"Simpan saja semua kebencian itu, intinya sekarang kau mau apa?,"
"Apa kau mau balas dendam? ataukah mencari orang tuamu yang hilang?," tanya Mamat.
Awalnya aku berencana mencari ayah dan ibuku terlebih dahulu, tapi kelihatannya itu mustahil.
Sistem yang aku dapatkan tidak berguna dalam pertarungan langsung. Jika aku bergerak sembarangan aku mungkin akan langsung tertangkap oleh polisi. Tapi terus bersembunyi pun bukan pilihan yang baik, tidak ada jaminan para sipil tidak mengejarku hanya karena badai besar menerpa kota.
Setelah berpikir cukup lama dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang ada, aku malah jatuh pesimis.
"Aku tidak tahu harus bagaimana, aku ingin mencari orang tuaku tapi aku.. terlalu takut untuk melakukannya,"
Mamat tertawa geli,
dia menertawakan sifatku yang penakut. Aku menerka nerka apa yang dipikirkan Mamat.
Otto Night adalah pemuda yang pemberani namun sifatnya berubah jadi penakut setelah bebas dari penjara.
Pasti itu yang dia pikirkan.
"Kenapa harus takut?, kau hanya mencari ayah dan ibumu. Aku bisa menemanimu ke kantor polisi, kita berangkat hari ini setelah hujan reda. Oke, sahabatku."
Masalah sebenarnya lebih daripada itu. Sayang sekali aku tidak bisa memberitahu Mamat. Kalau dia tahu urusannya bisa runyam.
...- POV AUTHOR -...
Sekitar 7,5 kilometer dari lokasi Otto saat ini, para petugas sipil penjara tengah mengurus izin memasuki kota Magnumlia.
Kepala sipil ikut dalam perburuan Otto Night. Dia yang terkena dampak fitnah sebanyak dua kali mulai merasakan keanehan. Dia baru ingat Gaelus memiliki kelainan. Keadaan jadi semakin aneh saat bukti bukti perselingkuhan istrinya menghilang tanpa jejak. Meskipun begitu bekas amukannya masih terlihat di tubuh para tahanan yang terfitnah oleh hoax Sistem.
"Apa kalian pernah melihat tahanan ini? dia baru saja kabur dari penjara. Namanya Otto Night," tanya kepala sipil ke pasukan penjaga gerbang.
"Aku melihatnya..!!,"
Si sniper memberitahukan apa yang dilihatnya beberapa jam yang lalu. "Tahanan itu dijemput oleh seseorang yang tampaknya berasal dari masyarakat kelas menengah. Aku sempat memotret plat mobilnya."
Pasukan sipil bergegas ke kantor polisi terdekat untuk melacak plat mobil tersebut.
...- pov author berakhir -...
Sistem meninggalkanku dia bilang aku harus berjuang sendiri untuk menemukan orang tuaku, bahkan nasihat bijak nenekku dulu tidak bisa membujuknya. Sebelum berhenti bicara padaku Sistem menyuruhku untuk segera pergi dari rumah Mamat.
Tampaknya orang-orang itu sudah menemukan keberadaanku, aku harus mencari senjata sebelum pergi. "Mamat, kau pernah bilang padaku kalau kau membeli izin menyimpan senjata api. Dimana senjata itu, aku membutuhkannya untuk berjaga-jaga." Pintaku.
Mamat mengambil pistol model Anaconda 11 yang tersimpan di bawah ranjangnya. "Katakan terlebih dulu alasanmu membutuhkan pistol ini,"
Karena meladeni pertanyaannya akan memakan banyak waktu aku langsung menggunakan cara brutal. Mamat ku cekik dengan selimut sampai pingsan. Dengan begini dia tidak akan disalahkan karena membantuku.
Secara tidak langsung aku menulis skenario serta identitas baru.
Otto Night seorang narapidana yang kabur dari penjara melakukan tindak kekerasan pada teman sekolahnya. Bajingan ini menjadi berbahaya setelah merebut senjata api temannya.
Setelah itu aku meninggalkan Mamat dan keluarganya tanpa memberitahu mereka kalau Mamat pingsan di kamar.
Bagaimanapun caranya aku harus berjuang agar tidak tertangkap hari ini. Koran hoax ku tersisa 2, ini lebih dari cukup untuk mengatasi orang-orang yang mengejarku.
"Sistem bisakah aku membeli 100 koran hoax dalam satu hari?,"
[ Sistem ]
[ Bisa, harganya 20 juta, ]
"Bisakah aku menggadaikan barang barangku?,"
[ Sistem ]
[ Maksudmu barang-barangmu yang disita oleh bank?, bisa. Tapi harganya mungkin tidak mahal. ]
"Tidak masalah, aku butuh uang secepat mungkin, kalau tidak dengan mencuri yang menggadaikan barang. Pokoknya aku ingin balas dendam, titik."
Sistem memulai penggadaian barang-barang di kamarku. Seingatku ada beberapa barang yang berharga jutaan, contohnya pc, switch model lama, dan hp advan jadul yang collab dengan klub sepakbola ternama. Kalau semua itu digabungkan maka uang yang bisa aku dapatkan mungkin sekitar 20 - 40 juta.
[ Sistem ]
[ Kau yakin ingin menggadaikan ini?, ]
Sistem menunjukkan hp lama yang aku bilang tadi.
