Patriak Yan menyadari kesalahannya, bagaimanapun juga ia
berfirasat bahwa informasi dari Zhen Li sangat bermanfaat baginya. Sebab itulah
ia menurunkan egonya lalu tidak lagi memaksa grand elder Zhen Li.
“Patriak Yan, saya akan memberitahukan anda informasi
penting ini namun sebagai gantinya beri aku satu senjata roh ranah Qi sejati
yang kau miliki” Zhen Li mengatakan dengan tenang setelah melihat Patriak Yan
mundur.
“Baiklah saya akan memberimu satu namun kau harus berjanji
untuk memberikan informasi yang setara dengan itu. Jika informasi yang saya
dapatkan nantinya tidak memuaskan maka walaupun saya terluka parah, membunuhmu
tetap akan terjadi” tegas Yan Gizau.
Melihat ketegasan Yan Gizau membuat grand elder Zhen Li
memucat, namun setelah dipikir kembali antara nyawa dan senjata impiannya
membuat ia segera menenangkan pikirannya dan bersikap tenang.
“Patriak Yan, kau tahu Zhen Yuan telah kembali bukan? Lalu
apa kau tidak mencurigainya, maksudku apa mungkin seorang ranah Qi sejati
rendah dapat selamat dari insiden yang kita rencanakan dengan sempurna?”
Mendengar ucapan Zhen Li, Patriak Yan mengerutkan keningnya.
Ia kurang lebih mencurigai Zhen Yuan. Namun sampai saat ini informasi mengenai
anak itu sangat minim seolah tertutup. Yan Gizau mengetahui bahwa Zhen Shi
berusaha untuk menutupi informasi anaknya itu.
“Jadi menurutmu ada yang aneh dengan anak itu?” mendengar
pertanyaan ragu- ragu Yan Gizau tidak membuat Zhen Li tergesah- gesah. Ia ingin
menjelaskan kepada patriak Yan perlahan, bagaimanapun ia juga memiliki perasaan
senang melihat ekspresi patriak Yan.
‘Hahaha, saya ingin melihat apakah pak tua ini akan tetap
memiliki ekspresi seperti itu ketika mendengar peningkatan kekuatan anak itu?’
hati Zhen Li cukup terketup geli membayangkan hal tersebut. Bagaimanapun juga
ia masih memiliki nilai sentimental dengan keluarganya dan beberapa permusuhan
dengan keluarga Yan.
Menurutnya Zhen Shi yang bertanggung jawab atas semua ini,
jika ia tidak mengambil haknya sebagai patriak keluarga mungkin Zhen Li tidak
akan menurunkan harga dirinya untuk membungkuk pada keluarga Yan.
“Patriak Yan, dengarkan baik-baik. Menurut anak buah saya,
Zhen Shi baru saja mengadakan pesta kecil dirumahnya. Tujuan dari pesta
tersebut adalah merayakan kepulangan Zhen Yuan dan juga peningkatan
kekuatannya.”
“Peningkatan kekuatan? Apa maksudmu?” Patriak Yan mulai
merasa waspada, begitu ia mendengar peningkatan kekuatan musuhnya maka ia
dijamin tidak akan bisa tenang semalaman. Yang ia khawatirkan adalah Zhen Shi
memiliki peningkatan menyusulnya maka ketika hal itu terjadi maka herarki
keluarga Yan akan tergantikan.
“Patriak Yan, sebenarnya...” Zhen Li mulai menceritakan
semuanya pada Patriak Yan apa yang ia ketahui mengenai Zhen Yuan dari anak
buahnya. Mulai dari peningkatan Zhen Yuan secara mengejutkan setelah beberapa
bulan kembali ia akhirnya menerobos menjadi salah satu dari sekian kultivator
ranah Qi sejati tengah.
Ekspresi patriak Yan seketika menegang, ia seolah tidak bisa
berkata- kata untuk beberapa saat. Apa yang tidak mungkin ia pikirkan adalah
Zhen Yuan mampu menerobos pada usia dibawah lima belas tahun atau lebih
tepatnya pada umur sepuluh tahun lebih beberapa bulan.
‘Apa ini? mustahil!’
‘Surga tidak adil, mengapa keluarga Zhen mendapatkan rahmat
seperti itu?’
Suara- suara dari hati dan pikiran buruk Patriak Yan
memenuhi pikirannya. Ia tidak lagi bisa berpikiran positif dan hanya di penuhi
oleh pikiran negatif. Wajah dari Yan Gizau berubah menjadi lebih gelap dari
sebelumnya.
Sejak hari itu ia memutuskan untuk bertindak dengan serius
pada keluarga Zhen. Ia tidak akan membuat Zhen Yuan tumbuh menjadi lebih kuat.
Ia yakin dengan bakatnya yang mengerikan, tidak mustahil baginya untuk dapat
dengan cepat menyusul kekuatannya saat ini dalam beberapa tahun atau dekade.
Pada saat itu, ia tidak akan memiliki jaminan bahwa keluarga
Zhen akan tetap berdiam diri dan tidak berusaha untuk membalas perbuatan buruk
keluarga Yan kepada mereka. Patriak Yan saat itu pastinya akan merasa kecewa
dan menyesal.
Ia harus membunuh Zhen Yuan apapun yang terjadi. Menurutnya
Zhen Yuan saat ini telah menjadi duri dalam daging yang harus ia angkat dan
singkirkan.
‘Betapa bodohnya Zhen Li tua itu, ia rela menukarkan
informasi penting seperti ini hanya untuk sebuah alat ranah Qi sejati. Beruntungnya
Zhen Shi memiliki masalah dan permusuhan dengannya, jika tidak maka akan
terlambat bagi saya untuk bergera kedepannya.’
Seketika hatinya menjadi lega yang awalnya ia masih merasa
berat untuk melepaskan salah satu senjata koleksinya untuk Zhen Li namun
sekarang ia sepertinya rela melepaskan dua hingga tiga senjata kepada Zhen Li
tanpa berkedip.
Jika saja Zhen Li mengetahui pikiran dari Patriak Yan
mungkin ia akan jatuh pingsan dan menyesali keputusannya. Namun tidak ada obat
dari penyesalan, beberapa waktu kemudian Zhen Li menyadari bahwa dirinya telah
sangat egois memilih pilihan untuk berbuat buruk pada keluarganya sendiri.
Selepas dari itu, Zhen Li pamit pulang setelah menerima
sebuah pedang berwarna biru dengan ganggang berwarna lebih mudah. Aura yang
terpancar dari pedang tersebut sangat kuat hingga mampu membuat dirinya mendapatkan
beberapa peningkatan kekuatan.
~~
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 473 Episodes
Comments
Entis Sutisna
Lanjuuuut...💪💪
2024-05-16
0
shadow life
ya
2023-11-26
0
Prefix13
Ggwp
2023-02-22
0