Chapter 11 [ Konflik Internal ]

Secara keseluruhan Otto cukup pandai dalam merayu, dia paham betul apa yang harus dibahas saat berhadapan dengan orang baru. Tanpa bertindak terburu buru dia berhasil membuat Clara menceritakan kehidupan pribadinya sampai batas yang setidaknya diketahui oleh tetangga sebelah rumah Clara.

Menurut Otto Clara adalah wanita yang cocok menjadi target fitnahnya. Memang rencana yang kejam, Otto telah menjadi seorang villain demi mencapai tujuannya.

[ Sistem ]

[ Sebenarnya apa rencanamu terhadap wanita ini?, ]

"Sederhananya aku butuh pion untuk melarikan diri dari kejaran pasukan Magnumlia. Sebenarnya rencana awalku bukan seperti ini,"

"Pokoknya lihat saja nanti."

Otto meminta kertas dan pulpen lalu menulis mantra aneh di kertas tanpa sepengetahuan si maid. Kemudian kertas itu dia berikan kepada Clara untuk disimpan dan tidak boleh dibuka sampai Otto kembali untuk mengambilnya.

Alibinya kertas itu berisi surat cinta yang akan Otto berikan kepada tunangannya 6 hari dari sekarang. Itulah kebohongan yang dibuat Otto, dia mengaku sebagai warga Coral Aimer dan sedang bertengkar dengan tunangannya.

Clara pun menyanggupi permintaan itu, mereka bahkan membuat janji kelingking, nampaknya Clara mulai menyukai Otto dari perbincangan ini. Clara bahkan dengan suka rela memberikan nomor teleponnya pada Otto, dan berjanji akan menemui Otto lagi. Sungguh wanita yang malang.

Setelah itu Otto pergi dari barmaid dan mencari Vivi.

...- pov author berakhir -...

Aku sudah menyiapkan dua berita hoax seandainya pasukan Magnumlia menyergapku. Jika itu benar-benar terjadi aku punya waktu setidaknya 10 detik untuk melarikan diri saat countdown pertama dimulai.

Saat aku sampai ke rumahnya Vivi terlihat dua preman sedang berusaha melakukan sesuatu kepadanya.

Aku tidak cukup kuat untuk melawan dua preman berbadan besar, tidak cukup berani untuk memainkan trik bertarung, ayah mengajariku untuk tidak ikut campur urusan orang lain tapi wanita ini pernah membantuku satu kali. Beruntung aku memiliki pistol.

"Jangan ganggu dia..! Aku koboi di daerah sini..!!"

Ucapku sambil menembakkan pistol ke langit. Vivi/Vanessa segera berlari ke belakangku sementara dua preman tadi lari tunggang langgang. Kukira keras ternyata kertas.

"Siapa mereka tadi?"

"Mereka penagih hutang. Pemilik sirkus menggunakan nama kami untuk meminjam uang, namun alih alih membayar hutang tersebut pemilik sirkus malah menggunakan untuk membeli peralatan baru dan membuat kami terjerat hutang."

"Aku tidak memintamu menjelaskan masalah sirkus. Kau ingin aku melunasi hutangmu?,"

Vivi menjawab dengan terbata-bata.

"Kau orang yang baik, terlepas dari statusmu sebagai anggota masyarakat kalangan atas yang diskriminatif terhadap kalangan bawah. Aku... berharap bisa mengikutimu, tuan yang baik hati."

Wanita ini mencoba memperdayaku, Sistem mendukung untuk membawa Vivi ke hutan gelap.

"Baiklah aku akan membebaskanmu dari cengkeraman pemilik sirkus jahat itu. Tapi sebelum itu aku ingin kau mengumpulkan orang-orang sirkus yang sama sepertimu, aku juga akan membawa mereka."

Melihat pipi Vanessa memerah sepertinya aksiku tadi telah mencuri hatinya. Kami berpisah dan aku kembali ke sirkus untuk menemui si pemilik sirkus.

Ini agak terburu buru mengingat waktu cooldown Jumpy masih 20 jam lagi. Awalnya aku berencana menjalani quest ini dengan santai dan baru akan menyelesaikannya di hari ke 6 atau ke 7, tapi tidak disangka si sniper muncul di kota Coral Aimer, membuatku tidak tenang.

