Setelah Yakuza berhasil membantu Hanami dari para bandit, kini Hanami menawarkan tempat tinggal bersama keluarga Hanami, Yakuza memutuskan untuk mengikuti Hanami untuk bertemu ayah Hanami.
Hanami dan Yakuza berjalan menuju rumah tempat tinggal Hanami dan perjalanan itu cukup lama perkiraan selama 1 jam jauhnya, Sambil berjalan Yakuza bertanya kepada Hanami tentang tempat tinggal Hanami.
"Hanami memangnya kau tinggal dimana?"
"Aku tinggal didesa Nekopa."
"Eh...pasti disana banyak sekali kucing!"
"Yaa...itu benar disana banyak sekali kucing ayahku bilang dulu desa itu dihuni oleh para manusia setengah kucing!"
"Waah...aku baru pertama kali mendengarnya!"
"Ayahku bilang dulu desa itu penghuninya sangat baik, tapi setelah kasus pembantaian bangsa mereka telah hilang mungkin saja mereka sudah mati!"
"Kejam sekali, memangnya siapa yang tega berani melakukan hal itu?"
"Aku tidak tahu ayahku bilang bangsa iblis lah yang melakukan hal itu dan sekarang iblis itu telah dikurung disebuah penjara bawah bisa dibilang Dungeon."
"Begitu ya, hai apakah masih jauh?"
"Tidak sebentar lagi juga sampai!, Ah itu dia"
Yakuza pun melihat rumah Hanami dari kejauhan dan ternyata Hanami memiliki rumah yang sangat besar dan Yakuza berpikir kenapa bandit itu mengincar Hanami karena Hanami adalah orang kaya.
1 jam pun berlalu mereka pun telah sampai didepan rumah Hanami dan Hanami pun menekan bell dirumah setelah ia menekan bell dirumahnya seseorang keluar dari rumah itu tidak lain dan tidak bukan ialah ayah Hanami yang bernama Hatoru Renji.
"Oh Hanami akhirnya kau sudah pulang, eh siapa yang ada dibelakang mu itu!"
"Oh...perkenalkan kakak ini bernama Yakuza!"
"Salam kenal aku Ken Yakuza!"
Kemudian ayah Hanami langsung mengajak bicara dengan berbisik-bisik bersama Hanami, ayah Hanami bertanya kepada Hanami ia berkata.
"Hanami apakah dia pacarmu?"
"Eh...jelas bukan dia telah menyelamatkan aku dari para bandit!" jawab dengan rauk wajah malu
"Eh...apakah itu benar?"
"Itu benar dia sangat hebat dilihat dari mana pun ia setara dengan kesatria sihir!"
Setelah itu Renji tertawa dan berterima kasih kepada Yakuza karena sudah menolong anak yaitu Hanami dari para bandit itu, kemudian Renji pun mempersilahkan Yakuza untuk masuk kedalam rumah mereka dengan senang hati Yakuza pun memasuki rumah mereka.
Lalu Yakuza dipersilahkan duduk disebuah sofa yang empuk dan lagi-lagi Yakuza berpikir bahwa sofa yang dimiliki oleh keluarga Hanami sofa yang mahal dan ini baru pertama kalinya ia duduk disofa yang mahal.
Dengan senang hati Renji mempersiapkan makanan dan minuman kepada Yakuza yang dianggap sebagai tamu dirumah mereka, kemudian Renji bertanya kepada Yakuza tentang dirinya dan tempat tinggalnya.
"Nah, silahkan makan dan minum yang sudah disediakan, ayo silahkan jangan malu-malu nak Yakuza!"
"Oh...terima kasih paman!"
"Sekarang coba ceritakan tentang nak Yakuza dan nak Yakuza berasal dari mana?"
"Tentangku?, dari mana ya aku memulainya!"
"Ceritakan saja nak!"
"Baiklah, aku berasal dari klan yang bernama Ken, klan ku memiliki sebuah tradisi turun menurun yaitu ilmu samurai!"
"Samurai?, maksudmu orang yang bertarung menggunakan katana itu?"
"Iya begitulah!"
"Oke lanjutkan!"
"Selain itu pemimpin dari klan Ken yaitu kakekku sendiri dan dia ingin suatu saat aku jadi penggantinya tapi sayangnya, aku malah terjebak di dunia ini!"
"Apa maksudmu?"
"Sebenarnya aku memang bukan berasal dari sini dan terlebih lagi orang-orang disini menggunakan mana dan aku tidak mungkin bisa melakukan itu!"
