Chapter 6 [ Tujuan Sistem memilihku ]

"Apa yang kau lakukan pada anakku?!, wajahku seperti habis dilindas ban truk!!,"

"kenapa kau memukuli suamiku?!, walaupun kriminal dia orang yang setia pada pasangan!!,"

"Dasar kepala sipil gila!, dungu!!,"

"Anakku difitnah lalu kau menghajarnya sampai sebelah matanya buta. Kau harus bertanggung jawab sialan!!,"

Kepala sipil mendecakkan lidah, lalu menarik kerah salah satu anak buahnya.

"Aku tidak punya waktu mengurus masalah ini! Kalian urus keluarga para sampah itu, aku akan melanjutkan penyelidikan."

Kepala sipil kembali menaiki Furhouse, saat di lantai 3 dia merasakan keheningan yang mencekam. Itu adalah insting alami seorang prajurit ketika ada musuh di dekatnya.

Dan benar saja, kepala sipil tertembak di bahunya. Otto terjun dari tempat persembunyiannya.

"Kau... bersembunyi di lorong ventilasi...!" seru kepala sipil.

"Tidak usah heboh, dasar bajingan penjilat...!!,"

Kepala sipil menembak Otto lebih dulu.

Tapi sebelum peluru itu menembus keningnya Otto sudah lebih dulu mengirimkan hoax nya sehingga dirinya masuk ke dimensi beku.

Peluru terhenti di udara begitupun si kepala sipil, selama 10 detik Otto bebas melakukan apa saja.

Otto pun menembakkan 3 peluru ke dalam mulut si kepala sipil, "Maaf, aku tidak mau dipenjara karena fitnah."

Otto detik kemudian Otto sudah pergi jauh, si kepala sipil pun mati tertembak 3 kali.

[ Sistem ]

[ Hoax apa yang kau tulis kali ini?, ]

"Hoax itu perihal kematian si kepala sipil. Aku sedikit melakukan eksperimen kali ini. Hoax nya adalah, 'Kepala sipil ditembak 3 kali oleh Otto Night yang melarikan diri ke arah barat'. Tidak aku sangka kebohongan itu berhasil."

Berita yang Otto tulis adalah fakta, dia memang membunuh kepala sipil dengan 3 kali tembakan. Tetapi terselip kebohongan kecil di dalamnya, yaitu arah larinya Otto. Kebohongan arah larinya Otto bisa dianggap oleh Sistem sebagai Hoax, karena itulah beritanya berhasil.

"Jadi selain membuat fitnah aku juga bisa menulis kebohongan kecil di koran Hoax. Informasi sepenting ini kenapa tidak diberitahukan lebih awal?,"

[ Sistem ]

[ Sistem ingin membuatnya lebih menantang makanya dirahasiakan, ]

...- pov author berakhir -...

Satu orang yang mengejarku sudah mati. Baru satu. Untuk terbebas dari kejaran aku harus memastikan orang-orang ini menjauhiku dengan cara menanamkan teror yang tidak akan pernah mereka lupakan.

Selagi bersembunyi aku mengawasi sekitarku yang penuh dengan tikus, kalian bisa menebak tempat persembunyian. Yap, di gorong gorong.

"Hei Sistem! Bantu aku dong," rengekku.

[ Sistem ]

[ Kenapa tidak kau gunakan poin fitnah ]

"Memang apa yang bisa dilakukan dengan poin itu?,"

[ Sistem ]

[ Macam-macam hal. Salah satunya mengurangi cooldown item random. Biar aku beri petunjuk, kau bisa mempersingkat waktu yang dibutuhkan bendera konspirasi untuk mengkontaminasi satu area. ]

"Lalu apa yang akan terjadi setelah bendera konspirasi mengkontaminasi satu area?,"

[ Coba saja dulu. Sebut nama item itu lalu investasikan semua poinmu ke bendera konspirasi. ]

Aku mengikuti saran Sistem. Aku panggil bendera konspirasi dengan volume suara kecil lalu menunggu. Beberapa saat kemudian layar merah yang bukan dari observerku muncul. Layar itu menghubungkanku dengan bendera konspirasi lewat distorsi ruang sederhana.

