“Sean Mama dan Papa akan mengatur pesta pernikahan mu, mama ingin minta satu hal dengan mu”
“Mengatur pesta pernikahan?”. Sean terbelalak dengan perkataan Hera “ Tapi Mama bukan kah ini terlalu cepat kalian baru bertemu dengan nya”. Pria itu kelabakan sendiri
Dia memang berencana menikahi Karina tapi ketika berpikir lagi, dia ingin memberi hukuman lain pada Karina . Kalau begini aku hanya terjebak dalam rencana ku sendiri, ini semua gara-gara gadis sialan ini lihat saja apa yang akan ku lakukan pada mu nanti berani nya kau
“Itu tidak terlalu cepat sayang bukan kah kau juga sudah lama merencanakan nya?”. Hera bingung
“Ah mama benar, aku akan menikah saja aku hanya takut pada mama yang tidak yakin dengan pilihan ku”. Sean mencoba mencoba bersikap biasa “Sayang kita akan bertemu keluarga mu besok okey”. Sean berbicara dengan tutur kata yang begitu lembut tapi tidak dengan dasar hati nya dia sudah merencanakan detail hukuman yang akan di berikan pada gadis malang itu. Lihat saja kau tidak akan hidup tenang sampai Clara bangun nanti
Karina terdiam melihat tatapan pria itu dia yakin Sean tidak tersenyum begitu saja pasti ada hal yang di rencanakan pria itu begitu pikir nya
“Son..”. Rio memanggil putra nya agar menatap dirinya
“Ada apa Pa?”.
“Papa hanya ingin berpesan satu hal pada mu, jangan pernah menyakiti hati wanita yang berada di dekat mu, kau tidak se beruntung diri ku mendapatkan Ibu mu dan kesempatan mungkin tidak akan datang sekalipun dalam hidup mu”. Rio menatap Karina dan Sean dengan tatapan yang suit di artikan “Dan papa merestui kalian berdua”
“Terima kasih pa”. Sean tersenyum tapi tidak dengan hatinya. Apa maksud papa mengatakan hal itu ahk sudah lah aku tidak ingin memikirkan nya
“Baik Pa”. Karina menjawab sekedar nya sama seperti Sean dia juga tidak mengerti arti tatapan dan perkataan pria itu
Hera dan Rio saling memandang bersama, perkataan Rio barusan berhasil menyentuh hati Hera, pria itu sangat beruntung memiliki nya dan itu yang Hera lihat dari wajah pria itu
Sementara itu ada gadis yang menahan takut dari awal dia bertemu dengan orang tua Sean dan bagaimana pria itu memperlakukan nya dia tahu jika Sean hanya ingin dia menjadi temeng untuk menunda pernikahan nya
Tapi Rio dan Hera menerima gadis itu dalam keluarga nya dan mereka tidak keberatan, Sean akan menjalankan rencana awal nya
*****
“Sakit!!”. Karina menahan pergelangan tangan nya yang tarik paksa oleh Sean “Tuan hentikan ini sakit sekali!”
