Putri Tidur

Karina benar-benar membersihkan rumah yang sangat berantakan itu sendirian dan dia tetap membersihkan pecahan kaca tanpa pelindung membuat tangan itu terdapat banyak luka

"Akhirnya selesai juga". Karina menatap seluruh ruangan itu dia mengelus kening nya sendiri "Pedih sekali".

Gadis cantik itu menatap tangan nya dirinya sudah sangat ngantuk karena dia baru saja menyelesaikan bersih-bersih di pukul 2 pagi

"Sean bajingan itu seperti nya tidak jadi pulang syukurlah aku bisa gila nanti berhadapan dengan nya!!". Karina mengeram kesal sambil mengibas-ibas kan tangan kecil nya yang sudah terluka "Aku sangat ngantuk, di mana aku akan tidur?"

Karina menatap beberapa ruangan di sana terdapat 4 kamar dua di lantai atas dan sisanya lantai bawah, dan gadis itu membersihkan semua nya

Gadis itu membuka salah satu kamar di sana "Kenapa semua kamar nya sangat luas, mereka tidak menyediakan kamar pembantu apa!". Karina kesal dia tidak terbiasa dengan kamar yang sangat luas karena dia sudah terbiasa dengan kamar kecil nya dulu "Haish nanti pria itu malah memarahi ku, di mana aku akan tidur jika aku tidur di sini pasti aku sudah di anggap lancang".

Entah beberapa lama berpikir Karina merasakan dada yang sesak, pandangannya mulai berputar "Aku belum minum obat, tas ku!".

Gadis itu mencari tas nya dengan terburu-buru sejak tadi gadis itu sudah menahan nya karena taku jika pekerjaan nya tidak selesai nanti

"Ketemu!". Karina meminum obat itu dengan terburu-buru "Tapi kenapa kepala ku masih sangat pusing, ahk...".

Pandangan gadis itu langsung menggelap, efek dia terlambat meminum obat mengakibatkan tubuh nya terlalu lemah menahan lelah dan juga rasa sakit yang dia derita

****

"Bangun!!!". Sean menendang ujung kaki Karina yang tertidur di ruang tamu "Sialan kenapa kau malah tidur di sini huh! Mengotori pemandangan saja"

Karina membuka matanya perlahan karena mendengar teriakan Sean "Kenapa pria ini selalu berteriak dan marah-marah apa dia tidak lelah?". gadis itu berbicara pelan dia tidak sadar jika pria di depan nya mendengar perkataan nya

"Kau memaki ku!!". Sean tidak terima

"Tidak tuan, maaf". Karina segera berdiri dan dia tetap menundukkan wajah nya

"Apa aku tidak dengar, katakan sekali lagi dan tatap aku, karena aku tidak ada di kaki mu!!".

Karina mengangkat wajahnya dan menatap pria itu, hingga Sean dapat melihat wajah pucat nya dengan jelas

Apa yang terjadi dengan nya, dia benar-benar mengerjakan semua ini sendirian. Mata Sean tertuju pada tangan mungil gadis itu masih banyak noda darah dan luka yang masih terlihat jelas . Dasar gadis bodoh kenapa dia malah menuruti perintah ku!!

Seketika hati pria itu tidak tega, dia ingin membalut luka itu tapi lagi-lagi ego nya bekerja lebih jauh

Dasar bodoh, jangan tertipu dengan wajah polos nya dia itu sudah hampir membunuh Clara. "Bereskan kamar belakang, karena seseorang akan menempati tempati jangan ada yang kotor sedikit pun atau aku akan membunuh mu!". Sean memberi tatapan tajam

Dia tidak punya hati nurani apa, aku sangat lapar aku bahkan tidak makan sejak kemarin. Karina bergumam kesal sambil memegang perut nya . Dia bahkan lebih menyeramkan dari pada monster dalam pikiran ku!

"Kau tidak dengar huh". Sean menaikan nada suara nya

"Tuan Sean, biarkan nona Karina istirahat dulu,dan juga sejak kemarin dia belum makan". Lucas yang sejak tadi menahan mulutnya untuk tidak berbicara akhirnya keluar juga

Sean hanya terdiam, hati nurani nya juga bekerja tapi pria itu tidak bicara sedikit pun melain berjalan menuju keluar

"Jika aku sampai di sini kamar itu harus sudah bisa di gunakan"

"Semua nya sudah saya bersihkan tuan anda bisa melihat nya langsung ke sana". Karina menatap tajam pria itu, walau dia sangat lemah dia tidak ingin di pandang sebelah mata oleh Sean "Semalam saya memeriksa keseluruhan ruangan di rumah ini, apa saya bisa beristirahat di salah satu kamar di rumah ini?".

