Kepala Desa juga nampak tidak senang dengan perkataan tetua
Yan namun ia masih berdiam diri karena tetua Hu Ming telah mengambil inisiatif
pertama. Tetua Yan begitu tidak senang dengan selaan tetua Hu.
“Tetua Hu, kita tahu benar bahwa 3 tahun yang lalu Yuan
kecil telah pergi dengan status yang tidak diketahui. Dan bagaimana jika ia
selamat? Kenapa baru 3 tahun kemudian barulah ia muncul dengan tiba- tiba?”
“Benar, kakak pertama mengatakan hal yang benar. Coba kita
pikirkan itu, Zhen Yuan menghilang karena jatuh dari jurang yang dalam. Apa ia
bisa selamat dengan umur 7 tahun dan kekuatan Qi sejati rendah? Mustahil
baginya untuk selamat!” tetua Yan Yu juga ikut menambah api.
Tetua Hu terdiam, akalnya juga menentang hal tersebut.
Dirinya sendiri bahkan tidak percaya jika dia jatuh kedalam jurang tersebut dan
dapat selamat. Namun ia tidak ingin merusak kebahagiaan temannya sebab itu ia
memilih untuk diam dan tidak lagi menanggapi.
Melihat tetua Hu tidak lagi menanggapi, kepala desa segera
menentang keduanya. “Apa maksud kalian? kalian menuduh bahwa Zhen Yuan ini
bukanlah yang asli? Lalu siapa dia? Kalian jangan sembarangn berbicara tanpa
bukti.”
“Kepala desa, kau sungguh mulia hingga akalmu tertutup!
Lihatlah dengan baik jika benar ia selamat maka paling tidak ia mengalami patah
tulang atau yang lainnya namun sekarang ia nampak seperti tidak cedera apapun.”
Zhen Yuan yang mendengar semuanya hanya bisa mengumpat dalam
hati. Jelas sekali ia melihat motif kedua tetua Yan dengan mudah. Ia sekarang
menyadari sesungguhnya yang terjadi 3 tahun lalu. Hatinya terbakar amarah namun
juga senang karena dengan begitu ia dapat terlahir kembali.
Zhen Shi disisi lain juga ikut mendengar semuanya, sebab itu
ia segera melepaskan pelukannya lalu mulai berjalan maju mendekati kedua tetua
Yan.
“Tetua Yan, apa maksudmu? Kalian pikir Yuan kecilku bukanlah
yang asli?” nada Zhen Shi tidak ramah.
“Benar! Dia bukan yuan kecilmu saudara Zhen. Lebih baik kau
bunuh dia, saya merasakan energi misterius yang terdapat dalam tubuhnya”
Tetua Yan memulai aksinya untuk mempengaruhi Zhen Shi. Ia
kenal benar dengan tetua yang satu ini. kecemasannya terhadap hal yang
misterius sangatlah besar sehingga ia memilih untuk menyusun rencana seperti
itu.
Zhen Yuan mendengarnya sudah muak, ia segera berlari menuju
ayahnya. “Ayah kau tidak percaya padaku? Apa kau lebih percaya dengan perkataan
si munafik ini?!”
Tetua Yan pertama segera tersinggung dengan perkataan Zhen
Yuan, jelas ia merasa marah karena telah di hina sebagai orang munafik.
“Bajingan kecil, apa maksudmu berkata seperti itu?” Gertaknya.
Zhen Yuan nampak tenang walau telah digertak oleh tetua Yan
pertama, ia malah tersenyum jijik lalu mulai melawannya.
“Bajingan? Siapa yang kau katakan ********? Dirimu dan
anakmu?”
Menusuk!
Perkataan Zhen Yuan sekali lagi menusuk titik lemah tetua
Yan. Orang tua itu segera kehabisan kesabarannya. “Bagus! Kau sungguh berlidah
tajam bocah, apa kau pikir dapat bersembunyi dihadapan diriku? Zhen Shi, apa
maksud dari anakmu ini? kalian telah menghina keluarga Yan milikku, kalian
tidak akan kumaafkan!”
“Bocah nakal, kau mengatakan kakak dan keponakanku ********?
Dimana sopan santunmu, ingatlah ayahmu hanya seorang tetua bukan kepala desa
disini dan kau telah berani mengatakan hal seperti itu dihadapanku?” Yan Yu
menambah.
Kini dua tetua Yan merasakan emosi yang meledak di dadanya,
mereka tidak pernah berpikir bahwa seorang anak sepuluh tahun dapat membuatnya
marah seperti itu terlebih lagi keduanya sangat tidak berdaya saat ini karena
kepala desa.
