Setelah berhasil hasil keluar dari dungeon yang hendak runtuh, Yakuza sempat menyelamatkan Zake dari bahaya itu, pada saat hendak milih jalan keluar tiba-tiba saja, Hanami datang untuk memberikan arahan kepada Yakuza untuk keluar dari dungeon itu.
Pada akhirnya mereka pun terselamatkan berkat arahan dari Hanami dan kini Yakuza sedang disembuhkan lukanya oleh Hanami, sedangkan Zake ditinggalkan tepat didepan dungeon yang hancur, selain itu para kesatria sihir...
...****************...
Dilain tempat disebuah kastil kerajaan matahari Yugio, Naura dan Gine kini mereka sedang melaporkan sebuah kejadian di dungeon, mereka melaporkan hal itu kepada kaisar sihir kerajaan matahari yang bernama Junies Verrater sang kaisar sihir ke7
"Maafkan kami tuan kaisar sihir, kami telah gagal karena kami pulang tidak membawa apa-apa!" ucap Gine sambil menundukkan kepalanya
"Tidak apa-apa, yang penting kalian selamat!"
"Baiklah, terima kasih banyak tuan!"
"Sekarang jelaskan apa yang terjadi di dungeon itu?"
"di dungeon itu kami bertemu orang asing dan juga bertemu kesatria sihir kerajaan bulan!"
"Begitu ya, lalu?"
"Kami melihat orang asing itu mendapat sebuah pedang misterius, yang kami tidak tahu pasti kekuatan dari pedang itu!"
"Jadi begitu, aku mengerti... untuk sekarang kalian istirahat terlebih dahulu dan sembuhkan luka kalian!"
"Baik tuan kaisar sihir!"
Kemudian mereka bertiga pergi dari ruangan kaisar sihir, setelah mereka bertiga pergi Junies berdiri didepan jendela sambil menatap keluar dengan tatapan yang sangat serius, lalu Junies berkata dalam hatinya "Pedang itu, jangan-jangan!".
Dilain tempat disebuah tempat tinggal Hanami, Renji dan Hanami yang sedang keheranan melihat Yakuza yang sedang makan begitu banyak dan sangat lahap, Yakuza sudah makan 5 mangkuk tetapi ia masih saja kelaparan.
"Oi Hanami...apakah dia benar-benar manusia?"
"Kak Yakuza, pelan-pelan saja makannya nanti kau tersedak!"
"Tidak bisa...soalnya aku sangat lapar!"
Beberapa makanan yang ada di mangkuk pun sudah dihabiskan olehnya, kini Yakuza sudah merasa kenyang dan memutuskan untuk pergi berlatih, tapi Hanami melarang Yakuza untuk berlatih karena tubuh Yakuza masih belum sepenuhnya sembuh.
Namun, Yakuza tetap memutuskan pergi berlatih dan Yakuza merasa yakin bahwa tubuhnya sudah baik-baik saja, kemudian Yakuza pun pergi keluar dari rumah Hanami, lalu ayah Hanami yaitu Renji meminta Hanami untuk pergi mengikuti Yakuza karena siapa tahu Yakuza membutuhkan pertolongan Hanami.
Pada saat Yakuza sudah sampai dihutan, Yakuza pun memulai latihannya pertama ia melakukan push up sebanyak 100 kali dengan cepat, kemudian Yakuza melakukan sit up sebanyak 100 kali dengan cepat, lalu setelah sudah selesai melakukan keduanya Yakuza pun mengeluarkan gulungan yang ia dapat dari dungeon itu.
Gulungan itu berisi sebuah pedang yang segel didalam gulungan itu, kemudian Yakuza berusaha mengeluarkan pedang itu, namun, pedang itu tidak keluar dari gulungan tersebut, karena tulisan dari gulungan itu aneh Yakuza tidak mengerti apa arti tulisan itu.
Kemudian Yakuza pun duduk sambil mengeluh dan berpikir bahwa ia tidak dapat memakai pedang itu lagi, tapi tiba-tiba saja, sebuah kucing yang sedang duduk diatas batu berbicara kepadanya, kucing itu berkata.
"Hal itu tidak benar, kau bisa memakai pedang itu kembali!"
Mendengar itu Yakuza pun langsung kaget, karena ia baru pertama kali melihat hewan berbicara dihadapannya, lalu tiba-tiba saja Hanami muncul dan terkagum-kagum melihat kucing itu berbicara.
"Woaah...kucing itu bisa berbicara itu imut sekali!"
"Owaah...Hanami bagaimana kau bisa disini?"
"Dia sudah lama disini sejak kau berlatih dia sedang memperhatikanmu!"
"Entah kenapa aku tidak bisa merasakan KI nya!"
Kemudian Yakuza bertanya kepada kucing itu tentang cara menggunakan gulung itu agar ia bisa kembali menggunakan pedang tersebut, lalu kucing itu menjelaskan bahwa Yakuza hanya perlu menaruh darahnya kesebuah gambar persegi empat yang ada didalam gulungan itu.