Karina masih mencoba tegap berdiri dengan kakinya yang sudah bergetar menahan bobot tubuhnya

Sean tersentak dengan perkataan gadis itu . "Jadi itu alasan mu tidur di sini, kau benar-benar bodoh ternyata apa kau buta kau tidak bisa melihat beberapa kamar di sana untuk beristirahat?"

"Saya sadar diri tuan". Satu perkataan gadis itu yang berhasil membuat Sean merasa kalah karena gadis itu tidak seperti tersiksa melainkan menerima apa ada nya kehidupan yang dia punya

"Terserah". Sean akhirnya keluar dari rumah itu, dia akan menjemput Clara karena saran dari Lucas dan tidak satu orang pun tahu kecuali orang kepercayaan Sean

"Karina!!". Lucas dengan cepat menangkap tubuh kecil itu "Ayo istirahatlah dulu, kau belum makan kan aku sudah membawa makanan untuk mu".

Lucas dengan cepat menggendong gadis itu ke dalam salah satu kamar di sana "Kau beristirahat lah di sini tuan Sean akan kembali pukul 3 sore cukup waktu mu untuk beristirahat ".

"Aku sangat lapar". Karina berbicara dengan sangat lemah hingga Lucas memberinya sekotak makanan yang sudah dia sediakan

Gadis itu langsung memakan nya dengan lahap seperti orang yang tidak makan beberapa hari

"Ini obat anda minum dan istirahatlah yang baik saya akan menyusul tuan Sean ke sana"

Karina hanya mengangguk dan terus melanjutkan makan nya

"Sial aku hampir saja mati! ini hari pertama bagaimana dengan hari selanjutnya aku pasti akan benar-benar sengsara" . Karina sampai ngos-ngosan setalah gadis itu menghabiskan makanan nya

Lalu gadis itu melirik obat yang di berikan Lucas berada di nakas samping nya

"Kak Lucas benar-benar perhatian, ku pikir jika menikah dengan nya secara terpaksa pun aku tidak akan terlalu menderita seperti ini". Karina mengingat setiap perhatian kecil yang di berikan Lucas perhatian kecil yang berdampak besar untuk nya

Karina langsung tertidur begitu dia selesai meminum obat dan dia tidak lup untuk memasang alarm agar dia tidak terlambat menyambut Sean nanti

Gadis itu beristirahat di tempat tidur dengan nyaman setelah beberapa saat tersiksa dengan semua hal yang menyakiti hatinya itu

*****

Dan benar saja Sean dan Lucas dan juga beberapa perawat dan dokter kembali ke ruang itu bersama seseorang yang terbaring lemah

Karina melirik wanita yang sedang tertidur itu "Apa dia Clara?". Karina semakin mendekat dan akhirnya dia bisa melihat wajah cantik itu walaupun ada beberapa luka di wajahnya "Cantik sekali... dia bahkan tidak terlihat seperti orang sakit tapi putri tidur..."

Karina tanpa sadar melirik wanita itu untuk beberapa waktu, gadis itu mengikuti kemana arah wanita itu di antar

Dan benar saja Sean dan Lucas mengantarnya ke kamar yang di katakan Sean kemarin, tepat di samping kamar Karina

Terpopuler

Comments

$uRa

$uRa

wahh..

