Pertarungan yang lumayan sengit antara Yakuza melawan Gringo, dipertrungan itu Yakuza berhasil mengalahkan Gringo dengan mudah. Tapi, bahaya baru telah muncul dihadapan Yakuza sekarang.
Yaitu muncul seekor naga yang sangat besar terbuat dari sihir bayangan milik Gringo, akankah Yakuza dapat mengalah naga itu dengan mudah seperti di dungeon?.
...****************...
Melihat naga yang sangat besar itu yang tiba-tiba saja muncul dari langit, Yakuza hanya bisa terdiam sambil mengepal tangannya. Ia merasa tidak bisa mengalahkan naga itu, karena naga itu berbeda dari yang ada di dungeon.
"Cih...bagaimana bisa ia menciptakan naga itu dari sisa sihirnya?"
Dari kejauhan Karui menyuruh Yakuza untuk lari dari tempat ia berdiri, karena Karui merasakan Mana yang cukup besar dari naga itu. Mendengar teriakan Karui, Gringo memberitahu kepada Yakuza bahwa jika ia kabur akan percuma saja, penduduk di desa Tokya akan tewas dengan naga itu.
Terpaksa Yakuza menarik pedangnya yang sedang tertancap dari tanah, Yakuza berniat akan menghabisi naga itu dengan cepat agar tidak ada korban dari bahaya naga itu.
Yakuza pun berpikir keras mencari cara mengalahkan naga itu, tiba-tiba saja muncul suara dibenak kepalanya. suara itu tidak lain dan tidak bukan ialah naga yang pernah Yakuza kalahkan sewaktu di dungeon.
"Hey bocah!"
"Suara itu?!"
"Kau masih ingat denganku?"
"Kau naga yang pernah aku kalahkan bukan?"
"Itu benar!"
"Untuk apa kau berbicara denganku?"
"Aku ingin meminjamkan setengah kekuatanku kepadamu!"
"Apa kau bilang?"
"Tidak ada waktu untuk menjelaskannya, sekarang letakan tanganmu kearah batu kristal yang ada dipedang mu itu!"
Kemudian Yakuza pun meletakan tangannya ke batu kristal yang ada di pedangnya itu, pada saat ia meletakan tangannya dibatu kristal itu. Tiba-tiba saja, sesuatu energi masuk kedalam tubuh Yakuza.
Energi itu berasal dari naga yang Yakuza kalah di dungeon, Yakuza pun terkejut dengan hal itu ia merasakan KI yang luar biasa yang mengalir dalam tubuhnya. Kemudian, naga itu memberitahu Yakuza bahwa naga yang ada dihadapan Yakuza bisa dikalahkan oleh Yakuza sekarang.
Setelah mendapat kekuatan yang lumayan besar Yakuza menjadi merasa yakin bahwa ia bisa mengalahkan naga bayang yang ada dihadapannya sekarang. Gringo yang ada didekatnya merasakan Mana yang sangat besar dari tubuh Yakuza.
Gringo merasa bingung dengan hal itu, karena tiba-tiba saja Yakuza memiliki Mana pada awalnya Yakuza tidak memiliki mana sama sekali, begitu juga dengan Karui, ia juga merasakan Mana yang sangat besar yang muncul dari tubuh Yakuza. Karui berpikir bahwa Yakuza masih punya kesempatan untuk mengalahkan naga itu.
Kemudian Yakuza pun bersiap menyerang naga itu dengan berharap hanya sekali tebas saja, lalu naga itu pun mulai menyedot seluruh yang ada didesa itu seperti pepohonan dan lainnya, semuanya itu masuk kedalam mulut naga bayang tersebut.
Tanpa basa-basi lagi Yakuza langsung berlari kemudian ia lompat dan mengincar leher naga itu, melihat itu Gringo pun berteriak "Berhenti!" kepada Yakuza yang berniat memotong leher naga itu.
Sriekkk
Dan pada akhirnya Yakuza berhasil memotong leher naga itu, seketika kepala naga itu terpisah dari tubuhnya dan langsung jatuh ketanah, melihat itu Karui dan Gringo pun merasa terkejut melihat Yakuza berhasil mengalahkan naga itu hanya dengan satu tebasan.
"Kurang ajar!" teriak Gringo
"Yaah...kau berhasil Yakuza!"
Disisi lain Bardt yang baru saja bangun dari pingsannya terkejut melihat Yakuza mengalahkan naga itu dengan mudah, ia pun tersenyum dengan bahagia, melihat teman barunya yang sangat hebat.