Kemudian Yakuza pun mencobanya dengan cara menggigit ibu jarinya sambil mengeluarkan darah, lalu setelah ia menggigit ibu jarinya dan berhasil mengeluarkan darah, Yakuza pun meletakan ibu jarinya kearah gambar persegi empat itu.
Setelah ia meletakannya dan membuat darah itu menempel di gulungan itu, Namun tetap saja tidak terjadi apa-apa, kemudian Yakuza protes kepada kucing itu kenapa pedang itu tidak keluar dari gulungan tersebut.
Kemudian kucing itu memberitahu bahwa agar pedang itu keluar dari gulungan itu, Yakuza harus mengatakan sandinya, Sandinya ia lah Herauskommen yang artinya keluarlah, kemudian Yakuza pun mencobanya dengan mengatakan Herauskommen dan tiba-tiba saja pedang itu keluar dari gulungan itu dengan perlahan-lahan.
Lalu Yakuza pun langsung memegang pedang itu dan menarik keluar pedang itu dari gulungan tersebut, Yakuza pun merasa bingung dengan kucing itu kenapa ia bisa tahu sandi dari gulungan itu.
"Hebat...kenapa kau bisa tahu sandinya?"
"Mudah saja, sebenarnya gulungan itu berasal dari bangsa kami!"
Mendengar itu Hanami langsung kaget dan berpikir bahwa kucing itu adalah orang-orang dari desa Nekopa yang sudah lama punah, tapi ternyata masih ada yang selamat dari insiden itu.
"Jangan-jangan kau berasal dari desa Nekopa?" ucap Hanami
"Ya...itu benar aku memang berasal dari sana!"
"Tapi ayah aku bilang wujud kalian sama seperti kami bangsa manusia tapi, kenapa kau berbeda?"
"Sebenarnya dulu kami memang seperti kalian, namun semuanya telah berubah pada saat insiden itu menimpah kami!"
"Jadi benar bahwa dulu bangsa iblis pernah kedunia manusia?"
"Ya...itu memang benar itu terjadi 90 tahun yang lalu pada saat kaisar sihir 3 wafat!"
Kemudian kucing itu menceritakan kejadian itu dengan seksama, cerita itu bermula pada saat bangsa iblis tiba-tiba saja muncul yang sedang membuat kerusakan didesa Nekopa itu, bangsa Nekopa berusaha mempertahankan desanya, beberapa dari bangsa Nekopa telah terbunuh dan beberapa dari sisanya telah dikutuk sepenuhnya menjadi seekor kucing.
Setelah hal itu menimpah mereka, kemudian datangnya seorang kaisar sihir kedua dengan membawa pedang dan batu sihir yang terpasang di pedang itu, dengan mudahnya kaisar sihir kedua berhasil mengalahkan bangsa iblis itu, kemudian ketua dari kelompok iblis akhirnya muncul.
Tidak terima kawanannya telah dibunuh, akhirnya kaisar sihir kedua bertarung melawan ketua kelompok iblis tersebut, pada awalnya kaisar sihir kedua berhasil dikalahkan namun, dengan kedatangan bantuan dari bangsa elf dan drawf atau bangsa kurcaci.
Bangsa manusia, bangsa elf dan bangsa drawf mereka bersatu untuk mengalahkan iblis itu dengan cara menyegelnya di pedang milik kaisar sihir kedua, setelah mereka berhasil menyegel iblis itu, pedang itu pun disembunyikan oleh kaisar sihir kedua didalam dungeon atau penjara bawah tanah.
Tempatnya terletak didekat desa Nekopa, bisa dibilang dungeon yang kalian masuki itu adalah tempat iblis itu disegel, kemungkinan pedang itu adalah milik kaisar sihir kedua yang sengaja dimasukan kedalam gulungan dari bangsa kami.
"Kurang lebih seperti itu!"
"Begitu ya, jadi pedang ini milik kaisar sihir kedua ya?" ucap Yakuza
"Aku ingin tahu siapa yang membunuh kaisar sihir ketiga?"
"Kalau soal itu aku kurang tahu nona, ada yang bilang kaisar sihir ketiga dibunuh oleh iblis itu!"
"Baiklah kalau begitu...aku akan berlatih menggunakan pedang ini agar aku bisa menjadi kuat seperti pemiliknya!"
Kemudian Yakuza mengangkat pedang itu keatas sambil menatap pedang itu dengan senyumannya yang penuh semangat dan Yakuza juga berpikir kemungkinan pedang itu akan membawa ia kembali ke dunianya.
Dari semua cerita yang diberitahu oleh kucing misterius itu, Yakuza menjadi tahu tentang sejarah dari pedang iblis itu dan apakah Yakuza akan terbiasa menggunakan pedang iblis, lalu siapa kucing itu sebenarnya?, dan kenapa ia bisa selamat dari insiden pembantaian didesa Nekopa?.
...Chapter 07 Selesai....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 58 Episodes
Comments