“Ck…ck… Baru segitu saja kau sudah mengeluh huh, kau masih harus mendapatkan hukuman mu yang lain!”. Sean memberi tatapan tajam “Dengarkan akku perempuan sialan, hidup mu tak akan berjalan dengan mudah sampai Clara ku terbangun dengan keadaan sehat”
Sean memberi ancaman yang berhasil membuat Karina semakin cemas dan takut belum mekah saja pria itu sudah menyakitkan secara fisik dan mental hidup nya akan semakin rumit
“Sekarang Ayo temui orang tua mu, aku tidak ingin berlama-lama mengurus pernikahan ini hanya membuang waktu ku saja!”. Sean berjalan menuju mobil yang di kemudikan oleh Lucas pria itu sudah menunggu mereka sejak tadi, Sean tidak menunggu pengawal membuka kan pintu itu dia membuka nya sendiri dengan kasar “Cepat masuk !!”. Sean memberi perintah seakan Karina adalah budak nya
Karina memilih duduk di samping kemudi bersama Lucas dia tidak punya hak untuk duduk di samping pria itu sekarang dia sedang cemas
Kenapa hidup ku selalu saja rumit, setelah keluar dari gua singa aku malah masih ke dalam lobang buaya, huh Ibu aku sangat lelah apa Tuhan tidak pernah berpihak pada ku?. Karina tertunduk sedih melihat keadaan diri nya sekarang . Bagaimana aku akan menghadapi mereka nanti nya
Lucas menatap gadis cantik di samping nya yang tampak melamun sedih, tapi dia memilih untuk tidak bersuara sejak ke dua orang itu masuk ke dalam mobil nya hawa nya memang tidak baik
Lucas membawa mobil itu ke arah tempat tinggal Karina mereka akan menjalankan rencana awal yang di buat Sean Lucas dengan senantiasa menuruti peraturan sang tuan muda yang keras kepala dan cenderung tidak bisa berpikir jernih saat dalam keadaan emosi
Ku harap rencana tuan Sean tidak berjalan dengan baik, pernikahan ini tidak boleh hanya sekedar pernikahan kontrak saja, Nyonya tentu saja tidak akan suka. Lucas berguman sepanjang jalan dalam hati nya sambil memikirkan langkah selanjut nya
“Nak Sean kau yakin ingin menikahi putri ku?”. Imelda bersikap begitu lembut di depan pria tampan itu, sedangkan Kendall duduk di samping nya dengan anggun hati nya sedang terbakar amarah sekarang “Apa kau ingin menyakiti nya dia punya riwayat penyakit”
Karina menatap Ibu tiri nya dengan tajam cara bicara Imelda yang lembut benar-benar membuat nya kesal dan juga marah wanita itu sangat munafik sama seperti putri nya Kendall
“Ya kami akan menikah secepat nya, dan kami sudah mendapat kan restu dari mama dan papa”. Sean bicara sekedar nya dia merasa tidak ada hal penting yang harus di bicarakan dengan orang-orang di sana
Sial semudah itu? Apa Orang tua Sean tidak punya otak apa”. Kendall berguman dengan kesal, walau dia tahu alasan Sean menikahi adik tirinya tapi tetap saja di tidak rela
“Bagaimana dengan mu tuan Jhon, putri mu akan segera menikah kami harap kau memberikan restu pada Tuan Muda dan Nona Karina untuk segera menikah”. Lucas menggantikan Sean berbicara dia paham Sean yang sedang tidak mood dan juga kesal dengan keadaan sekarang ini
Sejak tadi Jhon hanya diam mendengarkan percakapan orang-orang di sana, dia sendiri terkejut dengan rencana pernikahan yang mendadak itu dan Sean adalah orang yang cukup terkenal di kota nya akan menikah dengan putri kandung yang tidak pernah dia anggap. Apa yang di pikirkan nya dia menikahi Karina hanya untuk menggantikan tunangan nya untuk menikah begitu?
Ada hal yang mengganjal di hati pria paruh baya itu hingga membuat nya tidak sadar dengan pertanyaan yang di ucapkan oleh Lucas
“Tuan Jhon!”. Lucas mengeraskan suara nya
“Ah Iya, aku percaya pada kalian jadi apa pun yang ingin kalian lakukan terserah”, Jhon berbicara begitu datar Lucas menatap pria itu dengan datar
Sementara Sean terkejut dengan perkataan Jhon hanya perkataan itu yang pria itu ucapkan sejak mereka datang ke sini dia bahkan belum berbicara pada putri nya yang akan segera menikah
“Baiklah Ibu dan Ayah, berarti aku sudah bisa memanggil kalian seperti itu kan”. Sean memulai percakapan setelah mendengar jawaban dingin Jhon “Pernikahan kami akan di laksana kan minggu ini kalian hanya perlu bersiap karena acara pernikahan di atur seluruh nya oleh orang tua ku”
Karina terdiam di samping Sean hati nya mati rasa hidup nya berjalan tidak sesuai dengan apa yang dia pikirkan tidak ada yang peduli pada nya, hati nya serasa mati karena kurang nya kasih sayang dari orang-orang terdekat nya terutama Joel tidak ada di sana satu-satunya keluarga yang dia harapkan bagaimana aku akan memberitahu nya nanti?. Karina termenung dalam percakapan semua orang di sana
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 88 Episodes
Comments
$uRa
kasihan kamu karina/Panic/
2024-10-08
0