Perasaanku gundah semenjak saat itu. Aku kembali bersembunyi di tempat yang terpencil karena takut terjadi sesuatu.

[ Sistem ]

[ Kau selalu meragukan pilihanmu. Inilah yang membuatmu sulit untuk berkembang. ]

"Apa yang kau tahu tentangku? Aku bersembunyi bukan karena takut, hanya tak ingin terburu buru."

[ Sistem ]

[ Oh ya.. lalu kenapa kau ragu? Bukankah ragu sama dengan takut? ]

[ Apa ini karena kejadian di rumah Shira yang membuatmu trauma berat? ]

"Aku... tidak tahu,"

[ Sistem ]

[ Kalau kau masih takut, sebaiknya bersembunyi saja. Kalau perlu tidak usah bangkit lagi. ]

"Apa maksudmu sialan..!!,"

[ Sistem ]

[ Aku tidak sudi digunakan oleh bocah penakut sepertimu. Kau sudah berada di depan tenda pemilik sirkus namun bukannya masuk kau malah berbelok kesini, merenung memikirkan tindakanmu. Kenapa tekadmu selemah ini? ]

[ Tidak hanya itu, hatimu selalu bergetar ketakutan saat semuanya berjalan sesuai rencanamu. Ketahuilah aku terhubung dengan hatimu, karena itulah aku bisa mendengar kata-kata yang kau sembunyikan. ]

"Aku ini hanya anak kecil yang sedang dalam masa sulit...!!"

Mulutku tidak mampu lagi melanjutkan pertengkaran. Benar yang dikatakan Sistem, aku terlalu penakut.

Aku bisa mengambil keputusan dengan baik, meskipun rencanaku berjalan dengan sempurna seperti saat di kota Magnumlia, tapi jantungku berdetak sangat kencang setiap detiknya.

"Aku takut, karena aku melawan seluruh kota dan tidak ada apa-apa di tanganku selain kekuatan Sistem. Walaupun kekuatan yang kau berikan sangat hebat, aku masih merasa lemah,"

"Meskipun begitu aku tetap akan mengusahakan yang terbaik. Sistem, kaulah yang akan menanggung dosa dosa ku."

[ Sistem ]

[ ... ]

[ kalau keberanianmu sudah kembali segera bangkit dari pojokan itu! ]

[ Mari kuak misteri 'ritual misterius pemilik sirkus di hari senin'. Dengan begitu kepercayaan dirimu akan kembali. ]

Setelah diceramahi oleh Sistem akhirnya aku punya keberanian melanjutkan perjalanan. Aku tidak punya rencana, satu satunya rencanaku adalah berpura-pura tersesat saat bertemu orang di dalam sana.

Saat aku menarik tirai yang menutupi jalan masuk Vivi datang mencegahku, menarikku dengan seluruh kekuatannya.

"Jangan ganggu ritual tuan Hunger Bunny. Dia akan membunuhmu!,"

Ekspresi Vivi setelah mengatakan itu seolah membenarkan argumen tersebut.

"Aku tidak peduli. Mood ku sedang buruk setelah di roasting lemah oleh seseorang. Kau sudah mengumpulkan semua seperti yang aku suruh?,"

"Iya, ayo ikut aku."

Vivi menarik tanganku, dia pasti berusaha menjauhkanku dari tenda sirkus yang tertutup. Karena terlalu penasaran aku pun membuka tenda itu, dan terlihat... tidak ada siapapun di dalamnya.

Suara si Hunger Bunny datang dari belakangku. Vivi ketakutan seperti sedang melihat hantu.

"Kau sukarelawan yang penakut itu kan? Ada apa kesini?," tanya Hunger Bunny. Pria ini tetap tidak melepaskan topeng kelincinya.

"Tuan Hunger Bunny, apa benar kau memperbudak karyawanmu dengan bantuan seorang rentenir?,"

"Apa Mockingbird yang memberitahumu hal itu?,"

"Mockingbird adalah namaku... Vanessa Mockingbird, maaf aku berbohong tuan Lincord."