"Jangan-jangan...!"
Kemudian Renji mengingat sebuah ramalan dari seorang nenek tua dan ramalan itu tentang seorang anak yang tersesat di dunia ini dan anak itu akan membawa perubahan bagi kerajaan matahari.
Melihat reaksi dari ayahnya Hanami pun bertanya kepada ayah tentang hal apa yang sebenarnya Renji pikirkan tentang Yakuza, Hanami bertanya.
"Ayah ada apa, apakah ayah ingat sesuatu!"
"Tidak ada apa-apa, nah sebaiknya nak Yakuza tinggal disini sebentar dan kebetulan ada sebuah kamar kosong didekat gudang!"
"Ba...baiklah!"
"Kalau begitu aku mau ke toilet sebentar ya!"
Hanami pun merasa seperti ada yang disembunyikan oleh ayahnya dan Hanami merasa ada sesuatu yang janggal terhadap ayahnya, kemudian Hanami menyuruh Yakuza untuk beristirahat dikamar dan besoknya Hamami berencana mengajak Yakuza berkeliling didesa Nekopa.
Hari pun sudah mulai gelap ayah Hanami yaitu Renji masih memikirkan tentang ramalan itu dan Renji tidak menyangka bahwa anak itu sudah datang dan sudah muncul dihadapannya, itu berarti sebuah bencana yang besar akan datang juga.
Keesokan harinya Hanami dan Yakuza sedang berjalan-jalan didesa Nekopa dan didesa benar-benar banyak sekali hewan kucing dan para penduduknya juga sepertinya sangat menyukai hewan itu, Kemudian Hanami memutuskan untuk mengajak Yakuza pergi ke pasar Hanami berpikir mungkin disana ada benda yang sangat disukai Yakuza.
Setelah sampai di pasar Yakuza melihat sebuah pedagang yang sedang menjual alat untuk bertempur seperti pedang, tameng/perisai dan baju armor, melihat hal itu Yakuza pun melihat-lihat alat untuk bertempur itu dan ia menanyakan kepada sang pemilik itu.
"Paman apakah kau menjual sebuah katana?"
"Oh...katana maksudmu sebuah pedang yang digunakan untuk para samurai itu ya?"
"Iya itu benar, apakah kau menjualnya?"
"Iya tapi hanya satu, soalnya katana ini sangat langkah dinegeri ini!"
"Berapa harganya?"
"100.000 Jen!"
"Hah...Jen?, aku hanya memiliki uang Rp/Rupiah!"
Kemudian Hanami datang langsung memberikan bayarannya kepada sang pemilik toko itu dan Hanami bertanya "apakah segitu masih kurang?", sang pemilik toko itu kebingungan dan langsung menghitung uangnya.
"Ini sangat cukup, terima kasih!"
Kemudian sang pemilik toko itu memberikan katana itu kepada Hanami namun Hanami tidak mampu mengangkatnya karena katana itu sangatlah berat, melihat Hanami kesulitan Yakuza membantu Hanami untuk memegang katana itu.
"Hanami kenapa kau sampai repot-repot untuk membayarnya?"
"Tidak apa-apa, aku senang bisa membantu!"
"Tapi ini sudah lebih dari membantu, sekarang apa yang akan kau lakukan dengan katana ini?"
"Eh...apakah kau tidak menginginkan katana ini?"
"Eh...jadi maksudmu ini untukku?"
"Tentu saja lagi pula untuk apa aku membelinya dan juga aku saja tidak mampu mengangkatnya!"
"Wahh...terima kasih Hanami dengan begini aku bisa berlatih lagi!"
Yakuza pun merasa gembira karena telah mendapatkan katan nya dengan begitu Yakuza dapat berlatih lebih serius tapi yang menjadi sebuah masalah apakah Yakuza dapat kembali ke dunianya?.
Kemudian tiba-tiba saja sebuah gempa muncul dan semua orang yang sedang berdagang dan membeli sesuatu di pasar itu, tiba-tiba saja mereka berlari ketakutan karena gempa itu.
Lalu salah satu dari warga melihat sebuah kuil muncul dari arah timur, melihat itu Hanami tahu bahwa kuil itu adalah dugeon yang sudah lama menghilang dan apakah dugeon tempat bangsa iblis yang telah lama disegel dan lagi apa yang akan dilakukan oleh Yakuza dan Hanami?.
...Chapter 02 Selesai....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 58 Episodes
Comments