“Patriak Yan, Yan Gizau” Zhen Li mengangguk hormat padanya.
“Salam Grand Elder Zhen” Yan Gizau membalas hormat Grand
Elder dengan sedikit senyuman licik.
Zhen Li sebagai seorang Grand Elder dari keluarga Zhen
terlihat sangat bersahabat dengan patriak Yan. Jika seorang dari dua keluarga
melihat hal ini maka mungkin mereka akan jatuh pingsan. Bagaimana tidak?
Seluruh desa sekarang mengetahui konflik yang tak terbebaskan antar dua
keluarga yang sepertinya akan meledak kapan saja.
Bagaimana jika kedua orang penting dari dua keluarga
melakukan pertemuan rahasia terlebih keduanya terlihat akrab dan bersahabat
satu sama lain. Orang bodoh pun pasti dapat melihat dengan jelas terdapat
sebuah skandal yang mendalam disana.
“Patriak Yan, kedatangan saya kemari sungguh terburu- buru.
Ada hal yang ingin saya beritahukan pada kalian” Zhen Li terlihat sangat
gelisah, ia buru- buru mengatakan tujuannya datang ke kediaman pribadi patriak
Yan.
“Oh, apa ada masalah besar terjadi di keluargamu? Sepertinya
ini sangat penting bukan? Baiklah kalau begitu duduklah lebih dulu didalam agar
pembicaraan kita lebih aman. Kau tahukan pepatah ‘Tembok juga punya mata dan
telinga’?”
Zhen Li mengangguk, ia mengikuti Yan Gizau untuk masuk lebih
dalam di kediamannya. Disana Zhen Li dapat melihat berbagai macam lukisan dan
guci yang sangat kuno namun memancarkan keindahan yang besar.
Juga disudut kanan terdapat sebuah lemari kaca yang terbuat
dari bahan khusus. Di dalamnya tersimpan berbagai jenis senjata ranah Qi
sejati, terlebih seluruhnya berkualitas tinggi untuk dipakai oleh pengguna
ranah Qi sejati tengah.
Zhen Li sampai tidak bisa berkata- kata setelah melihat isi
dari lemari kaca tersebut. Barulah setelah beberapa saat pandangannya dapat ia
alihkan dari sana. Di sebelahnya telah berdiri Yan Gizau yang memandanginya
dengan ekspresi tenang, membuat Zhen Li sedikit bersyukur.
Bagaimana ia bisa tenang jika seorang menatap senjatanya
seperti itu jika berada dalam posisi patriak Yan, itu sebabnya ia sedikit
tenang setelah melihat Yan Gizau tidak terlalu memperhatikan sikapnya.
Yan Gizau disisi lain telah dengan jelas melihat sikap dari
Zhen Li pada saat menatap gudang senjatanya dengan serakah. Sikap jijik timbul
didalam hatinya melihat keserakahan Zhen Li, namun karena ia berpikir panjang
membuatnya lebih mengambil sikap tenang dan tidak peduli.
Ia tahu bahwa jika ia mengambil masalah ini lebih jauh maka
hubungan keduanya yang telah ia bangun sejak lama dengan biaya yang tidak
sedikit akan berakhir. Sebab itu ia akan menahan sampai ia berhasil mendapatkan
apa yang ia inginkan.
Yan Gizau juga mengetahui dengan benar bahwa keluarga Zhen,
tempat Zhen Li bernaung bahkan tidak sampai memiliki lebih dari 3 senjata ranah
Qi sejati. Bahkan hanya satu yang berkualitas tinggi yang saat ini di pengang
oleh patriak keluarga Zhen, Zhen Shi. Sedangkan dua lainnya, yang merupakan
senjata kualitas tengah dan rendah diberikan pada Grand Elder keluarga Zhen,
Zhen Li serta seorang tetua pertama, Zhen An.
Wajar saja jika Zhen Li tidak dapat mengendalikan dirinya
ketika melihat begitu banyak senjata ranah Qi sejati dihadapannya.
“Ceritakan!” ucap Yan Gizau pada Zhen Li setelah ia menyuruh
grand Elder keluarga Zhen tersebut untuk duduk.