Sistemku ini memiliki sangat banyak kelemahan. Dia tidak memiliki inisiatif menjelaskan setiap hal, sehingga mau tidak mau aku harus memahaminya sendiri.

"Hei Sistem, bagaimana cara memberi poin ke item?,"

[ Sistem ]

[ Praktekkan transaksi penjual dan pembeli, serta katakan berapa banyak poin yang ingin kau investasikan. ]

"Aku ingin memasukkan 100 butir poin tidak berguna ini,"

Setelah memasukkan 100 poin hal yang terjadi selanjutnya di luar imajinasiku. Godzilla menunjukkan dirinya di depanku, bahkan bersujud kepada diriku selaku pencipta konspirasi.

Jadi kemampuan dari bendera konspirasi adalah menyebarkan berita hoax yang levelnya berbeda, atau yang sering disebut konspirasi.

Bendera akan merealisasikan makhluk di dalam konspirasi tersebut, dengan tujuan meneror warga di daerah bendera itu terpasang. Jika tingkat kepercayaan warga mencapai angka 90 ke atas maka makhluk di dalam cerita konspirasi tersebut akan menjadi bawahan pengguna dan teror di daerah tersebut berakhir.

Godzilla yang semula meneror tempat ini kini berpindah ke tanganku, memberiku keberanian untuk

[ Sistem ]

[ Sumbangan poin fitnah mu mempersingkat kontaminasi di daerah ini menjadi 40% saja. ]

[ Godzilla itu bisa membesar dan mengecil sehingga mudah dibawa. ]

"Aku baru ingat masih memiliki satu reward lagi. Apa reward dari hoax penembakan kepala sipil tadi?," tanyaku bersemangat.

[ Sistem ]

[ Selamat! Anda mendapatkan +10 Hoax Point ]

[ Mari kita sebut itu sebagai Hoax Point. ]

[ Selamat! Anda mendapatkan Common Random Item [ Torture Chain ] ]

• Penjelasan: Torture Chain dapat digunakan kepada satu orang yang paling ingin anda siksa. Setelah menyiksa dengan rantai ini amarah anda kepada orang tersebut akan lenyap sepenuhnya. Cooldown [ 20 jam ]. Item ini bersifat kondisional, semakin besar amarah anda kepada orang yang disiksa maka semakin mengerikan juga siksaannya.

Sepertinya item ini akan aku gunakan untuk menyiksa Shira, target balas dendam termudah.

Tampaknya pasukan sipil itu bergerak ke barat, jadi aku hanya harus ke Timur. Rumah Shira jauh dari tempatku saat ini, aku harus bergerak dengan hati-hati, jangan sampai sesuatu terjadi padaku di tengah jalan.

...***...

Saat malam hari aku sampai di depan Furhouse Shira yang juga berdekatan dengan rumahku. Aku yang dilema memutuskan mengunjungi rumahku terlebih dahulu.

Gemboknya terlihat kuat tapi aku bisa membukanya dengan Master Key. Rumahku sangat berantakan, dan ayah ibuku tidak ada di rumah. Karena barang-barangnya sudah diangkuti aku bisa beristirahat disini.

Pukul 10 malam, aku memutuskan mengajak Sistem ngobrol.

"Hei Sistem, apa tujuanmu memilihku?,"

"Tidak mungkin kau memberiku kekuatan tanpa alasan. Pasti ada sesuatu yang kau inginkan dariku."

[ Sistem ]

[ Kita tidak sedekat itu untuk basa basi jadi aku akan bicara langsung ke intinya. Aku ingin kau menghancurkan kota ini dengan kekuatan. ]

"Kalau begitu berikan aku lebih banyak kekuatan untuk mewujudkannya. Kalau terus seperti ini kapan aku bisa menghancurkan kota?,"

"Aku tidak peduli alasanmu menginginkan kehancuran kota ini, aku hanya mengamankan orang-orangku sebelum menghancurkan kota. Tapi yah, aku tidak yakin bisa melakukannya dalam waktu dekat,"

[ Sistem ]

[ Sekarang giliranku bertanya... ]

[ Apa yang kau harapkan dari Sistem? ]

"Aku berharap kau memberi lebih banyak kekuatan. Hoax itu memang hebat tapi aku butuh sesuatu yang dapat mem buff diriku. Seperti quest dengan reward,"

[ Sistem ]

[ Setelah melakukan pencarian informasi mengenai quest, Sistem akhirnya mengerti. Dikatakan quest dapat menaikkan semangat pengguna Sistem. ]

[ Ide itu tidak buruk juga. ]

[ Aku akan membuatkan quest untukmu. Mulai hari ini Sistem pendongeng akan memberikan quest kepada user. ]

Aku bersemangat mendengarkan setiap bait kalimat yang keluar dari mulut Sistem.

