Chapter 15 [ Akhir pengejaran ] < Saga Kegilaan End >

Peri menghabisi gelombang pertama dari pasukan Magnumlia, dengan begini Otto da Vanessa bisa menghemat tenaga serta amunisi mereka.

Otto menulis sebuah hoax untuk mendapatkan freeze world 10 detik nya.

Gelombang kedua yang berjumlah 40 orang masuk ke hutan. Mereka menyerang secara defensif dengan tameng di depan mereka. Otto mengawasi dari jauh, belum saatnya bagi Vanessa untuk menembak. Mereka masih menggantungkan serangan pada si peri.

Sama seperti sebelumnya pasukan ini pun dihabisi dengan sangat mudah. Baek Hangang yang mengetahui kematian prajuritnya menahan gelombang serangan berikutnya. Kali ini Baek Hangang menggunakan strategi pengumpan.

Dia masuk ke hutan dengan ditemani 5 tentara yang melindungi dengan tameng dari segala sisi. Dengan begitu si penyerang misterius tidak akan bisa melukainya.

Lalu saat si peri menyerang dari arah samping Hangang terkejut melihat penampakan wanita itu.

Hangang menembakkan senjatanya ke si peri. Senjata yang berjenis kaliber 12 itu memiliki fitur pencari panas, namun peluru canggih pun tidak dapat menghabisi si peri yang tubuhnya terbuat dari asap.

Baek Hangang dan pasukannya pun mundur. Di tenda kolonel dia memikirkan cara memasuki hutan yang nampaknya dijaga oleh makhluk halus itu.

Berbanding terbalik dengan penampilannya dan pembawaannya yang tenang. Di dalam hatinya Baek Hangang tidak segan untuk melakukan tindakan kasar dengan mengalahkan musuh, dia memerintahkan pasukannya yang menaiki helikopter untuk menjatuhkan asap beracun ke hutan.

Asap beracun pun dijatuhkan, bagaikan air mancur asap itu berkumpul kemudian tersebar tertiup angin.

Otto segera melarikan diri dari kawasan itu, namun di tengah jalan dia kaget karena bertemu dengan pria pesulap dari sirkus.

"Sialan! Seharusnya kau menjaga yang lainnya, dasar orang dewasa tidak bertanggung jawab!"

"Apa masalahmu tuan Lincord? Aku kemari untuk mencari angin, aku tidak tahan berada di dekat orang-orang sirkus karena mereka suka merokok." tutur si pesulap di kala Otto panik.

"Kau akan lebih suka aroma rokok daripada asap beracun yang ditaburkan di kawasan itu?." ucap Otto sembari memberikan sinyal pada Vanessa yang sedang berada di atas bukit.

Caranya Otto memantulkan cahaya bulan ke Vanessa yang berada di atas gunung. Dengan begitu Vanessa akan bersiap siap menembak terlepas dari waktunya yang tinggal 20 menit. Kemampuan wonder woman kemarin hanya dapat digunakan selama 12 menit, sedangkan kemampuan sniper mendapatkan jatah waktu selama 1 jam.

Vanessa menarik nafas dalam dalam lalu memasukkan penglihatan ke dalam scoop. Scoop dari senjata yang dibeli dari Sistem dapat menembus materi seperti asap dan kabut sehingga sangat berguna dalam pertempuran.

[ Sistem ]

[ Gelombang ketiga datang, musuh menggunakan masker gas ]

"Ayo serang mereka Vanessa..!" Gumam Otto sambil terus menatap ke arah tebing tempat Vanessa berada.

Menurut Sistem Vanessa terlalu takut untuk melakukannya, mirip seperti Otto dulu. Otto menarik rambutnya dengan jengah, perinya sudah pergi duluan ke barikade musuh, kalau seperti ini pemenang adalah yang paling lama bertahan dari serangan yang membabi buta.

Di tendanya Baek Hangang bersiap untuk kembali ke medan perang setelah minum beberapa butir obat pereda nyeri dan stress. Saat membuka pintu tenda dirinya terkejut melihat beberapa prajurit yang berjaga bergelimpangan dengan leher tergor*k.

