“Kerajaan Langit Suci!” ia mengepalkan tangannya, menanamkan
niat yang kuat didalam hatinya.
Ia sangat berharap bahwa nasibnya akan dapat membawa dirinya
kembali pada puncak kejayaannya. Namun sedikit keraguan berhasil
mempengaruhinya ketika mengetahui bahwa ia saat ini berada pada sebuah desa
kecil yang tidak diketahui ada dimana.
Terlebih desa tersebut sangat lemah dengan roh dan qi yang
tipis berkeliaran di udara. Bagi seorang dewa seperti Zhen Yuan, tentu sangat
terpengaruh dengan kondisi tersebut. Hal ini sudah sangat mengganggunya ketika
hal mengenai kekuatannya yang bahkan hanya berada pada ranah Qi sejati tengah.
Kekuatan tersebut sangatlah tidak berarti dihadapan para
petinggi kerajaan Langit Suci sewaktu dulu. Bahkan dirinya yang terkenal
bijaksana juga tidak menolehkan pandangannya pada seorang kultivator lemah
Ranah Qi sejati.
Kekecewaan tidak dapat Zhen Yuan sembunyikan dibalik
senyumannya. Ia telah berhasil mengelilingi desa Cenglou bersama dengan Liu dan
hasil tersebut membuatnya sangat tidak puas. Ia kini menyadari bahwa desa
Cenglou sangatlah kecil saat ini.
Itu bahkan tidak dapat dikatakan sebagai halaman rumah untuk
seorang dewa pelayan di kerajaan Langit Suci. Ukurannya sangat kecil sebesar
seperlima dari petak halaman rumah dewa pelayan milik Xiao Yuan dahulu.
Namun bagaimanapun juga desa Cenglou merupakan salah satu
desa terbesar yang berada disana. itu dikelilingi oleh tiga desa besar lainnya,
salah satu yang paling terkenal diantara ketiganya di sebut desa Huli.
“Tuan muda, langit telah sedikit merah di barat. Kita
seharusnya segera kembali!” Liu mulai gelisah ketika memikirkan keluarga Zhen
juga mengundangnya untuk menghadiri acara kecil tersebut. Sebab itu ia tidak
pernah bosan untuk mengingatkan Zhen Yuan untuk kembali.
“Kau sepertinya sudah sangat kelaparan? Baiklah, kita akan
kembali. Lagipula lukamu belum sepenuhnya saya obati” keduanya berjalan kembali
menuju kediaman Zhen
~~
Disisi lain desa Cenglou, tepatnya retret keluarga Yan. Dua
orang bocah berusia sebelas dan dua belas tahun berlari begitu cepat memasuki
ruangan patriak keluarga Yan. Mereka memancarkan ketakutan yang sangat mendalam
juga syok yang sangat hebat membuat patriak mereka sedikit keheranan.
Mereka berdua tidak lain adalah Yan Yocai dan Yan Niau.
Mereka baru saja melihat monster Zhen Yuan dan hampir saja disiksa oleh anak
itu.
“Tetua Yan Men, tetua Yan Yu, kau lihat kedua anakmu ini?
mereka terlihat begitu ketakutan dan dengan kurang ajar masuk kemari” ucap
patriak keluarga Yan dengan sedikit kejam dan sinis. Ia menatap kedua tetua
yang tengah berdiri di sebelahnya dengan wajah yang muram.
“Ada apa Niaer, ceritakan pada ayahmu ini? siapa yang berani
mengancammu hingga kau takut seperti ini? Apa Hu Ming kecil itu? atau salah
satu tetua Zhen ********?” tetua Yan Yu mengambil inisiatif untuk bertanya
pertama.
“Ayah , itu bukan mereka” jawab Yan Niau lemah.
“Lalu siapa? Tidak mungkin kan anak- anak desa yang seumuran
denganmu dapat menggertak kalian berdua? Saya yakin dengan pasti bahkan pemuda
30 tahun desa tidak akan berani macam- macam dengan kalian” tetua Yan Yu
mengetahui benar kekuatan keduanya, mereka memiliki kekuatan yang bahkan lebih
hebat dari para tetua keluarga Hu dan Zhen sebab itu bukan sembarang orang yang
mampu membuat mereka seperti ini.
“Itu Zhen Yuan, ayah” Yan Niau tidak bisa menyembunyikan
ketakutannya, ia gemetar merasakan hawa dingin menusuknya ketika melihat
bayangan Zhen Yuan.
“Apa?!” tetua Yan Men berseru keras.
“Omong kosong nak! Kau mengatakan Zhen Yuan yang lemah itu
menggertak kalian?” Patriak Yan juga mulai bereaksi ketika mendengar nama Zhen
Yuan. Baru beberapa bulan yang lalu ia mendengarnya kembali dari jurang tanpa
batas secara tiba- tiba yang mana bahkan ia sebagai orang terkuat di keluarga
Yan bingung total.
“Itu benar ayah! Zhen Yuan bukan seperti yang kita kenal! Ia
telah berhasil menjadi pendekar ranah Qi sejati tengah” Yan Yocai membantu
memadamkan situasi ketika melihat Yan Niau gemetar ketakutan menghadapi patriak
yang terlihat sangat marah.
Seluruh setelah mendengar perkataan Yan Yocai, mereka semua
menghembuskan nafas tidak percaya. Ranah Qi sejati tengah? Usia 10 tahun?
Mereka bahkan tidak pernah mendengar kejadian tersebut dalam sejarah.
Bahkan sang kepala desa dan keluarga Cenglou yang terkenal
memiliki kekuatan terkuat di desa Cenglou tidak seperti itu. Cenglou Ye
dikatakan terhebat dizamannya memasuki ranah Qi sejati tengah pada umur 40
tahun dan kemudian menerobos Qi sejati Atas setelah 30 tahun.
Sedangkan ia yang merupakan patriak keluarga Yan hanya
berhasil menerobos pada usia 50 tahun yang mana sedikit lebih rendah
dibandingkan dengan Cenglou Ye. Desa Cenglou memiliki rekor terhebat dalam
sejarah kini dipegang oleh tetua Hu Ming yang mampu mencapai Qi sejati tengah
pada umur 30 tahun.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 473 Episodes
Comments
Entis Sutisna
Wow...mantaaap Zhen Yuan...lanjuuut...💪💪
2024-05-15
1
joni jess
😎😎😍😍
2023-06-23
1
joni jess
😎😎🤩🤩
2023-06-23
1