Zhen Li mengangguk patuh, ia kemudian mulai menceritakan
mengenai salah satu anak buahnya yang juga seorang tetua dari keluarga Zhen
yang diundang oleh sang patriak, Zhen Shi. Menurut cerita dari anak buahnya,
Zhen Shi mengadakan pesta tersebut adalah untuk melakukan perayaan kecil atas
kembalinya Zhen Yuan.
“Hanya itu yang ingin kau ceritakan padaku?” Yan Gizau
merasa Zhen Li menceritakan hal yang tidak menarik sebab itu ia menyuruhnya
untuk pergi. Ia sungguh tidak puas dengan Zhen Li yang cenderung membesarkan
masalah seperti itu. Sejujurnya ia sendiri telah mengetahui hal tersebut sejak
lama.
“Patriak Yan, saya belum selesai bercerita dan kau
menyuruhku untuk kembali? Apakah kau tidak penasaran dengan inti dari cerita yang belum saya selesaikan?”
Zhen tersenyum licik, ia cukup tersinggung dengan pengusiran dari Yan Gizau.
Disisi lain Yan Gizau telah menyadari ketidak sabarannya, ia
segera menyadari bahwa Zhen Li saat ini telah melancarkan serangan padanya.
Perkiraan dari patriak Yan sepenuhnya benar, Zhen Li
sekarang sedang mengatur siasat agar Yan Gizau memaksanya menceritakan hal yang
sepenuhnya menjadi inti dari masalah. Jika saja Yan Gizau tidak menyinggungnya
mungkin Zhen Li masih bercerita sekarang.
“Patriak Yan, kau sungguh sombong dan pelit bukan? Baiklah
kalau begitu saya akan melihat bagaimana kau memohon dan memberiku salah satu
senjata koleksimu itu.” ucap Zhen Li dalam hatinya.
“Hmph! Zhen Li, jangan mencoba untuk menipu sekarang. Ingat
kita masih memiliki tujuan bersama, jadi saya harap kau dapat menerimanya.” Yan
Gizau berkata dengan sinis.
“Baiklah kalau begitu patriak Yan, saya akan kembali dulu”
Tepat ketika Zhen Li ingin berbalik kembali, Yan Gizau telah
bergerak untuk menghalanginya. Bagaimanapun kekuatan Yan Gizau jauh lebih
tinggi dari miliknya.
“Patriak Yan, apa maksudmu ini? apa kau pikir saya sebagai
Grand Elder keluarga Zhen dapat dengan mudah dihalangi olehmu?” Zhen Li tidak
senang. Patriak Yan hanya ingin mengambil informasinya yang berharga setelah ia
puas menyinggung Zhen Li dan tidak ingin membayar dengan senjata. Kini ia tidak
memberi jalan pada Zhen Li untuk keluar?
“Apa? kau sungguh dapat meloloskan diri dari sini? Dengar!
Kau tidak akan keluar sebelum mengatakan informasi penting itu.” paksa patriak
Yan. Ia menatap Zhen Li dengan tatapan paksa.
“Mencoba memaksaku? Walau saya mengakui kau telah berhasil
menembus Ranah Qi sejati Atas setahun yang lalu membuat saya tidak sebanding
tapi saya masih seorang terkuat kedua di keluarga Zhen. Dan saya tidak akan
dikalahkan olehmu dengan mudah.”
Zhen Li merupakan Grand Elder dari keluarga Zhen yang
kekuatannya tidak lemah dari patriak Zhen Shi. Terlepas dari itu semua, ia
masih merupakan kultivator ranah Qi sejati tengah yang ahli. Dikatakan jika
Grand Elder mengerahkan kekuatannya dalam tahap maksimal maka walau patriak Yan
menang namun ia akan mengalami cedera yang parah.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 473 Episodes
Comments
Entis Sutisna
Wow...hayoo lah jadi berantem saja biar rame...kiqkiqkiq
Lanjuutkan Thor...💪💪😜😜
2024-05-16
0
Prefix13
Ggwwp
2023-02-22
0
arfan
567
2022-03-24
0