Lalu dengan instingnya Baek Hangang berhasil menghindari serangan peri yang melompat dari atas tenda.

Melihat si peri bisa berdiri di atas tenda yang rapuh Baek Hangang pun menyimpulkan kalau wanita yang mereka hadapi benar-benar sosok makhluk halus. Dan keanehan yang dia alami di hutan sebelumnya bukan khayalan yang mengharuskannya minum obat.

Disaat dua pemimpin pasukan terdesak, langkah yang akan mereka ambil akan mempertemukan mereka di tengah tengah.

Peri tidak bisa diserang dengan teknologi, dia mahkluk tak asing yang belum teridentifikasi oleh manusia. Baek Hangang pun membawa pasukannya yang tersisa masuk ke dalam kabut untuk mencari pimpinan musuh.

Sedangkan Otto yang dikejar oleh 10 tentara mulai berani melangkah maju saat freeze world 10 detik dimulai. Dia berhasil membunuh 4 orang dengan menusuk jantung mereka di waktu yang terhenti lalu mencuri senjata salah satu tentara.

Saat dunia kembali seperti semula para tentara ini jadi bertengkar sendiri karena efek hoax yang ditulis Otto. Di tengah konflik yang semakin memanas Vanessa muncul sebagai pahlawan dengan menembaki mereka dari atas bukit.

Vanessa dapat menembak dua orang sekaligus dalam satu detik. Lalu Otto menembaki dari arah belakang. Berkat kerjasama mereka tentara yang mengejar Otto berhasil di atasi.

[ Sistem ]

[ Kau berada di dekat pemimpin musuh sekarang. ]

Otto membaca peringatan itu dan mulai bergerak dengan hati-hati. Keberadaan Sistem di sana seperti the watcher yang dapat ikut campur kapan saja tanpa bisa dilukai.

Sistem tidak memberikan lagi setelah itu. Naas, Baek Hangang memiliki senjata pencari panas, dengan barang itu dia bisa melihat seseorang yang bukan tentara yaitu Otto sedang berjalan pelan di depannya.

Hangang menembakkan senjata lainnya yang bertipe shotgun. Otto pun tertembak di tangan kirinya sampai membuat tangannya itu putus.

Otto terjatuh di hadapan Hangang, Vanessa berusaha menembak Hangang namun posisinya malah diketahui oleh Hangang karena Otto yang terus menatap ke arah bukit.

Vanessa pun dihujani dengan tembakan, dia berusaha sekuat tenaga untuk menjadi berani, namun tetap saja keberanian tidak datang semudah itu hanya karena kita menginginkannya. Kadang semakin kita mencoba untuk berani justru kita akan semakin takut.

Otto tertangkap oleh Hangang dan kelompok defensifnya.

"Aku tahu kau lah pelakunya. Meskipun puzzle yang tersusun terasa tidak masuk akal, namun kau selalu ada dalam rentetan kejadian itu." Hangang ingin memborgol Otto.

Namun tak lama kemudian si peri datang dan menerbangkan anak buah Hangang dengan kekuatan fisiknya. Hangang pun kaget saat melihat Otto yang tadi berada di bawah kakinya kini sudah menghilang.

Otto menciptakan hoax ketiga dalam pertempuran ini yang membuat Hangang memikirkan anak buahnya yang gugur karena strateginya. Dari sudut pandangnya tidak terlihat Otto bangkit dengan sekuat tenaga saat freeze world terjadi.

Dengan tenaga yang tersisa, Otto keluar dari balik pohon besar lalu menembaki Hangang secara membabi buta menggunakan senapan anak buahnya.

Dengan keberhasilan Otto membunuh Baek Hangang, Otto dan Vanessa pun keluar sebagai pemenang dalam pertempuran ini.

Otto bersyukur Hangang menembak lengan kirinya, karena dengan begitu Otto dapat menahan kesadarannya yang hampir hilang akibat menghirup asap beracun.

"Tuan... apa anda akan baik-baik saja?," tanya peri dengan suara bergetar, dia takut sang tuan tidak bisa bertahan.

