil masih dengan amarahnya, melangkah masuk langsung menuju lantai atas di mana kamar Diana berada . Tepat di depan pintu kamar

Diana,Moses membuka pintu dengan keras membuat Diana kaget,dan bangun dari tidurnya.

"astaga Moses"ucap Diana takut melihat kemarahan pada wajah suaminya,namun ketakutan itu berubah ketika Moses semakin mendekat,dapat Diana lihat wajah Moses penuh dengan luka lebam, bibirnya ada bekas darah dan sedikit bengkak.moses yang masih dengan emosinya melangkah menuju Diana dengan tujuan ingin menyiksa wanita itu ,namun lelaki itu di buat terkejut dengan sikap Diana.

"astaga Moses ,ada apa dengan dirimu"tanya Diana sambil menyentuh wajah Moses dengan kedua tangannya,tanpa sadar air mata wanita itu sudah menetes tanpa alasan...

Langkah Moses terhenti,lelaki itu membatu, menatap Diana tanpa henti ,setiap gerakan Diana,bahkan air mata itu terlihat jelas oleh Moses, bagaimana paniknya Diana,Diana begitu cemas .tanpa rasa takut akan amarah Moses,yang di pikiran wanita itu hanya kondisi wajah suaminya .

"apa yang terjadi Moses?"

"apa kau bertemu orang jahat?"

"siapa yang melakukan ini padamu Moses?"

"astaga Moses ,,jawab aku,,,?",

"aahhh iyaa,tunggu aku ambil obat ,,,"

tetaplah di sini ,aku akan kembali "ucap Diana tanpa henti ,lalu keluar menuju dapur tempat dimana kotak obat berada.wanita itu tidak sadar sejak tadi suaminya itu terus menatapnya dengan tatapan yang berbeda hingga wanita itu menghilang di balik pintu dan tidak lama kembali ke dengan kotak obat di tangannya.

Setiap tindakan Diana tidak lepas dari Pandangan Moses.

Diana mulai mengobati luka Moses,di mulai dari bibir,ketika Diana mengoleskan obat luka Moses lelaki itu merasa perih lalu menarik wajahnya..

"aaahkk...."teriak Moses kecil merasa perih ..

"diamlah ,,, bagaimana kau akan sembuh "ucap Diana tanpa sadar tengah memarahi moses.namun bukannya marah Moses justru diam dan menurut pada diana seperti anak kecil yang takut di marahi ibunya.

Diana yang sadar akan hal itu refleks menarik tangan dari wajah Moses..

"aahh .. Maaf,,aku tidak bermaksud"ucap Diana terbata-bata..

"teruskan "potong Moses cepat

Diana melanjutkan mengobati wajah Moses namun dengan hati-hati.sementara Moses,,lelaki itu tidak memutuskan pandangan dari wajah Diana,

hingga tibah saat Diana akan mengoleskan obat pada bagian pipi Moses,mata mereka bertemu, tatapan itu terkunci, seolah-olah keduanya berbicara melalui tatapan.

Diana yang sadar dan juga gugup dengan situasi ini memutuskan kontak lebih dulu.

"a..ku..aku akan menaruh ini kembali"ucap Diana berdiri dari duduknya,namun belum sempat melangkah ,Moses sudah menariknya ke dalam pelukkan membuat Diana jatuh tepat di pangkuan Moses.

detak jantung keduanya saling berpacu dengan laju,,, baik diana maupun Moses bisa merasakan detak jantung mereka yang berdetak lebih cepat dari biasanya.

Diana masih diam terpaku dalam pelukan Moses,dan Moses enggan melepaskan istrinya yang tengah mengandung itu .

Moses menyembunyikan wajahnya pada ceruk leher sang istri, menghirup aroma shampo strawberry khas milik Diana ,aroma tubuh Diana yang hangat membuat lelaki itu semakin mabuk ,desiran hangat itu menjalar dalam tubuh Moses dan Diana,Moses merasakan sensasi yang tidak pernah lelaki itu dapatkan dari Joana .

Diana yang semakin terbuai dengan kehangatan yang di berikan Moses ,membuat otak wanita itu seketika lumpuh,tidak dapat di pungkiri Diana menginginkan kehangatan pelukan Moses,namun wanita itu seketika sadar dan berucap.

"aa..ku harus kembalikan kotak obat "ucap diana dengan suara sedikit serak

"tetaplah seperti ini "balas Moses lalu merebahkan tubuh Diana di atas ranjang

Susana semakin hangat,,dapat Diana cuim bauh alkohol yang tajam.

alarm dalam diri wanita itu berbunyi,Moses di bawa pengaruh alkohol ini bukan murni keinginan hati lelaki itu .

"Moses ,,,,tolong biarkan aku pergi"ucap Diana sudah berada di bawah kukungan tubuh Moses .

Lelaki itu menatap mata istrinya penuh minat,,dan dengan lembut menyambar bibir Diana,,

Diana diam membatu ,tidak membalas perbuatan suaminya...

Okeee guysss sampe sini dulu yaaah🤗🤗🤗,,,

Lanjut besok lagi ,,,,

Terpopuler

Comments

Ma Em

Ma Em

Terima kasih thor sdh up lagi ditunggu dan semoga author selalu sehat dan panjang umur sukses selalu. 🤲

2025-03-16

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!