“Tetua Yan pertama, tetua Yan Kedua. Kalian tidak lagi
mencoba untuk mempengaruhiku” kini Zhen Shi berdiri menghadang, ia jelas
menyetujui seluruh perkataan Zhen Yuan.
“Kepala Desa, kita harus menghukum anak dan ayah ini karena
telah menghina keluarga yan ku” tetua Yan tidak senang.
“Hukuman? Dengarkan saya dan Zhen Yuan rela menerima hukuman
atas hari ini jika kalian dapat menerima hukuman juga untuk masalah 3 tahun
lalu. Apa kalian pikir bisa bebas seenaknya? Apa kalian pikir aku tidak
mengetahui semua rencana kalian? Kepala desa, berikanlah hukuman kepada kedua
tetua Yan atas percobaan pembunuhan kepada anakku”
Zhen Shi tentu saja tidak tinggal diam, ia merasa hari ini
dapat meluapkan segalanya karena tetua Yan memulai pertama. Jelas ia tidak
pernah ingin permusuhan namun jika mereka menawarkan maka hanya orang bodoh
yang ingin menerimanya dengan lapang dada.
“Fitnah! Kau sungguh fitnah, Zhen Shi! Kepala desa, biarlah
hari ini akan menjadi hari terburuk mereka. Saya Yan Men tidak akan melupakan
hari ini seumur hidupku. Saya pamit!”
“Saya juga”
Kedua tetua Yan segera meninggalkan rumah tetua Zhen Shi
dengan amarah yang meluap- luap. Zhen Shi disisi lain hanya bisa bernafas
legah, jelas ia tidak dapat menandingi keduanya jika terjadi pertempuran
disini.
Kekuatannya hanya seimbang dengan tetua Yan Yu dan kekuatan
tetua Yan Men bahkan hampi menyamai kepala desa, Qi sejati Atas. Untunglah
kepala desa berada disini bersama dengan tetua Hu Ming, jika tidak maka mungkin
sebaliknya akan terjadi.
“Saudara Zhen, maaf tidak dapat membantumu tadi.” Tetua Hu
Ming meminta dengan tulus. Kekuatannya rendah sebab itu ia tidak dapat membantu
Zhen Shi. Zhen Shi menggeleng pelan, ia tidak mempermasalahkan hal tersebut
sebab ia juga mengetahui kekuatan dari saudaranya tidak akan membantu banyak.
“Tetua Zhen, kau dan keluargamu sebaiknya berhati- hati
dengan tetua Yan. Ia sangat kuat dan jangan sampai kemarahannya menimpa
keluargamu!” Kepala desa menyarankan, ia tentu akan membantu Zhen Shi sampai
batas kewajaran agar tidak terjadi hal yang miring.
“Terimakasih kepala desa, aku mengingatnya” Zhen Shi
mengetahui yang terbaik untuknya, ia tahu resiko dan akibat dari masalah ini. Keluarganya
pasti akan mendapatkan masalah besar jika kedua tetua Yan membalas dendam.
“Jabatanku sebagai kepala desa bisa sangat rentan jika saya
membelamu secara terang- terangan. Kau tahu sendiri jika kini kekuatan keluarga
Yan hampir menyamai kekuatan dari keluarga penguasa Cenglou. Sebab itu saya
tidak dapat membantu banyak.”
“Itu Benar saudaraku, lebih baik keluarga Zhen segera
mencari tempat berlindung rahasia agar keluarga Yan tidak mendapatkan lokasinya.
Lebih baik mengantisipasi daripada mengobati bukan?”
Zhen Shi menggangguk. Ketiganya segera membicarakan hal- hal
perlindungan dan lain sebagainya selama dua jam kemudian lalu keduanya pamit. Sekali
lagi Zhen Shi mengucapkan terimakasih kepada mereka berdua.
Zhen Shi segera mengurus kepindahan keluarganya segera. Keluarga
besar Zhen memang memiliki sebuah tempat rahasia yang dijadikan perlindungan
terakhir jika sesuatu yang besar terjadi. Sebab itu ia mulai menyiapkan
beberapa dokumen penting untuk itu dan segera mengabari keluarga besarnya.
Sementara itu Zhen Yuan telah lama beristirahat, ibunya
memerintahkan dirinya untuk beristirahat dan membersihkan diri.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 473 Episodes
Comments
Entis Sutisna
Wow...gak tahu anaknya sudah bisa menghajar tetua Yan...tenang Zhen Shi...gak usah sembunyi...lanjuuut...🤭🤭😜😜
2024-05-15
0
shadow life
topi
2023-11-25
0
"@Lv
#mantulauthor
2023-07-14
1