"Aku, harus... segera kembali ke permukiman sirkus.. segera antar ak... "

Otto pingsan dan dirinya digotong oleh Vanessa.

...***...

...***...

2 hari kemudian, Otto sadar dari komanya. Tidak perlu peralatan modern untuk merawat orang yang sakit adalah prinsip dokter yang merawat Otto.

Otto sedih melihat lengan kirinya yang sudah tidak ada, entah jatuh dimana saat pertempuran. Si peri juga ada disana. Dia menjenguk dari luar jendela seperti hantu.

"Apa yang terjadi pada pasukan Magnumlia dan Coral Aimer?" Tanya Otto pada Vanessa.

"Mereka mundur. Pasukan yang kita hadapi 2 hari yang lalu baru setengah dari keseluruhan pasukan yang ada."

"Sebelum mereka datang kita harus meninggalkan tempat ini."

Mendengar itu Otto memanggil si peri hutan. Peri hitam itu dia beri nama Veronica.

"Veronica, pergilah ke kawasan pemburu, ajak mereka bekerja sama menghadapi pasukan dari kota Coral Aimer. Beritahu aku kalau mereka setuju untuk membantu. Kalau tidak juga beritahu aku."

Si peri pergi. Mengetahui Vanessa juga terluka, Otto meminta Vanessa berbaring di tempat tidurnya yang empuk. Awalnya Vanessa tidak mau karena tempat tidur itu milik Otto, si penyelamat hidupnya.

Otto segera menunjukkan 3 item yang dia dapatkan sebagai hadiah dari 3 hoax yang dia buat.

< Item biasa [ Penjahit luka otomatis ] >

• Penjelasan: Tempelkan jarum dan benang ke luka anda, ia akan menjahit luka itu dengan sangat cepat.

Cooldown: 4 jam

< Item biasa [ Ular penetral racun ] >

• Penjelasan: Pencet kepala ular lalu tunggu anti toksin keluar dari mulutnya. 

Cooldown: 10 jam

< Item biasa [ Kekuatan x3, Kecepatan x3, IQ x6, Battle IQ x6, Regenerasi x10 ] >

• Penjelasan : Dapat meningkatkan kekuatan + kecepatan + IQ + Battle IQ + Regenerasi. Anda akan menjadi seorang prajurit super selama 1 hari. 

Cooldown: Item ini bersifat sekali pakai. Efeknya dapat ditunda dan digunakan lain waktu selama 24 jam belum berakhir.

Otto memberikan boost itu kepada Vanessa, menjadikan manusia super dan mengangkatnya sebagai tangan kanannya. Setelah itu Otto berjanji akan mengabulkan semua permintaan Vanessa kalau tujuannya menghancurkan kota Magnumlia sukses.

...****...

Episodes
1 Chapter 1 [ Pengkhianatan yang menyakitkan ]
2 Chapter 2 [ Sistem Yang Jahat ]
3 Chapter 3 [ Menanam benih kekacauan ]
4 Chapter 4 [ Menyembunyikan diri ]
5 Chapter 5 [ Buruan yang memburu pemburu ]
6 Chapter 6 [ Tujuan Sistem memilihku ]
7 Chapter 7 [ Quest pertama ]
8 Chapter 8 [ Balas dendam pertama sukses ]
9 Chapter 9 [ Karnaval Coral Aimer ]
10 Chapter 10 [ Berkeliaran di kota musuh ]
11 Chapter 11 [ Konflik Internal ]
12 Chapter 12 [ Minta Harem ]
13 Chapter 13 [ Bibit perang saudara ]
14 Chapter 14 [ Pengejaran ke hutan gelap kelam ]
15 Chapter 15 [ Akhir pengejaran ] < Saga Kegilaan End >
16 Chapter 16 [ Perjalanan ke kota Sky Road ]
17 Chapter 17 [ Konsumsi publik ]
18 Chapter 18 [ Keretakan hubungan ]
19 Chapter 19 [ Sky Road ]
20 Chapter 20 [ Akhir Konflik Internal Dalam Diri Otto ]
21 Chapter 21 [ Strategi Ultimate ]
22 Chapter 22 [ 'Fana' ]
23 Chapter 23 [ Tertangkap ]
24 Chapter 24 [ Melangkah maju ]
25 Chapter 25 [ Desa di bawah bendungan ]
26 Chapter 26 [ Penelusuran di terowongan ]
27 Chapter 27 [ Monster di terowongan ]
28 Chapter 28 [ Khasiat harta karun dunia ]
29 Chapter 29 [ Peperangan melawan pasukan WOOJIN ]
30 Chapter 30 [Peperangan melawan pasukan WOOJIN]
31 Chapter 31 [Pertemuan terakhir]
32 Chapter 32 [Kembali ke Magnumlia]
33 Chapter 33 [Pencurian hewan ternak]
34 Chapter 34 [Iblis Magnumlia]
35 Chapter 35 [Hukuman CEO]
36 Chapter 36 [Hari kematian Hakim Agung]
37 Chapter 37 [Istirahat sejenak]
38 Chapter 38 [Kebangkitan 4 Horsemen]
39 Chapter 39 [Kekuatan konspirasi terhebat]
40 Chapter 40 [Kemenangan telak]
41 Chapter 41 [Nocturna si Penguasa Malam]
42 Chapter 42 [Penguasa tertinggi ada di tangannya]
43 Chapter 43 [Dua target terakhir]
44 Chapter 44 < [Final] End of Story? >
Episodes