"Sepertinya kau tidak mau menjawab pertanyaanku. Kau dari kalangan apa Hunger Bunny."

Hunger Bunny terdiam, itu adalah salah satu pertanyaan sakral yang tidak bisa dijawab dengan kebohongan.

"Atas. Kau juga kan, tapi aku tidak pernah melihat wajahmu di klub kalangan atas kota Coral Aimer. Siapa kau sebenarnya?,"

Aku yang saat itu tidak mengetahui kemampuan yang dimiliki Hunger Bunny dengan tenang menjawab pertanyaannya.

Setelah itu tubuhku mati rasa seperti tertembak jarum bius dosis tinggi.

"Kau menjawab kota asalmu dengan asal asalan makanya terkena seranganku."

Tubuhku tidak mau bergerak, aku berusaha minta bantuan Sistem tapi dia berkata aku harus menyelesaikan masalahku sendiri.

"Tuan Lincord..!! apa yang terjadi padamu..?"

Vivi terkena setrum saat menyentuh bajuku,

"Apa.. yang.. kau lakukan... pada kami.. Hah!!,"

"Kau diserang oleh alat pendeteksi kebohonganku. Alat itu adalah topeng ini, yang mengirimkan arus listrik saat orang yang berbicara denganku tidak berkata bohong."

"Mulai saat ini kau akan menjawab semua pertanyaanku,"

Entah apa yang terjadi, aku pingsan setelahnya. 

Saat bangun aku menemukan diriku terjebak dalam ruangan yang terbuat dari tanah liat. Vivi di rantai di sebelahku, vibes tempat ini bagai rumah jagal di film psikopat. Aku segera melepas rantai yang menjerat tubuhku dengan hoax.

Sekarang koran hoax ku tinggal 11. Aku bisa mengetahui betapa lama aku pingsan dari waktu cooldown Jumpy yang masih 7 jam lagi. Selama 13 jam tidak sadarkan diri pakaianku sudah diganti menjadi pakaian tahanan. 

[ Selamat datang Otto Night, kau sekarang berada di penjara bawah tanah kota Coral Aimer. Kami sudah menyelidiki dirimu, kau penjahat keji dari kota Magnumlia. Duduklah dengan tenang jika tidak ingin petugas kami bertindak kasar. ]

Perlakuan mereka terhadap penjahat jauh lebih buruk dari oknum di hutan gelap Magnumlia. Tidak salah ucapan nenekku dahulu, disaat manusia semakin maju dalam bidang teknologi, maka moral dan sopan santun akan semakin merosot.

Aku bisa menulis hoax dengan tangan terikat, tapi sebelum itu. "psst.. Vivi..!! Kau masih hidup kan, aku akan kabur dari sini, apa kau ikut?"

...****...

Episodes
1 Chapter 1 [ Pengkhianatan yang menyakitkan ]
2 Chapter 2 [ Sistem Yang Jahat ]
3 Chapter 3 [ Menanam benih kekacauan ]
4 Chapter 4 [ Menyembunyikan diri ]
5 Chapter 5 [ Buruan yang memburu pemburu ]
6 Chapter 6 [ Tujuan Sistem memilihku ]
7 Chapter 7 [ Quest pertama ]
8 Chapter 8 [ Balas dendam pertama sukses ]
9 Chapter 9 [ Karnaval Coral Aimer ]
10 Chapter 10 [ Berkeliaran di kota musuh ]
11 Chapter 11 [ Konflik Internal ]
12 Chapter 12 [ Minta Harem ]
13 Chapter 13 [ Bibit perang saudara ]
14 Chapter 14 [ Pengejaran ke hutan gelap kelam ]
15 Chapter 15 [ Akhir pengejaran ] < Saga Kegilaan End >
16 Chapter 16 [ Perjalanan ke kota Sky Road ]
17 Chapter 17 [ Konsumsi publik ]
18 Chapter 18 [ Keretakan hubungan ]
19 Chapter 19 [ Sky Road ]
20 Chapter 20 [ Akhir Konflik Internal Dalam Diri Otto ]
21 Chapter 21 [ Strategi Ultimate ]
22 Chapter 22 [ 'Fana' ]
23 Chapter 23 [ Tertangkap ]
24 Chapter 24 [ Melangkah maju ]
25 Chapter 25 [ Desa di bawah bendungan ]
26 Chapter 26 [ Penelusuran di terowongan ]
27 Chapter 27 [ Monster di terowongan ]
28 Chapter 28 [ Khasiat harta karun dunia ]
29 Chapter 29 [ Peperangan melawan pasukan WOOJIN ]
30 Chapter 30 [Peperangan melawan pasukan WOOJIN]
31 Chapter 31 [Pertemuan terakhir]
32 Chapter 32 [Kembali ke Magnumlia]
33 Chapter 33 [Pencurian hewan ternak]
34 Chapter 34 [Iblis Magnumlia]
35 Chapter 35 [Hukuman CEO]
36 Chapter 36 [Hari kematian Hakim Agung]
37 Chapter 37 [Istirahat sejenak]
38 Chapter 38 [Kebangkitan 4 Horsemen]
39 Chapter 39 [Kekuatan konspirasi terhebat]
40 Chapter 40 [Kemenangan telak]
41 Chapter 41 [Nocturna si Penguasa Malam]
42 Chapter 42 [Penguasa tertinggi ada di tangannya]
43 Chapter 43 [Dua target terakhir]
44 Chapter 44 < [Final] End of Story? >
Episodes