Setelah berhasil mengalahkan naga itu Yakuza pun kehilangan kesadaran akibat belum terbiasa menggunakan Mana sebesar itu, pada saat Yakuza hendak jatuh dari ketinggian.
Dengan gerakan kilatnya Karui berhasil menangkap Yakuza dan menggendong Yakuza sambil tersenyum kepada Yakuza, melihat seniornya tersenyum Yakuza pun ikut tersenyum dan kemudian ia pun pingsan.
Beberapa menit kemudian Yakuza pun terbangun dari pingsannya dan ia pun dibantu untuk bangun oleh Karui dan Bardt, Karui merasa bersyukur karena Yakuza sudah bangun dari pingsannya.
"Syukurlah kau sudah bangun!"
"Hmmph...kau hebat juga ya Yakuza!"
"Senior?, bagaimana dengan orang itu?"
"Orang yang bernama Gringo itu sudah kami ikat dengan sihir pengikat milikku dan sihir Bardt!"
"Begitu ya?, syukurlah!"
"Tidak aku sangka kau bisa sehebat itu sebagai kesatria sihir pemula!" ucap Bardt
"Ternyata kaisar sihir memang tidak salah merekrut orang sepertimu!"
"Haha...itu bukanlah apa-apa!"
Kemudian Gringo pun tertawa dengan keras dan memberitahu kepada mereka bertiga bahwa sebentar lagi bahaya baru telah datang, Bardt pun merasa kesal dengan ocehan Gringo.
Lalu Bardt menghampiri Gringo dan berniat membunuh Gringo dengan pukulan sihir angin miliknya, sambil berteriak dan mengarahkan pukulannya kearah Gringo.
Tiba-tiba saja, seseorang dengan telinga yang lancip dan juga panjang muncul menahan pukulan Bardt, orang itu tidak lain dan tidak bukan adalah Raiya sang elf.
Melihat itu Karui dan Yakuza merasakan firasat buruk yang akan datang kepada Bardt, dengan sadis Raiya langsung mematahkan tangan Bardt sehingga membuat Bardt berteriak kesakitan.
Karui dan Yakuza pun berteriak memanggil nama Bardt, Yakuza merasakan KI milik Raiya sangatlah besar sedangkan menurut Karui Raiya memiliki Mana yang sangat besar lebih besar dari pada bangsawan.
Kemudian Yakuza pun berniat menyerang Raiya namun ia sempat ditanah oleh Karui, dengan alasan untuk sekarang Yakuza harus beristirahat terlebih dahulu karena tubuhnya masih belum pulih.
"Yakuza... tetaplah disini, jika kau menyerangnya kau hanya menyia-nyiakan nyawamu!"
"Tapi senior...!"
"Jangan!, percuma saja sekuat apapun dirimu tidak akan bisa mengalahkan orang itu!"
"Memangnya siapa dia?"
"Dia adalah Raiya sang elf!"
"Raiya?"
"Aku mempunyai rencana, aku akan menjadi umpan dan kau bawalah mereka berdua dan segera melaporkan kejadian ini kepada kaisar sihir!"
"Tapi aku masih bisa bertarung!"
"Tidak usah!, lebih baik kau pergi dan segera melaporkannya kepada kaisar sihir agar kita mendapatkan tim bantuan!"
Pada saat Raiya ingin berbicara tiba-tiba saja, Bardt hendak memukul Raiya dari belakang dengan tangan kirinya. Namun, hal itu menjadi sia-sia pukulan Bardt lagi-lagi ditahan dan langsung membanting Bardt ketanah dengan kuat.
Kemudian Bardt pun jatuh pingsan akibat bantingan dari Raiya yang sangat kuat, melihat itu Karu merasa tidak terima ia pun memberi balasan kepada Raiya dengan pedang petir miliknya.
Namun serangan Karui berhasil ditanah hanya dengan satu tangan, kemudian Raiya memperingati Karui untuk pulang dari pada bertarung dengannya akan menjadi sia-sia.
Karui pun merasa tak terima dengan ocehan Raiya ia pun, menciptakan pedang dari petir ditangan kirinya, dan langsung menyerang Raiya dengan pedang petir miliknya, namun serangan itu lagi-lagi berhasil ditanah oleh Raiya dengan mudah.
Akankah Karui dapat mengalahkan Raiya sang elf itu dan juga apakah Yakuza akan berhasil memberi informasi masih kepada kaisar sihir dan membawa bala bantuan?
Dan bagaimana nasib Bardt yang sudah kedua kalinya ia dibuat pingsan oleh musuhnya?, pertarungan sengit pun sebentar lagi akan dimulai!.
...Chapter 15 Selesai....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 58 Episodes
Comments