Updated 44 Episodes

1
Chapter 1 [ Pengkhianatan yang menyakitkan ]
2
Chapter 2 [ Sistem Yang Jahat ]
3
Chapter 3 [ Menanam benih kekacauan ]
4
Chapter 4 [ Menyembunyikan diri ]
5
Chapter 5 [ Buruan yang memburu pemburu ]
6
Chapter 6 [ Tujuan Sistem memilihku ]
7
Chapter 7 [ Quest pertama ]
8
Chapter 8 [ Balas dendam pertama sukses ]
9
Chapter 9 [ Karnaval Coral Aimer ]
10
Chapter 10 [ Berkeliaran di kota musuh ]
11
Chapter 11 [ Konflik Internal ]
12
Chapter 12 [ Minta Harem ]
13
Chapter 13 [ Bibit perang saudara ]
14
Chapter 14 [ Pengejaran ke hutan gelap kelam ]
15
Chapter 15 [ Akhir pengejaran ] < Saga Kegilaan End >
16
Chapter 16 [ Perjalanan ke kota Sky Road ]
17
Chapter 17 [ Konsumsi publik ]
18
Chapter 18 [ Keretakan hubungan ]
19
Chapter 19 [ Sky Road ]
20
Chapter 20 [ Akhir Konflik Internal Dalam Diri Otto ]
21
Chapter 21 [ Strategi Ultimate ]
22
Chapter 22 [ 'Fana' ]
23
Chapter 23 [ Tertangkap ]
24
Chapter 24 [ Melangkah maju ]
25
Chapter 25 [ Desa di bawah bendungan ]
26
Chapter 26 [ Penelusuran di terowongan ]
27
Chapter 27 [ Monster di terowongan ]
28
Chapter 28 [ Khasiat harta karun dunia ]
29
Chapter 29 [ Peperangan melawan pasukan WOOJIN ]
30
Chapter 30 [Peperangan melawan pasukan WOOJIN]
31
Chapter 31 [Pertemuan terakhir]
32
Chapter 32 [Kembali ke Magnumlia]
33
Chapter 33 [Pencurian hewan ternak]
34
Chapter 34 [Iblis Magnumlia]
35
Chapter 35 [Hukuman CEO]
36
Chapter 36 [Hari kematian Hakim Agung]
37
Chapter 37 [Istirahat sejenak]
38
Chapter 38 [Kebangkitan 4 Horsemen]
39
Chapter 39 [Kekuatan konspirasi terhebat]
40
Chapter 40 [Kemenangan telak]
41
Chapter 41 [Nocturna si Penguasa Malam]
42
Chapter 42 [Penguasa tertinggi ada di tangannya]
43
Chapter 43 [Dua target terakhir]
44
Chapter 44 < [Final] End of Story? >

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!