2024-10-08

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Wanita Licik
3 Menjadi Tersangka
4 Hukuman
5 Persetujuan
6 Penampilan yang cocok
7 Bertemu Orang Tuan Sean
8 Restu yang tidak Di Harapkan
9 Wanita Ular
10 Kabar Tidak Menyenangkan
11 Pernikahan
12 Hubungan Rumit
13 Rumah Seperti Neraka
14 Putri Tidur
15 Merawat Clara
16 Tidak Sesuai Rencana
17 Rasa Yang Mengganjal
18 Berkunjung Ke rumah Mertua
19 Posesif
20 Tidur bersama
21 Tinggal di Mansion
22 Tinggal Bersama
23 Hasutan Kendall
24 Marah Lagi
25 Karina Sakit
26 New Story Guys "The Flower"
27 Minta Maaf
28 Kehidupan Kendall
29 Hyper S**
30 Hanya Penasaran
31 Rencana menyambut Joel
32 Permintaan Maaf late update
33 Joel Pulang
34 Ke Rumah Mertua
35 Acara Makan Malam
36 Menginap
37 Perasaan Nyaman
38 Canggung
39 Nyaman tinggal dengan Sean?
40 Sehari bersama Joel
41 Cemburu
42 Menjemput mu
43 Clara Sadar
44 Pembicaraan Dengan Clara
45 Rencana untuk Kendall
46 Rio dan Hera Pulang
47 Membereskan Masalah
48 Izin
49 Berbelanja Bersama
50 Piala yang Tak Berharga
51 Membawa Pulang
52 Menghadiri Pesta
53 Mempermalukan Karina
54 Harga Diri Yang Harus ku Pertahankan
55 Datang Untuk Mu
56 Aib
57 Hati Seperti Malaikat
58 Hubungan Yang Lebih Baik
59 Runtuh
60 Lepas dari Tanggung Jawab
61 Memulai dari Awal
62 Meminta Karina Pulang
63 Masalah Keluarga
64 Lupakan Mereka
65 Sepenuhnya Untuk Sean
66 Keposesif-an Sean
67 Berbicara Serius
68 Kembali ke Kampus
69 Sean Menjadi Dosen
70 bermain di Ruang Dosen
71 Double Date
72 Sisi Lain Lucas
73 Salah Paham
74 Bertanggung Jawab
75 Bertemu keluarga Clara
76 Restu
77 Dengki
78 Menguntit
79 Terjebak
80 Menghilangkan Kendall
81 Africa
82 Hamil
83 Hilang Harapan.
84 Pengumuman Come Back
85 Permintaan Terakhir Joel
86 Mood Swings
87 The End
88 #New Novel "Pernikahan Yang Salah"
Episodes

Updated 88 Episodes

1
Prolog
2
Wanita Licik
3
Menjadi Tersangka
4
Hukuman
5
Persetujuan
6
Penampilan yang cocok
7
Bertemu Orang Tuan Sean
8
Restu yang tidak Di Harapkan
9
Wanita Ular
10
Kabar Tidak Menyenangkan
11
Pernikahan
12
Hubungan Rumit
13
Rumah Seperti Neraka
14
Putri Tidur
15
Merawat Clara
16
Tidak Sesuai Rencana
17
Rasa Yang Mengganjal
18
Berkunjung Ke rumah Mertua
19
Posesif
20
Tidur bersama
21
Tinggal di Mansion
22
Tinggal Bersama
23
Hasutan Kendall
24
Marah Lagi
25
Karina Sakit
26
New Story Guys "The Flower"
27
Minta Maaf
28
Kehidupan Kendall
29
Hyper S**
30
Hanya Penasaran
31
Rencana menyambut Joel
32
Permintaan Maaf late update
33
Joel Pulang
34
Ke Rumah Mertua
35
Acara Makan Malam
36
Menginap
37
Perasaan Nyaman
38
Canggung
39
Nyaman tinggal dengan Sean?
40
Sehari bersama Joel
41
Cemburu
42
Menjemput mu
43
Clara Sadar
44
Pembicaraan Dengan Clara
45
Rencana untuk Kendall
46
Rio dan Hera Pulang
47
Membereskan Masalah
48
Izin
49
Berbelanja Bersama
50
Piala yang Tak Berharga
51
Membawa Pulang
52
Menghadiri Pesta
53
Mempermalukan Karina
54
Harga Diri Yang Harus ku Pertahankan
55
Datang Untuk Mu
56
Aib
57
Hati Seperti Malaikat
58
Hubungan Yang Lebih Baik
59
Runtuh
60
Lepas dari Tanggung Jawab
61
Memulai dari Awal
62
Meminta Karina Pulang
63
Masalah Keluarga
64
Lupakan Mereka
65
Sepenuhnya Untuk Sean
66
Keposesif-an Sean
67
Berbicara Serius
68
Kembali ke Kampus
69
Sean Menjadi Dosen
70
bermain di Ruang Dosen
71
Double Date
72
Sisi Lain Lucas
73
Salah Paham
74
Bertanggung Jawab
75
Bertemu keluarga Clara
76
Restu
77
Dengki
78
Menguntit
79
Terjebak
80
Menghilangkan Kendall
81
Africa
82
Hamil
83
Hilang Harapan.
84
Pengumuman Come Back
85
Permintaan Terakhir Joel
86
Mood Swings
87
The End
88
#New Novel "Pernikahan Yang Salah"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!