"Iya, kenapa?, apa tidak bisa?,"
[ Sistem ]
[ Bukannya tidak bisa, tetapi sayang kalau digadaikan. Saranku jual saja benda ini ke kolektor barang lama, dengan begitu uang yang kau dapatkan akan jauh lebih tinggi. ]
Sistem pun mengembalikan hp itu kepadaku. "Memangnya berapa harga yang kau tetapkan untuk hp advan ini?,"
[ Sistem ]
[ Kurang lebih 1 juta. Sistem menilai barang dari kualitasnya. Tanda tangan pesepak bola dunia tidak berharga. ]
"Aku mengerti. Hampir saja bandar rugi."
[ Sistem ]
[ Selamat! anda mendapatkan uang tunai sebesar 4 juta rupiah dari penggadaian barang-barang kamar anda, ]
"Tukarkan jadi 10 koran hoax. Hari ini juga aku akan memberantas kepala sipil dan anak buahnya!"
2 juta untuk 10 koran hoax, 2 juta lagi masuk ke dompet. Dengan 12 koran hoax aku yakin bisa mengalahkan mereka semua.
Sebelum itu aku mencari spot terbaik untuk bersembunyi sekaligus mengintai, akhirnya aku bersembunyi di dalam tempat sampah barang elektronik yang menimbun di samping Furhouse Mamat.
"Uhh.. aman tidak ya disini.. "
Tak lama kemudian datang 3 mobil jeep merah yang identik dengan mobil penjara. Seperti yang ku duga mereka tidak datang sendiri, mereka adalah jenis pasukan yang tidak pernah meremehkan lawan.
Mereka masuk ke Furhouse, nampaknya mereka sudah tahu hubunganku dengan Mamat. Sebelum terjadi hal buruk aku menyerang mereka lebih dulu dengan fitnah yang lebih keji dari pembunuhan.
Setelah menggunakan Sistem beberapa kali aku baru sadar kalau benda ini bisa ditulis menggunakan jari.
Fitnah keenam yang aku buat adalah, menggoreng kekerasan yang dilakukan oleh kepala sipil kepada tahanan!!!!
Sel kebodohan sudah ditembakkan ke kepala sipil sekarang saatnya penghancuran.
...- POV AUTHOR -...
Disaat yang sama seorang ibu mengunjungi anaknya di penjara hutan. Alangkah terkejutnya sang ibu saat melihat kondisi anaknya yang babak belur seperti habis dipukuli warga sekampung.
Tahanan itu menangis kepada ibunya mengadukan perlakuan kasar yang dilakukan kepala sipilnya yang mengawasinya.
Dengan cepat sang ibu menghubungi keluarga tahanan lain. Dengan kekuatan Sistem mereka bisa berkumpul dalam waktu yang sangat singkat dan on the way ke tempat kepala sipil berada saat ini. Dengan kekuatan Sistem juga mereka dapat berkendara secepat angin ke kota Magnumlia namun si sipil sudah keburu masuk ke Furhouse.
Otto tidak ingin terjadi kericuhan di dalam kediaman temannya apalagi setelah semua kebaikannya.
Otto pun memberanikan diri mencari jalan masuk lain guna memancing pria itu keluar dari kediaman Mamat. Dia berlari ke belakang Furhouse, tidak ada tangga untuk naik ke lantai 11, tapi ada sebuah tangga yang bisa digunakan milik Furhouse sebelah seberang.
Otto menggigit pistolnya lalu mengambil tangga tersebut lalu naik perlahan per lantai.
[ Sistem ]
[ Kalau seperti itu kau akan sampai setelah mereka pergi atau tertangkap saat naik ke atas. ]
Terdengar nada ejekan dalam perkataannya.
"Lihat saja, akan aku tunjukkan siapa yang lebih hebat."
Pasukan keluarga tahanan datang mengepung pasukan sipil penjara. Mereka berteriak, menghardik, serta memaki petugas dengan kata-kata kasar. Kepala sipil yang mendengar keributan itu pun bergegas turun kembali.
Disaat itulah Otto naik ke lantai 3 dan bersembunyi di ruang ventilasi. Bagaimana dia naik? Dengan melompat tentunya, tubuhnya sudah dimodifikasi menjadi cyborg, melompat tinggi bukanlah hal yang sulit. Hanya saja Otto masih belum menyadari hal itu.
Otto menunggu sambil mengokang pistolnya.
"Aku akan membunuh kepala sipil itu jika dia naik kembali. Setelah membunuhnya aku akan kabur dengan memanfaatkan 10 detik pembekuan dunia. Ide yang sangat brilian diriku."
Sistem yang melihat Otto bersembunyi seperti cicak merasa iba. Sistem pun memberikan Otto sebuah observer yang akan menunjukkan semua dampak berita hoax Hasan. Seperti cctv tapi bisa bergerak bebas kemanapun.
Observer tidak diberikan secara cuma cuma, item kuat selanjutnya akan ditarik kembali, dan pas sekali Hasan mendapatkan random item kuat di reward hoax keenam.
"Terima kasih untuk layar virtualnya, sekarang aku merasa memiliki sebuah Sistem."
[ Sistem ]
[ ... ]
Pengunjuk rasa diluar semakin ganas saat melihat kedatangan kepala sipil.
"Itu dia orang yang memukuli putra ku!, tangkap dia!!!!,"
Dalam sekejap situasi berbalik 180 derajat, yang memburu berubah menjadi buruan dan tertangkap lebih dulu.
...****...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 44 Episodes
Comments