Updated 44 Episodes

1
Chapter 1 [ Pengkhianatan yang menyakitkan ]
2
Chapter 2 [ Sistem Yang Jahat ]
3
Chapter 3 [ Menanam benih kekacauan ]
4
Chapter 4 [ Menyembunyikan diri ]
5
Chapter 5 [ Buruan yang memburu pemburu ]
6
Chapter 6 [ Tujuan Sistem memilihku ]
7
Chapter 7 [ Quest pertama ]
8
Chapter 8 [ Balas dendam pertama sukses ]
9
Chapter 9 [ Karnaval Coral Aimer ]
10
Chapter 10 [ Berkeliaran di kota musuh ]
11
Chapter 11 [ Konflik Internal ]
12
Chapter 12 [ Minta Harem ]
13
Chapter 13 [ Bibit perang saudara ]
14
Chapter 14 [ Pengejaran ke hutan gelap kelam ]
15
Chapter 15 [ Akhir pengejaran ] < Saga Kegilaan End >
16
Chapter 16 [ Perjalanan ke kota Sky Road ]
17
Chapter 17 [ Konsumsi publik ]
18
Chapter 18 [ Keretakan hubungan ]
19
Chapter 19 [ Sky Road ]
20
Chapter 20 [ Akhir Konflik Internal Dalam Diri Otto ]
21
Chapter 21 [ Strategi Ultimate ]
22
Chapter 22 [ 'Fana' ]
23
Chapter 23 [ Tertangkap ]
24
Chapter 24 [ Melangkah maju ]
25
Chapter 25 [ Desa di bawah bendungan ]
26
Chapter 26 [ Penelusuran di terowongan ]
27
Chapter 27 [ Monster di terowongan ]
28
Chapter 28 [ Khasiat harta karun dunia ]
29
Chapter 29 [ Peperangan melawan pasukan WOOJIN ]
30
Chapter 30 [Peperangan melawan pasukan WOOJIN]
31
Chapter 31 [Pertemuan terakhir]
32
Chapter 32 [Kembali ke Magnumlia]
33
Chapter 33 [Pencurian hewan ternak]
34
Chapter 34 [Iblis Magnumlia]
35
Chapter 35 [Hukuman CEO]
36
Chapter 36 [Hari kematian Hakim Agung]
37
Chapter 37 [Istirahat sejenak]
38
Chapter 38 [Kebangkitan 4 Horsemen]
39
Chapter 39 [Kekuatan konspirasi terhebat]
40
Chapter 40 [Kemenangan telak]
41
Chapter 41 [Nocturna si Penguasa Malam]
42
Chapter 42 [Penguasa tertinggi ada di tangannya]
43
Chapter 43 [Dua target terakhir]
44
Chapter 44 < [Final] End of Story? >

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!