[ Sistem ]

[ Sistem tidak dapat digunakan selama pembuatan quest berlangsung ]

[ Harap gunakan item untuk bertahan dari serangan musuh ]

Musuh yang dimaksud datang dari arah jendela, entah sejak kapan wanita itu mengintaiku dari balik jendela. Dia sudah bersiap dengan sebuah senjata khusus sniper, membidik kepadaku dengan laser.

"Otto Night, akhirnya aku menemukanmu setelah sebelumnya membiarkanmu melewati perbatasan."

Prajurit wanita ini bermulut ember, tapi setidaknya aku jadi tahu kalau dia adalah sniper yang aku temui di depan gerbang sebelumnya.

"Apa yang akan kau lakukan padaku?," tanyaku sambil mengangkat kedua tangan.

"Mengirimmu ke sel. Dasar gila, setelah memperkosa temanmu sekarang kau menghabisi kepala sipil penjara? kau pantas berada di penjara untuk mempertanggung jawabkan perbuatanmu."

Hatiku terbakar mendengarnya, langsung saja ku panggil godzilla yang bersembunyi di belakang pintu.

Prajurit wanita tidak berkutik di hadapan mahkluk mitos godzilla. Walaupun ukuran diperkecil dia tetap kebal peluru.

Setelah berhasil menaklukkan prajurit wanita aku melakukan tindakan Kleptomania padanya. Semua senjata yang berguna seperti pisau dan handgun aku ambil untuk berjaga-jaga. Selain itu aku juga membawa wanita ini sebagai tameng.

"Hei Godzilla, apa kau bisa membawa wanita ini bersamamu?, kalau bisa anggukan kepala,"

Godzilla mengangguk. Sebelum pergi aku membuat denah menggunakan pulpen dan kertas yang aku selipkan di dinding kamar tidurku.

Sebenarnya ini adalah kertas sakral berisi kode cheat game. Aku buat peta sederhana untuk si godzilla, rencananya dia akan membawa si prajurit wanita ke tempat lain dengan begitu perhatian penghuni jalanan akan tertuju padanya.

"Pergilah ke tempat yang ditandai di peta. Jangan lari terlalu cepat agar orang-orang menyadari keberadaanmu. Sekarang pergilah!,"

Godzilla sudah pergi, aku bisa mendengar teriakan orang-orang dari atas sini, karena ukurannya diperkecil dia jadi lebih mirip raptor ketimbang makhluk mitologi jepang tersebut.

...****...

Episodes
1 Chapter 1 [ Pengkhianatan yang menyakitkan ]
2 Chapter 2 [ Sistem Yang Jahat ]
3 Chapter 3 [ Menanam benih kekacauan ]
4 Chapter 4 [ Menyembunyikan diri ]
5 Chapter 5 [ Buruan yang memburu pemburu ]
6 Chapter 6 [ Tujuan Sistem memilihku ]
7 Chapter 7 [ Quest pertama ]
8 Chapter 8 [ Balas dendam pertama sukses ]
9 Chapter 9 [ Karnaval Coral Aimer ]
10 Chapter 10 [ Berkeliaran di kota musuh ]
11 Chapter 11 [ Konflik Internal ]
12 Chapter 12 [ Minta Harem ]
13 Chapter 13 [ Bibit perang saudara ]
14 Chapter 14 [ Pengejaran ke hutan gelap kelam ]
15 Chapter 15 [ Akhir pengejaran ] < Saga Kegilaan End >
16 Chapter 16 [ Perjalanan ke kota Sky Road ]
17 Chapter 17 [ Konsumsi publik ]
18 Chapter 18 [ Keretakan hubungan ]
19 Chapter 19 [ Sky Road ]
20 Chapter 20 [ Akhir Konflik Internal Dalam Diri Otto ]
21 Chapter 21 [ Strategi Ultimate ]
22 Chapter 22 [ 'Fana' ]
23 Chapter 23 [ Tertangkap ]
24 Chapter 24 [ Melangkah maju ]
25 Chapter 25 [ Desa di bawah bendungan ]
26 Chapter 26 [ Penelusuran di terowongan ]
27 Chapter 27 [ Monster di terowongan ]
28 Chapter 28 [ Khasiat harta karun dunia ]
29 Chapter 29 [ Peperangan melawan pasukan WOOJIN ]
30 Chapter 30 [Peperangan melawan pasukan WOOJIN]
31 Chapter 31 [Pertemuan terakhir]
32 Chapter 32 [Kembali ke Magnumlia]
33 Chapter 33 [Pencurian hewan ternak]
34 Chapter 34 [Iblis Magnumlia]
35 Chapter 35 [Hukuman CEO]
36 Chapter 36 [Hari kematian Hakim Agung]
37 Chapter 37 [Istirahat sejenak]
38 Chapter 38 [Kebangkitan 4 Horsemen]
39 Chapter 39 [Kekuatan konspirasi terhebat]
40 Chapter 40 [Kemenangan telak]
41 Chapter 41 [Nocturna si Penguasa Malam]
42 Chapter 42 [Penguasa tertinggi ada di tangannya]
43 Chapter 43 [Dua target terakhir]
44 Chapter 44 < [Final] End of Story? >
Episodes

Updated 44 Episodes

1
Chapter 1 [ Pengkhianatan yang menyakitkan ]
2
Chapter 2 [ Sistem Yang Jahat ]
3
Chapter 3 [ Menanam benih kekacauan ]
4
Chapter 4 [ Menyembunyikan diri ]
5
Chapter 5 [ Buruan yang memburu pemburu ]
6
Chapter 6 [ Tujuan Sistem memilihku ]
7
Chapter 7 [ Quest pertama ]
8
Chapter 8 [ Balas dendam pertama sukses ]
9
Chapter 9 [ Karnaval Coral Aimer ]
10
Chapter 10 [ Berkeliaran di kota musuh ]
11
Chapter 11 [ Konflik Internal ]
12
Chapter 12 [ Minta Harem ]
13
Chapter 13 [ Bibit perang saudara ]
14
Chapter 14 [ Pengejaran ke hutan gelap kelam ]
15
Chapter 15 [ Akhir pengejaran ] < Saga Kegilaan End >
16
Chapter 16 [ Perjalanan ke kota Sky Road ]
17
Chapter 17 [ Konsumsi publik ]
18
Chapter 18 [ Keretakan hubungan ]
19
Chapter 19 [ Sky Road ]
20
Chapter 20 [ Akhir Konflik Internal Dalam Diri Otto ]
21
Chapter 21 [ Strategi Ultimate ]
22
Chapter 22 [ 'Fana' ]
23
Chapter 23 [ Tertangkap ]
24
Chapter 24 [ Melangkah maju ]
25
Chapter 25 [ Desa di bawah bendungan ]
26
Chapter 26 [ Penelusuran di terowongan ]
27
Chapter 27 [ Monster di terowongan ]
28
Chapter 28 [ Khasiat harta karun dunia ]
29
Chapter 29 [ Peperangan melawan pasukan WOOJIN ]
30
Chapter 30 [Peperangan melawan pasukan WOOJIN]
31
Chapter 31 [Pertemuan terakhir]
32
Chapter 32 [Kembali ke Magnumlia]
33
Chapter 33 [Pencurian hewan ternak]
34
Chapter 34 [Iblis Magnumlia]
35
Chapter 35 [Hukuman CEO]
36
Chapter 36 [Hari kematian Hakim Agung]
37
Chapter 37 [Istirahat sejenak]
38
Chapter 38 [Kebangkitan 4 Horsemen]
39
Chapter 39 [Kekuatan konspirasi terhebat]
40
Chapter 40 [Kemenangan telak]
41
Chapter 41 [Nocturna si Penguasa Malam]
42
Chapter 42 [Penguasa tertinggi ada di tangannya]
43
Chapter 43 [Dua target terakhir]
44
Chapter 44 < [Final] End of Story? >

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!